... Panduan Lengkap: Model Baju Kain Tenun Tolaki untuk Hobi Jahit dan DIY

"Panduan Terkini Tentang Model Baju Kain Tenun Tolaki"

Fakta yang Dimiliki Pakaian Adat Tolaki

1. Memiliki Ciri Khas Tersendiri

Pakaian adat Tolaki memiliki dua nama, yang pertama adalah Babu Nggawi dan yang kedua adalah Babu Nggawi Langgai. Pakaian adat yang satu ini memiliki ciri khas tersendiri. Yaitu terdapat corak dan juga warna yang merupakan khas dari Suku Tolaki.

Bisa dikatakan jika pakaian adat ini menjadi salah satu pakaian nasional yang kerap kali digunakan kan untuk berbagai macam acara. Selain itu, pakaian adat ini juga menjadi ikon dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Bahkan dahulu untuk pakaian dari laki-laki ataupun perempuan akan menggunakan bahan dasar yang terbuat dari kulit kayu.

Rekomendasi
Permandian Kabura Burana, Objek Wisata Alam Eksotis di Buton
Pesona Kali Biru Mosolo, Destinasi Wisata Alam Hits di Konawe

2. Masih Tetap Dilestarikan

Sampai saat ini pakaian adat yang berasal dari Sulawesi Tenggara ini masih sangat populer. Bahkan kerap kali digunakan dalam acara pernikahan. Namun, penggunaan dari baju adat Tolaki ini juga kerapkali untuk dipakai saat upacara sakral.

Pakaian adat dari wanita ataupun laki-laki sampai saat ini masih terus-menerus dipertahankan. Karena pakaian tersebut berasal dari nenek moyang dan juga leluhur, bahkan anak muda juga melestarikan dengan cara melakukan modifikasi pada desain.

BACA JUGA: Tenun Sambu, Warisan Budaya Leluhur di Mamasa yang Menjadi Simbol Kebanggan

Meskipun modifikasi tersebut akan membuat pakaian tampak lebih modern dan juga anggun. Namun, perubahan ini sama sekali tidak menghilangkan adanya unsur yang berasal dari pakaian adat Tolaki.

Keunikan Pakaian Adat Suku Tolaki

1. Bentuk dari Pakaian Adat untuk Perempuan

Pada baju adat Tolaki memang memiliki bentuk yang berbeda untuk pakaian yang diperuntukkan kepada perempuan ataupun laki-laki. Untuk pakaian adat Babung Gawe digunakan oleh para perempuan Suku Tolaki. Yang pada bagian atasannya memiliki nama Lipa Hinoru. Sedangkan pada bagian bawah memiliki nama Rio Mendaa.

Untuk kain yang digunakan sebagai atasannya memiliki potongan yang bentuknya pendek satu bahu. Sedangkan untuk bawahnya bentuknya memanjang hingga mata kaki. Bentuknya pun cukup unik karena akan dihiasi dengan manik-manik yang memiliki warna emas.

Di mana manik-manik tersebut akan disusun dengan rapi pada bagian depan baju. Yang sengaja dibentuk dengan corak khas dari suku Tolaki.

2. Bentuk dari Pakaian Adat Laki-Laki

Sedangkan untuk pakaian adat yang diperuntukkan laki-laki dengan nama Babu Nggawi Langgai mempunyai desain yang berbeda. karena untuk baju atasannya akan didesain dengan lengan yang panjang, peserta mempunyai hiasan keemasan pada beberapa bagian. Untuk bawahan dari laki-laki menggunakan celana panjang yang memiliki nama Saluaro Ala.

Kemudian terdapat hiasan tambahan yang menjadi pelengkap baju adat ini. Untuk baju wanita biasanya akan dikenakan hiasan sanggul dengan aroma yang harum. Bentuk dari sanggulnya juga cukup unik karena didesain membentuk seperti bunga kecil yang berkilau.

