Menyingkap Misteri Aroma Terbakar pada Mesin Jahit - Penyebab dan Solusinya
Tanda-Tanda Motor Dinamo Pompa Air Terbakar
1. Listrik Turun Saat Pompa Air Dinyalakan
Hal ini dapat menandakan bahwa dinamo pompa air terbakar dan mengalami korsleting, yang menyebabkan turunnya aliran listrik saat pompa air dihidupkan.
2. Tercium Bau Gosong di Sekitaran Pompa Air
Ini juga merupakan ciri-ciri khas dari pompa air yang terbakar, bahkan bisa mengeluarkan asap.
3. Getaran Keras
Getaran yang tidak wajar atau lebih keras dari biasanya.
4. Terdapat Komponen yang Meleleh Seperti Bekas Terbakar
5. Body Pompa Air Nyetrum
Korsleting yang terjadi dapat menyebabkan short body, yakni ada lilitan tembaga di dalam motor dinamo yang menempel pada body, sehingga menyebabkan pompa air menimbulkan arus listrik yang berbahaya jika disentuh.
6. Lampu Indicator Berkedip
Lampu indikator pada panel kontrol pompa air yang menyala atau berkedip secara tidak wajar.
7. Suhu Mesin Panas
Suhu mesin yang terlalu panas atau terasa panas ketika disentuh
#3: Yang Bisa Dilakukan Saat Muncul Bau
Bila muncul bau gosong sebaiknya lakukan pengecekan pada komponen kopling. Jangan didiamkan!
Kondisi bisa jadi bahaya apabila gesekan kuat tadi mengakibatkankan kopling habis. Efeknya, tenaga mesin tidak dapat diteruskan ke roda, sehingga kendaraan akan mundur.
Kalau kondisi ini terjadi di tengah perjalanan, pastikan juga apakah perjalanan masih bisa dilanjutkan dengan kopling lama atau tidak. Sebab jika kampas kopling sudah tipis, tenaga akan berkurang.
Kalau perjalanan dilanjutkan, atur penggunaan kopling agar tidak bergesekan secara berlebihan. Caranya dengan tidak menggunakan setengah kopling atau menggantung pedal kopling.
Berbagai Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya
Ada banyak jenis kerusakan yang dapat terjadi pada mesin jahit, baik dari mesin jahit itu sendiri maupun yang berhubungan dengan jarum dan benang. Seperti penjelasan berikut:
1. Mesin Berisik
Biasanya hal ini terjadi mesin menjadi kotor akibat debu yang bertumpuk dan menyangkut di mesin. Termasuk juga sisa benang yang dipakai yang bisa membuat gigi mesin terganggu. Apalagi jika penggunaan minyak pelumas yang kurang berkualitas. Gesekan seperti ini bisa menimbulkan bunyi.
Cara mengatasinya cukup mudah namun memang harus dilakukan secara rutin, yaitu dengan membersihkan mesin dari bekas benang atau serat kain. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil yang halus agar bisa mengangkat semua serpihan serat dan debu yang bersarang.
Gunakan minyak pelumas yang bermutu baik yang memang disesuaikan untuk mesin jahit. Jangan memberikan pelumas secara berlebihan agar tidak memberikan noda minyak pada kain.
2. Mesin Tidak Mau Menjahit
Jika masalah ini terjadi, solusinya adalah dengan memperhatikan “needle hook” yaitu tempat di mana jarum bekerja. Bukalah sekoci dan perhatikan apakah ada benang yang kusut. Karena biasanya masalah ini disebabkan oleh benang kusut yang menghalangi hook bekerja.
3. Pergerakan Kain Tidak Lancar
Meskipun bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, namun umumnya masalah ini diakibatkan oleh tumpukan serat kain pada gigi penyuap. Hal lain adalah akibat gigi penyuap tidak sesuai tinggi rendahnya.
Ukuran Jarum Sesuai Jenis Kain
Seperti yang dibahas di atas, kekeliruan dalam memilih ukuran jarum bisa menimbulkan banyak masalah yang kerap malah membuat kerusakan mesin jahit dan perangkatnya. Berikut ini adalah informasi tentang ukuran jarum yang tepat untuk jenis kain yang beragam:
- Jarum nomor 9 untuk bahan sutra, chiffon, voile dan organdi.
- Jarum nomor 11 untuk bahan brokat halus, paris dan katun.
- Jarum nomor 13 untuk bahan shantung, taffeta, katun dan linen.
- Jarum nomor 14 untuk bahan linen, poplin, wol dan semi-wol.
- Jarum nomor 16 untuk bahan jeans
- Jarum nomor 18 dan 20 untuk bahan kain jok dan kain terpal.
Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya (Pemula)
Kerusakan mesin jahit merupakan masalah umum yang dapat mengganggu produktivitas dan kreativitas para penjahit. Mesin jahit yang bekerja dengan baik adalah alat penting dalam dunia fashion, kerajinan, dan pembuatan tekstil.
Meskipun mesin jahit dirancang untuk keandalan, kerusakan dapat terjadi karena pemakaian yang intensif, keausan komponen, atau masalah mekanis. Kerusakan umum meliputi benang yang sering putus, jarum patah, atau ketegangan benang yang salah.
Selain itu, ada masalah teknis seperti masalah motor, masalah pedal, atau kerusakan elektronik pada mesin jahit yang lebih modern. Memahami jenis-jenis kerusakan ini, penyebabnya, dan cara memperbaikinya adalah langkah penting dalam menjaga kualitas pekerjaan penjahit.
Tags: jahit mesin dinamo penyebab