"Mesin Tenun Shuttle - Teknologi Tradisional yang Tetap Relevan dalam Dunia Modern"
Macam Macam Alat Tenun
Sebelum kita membahas mengenai sejarah alat tenun, alangkah baiknya jika kamu mengegtahui dulu berbagai jenis alat tenun. Di Indonesia, pada dasarnya alat tenun terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:
1. Alat tenun tradisional (Gedogan)
Proses pembuatan kain tenun dengan alat ini cukup rumit sehingga dapat memakan waktu berbulan bulan. Itulah sebabnya harga selembar kain tenun yang dihasilkan dari alat tenun tradisional ini cukup mahal. Namun itu semua sepadan dengan kualitas yang dihasilkan.
2. Alat Tenun Bukan Mesin
Alat tenun bukan mesin merupakan pengembangan dari alat tenun gedogan. Awalnya diciptakan oleh seorang insinyur dari Textiel Inrichting Bandoeng (TIB) pada tahun 1912. Dengan menggunakan alat ini proses pembuatan kain tenun bisa lebih sedikit cepat ketimbang menggunakan yang tradisional.
3. Alat Tenun Mesin
Yang terakhir adalah alat tenun yang terbuat dari mesin. Alat tenun mesin ini adalah teknologi lanjutan dari alat tenun bukan mesin dimana semuanya digerakkan secara otomatis menggunakan mesin. Sehingga proses pembuatan kain tenun bisa lebih halus, rapi dan juga cepat. Harga kain juga lebih murah karena biaya produksinya yang rendah.
Manfaat Penting Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam SKM/0048/00003/2/2019/22
Meningkatkan Rasa Percaya Diri terhadap Kemampuan yang Dimiliki
Mampu Mengetahui Tingkat Kemampuan Masing-Masing
Dengan adanya sertifikasi profesi, Anda bisa mengukur tingkat kemampuan dalam bidang tersebut.Dengan melihat hasil ujian, Anda juga bisa mengetahui sejauh mana kecakapan yang dimiliki, lalu bisa menilai sendiri apa saja yang harus ditingkatkan dan apa yang harus Anda pertahankan.
Membantu Meningkatkan Akses dalam Mengembangkan Diri
Apabila memiliki sertifikat kompetensi BNSP, kemampuan Anda bisa diakui secara global dan hal itu membuat Anda bisa mengembangkan kemampuan jauh lebih tinggi lagi. Bahkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan bonafit pun terbuka, sebab Anda dinilai lebih unggul berkat sertifikasi tersebut.
Lebih Mudah bagi Perusahaan untuk Menyaring Calon Karyawan yang Kompeten
Berkat adanya sertifikasi profesi, perusahaan menjadi lebih mudah dalam menyaring calon karyawan yang kompeten sesuai dengan indikator kompetensi karyawan. Selain itu, HRD akan lebih mudah menemukan calon karyawan yang memenuhi kualifikasi perusahaan.
Selain itu, calon karyawan yang sudah tersertifikasi, karyawan tersebut jadi semakin mengenal bidang kerjanya, dan bisa menunjukkan bahwa keahlian yang ia miliki sudah sesuai standar. Jadi, nanti tinggal mengasah kemampuannya agar makin menonjol di perusahaan.
Mesin Jahit: Prinsip Kerja dan Klasifikasi
Mesin jahit adalah suatu mesin yang mampu membentuk satu atau lebih jahitan pada suatu bahan jahit, dengan menggunakan satu atau lebih benang jahit untuk menjalin atau menyatukan satu atau lebih lapisan bahan jahit. Mesin jenis ini cocok untuk menjahit berbagai jenis kain seperti katun, linen, sutra, wol, dan serat buatan, serta kulit, plastik, kertas, dan produk lainnya. Jahitannya rapi, indah, rata dan kokoh, kecepatan menjahitnya juga sangat cepat, dan sangat nyaman digunakan.