Pada bagian laki-laki juga akan ditambahkan hiasan berupa ikat pinggang ataupun penutup kepala. Yang mana pun kepala tersebut memiliki nama Pabele

4. Atasan Tenun Pabintik

Atasan dengan tenun Pabintik memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi gaya sehari-hari dengan sentuhan etnik yang khas. Sangat cocok dipadukan dengan celana jeans, rok, atau celana kulot, sehingga menjadi pilihan yang fleksibel untuk berbagai acara.

Atasan tenun Pabintik menawarkan berbagai model, seperti blouse, tunik, atau crop top, yang dapat menambah variasi dalam tampilan ZALORAns.

Tips Aksesoris untuk Model Baju Toraja Tenun Pabintik

Dalam melengkapi tampilan baju tenun Pabintik, mereka yang mengenakannya dapat menyesuaikan aksesori dan sepatu yang dikenakan. Beberapa tips yang bisa dicoba:

  1. Pilih aksesori dengan batas minimum: Meminimalisasi aksesori agar fokusnya tetap pada motif tenun Pabintik. Warna yang netral atau senada bisa menjadi pilihan yang tepat.
  2. Sepatu netral: Sepatu dengan warna netral atau senada dengan motif tenun akan menambahkan keharmonisan dalam tampilan. Sepatu hak mempertegas kesan formal, sedangkan sepatu datar menambah keanggunan dalam acara santai.
  3. Simbol etnik-modern lainnya: Selain tenun Pabintik, ZALORAns juga bisa mengeksplorasi aksesori lain yang menjadi simbol etnik-modern untuk melengkapi tampilan ZALORAns.

Dengan menyematkan tenun Pabintik dalam model baju pakaian, kita juga turut melestarikan warisan budaya Toraja. Selamat mengeksplorasi gaya busana unik dengan tenun Pabintik, ZALORAns!

Dapatkan berbagai produk fashion dari brand-brand ternama hanya di ZALORA. Jangan lewatkan potongan harga yang sudah menantimu!

Penulis: Audrylea Reika

Pakaian Adat Buton untuk Laki-laki

Pakaian adat Buton pada dasarnya hanya terdiri atas ikat kepala serta sarung berwarna biru . Namun, seiring perkembangan, warna pada pakaian tradisional Suku Buton bisa bermacam-macam. Ciri khas yang mudah dikenali adalah terdapat rumbai dari manik-manik pada bagian ikat pinggang atau kobekena tanga serta ikat kepala berupa kain yang dilipat-lipat.

Pakaian adat Suku Buton yang digunakan oleh laki-laki sebenarnya tidak hanya satu macam. Ketika seorang anak laki-laki Suku Buton dikhitan, dia akan mengenakan pakaian bernama baju Ajo Tandaki. Begitu pun saat laki-laki Suku Buton akan memasuki kehidupan pernikahan.

Baju Ajo Tandaki khas dengan corak hitam yang dipakai dengan cara dililitkan ke tubuh pemakainya, mirip dengan baju ihram saat berhaji. Saat memakai baju ini, terdapat aksesori pelengkap berupa tandaki atau sejenis mahkota, ikat pinggang dan keris.

Selain Ajo Tandaki, ada juga Ajo Bantea. Pakaian ini khusus digunakan oleh putra bangsawan yang belum memangku sebuah jabatan khusus di Kesultanan Buton. Baju Ajo Bantea terdiri atas celana panjang atau sala arabu yang ditambah kampurui bewe patawala dan keris, serta sarung.

Baju tradisional Suku Buton bagi laki-laki selanjutnya bernama baju Balahadada. Baju adat ini berwarna hitam yang melambangkan keterbukaan para pejabat terkait dengan kebenaran serta kesejahteraan. Hal ini dibuktikan dengan pengambilan keputusan secara musyawarah dan kesepakatan.

Baju Balahadada dipakai bersamaan dengan celana, sarung, destar atau ikat kepala, ikat pinggang dan bio ogena atau sarung besar. Ia juga dilengkapi dengan aksesori berupa hiasan yang disimpan di bagian pinggang bernama pasamani.


Tags: tenun baju model tolaki

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia