Jenis-Jenis Benang dan Gambarnya
Macam Macam Benang Berdasarkan Konstruksinya
Berdasarkan konstruksinya , benang dapat terdiri dari 1 helai (single yarn), 2 helai (double yarn), bahkan lebih dari 2 helai benang (multi yarn), hal ini bertujuan untuk membuat benang tidak mudah putus dan tahan lama. Benang dapat dipintal dengan 4 macam metode: s twist, z twist, low twist, dan high twist.
Metode-metode ini berfungsi untuk mengunci helaian benang yang dijadikan satu agar tidak mudah terurai. Benang juga mempunyai banyak kategori, salah satunya benang yang memiliki tekstur unik atau complex yarn.
Kategori benang ini identik dengan teksturnya yang tidak beraturan dan memiliki tampilan yang tidak biasa sehingga menghasilkan kain dengan efek unik. Beberapa jenis benang yang masuk kategori complex yarn adalah slub yarn, spiral yarn, boucle yarn, loop yarn, snarl yarn, knop yarn, chenille yarn, tweed, dan metallic yarn.
Kain yang dihasilkan benang complex memiliki harga yang lebih mahal karena tampilannya yang unik dan tidak biasa.
Benang merupakan salah satu benda yang sangat penting dalam industri tekstil dan garmen, dan benang memiliki banyak jenis dan fungsi. Semoga dengan adanya penjelasan tentang benang di atas dapat membantu Anda memahami benang dengan lebih baik.
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang
Jam Buka
Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB
Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB
2 Macam Macam Benang Berdasarkan Bahan Dasar
Benang staple atau spun yarn dibuat dengan cara dipelintir atau dipintal. Benang staple dapat terdiri dari satu atau lebih dari dua jenis serat.
Umumnya, benang staple dibuat dengan campuran serat natural dan sintetis. Benang staple memiliki 4 macam cara pemintalan yaitu ring spinning, open end friction spinning, open end rotor spinning, dan air jet spinning. Ring spinning merupakan metode pemintalan benang tertua, menghasilkan benang yang kuat dan berkualitas.
Open end friction spinning, open end rotor spinning, dan air jet spinning merupakan metode-metode pemintalan benang yang mulai diterapkan pada tahun 70-80 an, metode ini dapat memproduksi benang lebih cepat khususnya metode air jet spinning yang 20x lebih cepat prosesnya dibandingkan metode ring spinning.
Namun kualitas benang yang dihasilkan ketiga metode itu terbilang tidak sekuat benang yang dihasilkan metode ring spinning.
Benang filament merupakan benang yang terbuat dari polimer cair dan semi cair. Umumnya benang filamen terbuat dari serat sintetis, karena benang filamen hanya memiliki 1 jenis serat natural yaitu serat sutra.
Benang filamen memiliki 3 macam cara pembuatan yaitu wet spinning, dry spinning, dan melt spinning. Dalam metode wet spinning, zat polimer dilarutkan dan diproses dalam larutan cair hingga membentuk benang. Benang yang dihasilkan metode wet spinning antara lain benang viscose rayon, akrilik, aramid, dan spandex.
Metode wet spinning merupakan metode yang prosesnya lebih lama dibanding metode dry spinning dan melt spinning. Metode dry spinning merupakan metode yang menggunakan larutan yang mudah menguap sehingga pada proses akhir pembuatan benang cairan tersebut sudah menguap sehingga tidak basah.
Tanaman yang tidak bisa melakukan penyerbukan
Di bawah ini terdapat beberapa jenis tumbuhan tidak bisa melakukan penyerbukan secara mandiri karena beberapa alasan, diantaranya yaitu :
Yaitu adanya alat kelamin jantan dan betina yang terdapat di dalam individu yang berbeda. Contohnya yaitu tanaman mlinjo.
Yaitu keadaan dimana putik dan serbuk sari dari suatu bunga yang masaknya tidak dalam waktu yang bersamaan. Terdapat dua kemungkinan dalam dikogami yaitu :
- Protandri yaitu keadaan dimana serbuk sari masak terlebih dahulu dari putik, disebut dengan Protandri. Misalnya seperti seledri, bunga jagung, dan bawang bombay.
- Protagini yaitu keadaan dimana putik suatu bunga lebih masak lebih dulu dari serbuk sari. Contohnya yaitu alpukat dan bunga coklat.
3. Herkogami
Yaitu keadaan dimana serbuk sari tidak bisa jatuh di permukaan kepala putik tanpa adanya bantuan atau perantara hewan maupun manusia. Contohnya yaitu vanili dan anggrek.
4. Heterostili
Yaitu bunga yang memiliki putik dan benng sari yang panjangnya tidak sama. Misalnya yaitu, kina, kopi, dan kaca piring.
Itulah macam-macam penyerbukan pada tumbuhan
Semoga ulasan di atas mengenai macam-macam penyerbukan dapat bermanfaat bagi sobat semua. Dapat disimpulkan macam-macam penyerbukan terbagi berdasarkan asal serbuk sarinya dan berdasrkan perantaranya. Sekian dan terima kasih atas kunjungannya.
Tips Dalam Menggunakan Benang Jahit
Dalam menggunakan jenis benang ini mungkin ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar tidak salah ketika nanti memulai proses menjahit
- Sebelum menjahit periksa dan pastikan terlebih dahulu jenis kain apa yang akan dijahit. Jika sejenis kain katun maka sesuaikan juga benangnya menggunakan benang katun. Begitupun jika Anda menggunakan jenis bahan dengan bahan sintetis seperti polyester, gunakan benang yang sesuai juga ya
- Pada saat memilih benang jahit untuk menjahit bahan kain polos sebenarnya tidak akan ada kesulitan yang terlalu besar, Anda hanya perlu memilih benang yang warnanya sama dengan warna bahan kainnya
- Jika Anda akan menjahit jenis bahan yang mempunyai corak warna atau corak motif seperti batik atau jenis kain lainnya, coba untuk pilih warna benang jahit yang sesuai dengan warna dari kainnya dan pastikan warna yang Anda pilih adalah warna yang paling dominan dari kainnya
- Untuk menjahit kain dengan motif kontras seperti motif kotak-kotak yang mempunyai banyak warna, Anda harus memilih warna yang hampir mirip dengan warna kotak-kotak atau warna motif pada bahan kainnya
Saat memilih benang jahit untuk menjahit pakaian Anda pastikan juga benangnya mempunyai kualitas yang baik. berikut ini beberapa karakteristik benang yang dikategorikan mempunyai kualitas baik
- Tidak mudah putus ketika hanya ditarik dengan kedua tangan, sehingga nantinya jahitan yang dihasilkan pada pakaian Anda akan tahan lama tidak mudah putus
- Benang tidak mempunyai banyak serat-serat halus yang keluar dari benang. Serat halus tersebut akan menghambat proses memasukan benang ke jarum pada saat menjahit
- Pastikan benang mempunyai ketahanan yang baik terutama pada saat proses menjahit
- Pilih benang jahit yang mempunyai warna yang cerah, tidak kusam sehingga ketika digunakan untuk menjahit tidak merusak penampilan pakaian Anda
Tags: benang gambar macam