Panduan Menemukan Pengrajin Kayu Terbaik di Surabaya untuk Proyek Kerajinan Tangan Anda
Beberapa Pengrajin Kayu Inspiratif
Kali ini MinCro mau memberi tahu beberapa pengrajin kayu inspiratif yang dapat menginspirasi para Sobat Crona untuk memutuskan ingin menjadi pengrajin kayu, diantaranya yaitu:
Awal mula Ce Susanty menjadi pengrajin kayu karena suka dengan desain dari kayu, serta susahnya mendapatkan sebuah pekerjaan, lalu ia mengambil peluang untuk menjadi pengrajin kayu. Selain itu, di sekitar tempat tinggal Ce Susanty banyak kayu-kayu jati belanda atau kayu palet yang tidak digunakan, sehingga ia memutuskan untuk coba membuat kerajinan kayu.
Karya pertama yang Ce Susanty buat yaitu meja sudut. Karya ini dibuat karena permintaan dari seorang temannya. Walaupun pada awalnya tidak percaya diri, ia tetap membuat meja sudut tersebut untuk melihat kemampuan perkayuan dirinya sendiri.

Pengrajin Kayu Custom Profesional.
Melayani pesanan mangkok kayu, talenan kayu, nampan kayu, piring kayu, merchandise kayu, dan kerajinan kayu custom lainnya dari seluruh Indonesia.
lebih dari 1570+ project terselesaikan
Customer servicenya responsive & komunikatif
Dari awal sudah puas duluan dengan pelayanan customer servicenya yang komunikatif
Pengerjaannya halus dan ada garansi
Finishingnya sesuai dengan harapan saya, jika ada cacat produksi juga bisa tukar baru
Bisa maklon dan produksi partai besar
Sebagai internet marketer saya puas sekali karena bisa embos brand saya sendiri
ranu woodcraft indonesia

Slamet Dahyanto
Mengutip dari saluran youtube Aktual Videonews, pada awalnya Pak Slamet melihat banyaknya limbah kayu yang berserakan di sekitarnya. Kemudian, ia berpikir jika limbah kayu tersebut dapat dijadikan sebagai usaha, diikuti dengan keahliannya dalam mengukir sebuah kayu.
Memulai usaha dari tahun 2009 dengan bahan dan alat seadanya saja. Bisnis yang dijalankan berfokus pada limbah-limbah kayu yang ia olah kembali menjadi sebuah barang yang memiliki nilai jual, seperti hiasan dinding bertuliskan kaligrafi, hingga rak kayu.
Pak Slamet adalah salah satu orang penerima program dana bantuan wirausaha pemula pada tahun 2015. Hal ini menjadikan nilai omset Pak Slamet mengalami kenaikan, dari 10 – 15 jt perbulan, hingga saat ini sudah lebih dari 20 juta perbulannya. Selain itu, adanya program dana bantuan tersebut dapat membuat Pak Slamet menjualkan karyanya tidak hanya di dalam wilayah Parakan, Jawa Tengah, tetapi sudah memasuki daerah luar kota juga.

Annisa Lutfia dan Arya Lisantho
Melansir dari channel youtube CNN Indonesia, Annisa dan Arya memiliki usaha dalam bidang bisnis perkayuan sejak tahun 2013 yang berfokus pada alat-alat makan. Usaha mereka ini dinamakan dengan Aljir Fine Crafts.
Mereka berfokus pada alat-alat makan dengan tetap menonjolkan serat dan warna asli dari kayu yang digunakan. Hal ini dikarenakan mereka ingin memanfaatkan keindahan dari serat kayu yang unik dan tentunya berbeda dibandingkan dengan bahan material lain seperti alumunium, kaca, keramik, dan yang lainnya. Dalam proses finishing, tentunya mereka menggunakan finishing yang aman untuk makanan atau food safe.

Tags: kayu surabaya