Motif Ukiran Kayu Sederhana untuk Proyek Sulam dan Kerajinan Sendiri
Ukiran Kayu Dalam Masyarakat Melayu
Seni ukiran kayu di kalangan masyarakat Melayu bukan sahaja terdapat pada rumah-rumah tetapi penjelmaan dan penerapannya terdapat pada istana-istana raja, binaan masjid dan mimbarnya, surau, wakaf, pintu gerbang, alat-alat permainan masa lapang, alat-alat muzik tradisi, perabot seperti almari, katil, kerusi, meja, dan kepala perahu yang disebut bangau, alat-alat senjata, peralatan memasak, peralatan pertukangan dan pengangkutan tradisi seperti perahu, kereta kuda dan kereta lembu.
Hasil ukiran utama Wan Su ialah pintu utama Muzium Negara, pintu utama dan Dewan Santapan Istana Sultan Pahang di Pekan, Dewan Santapan Istana Sultan Selangor, Rumah Sri Tanjung Taman Tasik Titiwangsa, Kuala Lumpur, Istana Badariah, Kuala Terengganu, Panca Persada Bersiram Tebal, Istana Maziah, Kuala Terengganu, Logo Hijrah, dan Logo Universiti Teknologi Malaysia, Skudai, Johor.
ABDUL LATIFF BIN LONG
Tukang Ulung Ukiran Kayu (2013)
Negeri : Kelantan
Tarikh Lahir : 22 Disember 1946
iii. Inovasi dalam menghasilkan karya atau reka cipta
Ketika berumur 17 tahun, beliau mula membuat kajian dari segi Sarong Keris dan Ulu Senjata Melayu di merata – rata tempat daerah, kampung – kampung seluruh negeri. Kebolehan beliau dalam bidang ukiran kayu tiada tandingan. Keunikan ukiran beliau ialah corak Bunga Lada Hitam pada mimbar serta teknik ukiran Tebuk Timbul Silat.
PENGIKTIRAFAN DAN PENCAPAIAN
i. Pengiktirafan ke atas kepakaran
Beliau mendapat pengiktirafan semasa membuat Singahsana Istana Negara, Kuala Lumpur iaitu pingat Pertabalan DYMM (SPB) Yang Di Pertuan Agong ke VII iaitu Sultan Hj. Ahmad Shah Pahang pada 06 Oktober 1980.
Seni Ukir: Pengertian, Jenis Motif, dan Fungsinya
Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi KOMPAS.com - Pada zaman dahulu, seni ukir dibuat untuk menciptakan simbol-simbol kepercayaan dan pesan pada sebuah ritual. Bahan pembuatan seni ukir tidak hanya dari tanah liat, tetapi berkembang ke bahan lain seperti pelepah daun, kayu, batu, tulang, dan lain-lain. Baca juga: 9 Unsur Seni Rupa Pengertian seni ukir adalah termasuk seni krita yang umumnya digunakan untuk melengkapi serta memperindah sebuah benda. Ukiran merupakan seni yang membentuk gambar hias pada kayu, batu, atau bahan-bahan lain.
Bentuk ukiran dengan bagian-bagian cekung dan cembung yang menyusun suatu gambar yang indah. Ornamen dari ragam hias ini merupakan hasil rangkaian yang berelung-relung, saling menjalin, berulang, dan sambung menyambung sehingga mewujudkan hiasan.
Macam Macam Seni Ukir
Jenis ukiran cembung adalah bentuk ukiran cembung, jenis ukiran ini seringkali digunakan pada pembuatan relief.
Apa yang dimaksud relief ?
Relief adalah seni pahat dan jenis ukiran tiga dimensi yang dibuat di atas batu. Bentuk ukiran ini dapat dijumpai pada candi, kuil atau monumen bersejarah kuno.
Jenis ukiran cekung adalah hasil karya seni yang bentuknya cekung.
Jenis ukiran susun adalah ukiran yang bentuknya bersusun-susun. Contoh ukiran daun besar dibawah ukiran daun sedang dan kecil yang bentuknya indah.
Jenis ukiran garis adalah bentuk ukiran yang diukir pada garis-garis gambarnya. Jenis ukiran garis banyak digunakan pada logam sebagai ukiran guratan.
