... Mengapa Benang Sutra Ditenun: Rahasia Keindahan dan Kelembutan dalam Kerajinan Jarum dan DIY

Mengapa Benang Sutra Ditenun - Keindahan dan Kebanggaan dalam Kesenian Merajut Sendiri

Diwariskan secara turun temurun

Dok. Pixabay Ilustrasi kain

Tidak ada yang bisa melacak sejak kapan masyarakat Wajo mennggeluti aktivias menenun. Menurut Ridwan salah satu pengusaha kain sutra di Desa Pakkanna Sengkang, ia pernah menanyakan sejarah pertama orang menenun di Kabupaten Wajo. "Jawaban mama saat itu juga sama, pernah ditanyakan ke mamanya, nenekku dan jawabannya sama juga ternyata. Jadi artinya sudah lama sekali dan tidak terlacak," ungkapnya. Walaupun alat tenun saat ini kian canggih. Namun masyarakat di Desa Pakkanna tetap menggunakan tenaga manusia. Baca juga: Mengenal Tenun Tarutung, Tenun Terbaik dari Tapanuli Utara Menuurt Ridwan, peralihan alat tenun dari manual ke alat tenun bukan mesin (ATBM) sendiri dimulai pada 1951. Meski menggunakan alat tenan bukan mesin, Ridwan tetap menjaga keaslian motif dan corak khas kain sutra Sengkang. Sedangkan penggunaan bahan baku sutra, tergantung ketersediaan karena tak banyak masyarakat yang beternak kokon sutra. Baca juga: Mengapa Harga Kain Tenun NTT Sering Dipatok Tinggi? Tapi Ridwan berharap dengan komitmen Pemerintah Provinisi Sulawesi Selatan untuk memperkuat persutraan lokal, kejayaan sutra Sengkang bisa kembali bersinar. Untu harga kain sutra asli yang terbuat dari benang ulat sutra bisa mencapai jutaan rupiah per meternya, tergantung dari kerumitan motifnya. Namun ada juga kain tenun sengkang dengan harga terjangkau. Tapi tentu saja kualitasnya tak sebanding dengan kain tenun yang terbuat dari sutra. Baca juga: Mengenal Kain Tapis, Tenun Lampung yang Sudah Membudaya Ratusan Tahun

Mengenal Kain Tenun Sengkang Khas Wajo, Ditenun dari Sutra oleh Ibu Rumah Tangga

Kain tenun ini lah yang dikenal dengan nama kain tenun Sengkang yang menjadi salah satu buah tangan jika berkunjung ke Provinsi Sulawesi Selatan. Dilansir dari Kontan.id, Kain tenun Sengkang ini memiliki motif yang khas antara lain cobo, makkalu, balo tettong, dan balo renni. Ada pula motif serupa ukiran Toraja dan aksara Bugis. Baca juga: Mengenal Tenun Baduy yang Mendunia Beraneka motif itu dirangkai benang sutera dengan warna menyala, seperti oranye dan kuning. Tapi, tenun sengkang masih mengandalkan kelihaian tangan. Dari tenunan itu bisa lahir tiga macam tenun, yakni ikat, polos, dan variasi. Tenun sutera polos tidak bermotif, hanya bermain di satu warna benang. Sedangkan tenun ikat memakai dua hingga tiga warna benang yang disatukan. Sedangkan tenun variasi adalah perpaduan ikat dan polos. Baca juga: Jangan Mencuci Kain Tenun dengan Deterjen, Ini Cara yang Tepat

Jenis Kain Wol

Kain wol sendiri memiliki banyak jenis. Banyaknya jenis ini tak lepas dari bentuk serat campuran atau mencampurkan serat wol dengan serat lain.

Tujuan pencampuran ini sangat diperlukan guna menghindari harga pakaian yang terlalu mahal serta kapasitas produksi yang memang sangat terbatas.

Adapun jenis bahan wol campuran yaitu:

1. Wol dan Kapas

Serat kapas juga bisa dipadukan dengan serat wol sehingga akan menghasilkan serat yang awet serta memiliki daya serap air yang lebih baik.

2. Wol dan Sutra

Serat wol dan sutra sama-sama termasuk dalam jajaran serat paling mewah dan berkualitas tinggi. Tentu kombinasi kedua serat ini akan menghasilkan pakaian dengan kain terbaik.

Campuran antara serat wol dan sutra akan menghasilkan karakteristik pakaian yang lembut dan ringan.

3. Wol dan Linen

Perpaduan antara serat wol dan linen akan menghasilkan busana dengan karakteristik yang lebih kuat, awet dan tahan lama.

4. Wol dan Polyester.

5. Wol dan Nilon

Kain wol termasuk tebal sehingga jelas membuatnya menjadi berat ketika digunakan. Namun bahan ini bisa menjadi lebih ringan dengan cara mencampurkan serat wol dan nilon.

Perpaduan serat ini akan membuat pakaian berbahan wol menjadi lebih ringan.

6 Wol dan Triasetat

Kain yang dibuat dari perpaduan antara serat wool dan serat triasetat akan memiliki keunggulan mampu memberikan kehangatan pada musim dingin. Sehingga pemakai akan terasa nyaman saat menggunakannya.

Mengenal Bahan Kain Wol

Kain wol adalah jenis kain yang dibuat dengan menggunakan bahan dari bulu domba atau kambing (dan hewan sejenis caprinae lainnya). Bulu-bulu tersebut diolah menjadi benang wool yang kemudian ditenun hingga menjadi lembaran-lembaran kain.

Bahan ini terbuat dari susunan serat bertumpuk, mulai dari lemak, polimer protein asam amino, kalsium serta sodium sehingga membuatnya termasuk dalam jajaran kain yang awet.

Bahkan kain ini bukan hanya digunakan saat musim dingin saja, tapi juga pada saat musim panas.

Sehingga tak heran jika wol sangat populer di industri tekstil Eropa, Amerika hingga beberapa negara empat musim lainnya.

Tercatat ada beberapa jenis wol yang paling terkenal dan banyak diproduksi, misalnya saja wol murni, merino dan lightweight.


Tags: benang tenun

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia