Seni Sulaman - Mengungkap Keajaiban Mesin Jahit Bordir untuk Kreativitas DIY Anda
Belajar Tentang Bordir (Embroidery)
Bordir atau sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti logam, beads, manik-manik, bulu burung, dan payet.
Bordir berasal dari bahasa Belanda “Borduur” atau “menyulam” yaitu salah satu jenis sulaman yang dikerjakan dengan mesin jahit/mesin bordir.
Tusuk dasar yang dipakai membordir adalah tusuk/setik biasa dan tusuk loncat. Tusuk biasa adalah tusuk tikam jejak atau tusuk mesin jahit sedangkan tusuk loncat adalah pengembangan dari tusuk biasa dengan cara membuat loncatan-loncatan yang teratur dengan lebar loncatan sesuai dengan yang kita kehendaki atau sesuai dengan motif dan jenis sulaman yang hendak kita kerjakan.
Jenis-jenis sulaman bordir adalah perpaduan antara tusuk yang satu dengan yang lain. Dengan memvariasikan berbagai macam tusuk dan kreativitas dalam mengembangkan motif akan tercipta suatu teknik bordir yang beragam.
Beberapa teknik dasar atau tusuk sulaman paling awal adalah tusuk rantai (chain stitch), tusuk selimut (blanket stitch), tusuk lurus/jelujur (running stitch), tusuk satin, tusuk silang (cross stitch). Tusuk-tusuk tersebut sampai saat ini masih menjadi teknik dasar bordir tangan.
Selain disulam dengan tangan, ada juga dengan mesin jahit dan Mesin Bordir komputer. Bordir dengan mesin akan mendapatkan hasil yang relatif lebih banyak dengan waktu yang lebih singkat jika dibandingkan dengan sulaman tangan.
Kain dan benang yang dipakai untuk seni bordir berbeda-beda menurut tempat dan negara. Sejak ribuan tahun yang lalu, kain atau bedang dari wol, linen, dan sutra sudah dipakai untuk membuat sulaman. Selain benang dari wol, linen, dan sutra, sulaman modern menggunakan benang sulam dari katun atau rayon.
Persiapan Membordir
Selain apa itu bordir serta alat-alatnya, penting untuk mencari tahu seperti apa persiapan pembordiran yang tepat. Memang membutuhkan waktu untuk mempelajarinya, karena itu perlu memahami dasar-dasarnya, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal. Seperti apa?
1. Mempersiapkan Alat dan Bahan
Mulailah dengan menyiapkan alat serta bahan yang dibutuhkan. Siapkan juga motif yang akan dibuat, lalu pindahkan motif menuju bahan yang hendak dibordir. Berikutnya pasang bahan tersebut menuju pemidangan.
Posisikan motif agar berada di tengah-tengah. Kemudian mulailah mempersiapkan pengaturan (setting) mesin yang digunakan untuk membordir. Persiapan ini bisa berbeda tergantung mesin yang digunakan. Apakah mesin jahit biasa atau yang menggunakan sistem komputer.
2. Mulai Membordir
Selanjutnya sudah bisa mulai membordir, namun ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan sebelumnya. Bagi yang memakai mesin jahit, perlu mengingat hal-hal berikut ini:
- Tangan kiri fungsinya gigi penggerak, sementara itu tangan kanan untuk sepatu mesin. Artinya menahan serta menekan pemidangan.
- Ketika membuat loncatan, usahakan gerak tangan serta kakinya seirama.
Sementara itu untuk mesin bordir dengan penggerak listrik aturannya sedikit berbeda. Gunakan pijakan dinamo serta stang penggerak sebagai penentu jarak setikan/loncatan. Stang penggerak dapat digunakan dengan menggeser stangnya menggunakan kaki. Panjang pendeknya geseran menentukan jarak setikan.
Demikian penjelasan seputar apa itu bordir, alat yang dibutuhkan, serta persiapan pembordirannya. Teknik bordir mendatangkan banyak manfaat positif, baik untuk keindahan hingga bisnis. Karena itulah kemampuan ini menjadi aset berharga.
Tags: jahit mesin bordir