Jenis ukiran takokan adalah bentuk ukiran yang tidak menggunakan bingkai, yang diperlihatkan hanya tepi-tepi batas ukiran saja.
Ukiran takokan erat kaitannya dengan motif ukiran Krawang.
- Jenis Ukiran Tembus atau Jenis Ukiran Krawangan
Jenis ukiran tembus atau ukiran krawangan adalah bentuk ukiran yang tidak menerapkan dasar-dasar ukiran, jadi jenis ukiran ini tembus. Sehingga sering digunakan untuk penyekat ruang, kursi, ukir tempel dan lainnya.
Kayu adalah salah satu media bahan utama ukiran, berperan penting dalam pengerjaan suatu karya seni ukiran.
Untuk mendapatkan jenis kayu tertentu dalam pembuatan sebuah hasil karya akan menghasilkan hasil karya seni ukir yang menakjubkan.
Dijelaskan lebih detail lagi oleh Bastomi (1982) bahwa jenis ukiran yang dihasilkan para seniman atau perajin ada enam macam, diantaranya :
Macam ukiran rendah adalah gambar yang timbul pad ukira separuhnya terpisah dari bentuk utuhnya.
Seperti Apa Seni Ukiran Kayu? Berikut Contoh Motifnya!
Sudah bukan rahasia lagi bahwa Indonesia memiliki berbagai macam kesenian yang unik dan menarik. Selain seni tari dan musik, ada pula seni ukiran kayu yang sudah ada sejak abad 140 masehi.
Kayu yang digunakan tentu beragam, tergantung dari serat dan tingkat kekerasannya. Namun, yang paling sering dijumpai adalah kayu pinus, pir, boxwood, willow, walnut, ebony, dan masih banyak lagi.
Dalam proses pembuatan seni ukiran ini, material kayu akan dibentuk sedemikian rupa menggunakan palu ataupun pisau khusus. Motif ukiran kayu dipengaruhi oleh suatu simbol kepercayaan yang dijadikan untuk ritual. Lantas, apa saja motif seni ukiran ini?
Macam Macam Ukiran
Motif ukiran di Indonesia sangat beragam, biasanya motif ukuran antara daerah yang satu dengan daerah yang lain berbeda dan memiliki ciri khas masing-masing.
Motif Ukiran Jepara
Motif ukiran Jepara memang sudah terkenal, ketika mendengar kata ukiran, bayangan kita langsung mengarah pada Jepara.
Jepara memang terkenal sebagai daerah yang mengolah berbagai jenis kayu, dari kayu jati hingga kayu mahoni. Hasil seni ukir jepara sudah terkenal pada aneka furniture atau peralatan rumah tangga.
Seni ukir Jepara diaplikasikan pada lemari dan tempat tidur.Di Jeparan juga ada suatu daerah yang menjadi pusat seni ukir dan pembuatan patung propesional.
Ciri Motif Ukiran Jepara
- Ukiran daun berbentuk miring.
- Motif jumbai dan daun yang berbentuk relung.
- Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan pada benda interior dan eksterior.
- Tangkai dari bentuk tanaman pada seni ukir Jepara dibuat melengkung dan rantingnya mengisi ruang.
Motif Ukiran Bali
Karya seni ukir Bali sudah sering di ekspor ke mancanegara, karena motif seni ukir Bali sudah sangat terkenal, terutama diluar negeri dan umat beragama Hindu dan Budha.
Banyaknya jenis ukiran yang melambangkan dan mengartikan dewa dewi dari dua agama tersebut menjadikan seniman Bali sangat terkenal.
Pada umumnya seniman Bali dalam mengukir menggunakan media utama yaitu kayu, khususnya kayu Jati.
Ciri-ciri motif seni ukir Bali diantaranya:
- Angkup yang berikal pada ujungnya.
- Semua bentuk ukiran daun, buah dan bunga berbentuk cembung dan cekung.
- Benangnya berbentuk cembung dan miring sebagian tumbuh melingkar sampai pada ujung ikal.
- Sunggar yang tumbuh dari ujung ikal benangan pada daun pokok.
Tags: kayu motif ukiran simple