Mengungkap Keindahan Motif Sulam Taplak Meja dalam Kerajinan Menjahit dan DIY
Jahitan dan Teknik Sulaman Sederhana
Penting untuk mengetahui perbedaan antara jahitan-jahitan sulaman dan teknik-teknik sulaman.
Jahitan-Jahitan Sulaman
Jahitan sulaman adalah cara khusus untuk menarik jarum melalui kain sehingga benangnya menempel di atas kain dengan cara tertentu. Ada tusuk garis yang bergerak sepanjang garis lurus (atau melengkung), tusuk permukaan untuk menutup permukaan dengan warna, dan bahkan jahitan-jahitan yang mengharuskan jarum untuk masuk dan keluar kain beberapa kali sebelum jahitan lengkap (tusuk silang, jahitan laid-and-couched, dsb.)
Teknik-Teknik Sulaman
Teknik sulaman adalah gaya tertentu dari sulaman. Teknik ini menggunakan jahitan, motif, dan bahkan warna tertentu untuk hasil visual yang dapat dikenali.
Beberapa jenis teknik sulaman adalah:
- Whitework: sulaman kerawang atau benang tarik dan jahitan permukaan dilakukan dengan benang putih dan latar belakang putih. Teknik whitework dulu sangat populer untuk pakaian altar selama Prapaskah, saat ini whitework digunakan untuk linen, saputangan, dan serbet.
- Or nué: jahitan couching di sutra berwarna dengan benang emas untuk menciptakan gambaran dan pola
- Karya crewel: motif-motif berwarna biasanya bunga di permukaan yang besar
- Blackwork: pola-pola dalam benang hitam, biasanya dalam tusuk Holbein https://hands-across-the-sea-samplers.com/double-running-or-the-holbein-stitch/
Pelajari kiat-kiat terbaik kami tentang menyulam untuk pemula.
4. Kain Perca
Perca juga termasuk kain untuk membuat taplak meja. Kain perca berasal dari sisa produksi pakaian. Kain perca harus disatukan terlebih dahulu dengan mesin jahit untuk dapat dibuat sebagai taplak meja.
Kain sutra yang terkesan mewah sebagai taplak meja cocok untuk acara formal seperti pesta pernikahan. Pada bagian tepi taplak biasanya diberi hiasan aksen lace atau bordir agar tampak elegan. Tekstur kain sutra sangat halus sehingga cara mencucinya pun harus hati-hati agar tidak mudah rusak.
Demikian pembahasan singkat mengenai kain untuk membuat taplak meja rekomendasi dari jasa konveksi. Pilihlah jenis kain yang akan digunakan sebagai taplak meja sesuai dengan keperluan. Taplak meja mempunyai fungsi mempercantik tampilan meja dan melindunginya agar tak mudah kotor.
sketsa motif taplak meja bunga simple
Gambar di atas adalah contoh sketsa motif taplak meja bunga sederhana. Sketsa ini berupa taplak meja kain bunga dengan motif sederhana. Desain taplak meja cukup bagus, dan pengeposan sketsa dimaksudkan untuk menunjukkan keindahan sulaman. Sulaman pada taplak meja ini cukup indah, dengan warna dan corak yang beragam.
Anda membutuhkan selembar kain, gunting, benang bordir, dan jarum. Pertama, potong kain sesuai ukuran dan bentuk yang diinginkan. Jahit tepi kain agar terlihat rapi. Kemudian mulailah menyulam 4 bunga besar (mawar) terlebih dahulu, dengan ungu tua di tepinya dan ungu muda di sisinya.
Kami menggunakan cookie dan teknologi lain di situs web ini untuk meningkatkan pengalaman pengguna Anda. Pelajari lebih lanjut Kebijakan Privasi. saya setuju
Wajib Lihat : 9+ Gambar Sketsa Candi Borobudur Mudah
Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Kain Sulam Kristik?
Setiap pola sulam kristik tentunya membutuhkan luas kain yang berbeda-beda. Pada setiap pola kristik dilengkapi dengan keterangan yang menunjukkan jumlah titik koordinat. Misalnya saja pola A bertuliskan 200W x 300W. Artinya pola A ini terdiri dari 200 titik berderet horizontal dan 300 titik berderet vertikal. Ukuran hasil pola tersebut jika diaplikasikan pada kain kristik bergantung pada nilai CT.
Nah, untuk menghitung panjang kain dalam centimeter, gunakan rumus (( w/ ct) * 2.54) + 10. Sedangkan untuk lebar kain dalam centimeter, pakailah rumus (( h/ ct) * 2.54) + 10. Adapun tambahan 10cm nantinya digunakan untuk tambahan pigura dan dibulatkan ke atas.
Sebagai contoh, jika pola A memiliki keterangan W: 200 dan H: 300 dan menggunakan kain kristik CT 14, maka penerapan rumus untuk menghitung kebutuhan kain adalah ((200/14 * 2.54) + 10 = 47cm dan ((300/14 * 2.54) + 10 = 65cm.
Jika ukuran kain untuk sulaman ini sudah diperoleh, sebaiknya jahit tepian kain untuk menghindari kerusakan akibat sering dipegang atau ditekuk. Pinggiran kain sulaman ini bisa disulam zig zag atau jika memiliki mesin serger, tepian kain bisa dikelim dengan menggunakan mesin serger. Cara lainnya, tepian kain bisa ditambahkan dengan isolasi.
Rapikan bagian tepi taplak
ilustrasi orang menjahit (Pexels.com/ Cotttonbro)
Saat gambar sudah selesai kamu sulam dan hasil gambarnya sudah lengkap, kamu bisa mulai merapikan tepinya. Lipat ke dalam tepian kain dan jahitlah agar tak terurai.
Jika kamu suka, kamu bisa menambahkan hiasan pada tepi taplak. Kamu bisa menggunakan renda-renda cantik, kain tulle atau lainnya. Sesuaikan jenis hiasan tepi taplak yang kamu pilih dengan tema gambar yang kamu buat. Misalnya saja gambarmu bertema shabby, kamu bisa menggunakan renda vintage. Kamu juga bisa menggunakan pita yang dijahit berbentuk ploi sebagai pinggiran taplak meja buatanmu.
Itulah lima cara mudah membuat taplak meja dengan hiasan sulam. Jika kamu menyukai aktivitas DIY dan menyulam, kegiatan ini dapat menjadi salah satu cara untuk relaksasi. Kamu tak perlu melakukannya dengan terburu-buru. Kerjakan saja untuk mengisi waktu luang dan hanya lakukan dengan hati gembira.
Kamu akan merasakan kepuasan yang menyenangkan setiap kali kamu memasang taplak meja cantik buatanmu sendiri. Bagaimana, tertarik mencoba?
Tags: sulam motif