... Mesin Jahit Uang Gedung dan Tanah: Faktor Produksi Penting dalam Kerajinan Jarum

Mesin Jahit - Peran Penting dalam Produksi Kerajinan Tangan dan DIY

Modal dalam Ilmu Ekonomi

Sekarang, mari kita bahas tentang modal dari sudut pandang ekonom.

Ekonom mendefinisikan modal sebagai alat buatan manusia yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa. Ini mengacu pada modal fisik seperti mesin, peralatan, dan kendaraan. Ini tidak termasuk uang dan modal finansial.

Dalam ilmu ekonomi, modal adalah salah satu dari empat faktor produksi selain tanah, tenaga kerja, dan kewirausahaan. Keempatnya adalah input untuk menghasilkan barang dan jasa. Tanpa modal, tidak akan ada produksi dan tidak ada bisnis. Sementara itu, imbalan untuk modal adalah bunga.

Mengapa para ekonom tidak memasukkan modal finansial sebagai faktor produksi?

Modal finansial, seperti uang, tidak berkontribusi langsung pada produksi. Sebagai contoh, sebuah bisnis tidak dapat memproses uang menjadi mobil karena aluminium adalah bahan mentah.

Atau, mereka tidak dapat menggunakannya untuk membantu memproses bahan mentah menjadi mobil. Pernahkah Anda melihat produsen mobil memproduksi mobil dengan menggunakan uang, bukan mesin robot dan pekerja?

Bisnis menggunakan modal finansial seperti uang tunai, modal ekuitas, dan utang secara tidak langsung dalam proses produksi. Secara spesifik, uang hanya memfasilitasi transaksi ekonomi.

Misalnya, dalam memproduksi mobil, seperti pada kasus di atas, mereka membutuhkannya untuk membeli bahan baku (aluminium) dan barang modal (mesin).

Jenis Modal yang Digunakan dalam Proses Produksi

Ada dua jenis modal yang biasanya digunakan dalam proses produksi, yaitu modal fisik dan modal finansial. Berikut adalah pembahasan lengkap dan contohnya:

Modal fisik

Modal fisik sangat penting bagi perusahaan. Misalnya, ketika akumulasi modal meningkat, misalnya, dengan membeli mesin baru, kita berharap bisnis dapat menghasilkan lebih banyak output.

Sebelumnya, bisnis ini memiliki 10 mesin dengan masing-masing 100 unit per jam, menghasilkan 1.000 unit per jam. Sekarang, perusahaan memiliki 12 mesin dengan kapasitas yang sama dan dapat menghasilkan 1.200 unit output per jam. Di sini, kita berbicara tentang peningkatan output karena peningkatan kuantitas (jumlah mesin).

Poin selanjutnya adalah kualitas. Hal ini juga penting untuk meningkatkan produksi. Ketika perusahaan membeli mesin yang lebih berteknologi maju, mereka dapat memproduksi lebih banyak barang dan jasa.

Sebagai contoh, teknologi baru memungkinkan kapasitas produksi mesin meningkat dari 100 menjadi 120 unit per jam. Dengan jumlah mesin yang sama, perusahaan dapat memproduksi lebih banyak mesin karena kualitasnya lebih canggih.

Selain itu, dengan mesin yang lebih canggih, pekerja juga lebih produktif. Sebagai contoh, sebuah perusahaan manufaktur dapat menghasilkan output dengan cepat menggunakan mesin berbantuan komputer daripada mesin manual.

Komputer membantu proses produksi berjalan secara otomatis dan tidak membutuhkan banyak operasi teknis dari pekerja.

Apakah menjalankan bisnis hanya melibatkan modal fisik seperti mesin dan peralatan? Tidak, ada modal finansial. Namun, modal finansial juga terbagi dalam beberapa kategori.

Modal finansial

Modal finansial sama pentingnya dengan modal fisik dalam mengoperasikan bisnis, meskipun tidak berkontribusi secara langsung.

Saat baru, bisnis membutuhkan modal awal untuk membeli peralatan modal penting atau menyewa lokasi produksi. Modal ini dapat berasal dari uang dari pemilik atau dari sumber lain.

Jenis Faktor Produksi dan Contohnya

Seperti disebutkan di atas, untuk menjalankan proses produksi, produsen membutuhkan dukungan beberapa faktor sebagai landasan aktivitas itu.

Dikutip dari modul Ekonomi (2019) yang ditulis oleh Wiwit Yuliani, faktor-faktor produksi terdiri dari faktor alam, tenaga, modal, dan keahlian.

Dua faktor pertama, yaitu faktor alam dan tenaga, dikenal sebagai faktor asli. Sementara itu, 2 faktor berikutnya, yakni faktor modal dan keahlian, dikenal sebagai faktor turunan.

Seseorang yang memiliki salah satu atau lebih dari faktor-faktor produksi tersebut dapat melakukan aktivitas produksi di masyarakat.

Jenis-Jenis Faktor Produksi
Faktor AsliFaktor Turunan
Alam (natural resources)Modal (capital)
Tenaga (labour)Keahlian (skill)

Penjelasan tentang masing-masing dari 4 jenis faktor produksi itu, seperti dilansir laman Sumber Belajar Kemdikbud, adalah sebagai berikut.

1. Faktor Produksi Alam (Natural Resources)

Faktor produksi alam merupakan semua hal yang tersedia di alam sekitar yang dapat digunakan untuk aktivitas produksi. Karena memanfaatkan alam sekitar, faktor produksi ini dikenal sebagai faktor asli.

Contoh faktor produksi alam adalah tanah, air, udara, barang tambang, pohon, dan sebagainya.

2. Faktor Produksi Tenaga Kerja (Labour)

Faktor produksi asli yang kedua adalah tenaga kerja yang bertugas sebagai pelaku untuk menjalankan kegiatan produksi. Secara umum, tenaga kerja terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan kualitas tenaga kerjanya.

Pertama, tenaga kerja terdidik memerlukan kualifikasi pendidikan tertentu sampai ia layak dipekerjakan. Contoh tenaga kerja terdidik ialah dokter yang harus memperoleh ijazah profesi dokter, serta psikolog dan pengacara yang harus memiliki lisensi profesi.


Tags: jahit mesin produk faktor

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia