Seni Sulaman - Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Global
Proses Rasionalisasi
Faktor pentingnya perancangan produk kerajinan untuk pasar global selanjutnya yaitu rasionalisasi yang menjadi proses untuk mengevaluasi ide dan gagasan yang muncul dengan dikaitkan beberapa pertimbangan teknis di antaranya yaitu bagaimana cara menggunakan produk tersebut dalam kurung (fungsi), apakah bisa untuk diproduksi dengan teknik yang ada (teknik), bagaimana proporsi serta ukuran yang sesuai untuk menghasilkan produk tersebut agar mudah dibawa serta mudah dikirim (bentuk), apa yang menjadi ketertarikan bagi konsumen terkait produk kerajinan tersebut (nilai budaya), dan sebagainya.
Hal ini perlu dipertimbangkan secara matang sebagai faktor pentingnya perancangan kerajinan dalam pasar global sehingga produk tersebut dapat menarik perhatian konsumen pasar global dalam semua aspek.
Rasionalisasi sangat dibutuhkan karena dalam usaha dan dan bisnis tentunya memiliki kompetitor serta resiko yang akan dihadapi kedepannya sehingga kita harus memiliki rancangan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan yang mengakibatkan usaha atau bisnis kita tidak optimal.
C Penghitungan Harga Jual Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal
Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua adalah variable costing.
Pendekatan full costing memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan biaya overhead (tetap dan variabel), serta ditambah dengan biaya nonproduksi, seperti biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.
Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Full Costing2. Variable Costing
Pendekatan variable costing memisahkan penghitungan biaya produksi yang berlaku variabel dengan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan overhead variable ditambah dengan biaya pemasaran variabel dan biaya umum variabel.
Biaya tetap terdiri atas biaya overhead tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi tetap, dan biaya umum tetap.
Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Variabel CostingMetode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:
1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand Approach)
2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)
3. Pendekatan Pasar (Market Approach)
PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
Proses perancangan produk diawali dengan pencarian ide dilanjutkan dengan pembuatan gambar atau sketsa ide. Ide terbaik kemudian dikembangkan menjadi model dari kerajinan yang akan dibuat, dilanjutkan dengan persiapan produksi. Produksi adalah membuat produk dengan jumlah tertentu sehingga siap menjadi komoditi yang akan dijual.
Produk yang akan dibuat adalah produk untuk pasar global, baik wisatawan yang datang maupun pasar global yang dapat dijangkau oleh pemasaran online.langkah selanjutnya adalah mencari ide produk apa yang tepat untuk dikembangkan. Cara yang dapat dilakukan adalah melalui curhat pendapat (brainstorming)yang dilakukan dalam kelompok. Pada proses brainstorming setiap angggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide-ide yang beragam dan sebanyak-banyaknya.
Berikut adalah cara-cara pengembangan produk berikut contohnya.
Fungsi tas adalah tempat menyimpan barang. Seiring perkembangan jaman, kebutuhan orang akan laptop sekarang ini sangat tinggi. Konsumen mulai mencari segala bentuk aksesoris untuk laptop yang dibutuhkan maka muncullah ide untuk menciptakan tas khusus laptop dengan motif yang berbeda dengan yang ada di pasaran umumnya.
Cara pengembangan ide 2
Ringkasan Buku Sekolah
Kelas 12 ( SMA / MA / SMK )
PRAKARYA
Bab I Wirausaha Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal
Hukum ekonomi dasar menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara ketersediaan barang di pasar (supply) dengan permintaan pembeli (demand). Titik temu antara permintaan dan pengadaan adalah penetapan harga jual produk.
Ketersediaan barang yang melebihi permintaan pembeli akan menurunkan harga barang. Sebaliknya, ketersediaan barang yang lebih rendah daripada permintaan pembeli, dapat menyebabkan harga barang menjadi tinggi.
Rancangan produk terwujud melalui kegiatan wirausaha dengan didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan. Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal pula dengan sebutan 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja), dan Market (pasar).
Kegiatan wirausaha dapat dibagi menjadi tiga tahapan.
1) Pembentukan organisasi dan pembagian tugas
2) Menetapkan target dan strategi
3) Membuat jadwal kegiatan
4) Menetapkan biaya produksi dan harga jual, pembiayaan serta alur keuangan
1) Melakukan produksi
2) Melakukan Quality Control (QC)
3) Melakukan pengemasan
4) Melakukan promosi, penjualan, dan distribusi
1) Evaluasi kinerja dan keuangan
2) Penyusunan laporan evaluasi
Tags: kerajinan untuk produk global