... 6 Ide Kerajinan Jahit DIY yang Cocok untuk Ekspor Global

Seni Sulaman - Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Global

C Penghitungan Harga Jual Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua adalah variable costing.

Pendekatan full costing memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan biaya overhead (tetap dan variabel), serta ditambah dengan biaya nonproduksi, seperti biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.

Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Full Costing

2. Variable Costing

Pendekatan variable costing memisahkan penghitungan biaya produksi yang berlaku variabel dengan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan overhead variable ditambah dengan biaya pemasaran variabel dan biaya umum variabel.

Biaya tetap terdiri atas biaya overhead tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi tetap, dan biaya umum tetap.

Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Variabel Costing

Metode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:

1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand Approach)

2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)

3. Pendekatan Pasar (Market Approach)

Proses Rasionalisasi

Faktor pentingnya perancangan produk kerajinan untuk pasar global selanjutnya yaitu rasionalisasi yang menjadi proses untuk mengevaluasi ide dan gagasan yang muncul dengan dikaitkan beberapa pertimbangan teknis di antaranya yaitu bagaimana cara menggunakan produk tersebut dalam kurung (fungsi), apakah bisa untuk diproduksi dengan teknik yang ada (teknik), bagaimana proporsi serta ukuran yang sesuai untuk menghasilkan produk tersebut agar mudah dibawa serta mudah dikirim (bentuk), apa yang menjadi ketertarikan bagi konsumen terkait produk kerajinan tersebut (nilai budaya), dan sebagainya.

Hal ini perlu dipertimbangkan secara matang sebagai faktor pentingnya perancangan kerajinan dalam pasar global sehingga produk tersebut dapat menarik perhatian konsumen pasar global dalam semua aspek.

Rasionalisasi sangat dibutuhkan karena dalam usaha dan dan bisnis tentunya memiliki kompetitor serta resiko yang akan dihadapi kedepannya sehingga kita harus memiliki rancangan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan yang mengakibatkan usaha atau bisnis kita tidak optimal.

B Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

1. Mencari Ide Produk dengan Curah Pendapat

Gambar . Contoh sketsa ide rak pada proses brainstorming
Sumber: jgroffinsteward.com, houszz.com, gopixpic.com

Cara yang dapat dilakukan adalah melalui curah pendapat (brainstorming) yang dilakukan dalam kelompok.

Rasionalisasi adalah proses mengevaluasi ide-ide yang muncul dengan beberapa pertimbangan teknis, di antaranya, bagaimana cara menggunakan produk tersebut? Apakah material yang ada sudah tepat untuk mewujudkannya?

3. Prototyping atau Membuat Studi Model

Studi model dapat dilakukan dengan material sebenarnya maupun bukan material sebenarnya.

4. Penentuan Desain Akhir

Studi model dapat menghasilkan 3 sampai 5 buah model. Penetapan desain akhir dapat dilakukan melalui diskusi atau evaluasi.

Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

Tahapan produksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing.

Metode Produksi dan Keselamatan Kerja

Produksi dapat dilakukan dengan metode tradisional atau modern.

Pada metode tradisional, satu orang melakukan setiap tahapan produksi, sedangkan pada metode modern, satu orang hanya melakukan satu tahap produksi.

Kemasan sebagai Bagian Penting Kerajinan untuk Pasar Lokal

Kemasan produk kerajinan berfungsi untuk melindungi produk dari benturan dan cuaca, serta memberikan kemudahan membawa. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut.

Menemukan Ide Produk Kerajinan

Biasanya pengrajin sangat jarang memiliki usaha secara independen atau sendiri, hal itu dikarenakan pengrajin memiliki kelompok yang memiliki tugas dalam bidangnya masing-masing sehingga membutuhkan berbagai elemen untuk menghasilkan sebuah kerajinan.

Untuk membuat sebuah kerajinan perlu adanya ide produk kerajinan yang bisa dikembangkan melalui kelompok pengrajin, setiap kelompok kerajinan dapat mengadakan brainstorming atau curah pendapat agar mendapatkan ide produk kerajinan yang tepat.

Setiap anggota dalam kelompok ini harus mengekspresikan diri untuk menghasilkan ide dan gagasan yang bervariasi jangan sampai ada yang takut salah karena kunci sukses dari tahap ini yaitu menemukan ide terbaik berdasarkan masukan dari semua anggota.

Ketika ide tersebut disepakati bersama oleh kelompok pengrajin maka motivasi untuk menciptakan dan menghasilkan sebuah kerajinan dapat memiliki proses yang lancar serta optimal. Temukan ide dan gagasan yang terbaik melalui pertimbangan kelompok dari proses awal hingga akhir.


Tags: kerajinan untuk produk global

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia