...
Dalam gelaran Festival Sulam Bordir di Jakarta pada 2012, ditampilkan karya selendang sulam sepanjang 20 meter yang menggunakan berbagai jenis teknik sulam dari Sumatera Barat, termasuk sulam suji caia dan kepalo samek dari Koto Gadang.
Mesin bordir terkomputerisasi juga menawarkan fitur desain yang memungkinkan operator menambahkan berbagai jenis desain sesuai dengan keinginan hal ini tentunya sangat memudahkan aktivitas bordir apalagi jika ada perangkat lunak yang tersedia.
Menawarkan solusi jasa konveksi murah berbagai produk seperti baju kaos, polo kaos kerah , kemeja lengan panjang pendek , jaket, sweater, hoodie, jersey futsal, bola, voli , jas almamater, seragam, baju batik, training, wearpack, baju PDH PDL, rompi, topi, celana, masker dan produk custom lain.
Berbeda dengan sablon, pola dibuat menggunakan media benang berwarna yang disulam menggunakan jarum dengan teknik-teknik tertentu, baik manual dengan keterampilan tangan atau dengan bantuan komputer.
Tusuk biasa adalah tusuk tikam jejak atau tusuk mesin jahit sedangkan tusuk loncat adalah pengembangan dari tusuk biasa dengan cara membuat loncatan-loncatan yang teratur dengan lebar loncatan sesuai dengan yang kita kehendaki atau sesuai dengan motif dan jenis sulaman yang hendak kita kerjakan.
Masa kesultanan Ottoman di Turki pada abad ke 16, bordir menjadi ketrampilan yang banyak dipakai, mulai dari menyulam kaligrafi bernuansa islami, menyulam seragam, bendera, sepatu, sandal, bantal, dan bahkan pada ikat pinggang kulit yang sering dikenakan.
Berat benang tersebut dapat berguna untuk banyak hal, termasuk di antaranya adalah kesan ringan pada desain bordir yang memiliki banyak jahitan atau membuat satu benang terlihat lebih tebal dibandingkan yang lain.
Sulaman Bayangan adalah salah satu jenis sulaman yang disebut sebagai bayangan karena bayangan dapat berfungsi sebagai hiasan menggunakan kain yang kita gunakan, transparan seperti Paris dan sifon akan menghasilkan motif dan hasil yang baik.
Saat memilih mesin jahit, Anda tidak hanya perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti bahan jahit, lingkungan penggunaan, dan kekuatan ekonomis, tetapi juga membuat pilihan berdasarkan karakteristik fungsional dan skenario yang berlaku dari berbagai jenis mesin jahit untuk mencapai hasil penggunaan yang optimal.