"Mesin Tenun Shuttle - Teknologi Tradisional yang Tetap Relevan dalam Dunia Modern"
Penemuan Alat Tenun Mesin
Alat tenun listrik adalah alat tenun mekanis, dan merupakan salah satu perkembangan utama dalam industrialisasi tenun selama awal Revolusi Industri. Alat tenun listrik pertama dirancang pada tahun 1786 oleh Edmund Cartwright dan pertama kali dibangun pada tahun yang sama.
47 tahun berikutnya, perusahaan Howard dan Bullough menyempurnakan alat tenun inidan membuatnya bekerja secara otomatis sepenuhnya. Perangkat ini dirancang pada tahun 1834 oleh James Bullough dan William Kenworthy, dan diberi nama alat tenun Lancashire.
Pada tahun 1850, ada total sekitar 260.000 operasi alat tenun listrik di Inggris. Dua tahun kemudian muncul alat tenun Northrop yang mengisi ulang shuttle ketika kosong. Alat ini menggantikan alat tenun Lancashire.
Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam
Dengan memiliki Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam bisa berguna untuk melihat seberapa kemampuan Anda yang Anda geluti. Jadi dapat diketahui saat hasil dari ujian yang diikuti dalam proses mencari sertifikat S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam.
Dengan begitu pekerja akan paham batasan dan kekurangan yang dimiliki. Serta dapat meningkatkan kemampuan di bidang pekerjaan tersebut agar dapat tetap bersaing dengan pekerja lainnya.
Memiliki Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam juga membuktikan jika sudah mengantongi sertifikasi BNSP kemampuan Anda sudah diakui oleh para penguji yang berkompeten. Hal tersebut tentu akan menambah nilai positif jika melamar di suatu perusahaan.
Bisa dikatakan dengan memiliki Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam ini membuat kepercayaan diri dari seorang pekerja menjadi meningkat. Kepercayaan diri tersebut akan membuat hasil dari pekerjaan tenaga kerja bersertifikat menjadi lebih baik.
Dengan memiliki Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam ini juga membuat kemampuan Anda akan diakui secara global. Tentu hal itu akan membuat pengembangan kemampuan kompetensi Anda bisa meningkat jauh lebih tinggi.
Sejarah Penemuan Alat Tenun
Perkembangan pemintalan dan pertenunan dimulai di Mesir kuno sekitar 3400 sebelum Masehi (SM). Alat yang awalnya digunakan untuk menganyam adalah alat tenun. Dari tahun 2600 SM dan seterusnya, sutra dipintal dan ditenun menjadi sutra di Cina. Kemudian pada zaman Romawi, penduduk Eropa berpakaian wol dan linen.
Alat tenun paling awal berasal dari milenium ke-5 SM dan terdiri dari batang atau balok yang dipasang pada tempatnya untuk membentuk bingkai untuk menahan sejumlah benang paralel dalam dua set, bergantian satu sama lain.
Dengan mengangkat satu set benang-benang ini, yang bersama-sama membentuk lungsin, dimungkinkan untuk menjalankan benang silang, benang pakan, atau isian, di antara benang-benang tersebut. Balok kayu yang digunakan untuk membawa benang pengisi melalui lungsin disebut shuttle.
Perkembangan Alat Tenun Dari Masa ke Masa
Manusia mengenal tenun sejak era Paleolitikum. Tenunan rami ditemukan di Fayum, Mesir, berasal dari sekitar 5000 SM. Serat pertama yang populer di Mesir kuno adalah rami, yang digantikan oleh wol sekitar tahun 2000 SM. Pada awal penghitungan waktu tenun dikenal di semua peradaban besar. Alat tenun awal membutuhkan satu atau dua orang untuk mengerjakannya. Alkitab merujuk pada alat tenun dan tenun di banyak tempat.
Pada tahun 700 Masehi, alat tenun horisontal dan vertikal dapat ditemukan di Asia, Afrika dan Eropa. Pada waktu itu juga muncul alat tenun pit-treadle dengan pedal untuk mengoperasikan heddles. Alat tenun semacam itu pertama kali muncul di Suriah, Iran dan bagian Islam di Afrika Timur. Umat Islam diharuskan oleh Islam untuk ditutupi dari leher sampai pergelangan kaki yang meningkatkan permintaan kain.
