... Panduan Kreatif: 5 Ide Kerajinan DIY dari Cangkang Kerang untuk Pemanfaatan yang Berharga

"Pemanfaatan Cangkang Kerang - Kreativitas Menghasilkan Nilai Baru"

5 Limbah keras Organik yang Menjadi Bahan Kerajinan

Beberapa kerajinan dari bahan limbah keras organik di bawah ini merupakan contoh dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan baru. Berikut beberapa bahan limbah keras organik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan.

Pohon kelapa selain dikenal karena fungsi serta kegunaan yang beragam, juga digemari karena memiliki karakter yang khas, kekhasan karakter itulah yang kemudian banyak dimanfaatkan berbagai pihak untuk meciptakan berbagai pihak untuk menciptkan berbagai kerajinan yang bernilai jual tinggi, salah satu bagian dari pohon kelapa yang memiliki karakter yang khas adalah batok atau tempurung kelapa.

Kendati dianggap limbah oleh sebagian orang, namun batok kelapa bisa diolah menjadi aneka jenis aksesoris kerajinan yang unik, gantunga kunci, tas, hingga lampu duduk merupakan beberapa aksesoris produk kerajinan batok kelapa yang unik dan berkarakter.

Selain keunikan yang dimilikinya aksesoris batok kelapa juga dikenal awet serta memiliki lapisan luar yang mengkilap, sehingga secara kualitas aksesoris dari batok kelapa tidak kalah dengan aksesoris-aksesoris yang ada dipasaran.

Benda-benda kerajinan batok kelapa yang banyak dibuat orang antara lain adalah :

  • Perabotan rumah tangga, seperti sendok sayur, gayung air, tempat minum, piring, asbak rokok, dan lain-lain.
  • Aksesoris, seperti pin, kalung, gelang, ikat pinggang, gura, miniatur kendaraan, topeng, ukiran, dan lain-lain.

Hasil kerajinan dari batok kelapa peralatan dan bahan yang digunakan adalah.

  • Pilihlah batok kelapa yang benar-benar tua dan kering (biasanya pada bagian potongannya mempunyai warna yang hitam)
  • Siapkan alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk mengolah batok kelapa tersebut, seperti gergaji, pecahan kaca, pisau, amplas, daun pisang kering, lem kayu, cat pernis, atau yang lainnya.

Abstrak

The shellfish craft business is not only profitable for business actors, but also provides other benefits, including opening up employment opportunities for the community, increasing community creativity due to growing market demand and maintaining the product as a quality work of art. The output targets are household equipment (tissue boxes), interior accessories (wind chimes, door/window curtains) and souvenirs (key chains, brooches). Implementation methods include counseling, demonstration, training and coaching in the development of shellfish waste as a business opportunity. The training activity was successful because the enthusiasm of the participants was so great in pursuing the art of shellfish craft. Various forms of products and models produced are very varied. The products produced are tissue boxes, wind chimes, door/window curtains, key chains and brooches. The formation of a craft group “Creative Kastil†in the context of the sustainability of training activities.

Dewi, D. A. N. N. 2010. Analisis Bioekonomi Untuk Pengelolaan Sumber Daya Kerang Simping (Amusium pleuronectes) Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Erwin, T. 2013. Pengaruh modal sosial terhadap perilaku kewirausahaan, Suatu studi pada

pelaku usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Kabaruan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Jurnal Acta Diurna, 2(2), 1-10.

Fitri, N. L. E dan Rusmini. 2017. Karakterisasi Kitosan dari Limbah Kulit Kerang Simping (Amusium pleuronectes). UNESA Journal of Chemistry.

Fitri, N. L. E. dan Rusmini. (2017). Karakterisasi Kitosan dari Limbah Kulit Kerang Simping (Amusium pleuronectes). UNESA Journal of Chemistry.

Hardjanto, K. 2020. Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang Sebagai Sumber Ekonomi Rumah Tangga: Studi Kasus di Sabila Craft, Kota Magelang. Buletin Ilmiah “MARINA†Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 6 (2) : 125-132.

Mohamad, I., I. Sudana dan Hasdiana. 2020. Pengembangan Seni Kerajinan Kerang Di Desa Modelomo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Laporan Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.

Ari Welianto (2021), kerajian-dari-limbah-cangkang-kerang. https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/09/100000669/ kerajian-dari-limbah-cangkang-kerang ?page=all

Syifa Saputra, dkk (20200, Buku Pengelolaan Wilayah Pesisir yang Terpadu untuk Ketahanan Nasional, url:https://www.pinhome.id/blog/kerajinan-dari-kerang/

Khairuddin Tampubolon, dkk (2021), Penyuluhan Tentang Mengenal Mesin Pompa Air dan Cara Perawatannya di Serikat Tolong Menolong Nurul Iman (STMNI) Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, J-LAS (Journal Liaison Academia and Society),V.1,No.2,(1-8).

Khairuddin Tampubolon, dkk (2022), Sosialisasi Protokol Kesehatan dalam Upaya Tindakan Preventif di Lokasi Wisata Theme Park Pantai Cermin, J-LAS (Journal Liaison Academia and Society), Url: https://j-las.lemkomindo.org/index.php/J-LAS/article/view/247/408.

Tampubolon, K., & Sibuea, N. (2022). Peran Perilaku Guru dalam Menciptakan Disiplin Siswa. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 2(4), 1-7.

Limbah sisik ikan

Indonesia adalah negara maritim yang dua pertiga wilayahnya terdiri atas perairan. Inilah yang membuat produksi ikan negara kita melimpah. Beberapa tahun lalu, menurut Kementerian kelautan dan perikanan, produksi olahan ikan Indonesia mencapai 4,58 juta ton dan sudah tercapai menjadi 4,8 ton.

Dari jumlah ikan sebanyak itu, semuanya pasti memiliki sisik. Sementara daging ikannya dikonsumsi manusia, sisik-sisiknya hanya memenuhi tempat pembuangan sampah. Tidak hanya mencemari lingkungan, sisik-sisik yang dibairkan membusuk juga isa mengganggu kesehatan.

Padahal sebenarnya, limbah itu bisa menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi tinggi jika kita bisa mengolahnya. Sisik-sisik ini bisa dijadikan sebagai bahan utama pembuatan aksesori yang cantik dan menarik seperti anting-anting, cincin, kalung, bros, dan gelang.

Limbah dari sisik ikan, bisa menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis tinggi jika dapat mengolahnya. Setiap ikan menghasilkan sisik yang berbeda ukuran dan ketebalannya. Sisik ikan kakap lebih sering dapat digunakan sebagai produk kerajinan karena sisiknya ini lebih terlihat kokoh, tebal, dan besar jika dibandingkan sisik ikan mas atau ikan mujair.

Cara mengolah sisik ikan

Berikut ini adalah cara mengolah sisik ikan agar dapat dipakai menjadi bahan baku produk kerajinan.

  1. sisik-sisik ikan direndam selama 2 jam dengan air deterjen dan bilaslah dengan air bersih selama 3 kali hingga benar-benar bersih dari detergen.
  2. Rendam kembali sisik-sisik ikan dengan campuran air jeruk nipis dan air selama 2 jam, agar bau amisnya dapat hilang.
  3. Pisahkan sisik ikan sesuai ukuran dan ketebalan dan di tiriskan dengan saringan.
  4. Memberi warna pada sisik-sisik ikan diperlukan kehati-hatian. Rebuslah air hingga hangat dengan ditambahkan larutan benzoat sebagai pengawet.
  5. Masukkan pewarna wantex atau cat tekstil pada panci dan masukan pula sisik-sisik ikannya. Perlu diperhatikan jangan sampai air menajdi mendidih, karena sisik ikan akan menjadi matang dan menempel satu sama lain.
  6. Matikan kompor dan biarkan sisik-sisik ikan itu terendam zat warna selama 20 menit.
  7. Tiriskan sisik-sisik kan dan keringkan dengan cara diangin-anginkan, agar permukaan tidak melengkung.

Limbah tulang ikan

Limbah tulang ikan ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan yang cukup unik dan artistik. Produk kerajinan dari tulang ikan masih tergolong langka, sehingga sangat berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Masyarakat yang tinggal di dekat perairan laut, pantai atau pasar memperoleh limbah tulang ikan dan tidak perlu mengeluarkan banyak dana untuk mendapatkan bahan baku kerajinan ini. Pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi produk kerajinan memiliki nilai lebih di bidang ekonomi.

Sekarang ini orang sudah mulai menyenangi produk kerajinan yang berasal dari bahan tulang ikan, karena unuk berseni, menarik, dan juga ramah lingkungan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa peluang usaha dari limbah tulang ikan dapat menguntungkan.

Setiap bagian tulang ikan memiliki keunikan masing-masing. Semuanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah tulang bagian kepala, sirip, tulang bagian tengah, tulang ekor, dan masih banyak lagi.


Tags: kerajinan sebagai manfaat nilai

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia