Ragam Benang Jahit - Panduan lengkap untuk Pekerjaan Jahit dan Kerajinan DIY
7 Jenis Benang Terbaik Dan Kegunaannya Lengkap
7 Jenis Benang Terbaik Dan Kegunaannya Lengkap – Benang salah satu bahan yang penting dalam proses menjahit, jenis atau tipe benang yang ada pun beragam sesuai dengan fungsi nya masing-masing. Beberapa jenis benang yang sering digunakan adalah benang jahit, benang obras, benang sulam, benang bordir, benang karet, benang nilon dan benang sutra.
- Apa itu Benang?
- Jenis - Jenis Benang Dan Fungsinya
- Benang Jahit
- Benang Obras
- Benang Sulam
- Benang Bordir
- Benang Karet
- Benang Nilon
- Benang Sutera
- 1. Jahitan Rantai
- 2. Jahitan Obras
- 3. Jahitan Overdeck
- 4. Jahit Lurus
Cara Mengetahui Ukuran Benang Jahit dan Lainnya
Metode penetapan ukuran benang jahit oleh kebanyakan perusahaan pemintalan benang adalah menggunakan Sistem Tex. Kemudian Tex adalah bobot dalam satuan gram per 1.000 meter benang atau benang tenun. Sehingga Semakin tinggi nilainya maka akan semakin kasar benang tersebut.
Kemudian satuan ukuran untuk benang sintetis dan benang campuran sintesis adalah Tiket Metric. Sehingga Semakin tinggi nomor, semakin halus benang.
Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tabel konversi ukuran benang dan jarum jahit pakaian berikut.
Tabel Konversi Ukuran Benang dan Jarum Jahit
Ukuran Tex Tiket AS Tiket Metric Hitungan Katun Jarum Singer** Jarum Metric** 18 120, 100/80 160 60/2 9 – 11 65 – 75 21 100 140 – 9 – 11 65 – 75 24 100, 100/60 120 – 10 – 11 70 – 75 27, 30 70, 70/40 100 60/3 12 – 16 80 – 100 35 70 80 – 12 – 16 80 – 100 40 50, 60/36 75 40/3 14 – 16 90 – 100 45, 50 40 60 – 14 – 18 90 – 110 60 30, T-60 50 20/2 18 – 21 110 – 130 80 20, T-80 36, 40 20/3 19 – 22 120 – 140 105 T-100 30 12/3 21 – 23 130 – 160 120 16 25 – 22 – 24 140 – 180 150 12 18 – 24 – 26 180 – 230 Dari penjelasan tabel konversi ukuran tersebut kemudian dapat kita ketahui rahasianya. Bahwa benang dengan ukuran 20/2 adalah benang untuk menjahit bahan bahan tebal dan lainnya.
Kriteria Jahitan Kaos Yang Bagus
Menghasilkan kaos yang baik tidak hanya dilihat dari kualitas bahan kaosnya saja, tetapi kualitas dari produksi nya pun perlu diperhatikan salah satunya adalah kualitas jahitan. Lalu apa saja ya kriteria jahitan yang bagus itu?
Pada saat membuat kaos, ada beberapa bahan baku yang harus Anda siapkan, seperti bahan kain sudah yang pasti harus yang berkualitas baik, aksesoris kainnya mungkin seperti Rib atau aksesoris tambahan lainnya dan juga benang jahit, terutama jika Anda ingin membuat kaos benar-benar sendiri tanpa bantuan jasa dari konveksi.
Benang yang perlu digunakan untuk membuat kaos adalah benang jahit. Selain benang jahit, masih ada juga beberapa jenis benang lainnya yang mungkin perlu Anda ketahui seperti benang Obras, Benang Sulam, Benang Bordir, Benang Nilon dan Benang Sutera.
Masing-masing dari jenis benang tersebut tentu mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Dalam proses pembuatan sebuah pakaian terutama kaos, benang adalah salah satu pelengkap dan bagian yang penting, lebih tepatnya kualitas benang dan kualitas jahitannya juga.
Jenis jahitan dan kualitas jahitan pun perlu untuk Anda perhatikan ketika proses produksi kaos. Dalam pembuatan kaos ada beberapa jenis jahitan yang digunakan yaitu jahitan Overdeck, Jahitan Rantai dan Jahitan Obras.
Setiap jahitan mempunyai fungsinya masing-masing dan sangat penting untuk proses produksi kaos. Jahitan Overdeck, jahitan jenis ini biasanya digunakan pada bagian lengan dan bawah kaos, pada lipatan kecil di bawah dan lengan kaos, jahitan tersebut dibuat menggunakan jahitan overdeck.
Jahit Obras adalah salah satu jenis jahitan yang fungsinya untuk menggabungkan potongan-potongan pada bagian kaos menjadi satu. Jahit rantai juga biasa digunakan untuk menjahit dari pundak kiri, pundak kanan, dan belakang leher
Itulah beberapa jenis benang juga fungsi dari benangnya dan juga jenis jahitan yang mungkin perlu untuk Anda ketahui untuk menambah wawasan Anda seputar proses produksi kaos. Semoga informasi yang kami bagikan ini bermanfaat untuk Anda
Tips Memilih Benang
- Warna benang cerah dan tidak kusam
- Tidak gampang putus saat kita tarik menggunakan tangan. Dengan menggunakan benang yang tidak gampang putus dapat membuat jahitan kamu lebih kuat dan awet.
- Tidak banyak serat halus yang keluar dari benang.
- Benang yang baik harus tahan abrasi dan tahan terhadapa panas yang timbul dari jarum mesin jahit
Untuk meminimalisir kerusakan dan performanya tetap terjaga. Maka benang tersebut harus kamu simpan dalam wadah khusus yang bersih, bebas dari debu dan kering. Salah menyimpan benang dapat membuat benang mudah rapuh dan rusak.
- Agar tetap awet, sebaiknya benang disimpan pada tempat khusus untuk menyimpan benang.
- Hindari menaruh benang berdekatan pada makanan atau minuman yang berpotensi meninggalkan noda. Terutama makanan yang mengandung minyak.
- Simpan benang pada wadah yang tertutup rapat. Kamu bisa gunakan wadah transparan untuk memudahkanmu mencarinya.
- Pisahkan benang berdasarkan penggunaannya. Seperti benang khusus bordir harus kamu pisahkan dengan benang untuk menjahit, dan seterusnya.
- Atur benang berdasarkan kelompok warna, ukuran benang serta merk benang.
Tags: jahit benang macam