... 7 Penyebab Benang Mesin Jahit Sering Putus: Solusi Mudah untuk Pekerjaan Jahit yang Lancar

"Alasan Utama Benang Mesin Jahit Sering Putus"

Cara mengatasi jahitan loncat sesuai dengan penyebabnya

Berikut ini adalah beberapa penyebab sekaligus solusi untuk memperbaiki mesin jahit yang kualitas jahitannya kurang bagus karena loncat-loncat:

Memilih jarum dengan ukuran yang sesuai dengan bahannya

Salah satu penyebab terjadinya loncatan jahitan adalah pemilihan ukuran jarum yang tidak sesuai dengan bahannya. Misalnya, jarumnya berukuran besar dan tebal vs kain tipis seperti sifon.

Hal tersebut sepatutnya tidak Anda lakukan. Sebaliknya, Anda harus menyelaraskan pemilihan ukuran jarum dengan tebal dan tipisnya bahan.

Pilihlah ukuran jarum kecil untuk bahan tipis. Misalnya, ukuran 9, 11, atau 13. Sementara itu, bahan tebal juga harus mendapatkan ukuran yang besar. Misalnya 14 atau 16.

Pastikan kualitas jarumnya bagus

Saat memakai jarum dengan kualitas yang kurang bagus, ada banyak hal yang mungkin akan terjadi. Mulai dari jarum yang mudah patah hingga lompatnya benang pada saat Anda menjahit.

Hindari hal ini. Beli dan gunakanlah jarum dengan kualitas terbaik seperti yang dilakukan oleh brand-brand ternama.

Dengan kualitas jarumnya yang bagus, Anda bahkan bisa membedakan produk ori dan KW dari brand tersebut. Salah satunya contohnya adalah perbedaan kaos Deus asli dan palsu yang ternyata memiliki kualitas jahitan yang rapi dan rapat.

Selain itu, pemakaian alat yang berkualitas akan memberikan keuntungan tersendiri buat Anda. Di antaranya adalah jarumnya jadi lebih kuat, awet, dan tahan lama.

Cek posisi tiang jarum, pastikan posisinya pas

Penyebab lain sangat mungkin terjadi adalah bergesernya posisi tiang jarum yang ada di bagian badan mesin. Posisinya tepat di atas jarum.

Untuk memperbaikinya, Anda harus membuka penutupnya terlebih dulu. Letaknya di bagian samping Gunakan obeng agar lebih mudah.

Bila posisinya masih agak menonjol ke atas padahal posisi jarum sudah turun, maka berarti Anda harus memperbaiki posisinya supaya rata dengan area di sekitarnya.

Apakah penggunaan benang obras bawah yang terlalu tipis dapat menyebabkan benang putus?

Ya, benang obras bawah yang terlalu tipis cenderung mudah putus saat digunakan. Pilihlah benang berkualitas baik dan sesuai dengan bahan yang akan dijahit.

Selain mengidentifikasi penyebabnya dan mengambil langkah-langkah yang tepat, Anda juga dapat mencoba menggunakan benang obras bawah yang lebih kuat atau mengubah teknik menjahit yang digunakan.

Menggunakan benang obras bawah yang berkualitas dan tepat dapat menghindari masalah benang sering putus dan meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan menjahit. Selain itu, benang obras bawah yang tepat juga dapat menghasilkan jahitan yang rapi dan tahan lama.

1. Pilihlah benang obras bawah berkualitas baik dan sesuai dengan bahan yang akan dijahit.

2. Ganti jarum jahit secara teratur dan pastikan dalam kondisi baik.

4. Sesuaikan tekanan kaki mesin jahit dengan jenis bahan yang akan dijahit.

5. Tarik benang obras bawah dengan lembut dan kencang namun tidak terlalu kuat.

6. Pastikan benang obras bawah terpasang dengan benar pada mesin jahit dan mengikuti jalur yang benar.

Timing yang kurang tepat

Yang terakhir adalah timing kurang pas. Apa itu?

Perlu kamu ketahui antara benang dan hook rotary dam bergerak harus memiliki irama yang pas. Jika tidak pas maka jarum bergesekan bahkan tidak bisa masuk ke sarangan atau lubang jarum di hook rotary.

Baca Juga Tips merawat mesin jahit Dinamo Servo agar lebih awet

Akhirnya jarum bertabrakan dengan badan hook yang menimbulkan jarum patah.

Timing bisa bermasalah? coba ingat apakah kamu pernah mengotak-atik bagian hook. Jika iya berarti itulah penyebabnya jika tidak pernah berarti baut hook rotary agak kenodor sehingga membuat posisi agak bergesr.

Inilah yang dinamakan hook rotary:

pict by alibaba.com

Penting:

Hati-hati patahan jarum, jangan di anggap remeh karena beberapa kasus jarum patah dan bisa mental sampai ke mata.

Tips memiilih ukuran jarum mesin jahit yang sesuai dengan kain

Beberapa masalah yang umum terjadi salah satunya disebabkan nomor benang yang tidak sesuai dengan jenis bahan. Nah untuk menghindari kesalahan memilih ukuran jarum, gunakan referensi berikut untuk menentukan nomor jarum yang tepat sesuai jenis kain.

  • Jarum jahit nomor 9: Cocok untuk bahan chiffon, voile dan organdi
  • Jarum jahit nomor 11: Cocok untuk bahan brokat halus dan katun
  • Jarum jahit nomor 13: Cocok untuk bahan shantung, taffeta dan linen
  • Jarum jahit nomor 14: Cocok untuk bahan linen, poplin, semi wool dan wool
  • Jarum jahit nomor 16: Cocok untuk jeans tebal
  • Jarum jahit nomor 18 dan 20: Cocok untuk bahan terpal dan jok

Nah sekarang kalau anda menemui masalah seperti diatas, anda sudah tahu cara memperbaiki sendiri mesin jahit di rumah. Dengan teratur membersihkan mesin dan memastikan pemasangan jarum dan perlengkapan dengan benar, anda akan menjahit dengan lebih nyaman.


Tags: jahit benang mesin penyebab putus

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia