... Manfaat Parafin dalam Kerajinan Tangan DIY: Bahan Dasar yang Harus Anda Ketahui

Parafin - Bahan Mendasar yang Menginspirasi Kreativitas dalam Kerajinan Tangan

Parafin Digunakan untuk Apa Saja?

Jika berbicara soal kegunaan, tentunya senyawa hidrokarbon ini mempunyai sejumlah kegunaan mulai dari bahan obat-obatan sampai dengan bahan untuk kosmetik. Jika untuk masa sekarang, secara umum senyawa ini digunakan untuk:

1. Sebagai Lilin

Senyawa hidrokarbon ini sangat populer sebagai bahan untuk memproduksi lilin. Hal ini dikarenakan biaya produksi yang sangat murah, karakteristik pembakarannya baik dan mudah digunakan. Nyala api juga tahan lama dan konsisten, sehingga pas jika digunakan untuk penerangan ataupun dekorasi.

2. Bahan Kosmetik dan Skincare

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, senyawa ini sudah banyak diaplikasikan dalam produk-produk perawatan kulit. Diantaranya adalah balsem, lotion dan krim. Hal ini dikarenakan senyawa ini membantu melembutkan kulit serta membantu mempertahankan kelembapannya.

3. Dalam Industri Pangan

Lebih lanjut lagi, senyawa ini juga biasa digunakan untuk memperpanjang umur simpan buah dan sayur sekaligus mencegahnya kehilangan kelembaban. Di sisi lain, senyawa ini juga biasa ditambahkan dalam proses produksi permen karet yang akan membuat permen karet jadi lunak.

4. Untuk Obat-Obatan

Senyawa ini juga biasa ditambahkan pada produk obat-obatan yang biasanya berupa suplemen, krim dan salep. Obat parafin tersebut akan membantu pelepasan obat, memberikan dasar yang stabil untuk pengobatan sekaligus bertindak sebagai pengikat.

Karakteristik

1. Wujudnya Padat

Senyawa ini merupakan zat padat dalam suhu ruangan. Senyawa ini memiliki titik leleh yang berkisar antara 45 o C hingga 70 o C atau sekitar 113 o F hingga 158 o F. Kisaran titik leleh ini akan tergantung pada jenis serta kadar senyawa yang dimaksud.

2. Tidak Berbau

Senyawa ini secara umum juga tidak memiliki bau. Oleh sebab itu, sangat pas jika dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan produk tanpa aroma apapun.

3. Tidak Bisa Larut

Ya, senyawa ini merupakan senyawa yang tidak bisa larut di dalam air. Akan tetapi, kalau dalam pelarut organik tertentu misalnya mineral spirit atau benzena, senyawa ini akan larut dengan baik.

4. Reaktivitasnya Rendah

Sifat yang satu ini membuat senyawa yang dimaksud jadi lebih stabil sekaligus memperkecil kemungkinan untuk mengalami reaksi kimia, khususnya dalam kondisi normal.

5. Konduktivitas Rendah

Karakteristik selanjutnya ialah konduktivitas termalnya rendah. Dengan kata lain, senyawa ini bukanlah konduktor yang baik. Hal ini membuat senyawa yang dimaksud sangat bermanfaat dalam aplikasi yang memerlukan retensi panas, misalnya penghalang thermal.

6. Mudah Terbakar

Walaupun merupakan konduktor panas yang buruk, senyawa ini merupakan senyawa yang mudah terbakar khususnya ketika terkena api di ruangan yang terbuka. Hal ini membuat senyawa hidrokarbon tadi sangat pas dijadikan sumber bahan bakar pada lilin

7. Toksisitasnya Rendah

Senyawa ini dianggap mempunyai tingkat toksisitas yang rendah. Akan tetapi, jika terpapar oleh uap atau asapnya secara berlebihan akan menimbulkan iritasi pada kulit atau bahkan pada sistem pernafasan.

Apa yang Dimaksud dengan Parafin?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, ini adalah senyawa hidrokarbon. Namun biasanya memang mengacu pada suatu jenis zat lilin yang dibuat dari minyak mentah atau bumi. Bahan utama pembuatan senyawa ini tersusun dari hidrokarbon rantai panjang yang khususnya adalah alkana.

Senyawa ini biasa hadir dalam bentuk padat yang kemudian disebut dengan parafin lilin. Lilin ini bisa meleleh dalam suhu yang relatif rendah dan sesuai namanya, jenis yang satu ini lebih banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan lilin.

Tidak hanya untuk penerangan, lilin dari senyawa inipun biasa digunakan dalam industri yang memerlukan penyegelan dan pelapisan. Hal ini dikarenakan lilin yang dimaksud mampu menghasilkan lapisan yang kedap air pada saat diaplikasikan ke suatu permukaan.

Lilin ini juga bisa Sahabat temukan dalam produk kosmetik. Misalnya produk krim tangan dan lip balm karena sifatnya yang memang bisa menghasilkan efek pelembab sekaligus meningkatkan tekstur. Sampai di sini jelas parafin itu apa?

Metode Produksi Parafin

Seperti yang sudah disebutkan di atas, parafin berasal dari minyak mentah atau minyak bumi. Minyak bumi ini akan disuling sehingga mengalami distilasi fraksional. Minyak tadi akan dipanaskan kemudian dipisahkan sehingga terpisah menjadi sejumlah fraksi dengan berdasarkan titik didihnya.

Nah, senyawa ini didapatkan sebagai salah satu fraksi dari berlangsungnya proses tersebut. Untuk proses lebih lanjut akan menghilangkan kotoran seperti bau, pewarna, dan minyak dari senyawa yang dimaksud.

Proses ini akan membuat kemurnian dan kualitas senyawa jadi meningkat sehingga kemudian bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Bukan hanya itu saja, lilin parafin terbuat dari gas alam. Tetapi kali ini melalui suatu proses yang dinamakan dengan sintesis Fischer-Tropsch.

Pada saat pertama kali ditemukan, pembuatan senyawa ini relatif tinggi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, sumber-sumber yang baru dan metode pemurnian yang biaya lebih murah ditemukan, proses pembuatannya pun lebih rendah harganya.

Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan

Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.

Bahan lunak alami

adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.

Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.

Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.

Bahan lunak buatan

adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.

Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.

Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.


Tags: kerajinan bahan produk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia