... Panduan Kreatif: 5 Ide Kerajinan DIY dari Cangkang Kerang untuk Pemanfaatan yang Berharga

"Pemanfaatan Cangkang Kerang - Kreativitas Menghasilkan Nilai Baru"

Ari Welianto (2021), kerajian-dari-limbah-cangkang-kerang. https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/09/100000669/ kerajian-dari-limbah-cangkang-kerang ?page=all

Syifa Saputra, dkk (20200, Buku Pengelolaan Wilayah Pesisir yang Terpadu untuk Ketahanan Nasional, url:https://www.pinhome.id/blog/kerajinan-dari-kerang/

Khairuddin Tampubolon, dkk (2021), Penyuluhan Tentang Mengenal Mesin Pompa Air dan Cara Perawatannya di Serikat Tolong Menolong Nurul Iman (STMNI) Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas, J-LAS (Journal Liaison Academia and Society),V.1,No.2,(1-8).

Khairuddin Tampubolon, dkk (2022), Sosialisasi Protokol Kesehatan dalam Upaya Tindakan Preventif di Lokasi Wisata Theme Park Pantai Cermin, J-LAS (Journal Liaison Academia and Society), Url: https://j-las.lemkomindo.org/index.php/J-LAS/article/view/247/408.

Tampubolon, K., & Sibuea, N. (2022). Peran Perilaku Guru dalam Menciptakan Disiplin Siswa. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 2(4), 1-7.

Kerajinan kekerangan merupakan usaha sektor kelautan dan perikanan yang menghasilkan produk bernilai ekonomis tinggi dengan bahan baku dari limbah cangkang kerang. Produk kerajinan kekerangan tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga banyak diekspor ke mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kerajinan kekerangan di “Sabila Craft” Kota Magelang, menganalisis biaya dan pendapatan usaha kerajinan serta strategi pemasaran produk. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa, bahan baku kerajinan kekerangan yang digunakan “Sabila Craft” adalah kerang simping, yang diperoleh dari daerah pantai utara Jawa. Jumlah kebutuhan bahan baku sekitar 6.500kg perbulan, yang mampu menghasilkan 3.200 – 3.500 buah produk. Biaya produksi rata-rata Rp3.700.000,00 perbulan. Pendapatan yang diperoleh dari usaha kerajinan kekerangan sebesar Rp26.400.000,00 − Rp28.600.000,00 perbulan. Produk kekerangan di “Sabila Craft” dipasarkan secara domestik dan ekspor. Namun demikian, usaha ini masih membutuhkan kemudahan mendapatkan bahan baku dan dukungan fasilitas pemasaran produk.

Title: Utilization of Shellfish Waste as a Source of Household Economy: A Case Study in Sabila Craft, Magelang City

4 Limbah tulang sapi

Tulang sapi merupakan salah satu bagian dari tubuh ternak sapi. Umumnya, dimanfaatkan sebagai bahan olahan kuliner yang lezat seperti sup iga atau kaldu. Padahal tulang sapi dapat juga diolah menjadi beragam barang yang berguna dan berseni.

Tulang sapi juga mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan tulang hewan lainnya, antara lain :

  • Strukturnya lebih kuat sehingga tidak mudah keropos seperti tulang kuda
  • Ukurannya relatif lebih panjang dibandingkan tulang kerbau
  • Mudah didapat

Bahan dan alat

Berikut alat dan bahan serta cara pembuatan produk kerajinan hiasan meja hasil pemanfaatan bahan limbah dari tulang sapi.

Alat :

Bahan :

  1. Sapi
  2. Cat air
  3. Hiasan bunga
  4. Hiasan daun
  5. Kawat kecil
  6. Batu kecil
  7. Papan kecil
  8. Stick es krim
  9. Hiasan kupu-kupu
  • Bersihkan rahang sapi dan cat warna kecoklatan
  • Rekatkan dengan tali
  • Hiasi dengan kawat kecil yang dicat
  • Tambahkan hiasan sesuai selera
  • Buat alas persegi dengan menggunakan papan tipis
  • Papan bisa di cat warna hitam
  • Cat tulang dengan warna orange dan batu dengan warna hijau
  • Gabungkan alas, benda yang sudah dibuat dan batu serta tulang lain dengan lem atau perekat
  • Buat hiasan pagar sekitar dengan stick es krim yang sudah diwarnai

Abstrak

The shellfish craft business is not only profitable for business actors, but also provides other benefits, including opening up employment opportunities for the community, increasing community creativity due to growing market demand and maintaining the product as a quality work of art. The output targets are household equipment (tissue boxes), interior accessories (wind chimes, door/window curtains) and souvenirs (key chains, brooches). Implementation methods include counseling, demonstration, training and coaching in the development of shellfish waste as a business opportunity. The training activity was successful because the enthusiasm of the participants was so great in pursuing the art of shellfish craft. Various forms of products and models produced are very varied. The products produced are tissue boxes, wind chimes, door/window curtains, key chains and brooches. The formation of a craft group “Creative Kastil†in the context of the sustainability of training activities.

Dewi, D. A. N. N. 2010. Analisis Bioekonomi Untuk Pengelolaan Sumber Daya Kerang Simping (Amusium pleuronectes) Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Erwin, T. 2013. Pengaruh modal sosial terhadap perilaku kewirausahaan, Suatu studi pada

pelaku usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Kabaruan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Jurnal Acta Diurna, 2(2), 1-10.

Fitri, N. L. E dan Rusmini. 2017. Karakterisasi Kitosan dari Limbah Kulit Kerang Simping (Amusium pleuronectes). UNESA Journal of Chemistry.

Fitri, N. L. E. dan Rusmini. (2017). Karakterisasi Kitosan dari Limbah Kulit Kerang Simping (Amusium pleuronectes). UNESA Journal of Chemistry.

Hardjanto, K. 2020. Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang Sebagai Sumber Ekonomi Rumah Tangga: Studi Kasus di Sabila Craft, Kota Magelang. Buletin Ilmiah “MARINA†Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 6 (2) : 125-132.

Mohamad, I., I. Sudana dan Hasdiana. 2020. Pengembangan Seni Kerajinan Kerang Di Desa Modelomo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Laporan Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.

Limbah tulang ikan

Limbah tulang ikan ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan yang cukup unik dan artistik. Produk kerajinan dari tulang ikan masih tergolong langka, sehingga sangat berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Masyarakat yang tinggal di dekat perairan laut, pantai atau pasar memperoleh limbah tulang ikan dan tidak perlu mengeluarkan banyak dana untuk mendapatkan bahan baku kerajinan ini. Pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi produk kerajinan memiliki nilai lebih di bidang ekonomi.

Sekarang ini orang sudah mulai menyenangi produk kerajinan yang berasal dari bahan tulang ikan, karena unuk berseni, menarik, dan juga ramah lingkungan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa peluang usaha dari limbah tulang ikan dapat menguntungkan.

Setiap bagian tulang ikan memiliki keunikan masing-masing. Semuanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar kerajinan. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah tulang bagian kepala, sirip, tulang bagian tengah, tulang ekor, dan masih banyak lagi.


Tags: kerajinan sebagai manfaat nilai

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia