... 5 Langkah Mudah Perhitungan Harga Jual Kerajinan Rajutan untuk Pasar Lokal

"Strategi Penetapan Harga Produk Kerajinan di Pasar Lokal"

A Perencanaan Usaha Kerajinan untuk Pasar Lokal

Berdasarkan luasannya, pasar dapat dibedakan menjadi pasar lokal, pasar nasional, dan pasar global atau pasar internasional.

Kebutuhan pasar lokal dapat diketahui dengan melakukan pengamatan terhadap pasar sasaran.

Ide pengembangan produk kerajinan untuk pasar lokal juga dapat diperoleh dengan mengenali kebiasaan di daerah setempat, misalnya kebiasaan melepas alas kaki saat masuk ke dalam rumah.

Segmen pasar sasaran yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Setiap kebutuhan yang berbeda merupakan peluang pasar bagi wirausahawan.

Pasar sasaran adalah kelompok pasar atau konsumen yang ditargetkan untuk membeli suatu produk.

Tabel .Hasil Kuesioner Selera Estetis dan Daya Beli Tabel .Pasar Sasaran Wirausaha Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

Sumber Daya Material, Teknik, dan Ide Produk Kerajinan

Sumber daya usaha yang dibutuhkan untuk wirausaha kerajinan adalah bahan baku atau material, teknik dan alat, serta keterampilan.

Perancangan produk didasari beberapa faktor pertimbangan, yaitu fungsi produk, pengguna produk, material, teknik pembuatan, nilai estetis, dan harga jual.

Cara Menentukan Harga Jual Produk Kerajinan

Beberapa cara menentukan harga jual produk kerajinan yang dapat Anda terapkan untuk mendapatkan keuntungan maksimal:

  1. Anda dapat menerapkan markup pricing, dimana ini adalah metode yang dilakukan untuk menentukan harga jual dengan cara menambah harga beli (modal) dan keuntungan yang ingin Anda ambil. Metode ini cukup sederhana dan banyak digunakan pelaku bisnis. Rumus markup pricing adalah harga jual = bahan baku modal + (bahan baku modal x markup).
  2. Anda juga dapat menerapkan margin pricing, dimana metode ini terlebih dahulu menentukan berapa harga produk yang akan dijual. Rumus margin pricing adalah Margin = (Harga jual – Bahan baku modal) / Harga jual.
  3. MSRP (Manufacturer Suggested Retail Price), dimana MSRP ini adalah cara menentukan harga jual yang sudah diatur atau diberikan oleh produsen. MSRP di Indonesia sendiri lebih dikenal dengan istilah harga eceran yang disertakan. Tetapi bisa juga menaikkan maupun menurunkan harga. MSRP lebih umum ditemukan dalam perusahaan manufaktur, seperti kendaraan mobil, motor, dan obat-obatan.
  4. Anda juga dapat menerapkan VBP (Value Based Pricing), dimana metode ini membutuhkan responden dan survey. Lebih tepatnya pebisnis melakukan riset pasar dengan menanyakan kepada responden berapa harga jual yang tepat atau pantas.
  5. Anda juga dapat menerapkan Keystone pricing, dimana metode ini adalah menggandakan harga beli atau modal dari produk yang akan dijual. Metode ini sangat menguntungkan karena profit yang dihasilkan dapat mencapai dua kali lipat atau lebih dari harga modal.
  6. Anda juga dapat mencoba menerapkan bundling, meski keuntungan yang didapat tidak banyak tetapi ini cukup efektif untuk menaikkan produk yang dijual dan terlihat terjual lebih banyak.

Tags: kerajinan untuk produk jual

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia