... Motif Sulaman Kupu-kupu: Ide DIY Sulaman Kreatif untuk Anda

Motif Sulaman Kupu-kupu - Inspirasi Indah untuk Kerajinan Sulaman dan DIY

Siklus hidup [ sunting | sunting sumber ]

Ulat [ sunting | sunting sumber ]

Larva kupu-kupu, yaitu ulat, memakan daun tumbuhan dan menghabiskan seluruh waktunya sebagai beluncas untuk mencari makanan. Kebanyakan beluncas adalah maun, tetapi ada beberapa spesies seperti Spalgis epius dan Liphyra brassolis yang memakan serangga.

Beberapa larva, terutama yang tergolong dalam Lycaenidae, menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan semut. Beluncas berhubungan dengan semut dengan menggunakan getaran yang dipancarkan melalui substrat di samping merembeskan sinyal kimia. [5] [6] Semut sedikit banyak melindungi larva ini, sebagai balasan, larva menolong semut mengumpulkan rembesan madu.

Beluncas membesar melalui serantaian tingkat yang disebut instar. Menjelang akhir setiap instar, larva menjalani proses yang disebut apolisis, yang mana kulit ari, yaitu lapisan luar keras yang terbuat dari campuran kitin dan protein-protein khusus, dikeluarkan dari epidermis yang lembut di bawahnya, maka epidermis membentuk kulit ari yang baru di bawah. Di akhir setiap instar, larva itu bersalin kulit lamanya, maka kulit baru berkembang lalu mengeras dan menghasilkan pigmen dengan cepat. [7] Proses menyalin kulit ini bisa memakan waktu berhari-hari. Corak kepak kupu-kupu mulai berkembang pada tubuh beluncas menjelang instar yang terakhir.

2. Filosofi Kupu-Kupu yang Melambangkan Perjuangan Hidup

Foto: Filosofi Kupu-kupu Sebagai Simbol Perjuangan (pexels.com/Pixabay)

Filosofi kupu-kupu dalam feng shui dianggap sebagai perlambang dari perjuangan hidup seseorang.

Jika menilik dari fase kehidupan dari kupu-kupu, ada saat di mana hewan ini menjadi larva dalam kepompong.

Kepompong selalu hidup dengan cara menggantung di dahan atau ranting pepohonan.

Tak peduli panasnya terik sinar matahari atau dinginnya malam, kepompong tetap bertahan dengan pose yang sama selama berhari-hari hingga berubah menjadi kupu-kupu.

Dari sinilah kita bisa belajar dari filosofi kupu-kupu yang menjadi kepompong. Di dalam hidup, ada yang namanya perjuangan.

Sebelum bisa mencapai kesuksesan, kita harus berjuang hingga akhirnya bisa mencapai titik di mana kita bisa menikmati kesuksesan tersebut.

Perjuangan hidup memang tidaklah mudah, tapi jika melihat akhir dari perjuangan yang berupa kesuksesan, maka Moms akan terus berjuang.

Kupu-kupu

Kupu-kupu atau rama-rama merupakan serangga yang tergolong ke dalam ordo Lepidoptera, atau 'serangga bersayap sisik' (lepis, sisik dan pteron, sayap). Kupu-kupu memiliki tubuh ramping, sayap lebar berwarna-warni, dan antena berbentuk tongkat [1]

Secara sederhana, kupu-kupu dibedakan dari ngengat alias kupu-kupu malam berdasarkan waktu aktifnya dan ciri-ciri fisiknya. Kupu-kupu umumnya aktif waktu siang (diurnal), sedangkan ngengat kebanyakan aktif waktu malam (nokturnal). Kupu-kupu beristirahat atau hinggap dengan menegakkan sayapnya, ngengat hinggap dengan membentangkan sayapnya. Kupu-kupu biasanya memiliki warna yang indah cemerlang, ngengat cenderung gelap, kusam atau kelabu. Meski demikian, perbedaan-perbedaan ini selalu ada perkecualiannya, sehingga secara ilmiah tidak dapat dijadikan pegangan yang pasti. (Van Mastrigt dan Rosariyanto, 2005).

Kupu-kupu dan ngengat amat banyak jenisnya, di Pulau Jawa dan Pulau Bali saja tercatat lebih dari 600 spesies kupu-kupu. Jenis ngengatnya sejauh ini belum pernah dibuatkan daftar lengkapnya, akan tetapi diduga ada ratusan jenis (Whitten dkk., 1999). Kupu-kupu pun menjadi salah satu dari sedikit jenis serangga yang tidak berbahaya bagi manusia.

Kenali Berbagai Media untuk Membuat Karya Seni

Kegiatan seni seperti mengukir, melukis, atau menggambar membutuhkan dukungan media yang baik agar karya yang dihasilkan sesuai dengan harapan. Media yang sering digunakan untuk membuat karya seni antara lain adalah kayu, kertas, plastik, dan kain. Tentu saja setiap media memiliki kelebihan dan kekuarangannya masing-masing. Kenali dulu yuk berbagai media tersebut.

Kanvas berbeda dengan kertas. Permukaan kertas yang datar dan tipis juga bisa digunakan sebagai media untuk melukis atau mewarnai yang baik. Terakhir ada bahan kayu yang sering menjadi objek untuk seni ukir dan seni pahat bernilai tinggi.

Bahan yang juga bisa digunakan untuk membuat karya seni adalah emas. Perhiasan emas yang sering kamu temukan di pasaran juga termasuk dalam kategori karya seni lho. Karena dihasilkan melalui proses yang panjang dan memerlukan keahlian khusus.

5 Filosofi Kupu-Kupu, Mewakili Proses Hidup yang Tak Instan!

Moms pernah mendengar tentang filosofi Kupu-kupu? Filosofi kupu-kupu kerap kali dikaitkan dalam hal keindahan.

Hal ini dikarenakan kupu-kupu memiliki bentuk dan tampilan warna yang cantik sehingga banyak orang menyukainya karena keindahannya.

Kupu-kupu merupakan salah satu hewan yang termasuk golongan serangga.

Hewan ini memiliki ciri khas corak pada bagian sayapnya dengan warna-warna cantik yang sangat bervariasi.

Kupu-kupu termasuk hewan yang aktif di siang hari. Sedangkan di malam hari hewan ini beristirahat.

Hewan ini ternyata tak hanya dikenal akan keindahannya saja, tapi juga dikenal memiliki filosofi kupu-kupu yang melambangkan kehidupan manusia.


Tags: sulam motif kupu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia