... 6 Ide Kerajinan Jahit DIY yang Cocok untuk Ekspor Global

Seni Sulaman - Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Global

B Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

1. Mencari Ide Produk dengan Curah Pendapat

Gambar . Contoh sketsa ide rak pada proses brainstorming
Sumber: jgroffinsteward.com, houszz.com, gopixpic.com

Cara yang dapat dilakukan adalah melalui curah pendapat (brainstorming) yang dilakukan dalam kelompok.

Rasionalisasi adalah proses mengevaluasi ide-ide yang muncul dengan beberapa pertimbangan teknis, di antaranya, bagaimana cara menggunakan produk tersebut? Apakah material yang ada sudah tepat untuk mewujudkannya?

3. Prototyping atau Membuat Studi Model

Studi model dapat dilakukan dengan material sebenarnya maupun bukan material sebenarnya.

4. Penentuan Desain Akhir

Studi model dapat menghasilkan 3 sampai 5 buah model. Penetapan desain akhir dapat dilakukan melalui diskusi atau evaluasi.

Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

Tahapan produksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing.

Metode Produksi dan Keselamatan Kerja

Produksi dapat dilakukan dengan metode tradisional atau modern.

Pada metode tradisional, satu orang melakukan setiap tahapan produksi, sedangkan pada metode modern, satu orang hanya melakukan satu tahap produksi.

Kemasan sebagai Bagian Penting Kerajinan untuk Pasar Lokal

Kemasan produk kerajinan berfungsi untuk melindungi produk dari benturan dan cuaca, serta memberikan kemudahan membawa. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut.

Membuat Studi Model (Prototyping)

Studi model merupakan sketsa ide yang dibuat pada proses sebelumnya menjadi format dimensi. Perancangan produk kerajinan dalam pasar global tentunya akan dibuat dalam tiga dimensi namun ketika kamu membuat studi model dengan dua dimensi kamu akan memperoleh gambaran detail tentang apa yang ingin kamu buat serta dapat membantu dalam proses produksi kerajinan tersebut.

Alat bantu yang bisa digunakan dalam membuat studi model diantaranya yaitu gunting cutter, lem, selotip dan lain-lain yang mendukung untuk penggambaran sketsa produk kerajinan. Alasan mengapa prototype atau pembuatan studi model menjadi faktor pentingnya produk kerajinan untuk pasar global karena dalam membuat sebuah konsep perlu adanya pemetaan terlebih dahulu agar detail-detail di kecil dapat diperhatikan sehingga tidak melupakan bagian terpenting yang harus dibuat dalam produk kerajinan.

Banyak pengrajin yang sudah memiliki pengalaman terkadang meninggalkan faktor ini, hal ini tentu tidaklah salah karena untuk membuat studi model atau prototipe merupakan pilihan dari masing-masing pengrajin.

Namun yang perlu diingat adalah untuk membuat inovasi produk kerajinan kita akan selalu membutuhkan yang namanya pembuatan studi model sehingga dapat memudahkan kita menulis dan menggambar ide dan gagasan untuk menghasilkan produktivitas kerajinan terbaik.

Komentar

Terimakasih atas blog pembelajarannya bu,dalam perancangan produk serta pengembangan ide produk,saya sudah membacanya 🙏

terima kasih bu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global Balas Hapus Trimakasih bu atas materinya saya sudah baca dan sudah mempunyai ide untuk kerajinan Balas Hapus

Terimakasih bu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global,saya sudah membacanya. Balas Hapus

terimakasih bu untuk materinya

Terima Kasih Materinya Mudah Dipahami

Giat Suhada Raya Ramadan
12 MIPA 2 Balas Hapus

Terimakasi bu atas materinya

Terimakasih bu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global,saya sudah membacanya.

Ira Rahmadani 12ips3 Balas Hapus

Nama: Adinda Tri Ambarwati
Kelas: XII-MIPA 2

Terima Kasih ibu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global, untuk materinya mudah untuk dipahami Balas Hapus

Nama : Ima Nur Aeni
Kelas : XII-Ips 3

Perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global terbagi menjadi 5 ide pengembangan diantaranya :
1. Pengembangan 1 =
a.) Fungsi sama
b.) Konteks beda
2. Pengembangan 2 =
a.) Bentuk sama
b.) Ukuran berbeda
3. Pengembangan 3 =
a.) Motif sama
b.) Produk berbeda
4. Pengembangan 4 =
a.) Bentuk dan fungsi sama
b.) Material berbeda
5. Pengembangan 5 =
a.) Produk baru
b.) Fungsi baru
Balas Hapus

Terimakasih Bu atas penjelasan dari materi ide perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global nya Balas Hapus

Terima kasih bu atas materinya sangat bermanfaat

Fitri Adelia
XII MIPA 3 Balas Hapus

Terima kasih bu atas materinya

- Lintang Zulfa A
XII-IPS3 Balas Hapus

Trimakasih bu atas materinya maap TLT baru ada kuota 🙏

Fitria Ulfah
12 ips 3 Balas Hapus

Proses Rasionalisasi

Faktor pentingnya perancangan produk kerajinan untuk pasar global selanjutnya yaitu rasionalisasi yang menjadi proses untuk mengevaluasi ide dan gagasan yang muncul dengan dikaitkan beberapa pertimbangan teknis di antaranya yaitu bagaimana cara menggunakan produk tersebut dalam kurung (fungsi), apakah bisa untuk diproduksi dengan teknik yang ada (teknik), bagaimana proporsi serta ukuran yang sesuai untuk menghasilkan produk tersebut agar mudah dibawa serta mudah dikirim (bentuk), apa yang menjadi ketertarikan bagi konsumen terkait produk kerajinan tersebut (nilai budaya), dan sebagainya.

Hal ini perlu dipertimbangkan secara matang sebagai faktor pentingnya perancangan kerajinan dalam pasar global sehingga produk tersebut dapat menarik perhatian konsumen pasar global dalam semua aspek.

Rasionalisasi sangat dibutuhkan karena dalam usaha dan dan bisnis tentunya memiliki kompetitor serta resiko yang akan dihadapi kedepannya sehingga kita harus memiliki rancangan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan yang mengakibatkan usaha atau bisnis kita tidak optimal.

C Penghitungan Harga Jual Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua adalah variable costing.

Pendekatan full costing memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan biaya overhead (tetap dan variabel), serta ditambah dengan biaya nonproduksi, seperti biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.

Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Full Costing

2. Variable Costing

Pendekatan variable costing memisahkan penghitungan biaya produksi yang berlaku variabel dengan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan overhead variable ditambah dengan biaya pemasaran variabel dan biaya umum variabel.

Biaya tetap terdiri atas biaya overhead tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi tetap, dan biaya umum tetap.

Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Variabel Costing

Metode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:

1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand Approach)

2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)

3. Pendekatan Pasar (Market Approach)


Tags: kerajinan untuk produk global

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia