Seni Sulaman - Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Global
Faktor Pentingnya Perancangan Produk Kerajinan Untuk Pasar Global
Faktor Pentingnya Perancangan Produk Kerajinan Untuk Pasar Global – Pasar global selalu menjadi target dari penjualan produk atau jasa, hal ini terjadi karena pasar global memiliki persaingan antar negara sehingga produk atau jasa akan dijangkau secara luas yang membuat pelaku usaha atau bisnis berlomba-lomba untuk terus mengembangkan dan meningkatkan produktivitas serta kualitas sehingga dengan mudah bisa masuk ke dalam pasar global.
Untuk masuk ke dalam pasar global tentu tidaklah mudah karena ada berbagai proses yang cukup panjang. Selain untuk meningkatkan keuntungan, produk atau jasa kita akan memiliki nilai prestise yang tinggi karena bisa dibilang sudah tembus pasar internasional sehingga banyak orang yang merasa percaya akan kualitasnya.
Membahas tentang produk atau jasa yang bisa masuk ke dalam pasar global apakah produk kerajinan juga bisa menembus fase ini? Jawabannya sangat bisa apalagi saat ini kerajinan sudah masuk dalam subsektor ekonomi kreatif yang sedang dikembangkan oleh pemerintah dan masyarakat.
Kerajinan memiliki ciri khas yang unik dan menjadi identitas dari bangsa sehingga produk kerajinan mempunyai potensi yang besar untuk bisa masuk ke dalam pasar global karena kompetitor alaminya hanya berasal dari bangsa atau pelaku usaha dan bisnis di negeri sendiri.
Untuk itu, kerajinan yang memiliki kualitas tinggi tentunya harus mencakup bentuk, fungsi, nilai budaya dan teknik pembuatan yang mumpuni sehingga dapat diterima konsumen. Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas tentang faktor pentingnya perancangan produk kerajinan untuk pasar global, yuk kita simak bersama !
E Penjualan Sistem Konsinyasi Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal
Penjualan dengan sistem konsinyasi adalah penjualan dengan cara menitipkan produk kepada pihak lain untuk dijualkan dengan harga jual dan persyaratan sesuai dengan perjanjian antara pemilik produk dan penjual.
Surat Perjanjian Konsinyasi
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Selanjutnya disebut Pihak Pertama
Selanjutnya disebut Pihak Kedua
Untuk selanjutnya antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua memiliki perjanjian kerja sama sebagaimana ketentuan sebagai berikut.
1. Pihak Pertama menitipkan barangnya kepada Pihak Kedua dengan sistem konsinyasi. Pihak Kedua mendapat ( __ ) % dari uang hasil penjualan barang titipan pihak pertama.
2. Jumlah maksimal penitipan barang yang dilakukan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua adalah ( ____) buah untuk setiap desainnya.
3. Pihak Pertama akan membantu promosi Pihak Kedua, begitu juga sebaliknya.
4. Pihak Kedua melaporkan hasil penjualan kepada Pihak Pertama setiap bulannya, di awal bulan berikutnya disertai dengan penyerahan laba sebesar ( __ ) % dari uang hasil penjualan barang titipan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.
D emikianlah surat perjanjian kerja sama ini dibuat untuk menjadi ikatan di antara kami. Segala hal yang belum termuat dalam surat perjanjian ini, dibicarakan bersama antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua untuk mencapai kesepakatan di kemudian hari dan menjadi tambahan pada perjanjian ini.
Perjanjian ini kami buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Jika terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian ini, maka kami sepakat untuk menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan dan musyawarah. Namun, jika tidak terselesaikan juga, kami sepakat menyelesaikannya berdasarkan hukum yang berlaku.
Perjanjian ini disepakati pada Hari _______Tanggal __ Bulan _____ Tahun _____ oleh:
Pihak Pertama Pihak Kedua
(nama lengkap) (nama lengkap)
Komentar
Terimakasih atas blog pembelajarannya bu,dalam perancangan produk serta pengembangan ide produk,saya sudah membacanya 🙏
terima kasih bu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global Balas Hapus Trimakasih bu atas materinya saya sudah baca dan sudah mempunyai ide untuk kerajinan Balas HapusTerimakasih bu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global,saya sudah membacanya. Balas Hapus
terimakasih bu untuk materinya
Terima Kasih Materinya Mudah Dipahami
Giat Suhada Raya Ramadan
12 MIPA 2 Balas Hapus
Terimakasi bu atas materinya
Terimakasih bu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global,saya sudah membacanya.
Ira Rahmadani 12ips3 Balas Hapus
Nama: Adinda Tri Ambarwati
Kelas: XII-MIPA 2
Terima Kasih ibu atas materi perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global, untuk materinya mudah untuk dipahami Balas Hapus
Nama : Ima Nur Aeni
Kelas : XII-Ips 3
Perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global terbagi menjadi 5 ide pengembangan diantaranya :
1. Pengembangan 1 =
a.) Fungsi sama
b.) Konteks beda
2. Pengembangan 2 =
a.) Bentuk sama
b.) Ukuran berbeda
3. Pengembangan 3 =
a.) Motif sama
b.) Produk berbeda
4. Pengembangan 4 =
a.) Bentuk dan fungsi sama
b.) Material berbeda
5. Pengembangan 5 =
a.) Produk baru
b.) Fungsi baru
Balas Hapus
Terimakasih Bu atas penjelasan dari materi ide perancangan dan ide kerajinan untuk pasar global nya Balas Hapus
Terima kasih bu atas materinya sangat bermanfaat
Fitri Adelia
XII MIPA 3 Balas Hapus
Terima kasih bu atas materinya
- Lintang Zulfa A
XII-IPS3 Balas Hapus
Trimakasih bu atas materinya maap TLT baru ada kuota 🙏
Fitria Ulfah
12 ips 3 Balas Hapus
C Penghitungan Harga Jual Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal
Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua adalah variable costing.
Pendekatan full costing memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan biaya overhead (tetap dan variabel), serta ditambah dengan biaya nonproduksi, seperti biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.
Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Full Costing2. Variable Costing
Pendekatan variable costing memisahkan penghitungan biaya produksi yang berlaku variabel dengan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan overhead variable ditambah dengan biaya pemasaran variabel dan biaya umum variabel.
Biaya tetap terdiri atas biaya overhead tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi tetap, dan biaya umum tetap.
Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Variabel CostingMetode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:
1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand Approach)
2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)
3. Pendekatan Pasar (Market Approach)
Menemukan Ide Produk Kerajinan
Biasanya pengrajin sangat jarang memiliki usaha secara independen atau sendiri, hal itu dikarenakan pengrajin memiliki kelompok yang memiliki tugas dalam bidangnya masing-masing sehingga membutuhkan berbagai elemen untuk menghasilkan sebuah kerajinan.
Untuk membuat sebuah kerajinan perlu adanya ide produk kerajinan yang bisa dikembangkan melalui kelompok pengrajin, setiap kelompok kerajinan dapat mengadakan brainstorming atau curah pendapat agar mendapatkan ide produk kerajinan yang tepat.
Setiap anggota dalam kelompok ini harus mengekspresikan diri untuk menghasilkan ide dan gagasan yang bervariasi jangan sampai ada yang takut salah karena kunci sukses dari tahap ini yaitu menemukan ide terbaik berdasarkan masukan dari semua anggota.
Ketika ide tersebut disepakati bersama oleh kelompok pengrajin maka motivasi untuk menciptakan dan menghasilkan sebuah kerajinan dapat memiliki proses yang lancar serta optimal. Temukan ide dan gagasan yang terbaik melalui pertimbangan kelompok dari proses awal hingga akhir.
Tags: kerajinan untuk produk global