Pemintalan Benang - Seni dan Keterampilan dalam Kerajinan Menjahit
Mengenal kapas
Kapas merupakan tumbuhan yang memiliki bunga atau biji di ujung tangkainya, yang mana terdapat serat halus berwarna putih. Kapas sendiri termasuk tumbhan gossypium yang sering tumbuh di dataran yang memiliki 4 musim.
Namun kapas juga bisa tumbuh di daerah tropis seperti di Indonesia.
Kapas di Indonesia berawal dari zaman penjajahan Belanda yang membawa tanaman kapas untuk di uji cobakan di tanam di wilayah Indonesia.
Kapas dengan serat putih bersih yang akan di pilih untuk di jadikan bahan baku produksi seperti benang atau pakaian. Pakaian bagi manusia merupakan salah satu kebutuhan primer yang menutupi tubuh.
Jenis pemintalan benang
Pemintalan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, namun semuanya memiliki tujuan yang sama: mengubah serat menjadi benang. Beberapa jenis pemintalan lebih populer dibandingkan yang lain, namun masing-masing memiliki manfaat tersendiri.
Wol dan kapas adalah dua bentuk pemintalan yang paling umum. Proses mengubah wol mentah menjadi benang disebut pemintalan. Benang umumnya tebal dan berat karena dipintal dengan roda pemintal. Pemintalan kapas adalah transformasi kapas mentah menjadi benang. Benangnya umumnya tipis dan ringan, dan dipintal dengan roda pemintal atau pemintal jenny.
Ada juga gaya pemintalan tambahan yang kurang umum namun memiliki kelebihan tersendiri. Proses mengubah sutera mentah menjadi benang disebut pemintalan sutera. Benang umumnya sangat tipis dan halus karena dipintal dengan roda pemintal. Proses pemintalan rami mentah menjadi benang disebut pemintalan rami. Benang umumnya sangat halus dan kuat karena dipintal dengan roda pemintal. Ada juga pemintalan serat kimia seperti pemintalan basah dan pemintalan leleh, yang akan diperkenalkan di masa mendatang.
4 Macam Macam Benang Berdasarkan Proses Pembuatannya
Terdapat 4 macam benang berdasarkan proses pembuatannya . Pertama adalah benang carded. Benang carded adalah benang yang hanya membutuhkan biaya produksi rendah dan menghasilkan benang yang sedikit kusut (fuzzy). Biasanya benang carded menggunakan bahan dari serat katun, serat tumbuhan, bulu binatang atau wol, dan benang sintetis.
Benang carded identik dengan sifatnya yang dapat menyusut dan teksturnya yang tidak begitu halus. Jenis yang kedua adalah benang combed. Benang combed memerlukan biaya yang lebih mahal karena menghasilkan benang yang halus dan lembut.
Proses pembuatan benang carded juga digunakan pada saat membuat benang combed, maka waktu yang diperlukan untuk membuat benang combed lebih lama. Umumnya benang combed hanya menggunakan serat kapas dan serat lainnya yang sudah melewati tahap carded atau carding. Benang combed identik dengan teksturnya yang lembut dan halus, sehingga lebih nyaman digunakan. Jenis yang ketiga adalah benang woolen.
Benang woolen menggunakan serat yang sudah melewati proses carding dan serat lainnya. Benang woolen identik dengan benang yang besar dan tidak teratur, berbulu, dan lembut. Jenis yang terakhir adalah benang worsted.
Benang worsted adalah benang yang menggunakan benang wol yang sudah melewati proses combed. Benang worsted identik dengan tampilannya yang sedikit berbulu, memiliki tekstur halus, dan padat.
Pengaruh berbagai metode pemintalan pada sifat benang
Terdapat perbedaan pengaruh berbagai proses pemintalan serat stapel terhadap sifat fisik dan penampilan benang, dan bahkan pada karakteristik produk akhir.
Metode pemintalan berbeda pada struktur benang, struktur benang serat stapel berbeda dengan filamen. Yang pertama adalah susunan serat pada bagian luar dan dalam benang. Struktur luar meliputi kenampakan dan struktur permukaan benang. Struktur luar meliputi kenampakan dan struktur permukaan benang, seperti susunan serat pada permukaan benang, bulu benang, koefisien gesekan benang, ciri-ciri benang, ketahanan abrasi benang dan karakteristik permukaan lainnya.
Struktur internal benang terutama terdiri dari seluruh penampang serat pada badan benang dan susunan memanjang benang. Orientasi serat, pemanjangan, perpindahan dan struktur internal puntiran meliputi kekuatan benang, tingkat pencampuran serat, kekuatan lentur, kompresibilitas, dan ketahanan (kecenderungan untuk terikat).
Penjelasan mengenai pengertian struktur di atas belum tentu lengkap tetapi memberikan kompleksitas pada sifat-sifat benang.
Tags: benang adalah pemintalan