... Panduan Kreatif: 5 Ide Kerajinan DIY dari Cangkang Kerang untuk Pemanfaatan yang Berharga

"Pemanfaatan Cangkang Kerang - Kreativitas Menghasilkan Nilai Baru"

4 Limbah tulang sapi

Tulang sapi merupakan salah satu bagian dari tubuh ternak sapi. Umumnya, dimanfaatkan sebagai bahan olahan kuliner yang lezat seperti sup iga atau kaldu. Padahal tulang sapi dapat juga diolah menjadi beragam barang yang berguna dan berseni.

Tulang sapi juga mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan tulang hewan lainnya, antara lain :

  • Strukturnya lebih kuat sehingga tidak mudah keropos seperti tulang kuda
  • Ukurannya relatif lebih panjang dibandingkan tulang kerbau
  • Mudah didapat

Bahan dan alat

Berikut alat dan bahan serta cara pembuatan produk kerajinan hiasan meja hasil pemanfaatan bahan limbah dari tulang sapi.

Alat :

Bahan :

  1. Sapi
  2. Cat air
  3. Hiasan bunga
  4. Hiasan daun
  5. Kawat kecil
  6. Batu kecil
  7. Papan kecil
  8. Stick es krim
  9. Hiasan kupu-kupu
  • Bersihkan rahang sapi dan cat warna kecoklatan
  • Rekatkan dengan tali
  • Hiasi dengan kawat kecil yang dicat
  • Tambahkan hiasan sesuai selera
  • Buat alas persegi dengan menggunakan papan tipis
  • Papan bisa di cat warna hitam
  • Cat tulang dengan warna orange dan batu dengan warna hijau
  • Gabungkan alas, benda yang sudah dibuat dan batu serta tulang lain dengan lem atau perekat
  • Buat hiasan pagar sekitar dengan stick es krim yang sudah diwarnai

Abstrak

Artikel ini menjelaskan potensi dan pemanfaatan limbah cangkang kerang dengan pelatihan 3P (Pembersihan, Pembuatan, dan Penjualan) sebagai alternatif pembuatan aneka kerajinan dekoratif. Limbah cangkang kerang yang selama ini diabaikan, ternyata memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam berbagai industri. Artikel ini berfokus pada langkah-langkah praktis dalam mengintegrasikan konsep 3P dalam pengelolaan limbah ini. Selain mengurangi limbah cangkang kerang, cangkang kerang juga dapat meningkatkan perekonomian karena memiliki nilai estetika dan nilai ekonomis. Pada tahap Pembersihan, dilakukan upaya pembersihan dan pemilahan cangkang kerang dari material lain. Langkah ini penting dilakukan untuk menjamin kualitas bahan baku yang dihasilkan. Selanjutnya, pada tahap pembuatan, kerang-kerang tersebut memasuki proses perakitan untuk menghasilkan produk kerajinan. Tahap terakhir adalah menjual produk kerang secara online dan e-commerce. Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah ibu-ibu PKK di Desa Banjar Kemuning.

Abubakar, S., Kadir, M. A., Serosero, R. H., Subur, R., Widiyanti, S. E., Susanto, A. N., Rina, & Asrining, R. T. (2021). Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Untuk Produk Kerajinan Tangan Masyarakat Pesisir. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 42–49.

Abubakar, S., Kadir, M. A., Wibowo, E. S., Subur, R., Susanto, A. N., Rina, Sunarti, Abubakar, Y., Sabar, M., Widiyanti, S. E., & Salim, F. D. (2022). Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sebagai Cenderamata Wisata di Keluruhan Tobololo Kota Ternate. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 39–48.

Agustini, T. W., Fahmi, A. S., Widowati, I., & Sarwono, A. (2011). Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Simping (Amusium Pleuronectes) dalam Pembuatan Cookies Kaya Kalsium. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 14(1).

Islamiyah, S. Al, Azis, R., & Engelen, A. (2021). Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Menjadi Cinderamata. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 7(1), 1–3.

5 Limbah keras Organik yang Menjadi Bahan Kerajinan

Beberapa kerajinan dari bahan limbah keras organik di bawah ini merupakan contoh dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan baru. Berikut beberapa bahan limbah keras organik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan.

Pohon kelapa selain dikenal karena fungsi serta kegunaan yang beragam, juga digemari karena memiliki karakter yang khas, kekhasan karakter itulah yang kemudian banyak dimanfaatkan berbagai pihak untuk meciptakan berbagai pihak untuk menciptkan berbagai kerajinan yang bernilai jual tinggi, salah satu bagian dari pohon kelapa yang memiliki karakter yang khas adalah batok atau tempurung kelapa.

Kendati dianggap limbah oleh sebagian orang, namun batok kelapa bisa diolah menjadi aneka jenis aksesoris kerajinan yang unik, gantunga kunci, tas, hingga lampu duduk merupakan beberapa aksesoris produk kerajinan batok kelapa yang unik dan berkarakter.

Selain keunikan yang dimilikinya aksesoris batok kelapa juga dikenal awet serta memiliki lapisan luar yang mengkilap, sehingga secara kualitas aksesoris dari batok kelapa tidak kalah dengan aksesoris-aksesoris yang ada dipasaran.

Benda-benda kerajinan batok kelapa yang banyak dibuat orang antara lain adalah :

  • Perabotan rumah tangga, seperti sendok sayur, gayung air, tempat minum, piring, asbak rokok, dan lain-lain.
  • Aksesoris, seperti pin, kalung, gelang, ikat pinggang, gura, miniatur kendaraan, topeng, ukiran, dan lain-lain.

Hasil kerajinan dari batok kelapa peralatan dan bahan yang digunakan adalah.

  • Pilihlah batok kelapa yang benar-benar tua dan kering (biasanya pada bagian potongannya mempunyai warna yang hitam)
  • Siapkan alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk mengolah batok kelapa tersebut, seperti gergaji, pecahan kaca, pisau, amplas, daun pisang kering, lem kayu, cat pernis, atau yang lainnya.

Limbah sisik ikan

Indonesia adalah negara maritim yang dua pertiga wilayahnya terdiri atas perairan. Inilah yang membuat produksi ikan negara kita melimpah. Beberapa tahun lalu, menurut Kementerian kelautan dan perikanan, produksi olahan ikan Indonesia mencapai 4,58 juta ton dan sudah tercapai menjadi 4,8 ton.

Dari jumlah ikan sebanyak itu, semuanya pasti memiliki sisik. Sementara daging ikannya dikonsumsi manusia, sisik-sisiknya hanya memenuhi tempat pembuangan sampah. Tidak hanya mencemari lingkungan, sisik-sisik yang dibairkan membusuk juga isa mengganggu kesehatan.

Padahal sebenarnya, limbah itu bisa menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi tinggi jika kita bisa mengolahnya. Sisik-sisik ini bisa dijadikan sebagai bahan utama pembuatan aksesori yang cantik dan menarik seperti anting-anting, cincin, kalung, bros, dan gelang.

Limbah dari sisik ikan, bisa menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis tinggi jika dapat mengolahnya. Setiap ikan menghasilkan sisik yang berbeda ukuran dan ketebalannya. Sisik ikan kakap lebih sering dapat digunakan sebagai produk kerajinan karena sisiknya ini lebih terlihat kokoh, tebal, dan besar jika dibandingkan sisik ikan mas atau ikan mujair.

Cara mengolah sisik ikan

Berikut ini adalah cara mengolah sisik ikan agar dapat dipakai menjadi bahan baku produk kerajinan.

  1. sisik-sisik ikan direndam selama 2 jam dengan air deterjen dan bilaslah dengan air bersih selama 3 kali hingga benar-benar bersih dari detergen.
  2. Rendam kembali sisik-sisik ikan dengan campuran air jeruk nipis dan air selama 2 jam, agar bau amisnya dapat hilang.
  3. Pisahkan sisik ikan sesuai ukuran dan ketebalan dan di tiriskan dengan saringan.
  4. Memberi warna pada sisik-sisik ikan diperlukan kehati-hatian. Rebuslah air hingga hangat dengan ditambahkan larutan benzoat sebagai pengawet.
  5. Masukkan pewarna wantex atau cat tekstil pada panci dan masukan pula sisik-sisik ikannya. Perlu diperhatikan jangan sampai air menajdi mendidih, karena sisik ikan akan menjadi matang dan menempel satu sama lain.
  6. Matikan kompor dan biarkan sisik-sisik ikan itu terendam zat warna selama 20 menit.
  7. Tiriskan sisik-sisik kan dan keringkan dengan cara diangin-anginkan, agar permukaan tidak melengkung.

Abstrak

The shellfish craft business is not only profitable for business actors, but also provides other benefits, including opening up employment opportunities for the community, increasing community creativity due to growing market demand and maintaining the product as a quality work of art. The output targets are household equipment (tissue boxes), interior accessories (wind chimes, door/window curtains) and souvenirs (key chains, brooches). Implementation methods include counseling, demonstration, training and coaching in the development of shellfish waste as a business opportunity. The training activity was successful because the enthusiasm of the participants was so great in pursuing the art of shellfish craft. Various forms of products and models produced are very varied. The products produced are tissue boxes, wind chimes, door/window curtains, key chains and brooches. The formation of a craft group “Creative Kastil†in the context of the sustainability of training activities.

Dewi, D. A. N. N. 2010. Analisis Bioekonomi Untuk Pengelolaan Sumber Daya Kerang Simping (Amusium pleuronectes) Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Erwin, T. 2013. Pengaruh modal sosial terhadap perilaku kewirausahaan, Suatu studi pada

pelaku usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Kabaruan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Jurnal Acta Diurna, 2(2), 1-10.

Fitri, N. L. E dan Rusmini. 2017. Karakterisasi Kitosan dari Limbah Kulit Kerang Simping (Amusium pleuronectes). UNESA Journal of Chemistry.

Fitri, N. L. E. dan Rusmini. (2017). Karakterisasi Kitosan dari Limbah Kulit Kerang Simping (Amusium pleuronectes). UNESA Journal of Chemistry.

Hardjanto, K. 2020. Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang Sebagai Sumber Ekonomi Rumah Tangga: Studi Kasus di Sabila Craft, Kota Magelang. Buletin Ilmiah “MARINA†Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 6 (2) : 125-132.

Mohamad, I., I. Sudana dan Hasdiana. 2020. Pengembangan Seni Kerajinan Kerang Di Desa Modelomo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Laporan Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.


Tags: kerajinan sebagai manfaat nilai

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia