Ragam Tali Kreatif untuk Kerajinan - Inspirasi untuk Pengrajin dan Pencinta DIY
Jenis Jenis Tali Berdasarkan Konstruksinya
Sementara itu, jenis jenis tali berdasarkan konstruksi tali menali itu sendiri terbagi ke dalam 6 macam, diantaranya :
3. Plaited Rope
Plaited rope atau tali anyaman biasanya mempunyai 4 helai benang yang terjalin dan ditenun satu sama lain kemudian membungkus inti tali. Tali anyaman lebih kasar jika disentuh dan tidak bulat seperti tali yang dipilin.
Jenis tali anyaman sendiri cenderung fleksibel, sebab tidak gampang tertekuk, karenanya sangat mudah dipegang dan diikat.
Hanya saja kelemahannya ialah karena serat dililitkan di sekitar inti, serat tersebut bisa terbuka dan gampang rusak. Tapi, plaited rope ini cukup tahan lama.
4. Single Braid Rope
Single braid rope disebut juga sebagai tali kepang padat. Tali kepang tunggal ini merupakan pilihan diantara jenis jenis tali yang tahan lama dan bisa menangani tekanan dan beban berat, terutama jika Anda menggunakan tali menali pada blok dan katrol .
Tali ini dibuat dengan cara mengepang untaian alih-alih memutarnya bersama-sama. Anda bisa memilih tali 8-untai, 12-untai atau 8-jalinan.
Tali single braid ini mempunyai konstruksi jahitan kunci, yang memastikan struktur tali menali yang sangat tahan lama dan tidak gampang kusut.
5. Double Braid Rope
Jika Anda mencari tali untuk aktivitas tali menali yang tahan lama dan kuat, maka double braid rope bisa menjadi jawabannya. Tali ini mempunyai inti jalinan yang memberikan stabilitas dan dililitkan dengan tali jalinan, sehingga memberikan kekuatan ekstra.
Selain itu, double braid rope juga memiliki kekuatan terhadap abrasi serta bisa menahan bentuknya dengan baik. Mempunyai peregangan minimum dan tidak gampang kusut. Tali ini sangat baik untuk penggunaan tali menali di laut, namun mungkin bukan pilihan terbaik jika digunakan untuk keperluan manufaktur.
Jenis Jenis Tali
Ada 2 jenis tali yang digunakan untuk aktivitas tali menali berdasarkan tipenya, berikut ini :
1. Natural Rope
Tali natural biasanya terbuat dari sisal, katun, sabut, rami atau serat alami lainnya. Banyak orang menggunakan tali ini sebagai dekorasi, pegangan tangan dan ayunan taman.
Sifat dari tali natural sendiri yaitu biodegradable, tidak mudah tergelincir dan tahan panas. Akan tetapi, paparan sinar ultraviolet, jamur dan air bisa merusaknya. Saat tali ini basah, biasanya cenderung akan menyusut.
Tali natural/alami biasanya paling baik digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan daya cengkeraman yang baik, sebab lebih aman dan tak gampang tergelincir Ketika diikat. Ini adalah pilihan terbaik untuk mengemas benda kerja atau barang-barang.
2. Synthetic Rope
Sesuai namanya, tali jenis ini terbuat dari material sintetis seperti polypropylene, polyester, dan nilon. Tali sintetis sangat ideal untuk menarik dan mengangkat barang. Selain itu, tali menali dengan memakai tali sintetis sendiri bersifat elastis dan mempunyai daya tahan luar biasa. Sementara kekurangannya adalah kurang ramah lingkungan.
Umur penggunaan tali sintetis untuk tali menali sendiri 30% lebih lama dibandingkan tali natural/alami. Selain itu, tali ini cenderung tidak mudah rusak terkena paparan sinar UV, air, lumut dan jamur, sehingga menjadikannya sempurna untuk penggunaan di luar ruangan.
Tali sintetis tak akan menyusut jika terkena air, tetapi jika terkena paparan panas tinggi bisa membuat tali meleleh sehingga bisa mengurangi kekuatannya. Meskipun demikian, tali ini lebih elastis, sehingga membuatnya sempurna digunakan untuk aktivitas tali menali , seperti towing dan lifting . Tapi, simpul yang diikat memakai salah satu dari jenis jenis tali ini mungkin tak akan bertahan dan dapat tergelincir.
Tags: kerajinan untuk macam