"Biaya Jahit Jilbab Syar'i - Panduan Praktis dan Perbandingan Harga"
Kisaran Ongkos Jahit
| Jenis Pakaian | Ongkos Jahit Tailor | Ongkos Jahit Konveksi |
| Jaket | Rp300.000 | Rp150.000 – Rp250.000 |
| Kemeja | Rp50.000 – Rp90.000 | Rp70.000 |
| Celana Panjang | Rp70.000 – Rp100.000 | Rp80.000 |
| Celana Pendek | Rp40.000 – Rp70.000 | Rp60.000 |
| Rompi | Rp90.000 – Rp100.000 | Rp50.000 |
Informasi ongkos jahit di atas kami rangkum dari berbagai sumber dan berlaku untuk satu potong. Biasanya, konveksi menerapkan minimal pemesanan, bisa 20 pcs, 40 pcs, atau lebih. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, ongkos jahit saat ini memang mengalami penurunan. Namun, tarif bisa saja berbeda, tergantung pihak penjahit.
Perlu diketahui bahwa tailor dan modiste juga memiliki perbedaan. Modiste adalah layanan usaha jasa pembuatan pakaian khusus wanita. Modiste biasanya membuat produk sendiri khusus wanita dan dijual di sebuah tempat yang dinamakan boutique. Jadi. tailor dan modiste sangat berbeda meski sama-sama bergerak di bidang jahit menjahit.
Tutorial Memakai Hijab Syar’i
1. Gunakan Pashmina
Untuk cara pertama, kamu dapat menggunakan pashmina pada area kepala dengan satu sisi lebih pendek dibandingkan sisi lainnya. Selain itu, pilihlah pashmina yang berbahan ringan dan mudah jatuh. Misalnya bahan sifon polos atau ceruti.
Salah satu tips yang dapat kamu ikuti saat memakai kerudung syar’i adalah kenakan ciput berbahan kaos atau bahan rajut. Hal ini bertujuan agar tidak licin. Bahan tersebut akan membuat hijab yang lebih menempel dan tidak mudah bergerak.
2. Merekatkan Hijab
Langkah selanjutnya adalah merekatkan kerudung di bawah dagu. Lipat kerudung di bagian rahang, kemudian satukan di bawah dagu dan lekatkan dengan peniti atau jarum pentul.
Selain itu, lipatan hijab dapat mempengaruhi ilusi penampilan bentuk wajah kamu. Bagi kamu yang memiliki wajah berbentuk lonjong, kamu bisa lipat hijab di tulang pipi. Jika bentuk wajah kamu bulat, lipat kerudung di bawah tulang rahang.
3. Ambil Sisi Pendek, Kemudian Letakkan ke Belakang
Selanjutnya, tarik ke belakang untuk bagian yang lebih pendek. Lalu rapikan hingga kerudung, agar tidak terkesan menggelembung di bagian leher.
4. Tarik Sisi Panjang ke Bagian Belakang
Langkah keempat yakni ambil sisi kerudung yang panjang ke arah yang berseberangan. Tarik ke belakang secara rapi, lalu sematkan jarum pentul di bagian belakang dengan rapi.
5. Rapikan Hijab
Bagian selanjutnya, adalah bagian paling penting, yakni merapikan kerudung. Uraikan hijab di bagian depan hingga menutupi dada. Kemudian rapikan bagian leher agar tidak terkesan menumpuk.
Dengan merapikan hijab syari atau pun hijab syar’i instan, merupakan satu hal yang dapat membuat kamu makin percaya diri. Kamu bisa juga memadukannya dengan gamis warna dan motif terbaru. Selain itu, kamu juga bisa mix and match dengan produk kerudung syari jenis khimar dan bergo. Brand dan harganya pun terjangkau.
Sejarah Hijab Syar’i
Setiap model hijab memiliki sejarahnya tersendiri, salah satunya hijab syar’i. Dahulu, masyarakat Indonesia belum terlalu menganut pakaian hijab. Hingga abad ke 20, wanita Indonesia masih belum memakai hijab atau kain penutup kepala.
Dalam perkembangannya, kaum santri dari beberapa lingkungan mulai memperkenalkan hijab. Hijab dikenal sebagai kain berbahan tipis, panjang, dan ditutupkan ke kepala, atau disampirkan ke pundak. Kemudian, budaya memakai hijab mulai populer di Indonesia pada 1980-an.
Seiring berkembangnya zaman, wanita Indonesia mulai mengenal banyak ragam hijab. Hijab syar’i adalah salah satu hijab yang masuk di Indonesia, tergolong masuk pada kategori awal.
Kini, hijab di Indonesia sudah lebih trendi selama dua dekade belakangan ini. Sejarahnya, budaya memakai hijab muncul sejak abad ke 17. Jika kamu dapat melihat perkembangan pasar, bisnis pakaian muslim mulai meningkat dari tahun ke tahun.
Simak penjelasan artikel di bawah ini.
Tags: jahit ongkos jilbab