"Strategi Sukses Memasarkan Kerajinan ke Pasar Global"
5 Tips Strategi Pemasaran Produk Kerajinan untuk Pemula
Jika Anda adalah seorang perajin produk kerajinan, maka Anda harus mengetahui strategi pemasaran produk kerajinan yang baik dan tepat sasaran. Memiliki produk kerajinan dengan desain yang unik dan kualitas bahan yang bagus saja tidak cukup, Anda juga harus memiliki strategi pemasaran yang tepat sasaran.
Untuk menjangkau calon pelanggan, ada beberapa strategi pemasaran yang bisa Anda lakukan. Jangan sampai produk kerajinan yang memang bagus dan berkualitas tidak terjual dengan maksimal hanya karena kekurangan dalam pemasaran.
Yuk simak penjelasan mengenai strategi pemasaran produk kerajinan yang baik dan tepat sasaran di bawah ini!
E Penjualan Sistem Konsinyasi Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal
Penjualan dengan sistem konsinyasi adalah penjualan dengan cara menitipkan produk kepada pihak lain untuk dijualkan dengan harga jual dan persyaratan sesuai dengan perjanjian antara pemilik produk dan penjual.
Surat Perjanjian Konsinyasi
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Selanjutnya disebut Pihak Pertama
Selanjutnya disebut Pihak Kedua
Untuk selanjutnya antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua memiliki perjanjian kerja sama sebagaimana ketentuan sebagai berikut.
1. Pihak Pertama menitipkan barangnya kepada Pihak Kedua dengan sistem konsinyasi. Pihak Kedua mendapat ( __ ) % dari uang hasil penjualan barang titipan pihak pertama.
2. Jumlah maksimal penitipan barang yang dilakukan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua adalah ( ____) buah untuk setiap desainnya.
3. Pihak Pertama akan membantu promosi Pihak Kedua, begitu juga sebaliknya.
4. Pihak Kedua melaporkan hasil penjualan kepada Pihak Pertama setiap bulannya, di awal bulan berikutnya disertai dengan penyerahan laba sebesar ( __ ) % dari uang hasil penjualan barang titipan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.
D emikianlah surat perjanjian kerja sama ini dibuat untuk menjadi ikatan di antara kami. Segala hal yang belum termuat dalam surat perjanjian ini, dibicarakan bersama antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua untuk mencapai kesepakatan di kemudian hari dan menjadi tambahan pada perjanjian ini.
Perjanjian ini kami buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Jika terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian ini, maka kami sepakat untuk menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan dan musyawarah. Namun, jika tidak terselesaikan juga, kami sepakat menyelesaikannya berdasarkan hukum yang berlaku.
Perjanjian ini disepakati pada Hari _______Tanggal __ Bulan _____ Tahun _____ oleh:
Pihak Pertama Pihak Kedua
(nama lengkap) (nama lengkap)
C Penghitungan Harga Jual Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal
Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua adalah variable costing.
Pendekatan full costing memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan biaya overhead (tetap dan variabel), serta ditambah dengan biaya nonproduksi, seperti biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.
Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Full Costing2. Variable Costing
Pendekatan variable costing memisahkan penghitungan biaya produksi yang berlaku variabel dengan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan overhead variable ditambah dengan biaya pemasaran variabel dan biaya umum variabel.
Biaya tetap terdiri atas biaya overhead tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi tetap, dan biaya umum tetap.
Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Variabel CostingMetode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:
1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand Approach)
2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)
3. Pendekatan Pasar (Market Approach)
Manfaatkan Internet
Bisnis produk kerajinan Anda tidak akan berkembang secara signifikan jika tidak diperkenalkan ke masyarakat luas. Semakin banyak orang yang mengenal produk Anda, maka penjualan akan semakin meningkat.
Untuk meningkatkan penjualan, Anda bisa mengikuti pameran kerajinan atau bazar. Dengan mengikuti acara tersebut, Anda berkesempatan untuk memamerkan produk Anda sehingga calon pelanggan dapat mengetahui bentuk dan fungsinya. Selain itu, Anda dapat membangun hubungan untuk mengembangkan produk Anda dengan mengikuti acara seperti itu.
Nah, jika Anda membutuhkan pinjaman dana tunai untuk melakukan pemasaran atau mengembangkan bisnis, Anda dapat melakukannya di Modalku. Untuk mendaftar, Anda dapat klik di sini. Semoga strategi pemasaran produk kerajinan yang kami sampaikan dapat membantu Anda, ya!
Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.
1. Tekstil dan produk tekstil
Ini termasuk segala macam kain seperti sutra, katun, linen, dan wol, serta produk tekstil seperti tenunan, rajutan, dan sulaman.
Produk tekstil seringkali memiliki pola, warna, dan desain yang khas, dan biasanya digunakan untuk pakaian, perhiasan rumah, dan aksesoris.
Indonesia memiliki kekayaan warisan budaya tekstil yang luar biasa, dan menempati peringkat 6 sebagai negara penghasil tekstil terbesar di dunia.
Berikut adalah beberapa jenis tekstil dan produk tekstil yang khas dari Indonesia:
Batik adalah teknik pewarnaan kain tradisional Indonesia yang menggunakan malam pada bagian tertentu kain untuk membentuk pola atau gambar tertentu.
Batik biasanya terbuat dari kain katun, dan banyak sekali motif yang berasal dari setiap daerah di Indonesia.
Tenun adalah teknik menganyam benang menjadi kain dengan mesin tenun tradisional. Setiap daerah di Indonesia memiliki motif dan pola tenun yang khas, seperti tenun ikat Sumba, tenun songket Palembang, atau tenun endek Bali.
Songket adalah kain tenun tradisional Indonesia yang dihiasi dengan hiasan benang emas atau perak yang diikat dengan cara tertentu, sehingga membentuk pola tertentu.
Songket biasanya digunakan sebagai pakaian adat dalam acara-acara penting di Indonesia.
Sulam adalah teknik menjahit hiasan pada kain dengan benang-benang tertentu untuk membentuk gambar atau pola tertentu.
Sulaman tradisional Indonesia banyak menggunakan hiasan berupa bunga, burung, dan binatang sebagai motifnya.
2. Produk anyaman
Tags: kerajinan untuk usaha perencanaan global