Jenis-Jenis Benang dan Gambarnya
6. Kain Katun
Katun merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari serat alami tanaman kapas. Umumnya, kain katun mempunyai sifat utama seperti tekstur yang lembut, mudah dirawat, dan menyerap keringat.
Kain katun sendiri tersedia dalam berbagai jenis dan kualitas yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa di antaranya.
a. Katun Biasa
Katun biasa biasanya sedikit kaku, tipis, dan tidak mudah melar. Kain katun yang satu ini mempunyai daya serap sedang hingga bagus. Harga kain katun biasa umumnya relatif murah dengan berbagai pilihan motif seperti bunga-bunga dan garis.
b. Katun Jepang
Katun jepang dikenal karena terbuat dari 100% serat kapas alami. Jenis katun ini memiliki tekstur yang sangat halus. Selain itu, katun jepang juga mempunyai daya serap yang baik dan permukaan yang jauh lebih halus.
Dibanding dengan katun biasa, kain ini memang dipatok dengan harga yang lebih mahal. Selain polos, kain katun jenis ini juga tersedia dalam berbagai motif menarik.
c. Katun Paris
Katun paris disebut-sebut memiliki kualitas yang mirip dengan katun jepang. Akan tetapi, katun paris cenderung lebih tipis. Namun, kain ini memiliki daya serap yang amat baik.
Soal harga, kain ini juga dijual di pasaran dengan harga yang lumayan mahal jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Katun paris ini sering dipakai untuk membuat blus.
d. Katun Supernova
Katun supernova merupakan jenis kain yang lembut, adem, dan halus. Kain ini juga ringan dan dijual dengan harga yang relatif terjangkau.
Serat benang pada kain ini sedikit berbeda dengan bahan katun pada umumnya. Apabila dilihat dari jarak dekat, Anda dapat melihat serat benang halus yang nampak terburai.
e. Katun Combed
Pada tahap akhir pembuatannya, jenis kain katun ini disisir atau combed supaya serat-serat yang terdapat pada kapas menjadi halus. Selain itu, penyisiran tersebut juga dilakukan untuk membuat kain ini menjadi tidak berbulu.
2 Macam Macam Benang Berdasarkan Bahan Dasar
Benang staple atau spun yarn dibuat dengan cara dipelintir atau dipintal. Benang staple dapat terdiri dari satu atau lebih dari dua jenis serat.
Umumnya, benang staple dibuat dengan campuran serat natural dan sintetis. Benang staple memiliki 4 macam cara pemintalan yaitu ring spinning, open end friction spinning, open end rotor spinning, dan air jet spinning. Ring spinning merupakan metode pemintalan benang tertua, menghasilkan benang yang kuat dan berkualitas.
Open end friction spinning, open end rotor spinning, dan air jet spinning merupakan metode-metode pemintalan benang yang mulai diterapkan pada tahun 70-80 an, metode ini dapat memproduksi benang lebih cepat khususnya metode air jet spinning yang 20x lebih cepat prosesnya dibandingkan metode ring spinning.
Namun kualitas benang yang dihasilkan ketiga metode itu terbilang tidak sekuat benang yang dihasilkan metode ring spinning.
Benang filament merupakan benang yang terbuat dari polimer cair dan semi cair. Umumnya benang filamen terbuat dari serat sintetis, karena benang filamen hanya memiliki 1 jenis serat natural yaitu serat sutra.
Benang filamen memiliki 3 macam cara pembuatan yaitu wet spinning, dry spinning, dan melt spinning. Dalam metode wet spinning, zat polimer dilarutkan dan diproses dalam larutan cair hingga membentuk benang. Benang yang dihasilkan metode wet spinning antara lain benang viscose rayon, akrilik, aramid, dan spandex.
Metode wet spinning merupakan metode yang prosesnya lebih lama dibanding metode dry spinning dan melt spinning. Metode dry spinning merupakan metode yang menggunakan larutan yang mudah menguap sehingga pada proses akhir pembuatan benang cairan tersebut sudah menguap sehingga tidak basah.
Jenis – Jenis Benang Dan Fungsinya
Mempersiapkan produksi untuk pakaian Anda tidak bisa sembarangan, harus disiapkan secara matang. Baik dari segi kualitas, bahan kain sampai ke peralatan pendukungnya juga, salah satunya adalah benang.
Begitu banyak jenis benang yang tersedia di pasaran, tapi tahukah Anda apa saja jenis benang dan bagaimana dengan fungsinya? Apakah satu jenis benang bisa digunakan untuk proses produksi yang berbeda? Di bawah ini merupakan penjelasan tentang berbagai jenis benang serta fungsinya, yang mungkin perlu Anda ketahui
Benang Jahit
Benang jahit merupakan jenis benang yang sengaja diciptakan secara khusus untuk menjahit pakaian.
Benang yang digunakan untuk menjahit juga dibedakan menjadi beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Jika akan menjahit kain katun yang cukup tebal contohnya, tidak mungkin Anda menggunakan jenis benang yang sama dengan benang yang digunakan untuk menjahit kain katun yang tipis.
Pilihlah benang jahit yang tidak mempunyai serat yang pendek, karena ada beberapa kekurangan yang bisa Anda temui seperti ujung benangnya yang mudah terbuka, kekuatan benang yang kurang dan mudah terputus.
Maka dari itu Anda perlu memilih benang yang mempunyai diameter benang yang rata, tahan gesekan, tidak mudah putus meskipun sudah dicuci berulang kali, lentur bisa mengikuti jalur jahitan.
Benang Obras
Benang ini merupakan jenis benang yang biasa dipakai untuk merapikan tepi kain supaya menjadi lebih rapi dan benangnya tidak terurai berantakan.
Jika dibandingkan dengan benang jahit ukuran dari benang obras ini biasanya lebih halus lagi. Melihat dari jenis benang yang biasa digunakan untuk mengobras pakaian adalah benang Polyester.
Benang Sulam
Selain dua jenis benang di atas masih ada beberapa jenis benang lainnya yang mungkin perlu juga untuk Anda ketahui. Benang Sulam adalah benang yang digunakan untuk menyulam dan menghiasi kain supaya tampak lebih cantik.
Apa itu Benang?
Benang adalah sebuah serat yang panjang, digunakan untuk pemroduksian tekstil, penjahitan, dll. Benang dapat dibuat dari berbagai jenis bahan baku seperti bahan sintetik atau bahan alami. Jika dibuat dari bahan alami benang bisa dibuat menggunakan bahan katun, sutra, bambu, wol, alpaca, dll.
Dalam dunia jahit-menjahit, benang merupakan salah satu bahan baku produksi yang sangat penting, jika tidak menggunakan bagaimana bisa Anda menyambungkan atau merekatkan bagian-bagian pakaian yang akan Anda produksi? Maka dari itu perlu sekali untuk mengetahui jenis-jenis benang beserta fungsinya.
Untuk mendapatkan hasil jahitan yang baik, selain menggunakan bahan yang baik juga perlu untuk menggunakan benang yang berkualitas dan kuat, agar hasil jahitannya pun menjadi kuat dan tidak mudah lepas dan robek.
Tags: benang gambar macam