... Pengertian Kerajinan Bahan Lunak Alam: Panduan Lengkap DIY untuk Hobi Sulaman dan Rajut

Pengertian Kerajinan dari Bahan Lunak Alam dalam Konteks Keterampilan Jahit dan DIY

Bahan lunak alam

Dilansir dari Buku Saku Prakarya (2019) oleh Retno Murti, tempat asal bahan lunak alam adalah di alam, seperti tanah liat, pasir, serat daun, bunga, kulit pohon, dan kulit hewan. Cara pengolahan bahan lunak alam tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.

Contoh kerajinan bahan lunak alami

Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat memiliki karakteristik:

  1. Sulit menyerap air sehingga lahan tanah liat primer tidak cocok dijadikan sebagai lahan pertanian.
  2. Tekstur tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan kuat menyatu antara butiran tanahnya.
  3. Dalam keadaan kering, butiran tanah akan terpecah dengan halus.
  4. Merupakan bahan baku pembuatan tembikar dan kerajinan tangan lainnya. Dalam pembuatannya harus dibakar di atas suhu 1.000 derajat selsius.

Beberapa contoh kerajinan dari tanah liat yaitu tembikar, guci, piring, perlengkapan makan atau dapur, dan masih banyak lainnya.

Bahan lunak alami juga dapat berasal dari kulit hewan. Jenis kulit yang sering digunakan adalah sapi, ular, domba, dan harimau.

Untuk pewarnaan kerajinan bahan lunak alami dari kulit hewan biasanya mengikuti dari kulit hewan itu sendiri. Dapat juga dilakukan finishing dengan pewarnaan sesuai permintaan.

Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari kulit adalah tas, dompet, ikat pinggang, sepatu, dan lain-lain.

Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari serat tanaman seperti hiasan dinding, perkakas rumah tangga, peralatan dapur, maupun fashion yang keren.

Teknik Pembuatan Karya Seni Dari Bahan Alam

Dalam proses pembuatan berbagai kerajinan tangan, penggunaan teknik-teknik tertentu menjadi hal yang penting. Teknik yang diterapkan juga harus disesuaikan dengan media atau bahan yang digunakan untuk menciptakan kerajinan tersebut. Di bawah ini, kami mencantumkan beberapa jenis teknik yang dapat digunakan:

1. Teknik Ukir

Salah satu teknik yang sangat populer dalam pembuatan kerajinan adalah teknik ukir. Teknik ini melibatkan proses mencungkil, menggores, dan mengukir langsung pada bahan tertentu untuk membentuk pola atau desain yang diinginkan. Biasanya, teknik ukir digunakan pada bahan-bahan keras seperti kayu dan batu. Pengrajin menggunakan berbagai jenis peralatan seperti pisau ukir, gergaji, dan pahat untuk menghasilkan detail yang halus dan presisi dalam kerajinan mereka. Teknik ini memungkinkan pengrajin untuk menciptakan karya seni yang rumit dan menarik.

Baca Juga : √ Harga Kayu Merbau Semua Ukuran Terbaru yang Paling Tepat

2. Teknik Anyam

Teknik anyam adalah cara lain yang digunakan dalam pembuatan karya seni. Teknik ini melibatkan penggabungan atau penyilangan bahan anyaman untuk membentuk pola atau struktur tertentu. Biasanya, teknik ini digunakan pada bahan alam seperti rotan, daun pkaliann, dan bambu. Pengrajin menggunakan keterampilan anyaman mereka untuk menciptakan berbagai macam produk, seperti keranjang, tas, dan hiasan dinding. Teknik anyam memungkinkan pengrajin untuk menghasilkan kerajinan yang kokoh dan tahan lama.

3. Teknik Pahat

Selain teknik ukir, teknik pahat juga digunakan dalam pembuatan karya seni. Teknik ini melibatkan proses mengurangi bahan sedikit demi sedikit untuk membentuk bentuk atau patung yang diinginkan. Teknik pahat dapat digunakan pada berbagai jenis media, termasuk kayu, batu, dan tanah liat. Pengrajin menggunakan berbagai macam alat, seperti pahat dan gergaji, untuk menciptakan karya seni yang memiliki detail yang rumit dan tampilan yang unik.


Tags: kerajinan bahan pengertian

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia