... Pengertian Kerajinan Pasar Lokal: Panduan Lengkap & Ide DIY

Seni dan Makna di Balik Kerajinan Pasar Lokal - Memahami Esensi dalam Dunia Sulaman dan DIY

Apa yang Dimaksud dengan Kerajinan Pasar Lokal?

Contoh Kerajinan Pasar Lokal dari Baha Rotan dan Bambu (Credit: Freepik.com)

Mengutip dari Modul Pembelajaran SMA: Prakarya dan Kewirausahaan (2020), kerajinan pasar lokal adalah pasar yang hanya ada satu atau berada di wilayah tertentu saja. Contohnya saja, kerajinan ukir kayu di Jepara.

Selain itu, kerajinan pasar lokal juga bisa disebut sebagai produk kerajinan yang dibuat/ diproduksi dengan memanfaatkan potensi dan sumberdaya sekitar, serta dipasarkan di pasar lokal. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk dipasarkan juga ke pasar internasional.

Biasanya, kerajinan pasar lokal memiliki beberapa karakteristik berikut:

  • Menggunakan bahan baku lokal yang mudah didapat di sekitar pengrajin.
  • Memiliki motif dan desain yang khas dari daerah asal, mencerminkan budaya dan tradisi setempat.
  • Dibuat dengan cara tradisional dan turun-temurun, menggunakan peralatan dan teknik yang sederhana.
  • Dipasarkan di pasar lokal, seperti pasar tradisional, toko souvenir, atau dijual langsung kepada konsumen di sekitar tempat tinggal pengrajin.

Strategi Menjadi Wirausaha di Pasar Lokal

Jika Anda tertarik untuk berkecimpung di pasar lokal, maka perlu menyusun strategi. Strategi menjadi wirausaha di pasar lokal sebenarnya cukup mudah, asalkan Anda memperhatikan langkah-langkahnya dengan seksama dan konsisten.

Berikut langkah-langkah menyusun strategi menjadi wirausaha di pasar lokal, yaitu:

1. Merencanakan Usaha Kerajinan

Merencanakan usaha kerajinan di pasar lokal adalah upaya untuk membangun pondasi kuat dalam memulai bisnis.

Perencanaan ini bertujuan agar bisnis Anda mampu berkembang sehingga dapat berhasil menjadi wirausaha sukses di pasar lokal.

Pastikan Anda merencanakannya dengan matang atas dasar pertimbangan riset untuk menemukan inovasi dan ide produk, termasuk mengamati permintaan serta kebiasaan masyarakat setempat.

2. Merancang Produksi Kerajinan

Adapun langkah pertamanya adalah dengan menemukan ide produk menggunakan teknik brainstorming.

3. Menghitung Harga Jual Produk

Dalam menghitung harga jual produk, Anda dapat menerapkan dua metode di bawah ini, yaitu

Variable Costing

Metode variable costing, yaitu memisahkan biaya produksi menggunakan variabel bahan baku, tenaga kerja, pemasaran, overhead variable, hingga pembiayaan tetap.

Full Costing

Metode full costing merupakan perhitungan semua keuntungan dengan unsur biaya produksi, mulai dari bahan baku hingga pembiayaan administrasi dan umum.

4. Menentukan Media Promosi

Dalam mengembangkan bisnis, perlu adanya strategi pemasaran agar produk dapat lebih dikenal masyarakat luas.

Media promosi ini dapat Anda pilih sesuai kemampuan dan kebutuhan, seperti menggunakan iklan online, poster, hingga video.

Itulah pengertian, contoh, dan strategi menjadi wirausaha di pasar lokal. Intinya, pasar lokal adalah tempat yang melayani kebutuhan produk di suatu daerah.

Ringkasan Buku Sekolah
Kelas 12 ( SMA / MA / SMK )
PRAKARYA
Bab I Wirausaha Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

Hukum ekonomi dasar menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara ketersediaan barang di pasar (supply) dengan permintaan pembeli (demand). Titik temu antara permintaan dan pengadaan adalah penetapan harga jual produk.

Ketersediaan barang yang melebihi permintaan pembeli akan menurunkan harga barang. Sebaliknya, ketersediaan barang yang lebih rendah daripada permintaan pembeli, dapat menyebabkan harga barang menjadi tinggi.

Rancangan produk terwujud melalui kegiatan wirausaha dengan didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan. Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal pula dengan sebutan 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja), dan Market (pasar).

Kegiatan wirausaha dapat dibagi menjadi tiga tahapan.

1) Pembentukan organisasi dan pembagian tugas

2) Menetapkan target dan strategi

3) Membuat jadwal kegiatan

4) Menetapkan biaya produksi dan harga jual, pembiayaan serta alur keuangan

1) Melakukan produksi

2) Melakukan Quality Control (QC)

3) Melakukan pengemasan

4) Melakukan promosi, penjualan, dan distribusi

1) Evaluasi kinerja dan keuangan

2) Penyusunan laporan evaluasi

Ringkasan Buku Sekolah

Latihan Soal dan Jawaban Bab 14 Menampilkan Level dan Pola Lantai pada Gerak Tari - Seni Budaya Kelas 7 SMP/MTS Soal 1: Apa yang dimaksud dengan level? Jawaban: Level adalah ketinggian badan penari saat melakukan gerak. Soal 2: Sebutkan tiga jenis level pada gerak tari! Jawaban: Tiga jenis level pada gerak tari adalah: Level tinggi: penari berdiri tegak dengan kedua kaki rapat atau dibuka selebar bahu. Level sedang: penari berdiri dengan lutut sedikit ditekuk atau badan direndahkan. Level rendah: penari duduk, jongkok, atau bahkan membungkuk. Soal 3: Mengapa level penting dalam gerak tari? Jawaban: Level penting dalam gerak tari karena dapat membuat penampilan tari tampak lebih dinamis dan menarik. Soal 4: Bagaimana cara menampilkan level tinggi dalam gerak tari? Jawaban: Cara menampilkan level tinggi dalam gerak tari adalah dengan berdiri tegak dengan kedua kaki rapat atau dibuka selebar bahu. Soal 5: Bagaimana cara menampilkan level sedang dalam gerak tari? Jawaban: Cara

Bab I Wirausaha Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal Kelas 12 ( SMA / MA / SMK ) PRAKARYA

Panduan Perencanaan Usaha Kerajinan Pasar Lokal

tentukan dulu produk apa yang akan dikembangkan, contohnya kain songket (Credit: Tribunnews.com)

Berikut panduan sederhana dalam merencanakan usaha kerajinan untuk pasar lokal:

1. Tentukan Produk Apa yang Akan Dikembangkan

Langkah pertama adalah menentukan produk apa yang akan diembangkan nantinya. Misalnya batik, anyaman bambu, ukiran kayu, dll.

Kemudian, tentukan juga apa keunikan produk Anda dengan produk kompetitor. Fokus pada apa yang membuat produk Anda unik, seperti motif, bahan, atau teknik khusus yang membedakan dari produk lain di pasar.

2. Lakukan Riset Pasar

Kemudian, lakukan riset pasar, mulai dari analisis permintaan untuk mengetahui produk kerajinan apa yang paling diminati di pasar lokal. Kemudian, mengenali kompetitor dengan mempelajari produk mereka, harga, serta strategi pemasaran yang mereka gunakan.

Terakhir adalah melakukan segmentasi pasar, segmentasi pasar ini dilakukan untuk mengidentifikasi segmen pasar yang ingin Anda targetkan, seperti wisatawan, penduduk lokal, atau kolektor seni.

3. Perencanaan Produk

Jika riset pasar sudah dilakukan, berikutnya adalah mulai proses perencanaan produk. Buat desain dan prototipenya terlebih dahulu untuk mendapatkan umpan balik dari calon konsumen.

Jangan lupa, tentukan standar kualitas untuk memastikan produk yang konsisten dan berkualitas tinggi. Contohnya, menetapkan berapa gram bahan baku A untuk 1 produk, dan sejenisnya.

4. Sumber Daya dan Bahan Baku

Berikutnya, adalah menemukan pemasok bahan baku yang dapat menyediakan material berkualitas dengan harga kompetitif. Selain itu, Investasikan juga, dana usaha Anda dalam peralatan yang diperlukan untuk produksi kerajinan.

5. Proses Produksi

Implementasikan proses kontrol kualitas untuk memastikan setiap produk memenuhi standar yang ditetapkan.


Tags: kerajinan pengertian

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia