... 6 Ide Kerajinan Jahit DIY yang Cocok untuk Ekspor Global

Seni Sulaman - Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Global

Latihan Soal dan Jawaban

Kerajinan

Bab I Wirausaha Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

Rekayasa

Bab II Wirausaha Rekayasa Jasa Profesi dan Profesionalisme

Budi Daya

Pengolahan

Bab IV Wirausaha Pengolahan Makanan Khas Daerah yang Dimodifikasi

Kerajinan

Bab V Wirausaha Produk Kerajinan untuk Pasar Global

Rekayasa

Bab VI Wirausaha Produk Peralatan Teknologi Terapan

Budi Daya

Bab VII Wirausaha Budi Daya Unggas Pedaging

Pengolahan

Bab VIII Wirausaha Pengolahan Makanan Fungsional

Untuk melihat barang-barang bagus dan murah silahkan cek:

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer

Bab 3 Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup - Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas 9 SMP / MTS

Ringkasan Buku Sekolah Kelas 9 (SMP/MTS) IPA Bab 3 Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup Latihan Soal dan Jawaban Gambar .Siswa SMP A. Molekul yang Mendasari Pewarisan Sifat 1. Materi Genetik Molekul yang berperan sebagai materi genetik adalah asam nukleat. Ada dua macam asam nukleat yang berperan sebagai materi genetik yaitu DNA (deoxyribonucleic acid) dan RNA (ribonucleic acid). Pada suatu untai DNA terdapat unit yang memengaruhi sifat atau yang menentukan ciri setiap makhluk hidup yang disebut gen. Gambar .Gambaran Untaian Molekul DNA pada Suatu Sel DNA terletak di dalam inti sel. Namun, adapula DNA yang tidak terdapat di dalam inti sel. DNA merupakan untaian yang sangat panjang. DNA melilit pada protein yang disebut protein histon. Seluruh untai DNA tersebut dikenal dengan kromosom. Pada saat sel akan membelah, kromosom memadat sehingga lebih mudah diamati. 2. Struktur DNA dan RNA Penemuan struktur DNA tak lepas dari penelitian dari Maurice Wilkins dan Rosalind Franklin yang menggun

Faktor Pentingnya Perancangan Produk Kerajinan Untuk Pasar Global

Inisiatif pemerintah untuk mengembangkan produktivitas kerajinan dalam ekonomi kreatif memungkinkan kerajinan dapat dihasilkan dalam jumlah banyak atau dengan kata lain berbasis industri sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan dalam pasar global.

Faktor pentingnya perancangan produk kerajinan untuk pasar global dapat memberikan kesempatan serta potensi yang luas bagi produktivitas kerajinan dengan kualitas terbaik. Daya tarik dari produksi kerajinan pada dasarnya konsumen menyukai sesuatu yang berbeda serta memiliki keunikan dan ciri khas.

Hal ini mendorong konsumen untuk mencari keunikan tersebut dari berbagai sumber produk maupun jasa, oleh karena itu kerajinan menjadi primadona yang dicari oleh setiap orang yang menyukai tentang budaya, adat, nilai tradisi yang hanya dimiliki oleh beberapa negara saja termasuk Indonesia.

Produk kerajinan merupakan modal yang cukup menjanjikan bagi masyarakat lokal karena memiliki berbagai macam keunikan dari setiap daerah dan budaya. Pengrajin kerajinan an-nasr dapat bersaing di pasar global harus memiliki rancangan yang tepat serta memiliki pengetahuan akan produk yang dihasilkan.

Ide dan gagasan yang inovatif serta kreatif dalam menciptakan produk kerajinan sangat penting di dalam proses perancangan produk yang diawali dengan pencarian ide, pembuatan gambar atau sketsa, dan persiapan produksi. Berikut adalah berbagai macam faktor pentingnya perancangan kerajinan untuk pasar global:

Proses Rasionalisasi

Faktor pentingnya perancangan produk kerajinan untuk pasar global selanjutnya yaitu rasionalisasi yang menjadi proses untuk mengevaluasi ide dan gagasan yang muncul dengan dikaitkan beberapa pertimbangan teknis di antaranya yaitu bagaimana cara menggunakan produk tersebut dalam kurung (fungsi), apakah bisa untuk diproduksi dengan teknik yang ada (teknik), bagaimana proporsi serta ukuran yang sesuai untuk menghasilkan produk tersebut agar mudah dibawa serta mudah dikirim (bentuk), apa yang menjadi ketertarikan bagi konsumen terkait produk kerajinan tersebut (nilai budaya), dan sebagainya.

Hal ini perlu dipertimbangkan secara matang sebagai faktor pentingnya perancangan kerajinan dalam pasar global sehingga produk tersebut dapat menarik perhatian konsumen pasar global dalam semua aspek.

Rasionalisasi sangat dibutuhkan karena dalam usaha dan dan bisnis tentunya memiliki kompetitor serta resiko yang akan dihadapi kedepannya sehingga kita harus memiliki rancangan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan yang mengakibatkan usaha atau bisnis kita tidak optimal.

B Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

1. Mencari Ide Produk dengan Curah Pendapat

Gambar . Contoh sketsa ide rak pada proses brainstorming
Sumber: jgroffinsteward.com, houszz.com, gopixpic.com

Cara yang dapat dilakukan adalah melalui curah pendapat (brainstorming) yang dilakukan dalam kelompok.

Rasionalisasi adalah proses mengevaluasi ide-ide yang muncul dengan beberapa pertimbangan teknis, di antaranya, bagaimana cara menggunakan produk tersebut? Apakah material yang ada sudah tepat untuk mewujudkannya?

3. Prototyping atau Membuat Studi Model

Studi model dapat dilakukan dengan material sebenarnya maupun bukan material sebenarnya.

4. Penentuan Desain Akhir

Studi model dapat menghasilkan 3 sampai 5 buah model. Penetapan desain akhir dapat dilakukan melalui diskusi atau evaluasi.

Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

Tahapan produksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing.

Metode Produksi dan Keselamatan Kerja

Produksi dapat dilakukan dengan metode tradisional atau modern.

Pada metode tradisional, satu orang melakukan setiap tahapan produksi, sedangkan pada metode modern, satu orang hanya melakukan satu tahap produksi.

Kemasan sebagai Bagian Penting Kerajinan untuk Pasar Lokal

Kemasan produk kerajinan berfungsi untuk melindungi produk dari benturan dan cuaca, serta memberikan kemudahan membawa. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut.

C Penghitungan Harga Jual Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua adalah variable costing.

Pendekatan full costing memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan biaya overhead (tetap dan variabel), serta ditambah dengan biaya nonproduksi, seperti biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.

Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Full Costing

2. Variable Costing

Pendekatan variable costing memisahkan penghitungan biaya produksi yang berlaku variabel dengan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan overhead variable ditambah dengan biaya pemasaran variabel dan biaya umum variabel.

Biaya tetap terdiri atas biaya overhead tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi tetap, dan biaya umum tetap.

Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Variabel Costing

Metode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:

1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand Approach)

2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)

3. Pendekatan Pasar (Market Approach)


Tags: kerajinan untuk produk global

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia