Explorasi Kreatif - Ragam Lem untuk Kerajinan dalam Dunia Sulam dan DIY
6 Jenis Jenis Lem beserta Kegunaannya
Blog single post caption 1
- Jenis Jenis Lem dan Kegunaannya
- 1. Lem Kayu
- 2. Lem Putih
- 3. Lem Panas atau Lem Tembak
- 4. Lem Epoxy
- 5. Lem Polyurethane
- 6. Lem Super
Ada banyak jenis jenis lem yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap jenis lem ini juga memiliki kegunaannya masing-masing. Lalu, apa itu lem? Apa saja jenis-jenis lem yang dapat Anda gunakan dan apa saja kegunaan dari berbagai macam jenis lem tersebut? Simak artikel berikut ini sampai akhir untuk mengetahuinya!
Super Glue (lem cyanoacrylate)
Ikatan lem cyanoacrylate sangat cepat dan bisa untuk beragam material. Mereka membentuk ikatan yang sangat kuat dan jernih saat kering. Permukaan yang akan direkatkan harus pas bersama untuk mencapai ikatan yang baik. Anda dapat membeli lem super dalam berbagai viskositas (ketebalan) yang memungkinkan kelonggaran dalam kinerja dan pengisian celah. Namun, lem super dapat menjadi rewel sehubungan dengan kontak dengan kulit. Secara umum, lem super ini tidak baik untuk plastik berbusa, kecuali ditentukan pada labelnya.
Cyanoacrylates berfungsi paling baik dalam aplikasi tarik yang memiliki persyaratan kekuatan benturan rendah. Anda dapat menggunakan pembersih pelarut aseton untuk pembersihan. Namun, begitu sembuh, pelarut tidak bisa lagi melarutkan perekat. Cyanoacrylates bekerja sangat baik untuk proyek kayu balsa. Tukang kayu sering menggunakan cyanoacrylate dua bagian untuk mengikat kayu trim dengan cepat.
Cyanoacrylates dapat diatur untuk kering dalam hitungan detik hingga menit, tergantung pada formulasinya. Lem mengering dengan jelas dan tahan air. Intinya Cyanoacrylates baik untuk proyek yang melibatkan: kayu, logam, keramik, kulit, kaca, dan beberapa plastik di mana garis ikatan sangat ketat. Di Indonesia yang terkenal adalah lem alteco dan lem G.
Tags: kerajinan untuk macam