Di Afrika, orang kaya mengenakan pakaian katun sementara yang miskin harus mengenakan wol. Pada tahun 1177, alat tenun diperbaiki di Spanyol Moor dengan naik lebih tinggi di atas tanah pada kerangka yang lebih kuat. Sekarang tangan penenun bebas untuk mengoper kok, sementara pengoperasian heddles dilakukan oleh kaki. Alat tenun jenis ini menjadi alat tenun standar Eropa.
Tempat Uji Kompetensi Untuk Mendapat Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam SKM/0048/00003/2/2019/22
Uji Kompetensi S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam dapat dilakukan di tempat berikut:
| No | Nama Lokasi | Kota |
|---|---|---|
| 1 | PC GKBI Medari | Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta |
| 2 | PT Primissima | Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta |
| 3 | PT KUSUMA SANDANG MEKARJAYA | Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta |
| 4 | PT Sulindamills | Bekasi, Jawa Barat |
| 5 | PT Dhanar Mas Concern | Bandung, Jawa Barat |
| 6 | PT Superbtex | Bandung, Jawa Barat |
| 7 | PT Gistex | Bandung, Jawa Barat |
| 8 | PT Trisula Tekstil | Kota Cimahi, Jawa Barat |
| 9 | Politeknik STTT Bandung | Kota Bandung, Jawa Barat |
| 10 | PT Nagasakti Kurnia Textile Mills | Bandung, Jawa Barat |
| 11 | PT Sipatex putri lestari weaving | Bandung, Jawa Barat |
| 12 | PT Idola Selaras Abadi | Bandung, Jawa Barat |
| 13 | TUK PT Sipatex | Bandung, Jawa Barat |
| 14 | PT Inti Gunawantex | Bandung, Jawa Barat |
| 15 | PT Sinar Pelita Terang Indah | Bandung, Jawa Barat |
| 16 | PT Pismatex | Pekalongan, Jawa Tengah |
| 17 | PT Primatexco Batang | Batang, Jawa Tengah |
| 18 | PT Danliris | Sukoharjo, Jawa Tengah |
| 19 | PT Sukorejo Indah Textile | Batang, Jawa Tengah |
| 20 | PT Apac Inti Corpora | Kab. Semarang, Jawa Tengah |
| 21 | PT Unggul rejo Wasono | Purworejo, Jawa Tengah |
| 22 | PT Usmanjaya Mekar Tekstil | Magelang, Jawa Tengah |
| 23 | PT Sritex | Sukoharjo, Jawa Tengah |
| 24 | AK Tekstil Solo | Kota Surakarta, Jawa Tengah |
| 25 | PT Behaestex | Pekalongan, Jawa Tengah |
| 26 | PT Innagroup Textile | Klaten, Jawa Tengah |
| 27 | PT Delta Dunia Sandang Tekstil | Demak, Jawa Tengah |
| 28 | PT Kusuma Mulia Textile | Kota Surakarta, Jawa Tengah |
| 29 | PT Kabana Textile Industries | Pekalongan, Jawa Tengah |
| 30 | PT Bitratex Industries | Kab. Semarang, Jawa Tengah |
Macam Macam Alat Tenun
Sebelum kita membahas mengenai sejarah alat tenun, alangkah baiknya jika kamu mengegtahui dulu berbagai jenis alat tenun. Di Indonesia, pada dasarnya alat tenun terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:
1. Alat tenun tradisional (Gedogan)
Proses pembuatan kain tenun dengan alat ini cukup rumit sehingga dapat memakan waktu berbulan bulan. Itulah sebabnya harga selembar kain tenun yang dihasilkan dari alat tenun tradisional ini cukup mahal. Namun itu semua sepadan dengan kualitas yang dihasilkan.
2. Alat Tenun Bukan Mesin
Alat tenun bukan mesin merupakan pengembangan dari alat tenun gedogan. Awalnya diciptakan oleh seorang insinyur dari Textiel Inrichting Bandoeng (TIB) pada tahun 1912. Dengan menggunakan alat ini proses pembuatan kain tenun bisa lebih sedikit cepat ketimbang menggunakan yang tradisional.
3. Alat Tenun Mesin
Yang terakhir adalah alat tenun yang terbuat dari mesin. Alat tenun mesin ini adalah teknologi lanjutan dari alat tenun bukan mesin dimana semuanya digerakkan secara otomatis menggunakan mesin. Sehingga proses pembuatan kain tenun bisa lebih halus, rapi dan juga cepat. Harga kain juga lebih murah karena biaya produksinya yang rendah.
Tags: mesin tenun shuttle