... Mesin Tenun Shuttle: Panduan Lengkap & Cara Menggunakannya untuk Kerajinan Tangan DIY

"Mesin Tenun Shuttle - Teknologi Tradisional yang Tetap Relevan dalam Dunia Modern"

Klasifikasi mesin jahit

Diklasifikasikan berdasarkan objek penggunaan

1. Mesin jahit rumah tangga: Cocok untuk digunakan di rumah, mampu menjahit pakaian, gorden, taplak meja dan kain rumah tangga lainnya.

2. Mesin jahit kelas industri: cocok untuk digunakan di lokasi produksi, dengan kecepatan menjahit cepat dan efisiensi tinggi. Biasanya digunakan pada pakaian, sepatu dan topi, tas, jok mobil, furniture dan industri lainnya.

3. Mesin jahit portabel: Berukuran kecil dan ringan, sangat cocok untuk dibawa dalam perjalanan bisnis, namun tidak disarankan untuk digunakan dalam waktu lama.

Klasifikasi dengan metode menjahit

Diklasifikasikan menurut karakteristik fungsional

1. Mesin jahit multi-jarum: cocok untuk menjahit produk dengan gaya yang sama dalam jumlah banyak, dengan kemampuan menjahit efisiensi tinggi.

2. Mesin jahit komputer multifungsi: Dapat menjahit berbagai bentuk kain yang rumit, dan memiliki berbagai efek menjahit (seperti jahitan ritsleting, bordir, jahitan eksentrik, dll.). Dilengkapi juga dengan sistem kendali cerdas dan tampilan LED sehingga mudah dioperasikan. Cocok untuk keluarga dan produsen.

Di atas adalah beberapa metode klasifikasi umum mesin jahit. Saat memilih mesin jahit, Anda tidak hanya perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti bahan jahit, lingkungan penggunaan, dan kekuatan ekonomis, tetapi juga membuat pilihan berdasarkan karakteristik fungsional dan skenario yang berlaku dari berbagai jenis mesin jahit untuk mencapai hasil penggunaan yang optimal.

Macam Macam Alat Tenun

Sebelum kita membahas mengenai sejarah alat tenun, alangkah baiknya jika kamu mengegtahui dulu berbagai jenis alat tenun. Di Indonesia, pada dasarnya alat tenun terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

1. Alat tenun tradisional (Gedogan)

Proses pembuatan kain tenun dengan alat ini cukup rumit sehingga dapat memakan waktu berbulan bulan. Itulah sebabnya harga selembar kain tenun yang dihasilkan dari alat tenun tradisional ini cukup mahal. Namun itu semua sepadan dengan kualitas yang dihasilkan.

2. Alat Tenun Bukan Mesin

Alat tenun bukan mesin merupakan pengembangan dari alat tenun gedogan. Awalnya diciptakan oleh seorang insinyur dari Textiel Inrichting Bandoeng (TIB) pada tahun 1912. Dengan menggunakan alat ini proses pembuatan kain tenun bisa lebih sedikit cepat ketimbang menggunakan yang tradisional.

3. Alat Tenun Mesin

Yang terakhir adalah alat tenun yang terbuat dari mesin. Alat tenun mesin ini adalah teknologi lanjutan dari alat tenun bukan mesin dimana semuanya digerakkan secara otomatis menggunakan mesin. Sehingga proses pembuatan kain tenun bisa lebih halus, rapi dan juga cepat. Harga kain juga lebih murah karena biaya produksinya yang rendah.

Tempat Uji Kompetensi Untuk Mendapat Sertifikat Kompetensi BNSP S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam SKM/0048/00003/2/2019/22

Uji Kompetensi S.S. Operator Mekanik Mesin Tenun Teropong (shuttle) Yang Menggunakan Cam dapat dilakukan di tempat berikut:

No Nama Lokasi Kota
1 PC GKBI Medari Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
2 PT Primissima Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
3 PT KUSUMA SANDANG MEKARJAYA Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
4 PT Sulindamills Bekasi, Jawa Barat
5 PT Dhanar Mas Concern Bandung, Jawa Barat
6 PT Superbtex Bandung, Jawa Barat
7 PT Gistex Bandung, Jawa Barat
8 PT Trisula Tekstil Kota Cimahi, Jawa Barat
9 Politeknik STTT Bandung Kota Bandung, Jawa Barat
10 PT Nagasakti Kurnia Textile Mills Bandung, Jawa Barat
11 PT Sipatex putri lestari weaving Bandung, Jawa Barat
12 PT Idola Selaras Abadi Bandung, Jawa Barat
13 TUK PT Sipatex Bandung, Jawa Barat
14 PT Inti Gunawantex Bandung, Jawa Barat
15 PT Sinar Pelita Terang Indah Bandung, Jawa Barat
16 PT Pismatex Pekalongan, Jawa Tengah
17 PT Primatexco Batang Batang, Jawa Tengah
18 PT Danliris Sukoharjo, Jawa Tengah
19 PT Sukorejo Indah Textile Batang, Jawa Tengah
20 PT Apac Inti Corpora Kab. Semarang, Jawa Tengah
21 PT Unggul rejo Wasono Purworejo, Jawa Tengah
22 PT Usmanjaya Mekar Tekstil Magelang, Jawa Tengah
23 PT Sritex Sukoharjo, Jawa Tengah
24 AK Tekstil Solo Kota Surakarta, Jawa Tengah
25 PT Behaestex Pekalongan, Jawa Tengah
26 PT Innagroup Textile Klaten, Jawa Tengah
27 PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak, Jawa Tengah
28 PT Kusuma Mulia Textile Kota Surakarta, Jawa Tengah
29 PT Kabana Textile Industries Pekalongan, Jawa Tengah
30 PT Bitratex Industries Kab. Semarang, Jawa Tengah

Penemuan Alat Tenun Mesin

Alat tenun listrik adalah alat tenun mekanis, dan merupakan salah satu perkembangan utama dalam industrialisasi tenun selama awal Revolusi Industri. Alat tenun listrik pertama dirancang pada tahun 1786 oleh Edmund Cartwright dan pertama kali dibangun pada tahun yang sama.

47 tahun berikutnya, perusahaan Howard dan Bullough menyempurnakan alat tenun inidan membuatnya bekerja secara otomatis sepenuhnya. Perangkat ini dirancang pada tahun 1834 oleh James Bullough dan William Kenworthy, dan diberi nama alat tenun Lancashire.

Pada tahun 1850, ada total sekitar 260.000 operasi alat tenun listrik di Inggris. Dua tahun kemudian muncul alat tenun Northrop yang mengisi ulang shuttle ketika kosong. Alat ini menggantikan alat tenun Lancashire.


Tags: mesin tenun shuttle

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia