Seni Sulaman - Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Global
Proses Rasionalisasi
Faktor pentingnya perancangan produk kerajinan untuk pasar global selanjutnya yaitu rasionalisasi yang menjadi proses untuk mengevaluasi ide dan gagasan yang muncul dengan dikaitkan beberapa pertimbangan teknis di antaranya yaitu bagaimana cara menggunakan produk tersebut dalam kurung (fungsi), apakah bisa untuk diproduksi dengan teknik yang ada (teknik), bagaimana proporsi serta ukuran yang sesuai untuk menghasilkan produk tersebut agar mudah dibawa serta mudah dikirim (bentuk), apa yang menjadi ketertarikan bagi konsumen terkait produk kerajinan tersebut (nilai budaya), dan sebagainya.
Hal ini perlu dipertimbangkan secara matang sebagai faktor pentingnya perancangan kerajinan dalam pasar global sehingga produk tersebut dapat menarik perhatian konsumen pasar global dalam semua aspek.
Rasionalisasi sangat dibutuhkan karena dalam usaha dan dan bisnis tentunya memiliki kompetitor serta resiko yang akan dihadapi kedepannya sehingga kita harus memiliki rancangan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan yang mengakibatkan usaha atau bisnis kita tidak optimal.
Ringkasan Buku Sekolah
Kelas 12 ( SMA / MA / SMK )
PRAKARYA
Bab I Wirausaha Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal
Hukum ekonomi dasar menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara ketersediaan barang di pasar (supply) dengan permintaan pembeli (demand). Titik temu antara permintaan dan pengadaan adalah penetapan harga jual produk.
Ketersediaan barang yang melebihi permintaan pembeli akan menurunkan harga barang. Sebaliknya, ketersediaan barang yang lebih rendah daripada permintaan pembeli, dapat menyebabkan harga barang menjadi tinggi.
Rancangan produk terwujud melalui kegiatan wirausaha dengan didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan. Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal pula dengan sebutan 6M, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja), dan Market (pasar).
Kegiatan wirausaha dapat dibagi menjadi tiga tahapan.
1) Pembentukan organisasi dan pembagian tugas
2) Menetapkan target dan strategi
3) Membuat jadwal kegiatan
4) Menetapkan biaya produksi dan harga jual, pembiayaan serta alur keuangan
1) Melakukan produksi
2) Melakukan Quality Control (QC)
3) Melakukan pengemasan
4) Melakukan promosi, penjualan, dan distribusi
1) Evaluasi kinerja dan keuangan
2) Penyusunan laporan evaluasi
PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
Proses perancangan produk diawali dengan pencarian ide dilanjutkan dengan pembuatan gambar atau sketsa ide. Ide terbaik kemudian dikembangkan menjadi model dari kerajinan yang akan dibuat, dilanjutkan dengan persiapan produksi. Produksi adalah membuat produk dengan jumlah tertentu sehingga siap menjadi komoditi yang akan dijual.
Produk yang akan dibuat adalah produk untuk pasar global, baik wisatawan yang datang maupun pasar global yang dapat dijangkau oleh pemasaran online.langkah selanjutnya adalah mencari ide produk apa yang tepat untuk dikembangkan. Cara yang dapat dilakukan adalah melalui curhat pendapat (brainstorming)yang dilakukan dalam kelompok. Pada proses brainstorming setiap angggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide-ide yang beragam dan sebanyak-banyaknya.
Berikut adalah cara-cara pengembangan produk berikut contohnya.
Fungsi tas adalah tempat menyimpan barang. Seiring perkembangan jaman, kebutuhan orang akan laptop sekarang ini sangat tinggi. Konsumen mulai mencari segala bentuk aksesoris untuk laptop yang dibutuhkan maka muncullah ide untuk menciptakan tas khusus laptop dengan motif yang berbeda dengan yang ada di pasaran umumnya.
Cara pengembangan ide 2
Tags: kerajinan untuk produk global