Menyingkap Misteri Aroma Terbakar pada Mesin Jahit - Penyebab dan Solusinya
FAQ
♦ Apakah motor dinamo pompa air selalu terbakar karena kurangnya perawatan?
Tidak selalu. Meskipun kurangnya perawatan dapat menyebabkan kerusakan pada motor dinamo pompa air, terdapat beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan dinamo pompa air terbakar.
♦ Berapa lama usia motor dinamo pompa air yang dianggap sudah tua?
Usia motor dinamo pompa air yang dianggap sudah tua dapat bervariasi tergantung pada merek dan jenis motor dinamo pompa air. Namun, umumnya motor dinamo pompa air yang sudah digunakan selama lebih dari 5 tahun dianggap sudah tua.
♦ Apakah mengganti motor dinamo pompa air yang sudah tua selalu diperlukan?
Tidak selalu. Jika motor dinamo pompa air masih berfungsi dengan baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang serius, maka tidak perlu menggantinya.
♦ Bagaimana cara mengetahui apakah motor dinamo pompa air sudah tua?
Umumnya, usia motor dinamo pompa air dapat dilihat dari data pabrik atau merek motor dinamo pompa air. Namun, tanda-tanda fisik seperti kerak atau karat pada permukaan motor dinamo pompa air dapat menjadi indikator bahwa motor dinamo pompa air sudah tua.
♦ Apakah overload selalu menyebabkan dinamo pompa air terbakar?
Tidak selalu. Overload hanya salah satu dari beberapa faktor yang dapat menyebabkan dinamo pompa air terbakar. Namun, jika overload terjadi terus-menerus, maka dapat mempercepat kerusakan motor dinamo pompa air dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Tanda-Tanda Dinamo Mesin Cuci Lemah
- Putaran bak pencuci dan bak pengering melemah sehingga pakaian tidak dapat dicuci dengan benar serta tidak bisa dikeringkan.
- Bak mesin cuci kadang berputar normal dan kadang tidak berputar sama sekali.
- Kemunculan suara bising atau bunyi berdengung saat mesin cuci digunakan. Ciri ini terjadi akibat dinamo gagal berputar normal dan hanya dapat menghasilkan bunyi.
- Timbul bau terbakar sewaktu mesin cuci mulai digunakan yang menunjukkan bahwa dinamo bisa meledak tiba-tiba.
- Kerusakan dinamo mesin cuci yang tidak lekas ditangani berisiko membuatnya mati total sehingga mesin cuci tidak berfungsi sama sekali.
Kondisi dinamo mesin cuci lemah terjadi karena beberapa penyebab berikut ini:
- Mesin cuci sering kelebihan beban: jangan mengabaikan kelebihan beban pada mesin cuci sebab hal tersebut berdampak pada kinerja dinamo. Jika mesin cuci sering kelebihan beban saat Anda mencuci dan atau mengeringkan, dinamo akan bekerja ekstra keras menghasilkan energi yang cukup sehingga mesin cuci berfungsi normal. Hal ini lama-kelamaan akan membuat dinamo melemah dan cepat rusak.
- Kapasitor melemah: elemen yang satu ini berfungsi menyimpan dan menyalurkan energi listrik pada mesin cuci. Pada umumnya, kapasitor terletak di bagian belakang mesin cuci dan langsung terhubung dengan dinamo. Bila kapasitor mulai rusak atau melemah, maka hal tersebut tentu berdampak pada putaran dinamo yang ikut melemah.
- Motor dinamo rusak: kerusakan elemen motor juga menjadi salah satu biang keladi penyebab dinamo mesin cuci lemah. Risiko kerusakan motor dinamo berbanding lurus dengan masa pakaian mesin cuci. Jadi, mesin cuci yang sudah lama digunakan lebih berisiko mengalami kerusakan motor dinamo meskipun pemakaiannya dilakukan dalam batas normal.
- Vanbeltlonggar: posisi vanbelt yang semakin longgar lazim terjadi jika pemakaian mesin cuci tidak diimbangi dengan pemeriksaan rutin. Bahkan, kendala ini akan makin parah bila dudukan dinamo mesin cuci ikut mengendur seiring berjalannya waktu. Sebaliknya, vanbelt yang terlalu ketat juga berisiko merusak gearbox sehingga fungsi dinamo untuk membuat mesin cuci berputar jadi terganggu.
- Gigi gearbox aus: dinamo dan vanbelt pada mesin cuci saling terhubung dengan perantara gigi gearbox. Bila gigi gearbox mulai aus, maka kinerja dinamo akan melemah sehingga mesin cuci tidak dapat berfungsi normal.
- Rem pada bak pengering terlalu rapat: dinamo pada bak pengering mesin cuci 2 tabung mempunyai komponen rem untuk menghentikan putaran mesin ketika pintu bak pengering dibuka. Posisi rem yang terlalu rapat bisa membuat putaran mesin cuci melemah sehingga hasil pengeringan tidak maksimal.
Tips Memilih Dinamo Baru untuk Mesin Cuci
Kerusakan dinamo mesin cuci yang serius sebaiknya segera diatasi dengan proses penggantian. Dengan demikian, dinamo baru akan membuat kinerja mesin cuci kembali maksimal seperti sedia kala.
Membeli dinamo baru tentu mudah jika Anda bisa menemukan jenis yang tepat berdasarkan tipe mesin cuci. Namun, tak jarang pula dinamo yang persis sama untuk tipe mesin cuci tertentu malah sulit ditemukan.
Kalau gagal menemukan dinamo baru yang diperuntukkan khusus untuk tipe mesin cuci Anda, maka Anda bisa memilih dinamo alternatif dengan memperhatikan beberapa hal penting ini:
- Lebar dudukan: jika lebar dudukan dinamo tidak sesuai dengan kebutuhan mesin cuci, Anda pasti akan mengalami kesulitan ketika memasangnya. Oleh sebab itu, ukurlah lebar dudukan dinamo mesin cuci Anda terlebih dahulu sehingga lebih mudah menemukan dinamo baru dengan ukuran dudukan yang sama.
- Diameter as: ada 3 pilihan diameter as pada dinamo mesin cuci yang beredar di pasaran, yaitu 10 mm, 12 mm, dan 14 mm. Pilihlah dinamo yang diameter asnya benar-benar sesuai dengan mesin cuci Anda supaya nanti tidak kesulitan ketika memasang. Sebaliknya, panjang as tidak terlalu berpengaruh sebab Anda dapat melakukan penyesuaian manual ketika memasangnya pada bak pengering.
- Lebar keren: ukuran keren dinamo mesin cuci yang beredar di pasaran ternyata sangat bervariasi. Usahakan mencari keren dengan lebar yang paling maksimal sebab hal tersebut berpengaruh pada putaran mesin cuci. Semakin lebar ukuran keren dinamo, maka semakin besar pula kekuatan putaran dinamo tersebut.
- Material kawat atau gulungan: dinamo yang kawatnya terbuat dari tembaga memiliki kualitas lebih baik daripada yang berbahan dasar aluminium. Penggunaan tembaga membuat kawat jadi lebih tahan terhadap panas dan kelembapan udara tinggi. Meskipun harga dinamo yang kawatnya berbahan tembaga memang lebih mahal, ketahanannya pun terbukti jauh lebih baik.
- Nilai kapasitor: alangkah lebih baik jika Anda memiliki kapasitor dengan nilai mikrofarad yang lebih besar. Hal tersebut berpengaruh terhadap kinerja mesin cuci karena nilai kapasitor sebanding dengan ukuran kawat yang digunakan. Nilai kapasitor yang besar menunjukkan bahwa ukuran kawat dinamonya juga besar sehingga daya tahan dinamo jadi lebih kuat daripada komponen sejenis yang kawatnya lebih kecil.
Ukuran Jarum Sesuai Jenis Kain
Seperti yang dibahas di atas, kekeliruan dalam memilih ukuran jarum bisa menimbulkan banyak masalah yang kerap malah membuat kerusakan mesin jahit dan perangkatnya. Berikut ini adalah informasi tentang ukuran jarum yang tepat untuk jenis kain yang beragam:
- Jarum nomor 9 untuk bahan sutra, chiffon, voile dan organdi.
- Jarum nomor 11 untuk bahan brokat halus, paris dan katun.
- Jarum nomor 13 untuk bahan shantung, taffeta, katun dan linen.
- Jarum nomor 14 untuk bahan linen, poplin, wol dan semi-wol.
- Jarum nomor 16 untuk bahan jeans
- Jarum nomor 18 dan 20 untuk bahan kain jok dan kain terpal.
Berbagai Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya
Ada banyak jenis kerusakan yang dapat terjadi pada mesin jahit, baik dari mesin jahit itu sendiri maupun yang berhubungan dengan jarum dan benang. Seperti penjelasan berikut:
1. Mesin Berisik
Biasanya hal ini terjadi mesin menjadi kotor akibat debu yang bertumpuk dan menyangkut di mesin. Termasuk juga sisa benang yang dipakai yang bisa membuat gigi mesin terganggu. Apalagi jika penggunaan minyak pelumas yang kurang berkualitas. Gesekan seperti ini bisa menimbulkan bunyi.
Cara mengatasinya cukup mudah namun memang harus dilakukan secara rutin, yaitu dengan membersihkan mesin dari bekas benang atau serat kain. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil yang halus agar bisa mengangkat semua serpihan serat dan debu yang bersarang.
Gunakan minyak pelumas yang bermutu baik yang memang disesuaikan untuk mesin jahit. Jangan memberikan pelumas secara berlebihan agar tidak memberikan noda minyak pada kain.
2. Mesin Tidak Mau Menjahit
Jika masalah ini terjadi, solusinya adalah dengan memperhatikan “needle hook” yaitu tempat di mana jarum bekerja. Bukalah sekoci dan perhatikan apakah ada benang yang kusut. Karena biasanya masalah ini disebabkan oleh benang kusut yang menghalangi hook bekerja.
3. Pergerakan Kain Tidak Lancar
Meskipun bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, namun umumnya masalah ini diakibatkan oleh tumpukan serat kain pada gigi penyuap. Hal lain adalah akibat gigi penyuap tidak sesuai tinggi rendahnya.
Tags: jahit mesin dinamo penyebab