... 5 Langkah Mudah Perhitungan Harga Jual Kerajinan Rajutan untuk Pasar Lokal

"Strategi Penetapan Harga Produk Kerajinan di Pasar Lokal"

Biaya Distribusi dan Pemasaran

Selain biaya produksi, produsen kerajinan juga perlu mempertimbangkan biaya distribusi dan pemasaran. Beberapa biaya distribusi dan pemasaran yang umum termasuk:

1. Biaya penyimpanan: Biaya penyimpanan meliputi biaya menyewa ruang penyimpanan untuk menyimpan stok produk kerajinan. Biaya ini dapat bervariasi tergantung pada ukuran stok dan lokasi penyimpanan.

2. Biaya distribusi: Biaya distribusi merujuk pada biaya mengirim produk kerajinan dari produsen ke toko-toko atau agen penjualan. Biaya ini dapat termasuk biaya transportasi, biaya bongkar muat, dan biaya penanganan barang.

3. Biaya penjualan: Biaya penjualan mencakup biaya yang terkait dengan aktivitas penjualan seperti komisi penjualan, biaya promosi penjualan, dan biaya lainnya yang terkait dengan upaya penjualan produk kerajinan.

4. Biaya layanan pelanggan: Biaya layanan pelanggan meliputi biaya yang terkait dengan memberikan dukungan pelanggan seperti layanan purna jual, pemeliharaan produk, dan pengembalian barang.

3 Hal Penting untuk Menentukan Harga Jual Produk

Sebelum masuk ke cara menentukan harga jual, ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan terlebih dahulu, yaitu:

Ketiganya akan digunakan dalam strategi menentukan harga jual produk. Jadi, mari kita tentukan ketiga hal tersebut dulu yuk.

1. Biaya Variabel

Biaya variabel adalah biaya yang dapat berubah-ubah tergantung jumlah produksi. Semakin banyak produk yang dibuat, semakin besar juga biaya variabel yang dikeluarkan.

Sebelum masuk ke cara menentukan harga jual sebuah produk, Anda perlu menghitung biaya variabel sebagai acuan modal Anda.

Bagi Anda yang menjual produk dari produsen lain, Anda dapat menghitung total modal. Seperti, modal untuk pembelian produk, biaya transportasi atau pengiriman, dll.

Namun, jika Anda memproduksi sendiri, maka perhitungan akan jauh lebih kompleks. Misalnya beberapa hal berikut yang dikategorikan sebagai biaya variabel:

  • Biaya bahan baku. Hal ini sesuai dengan kebutuhan produksi Anda. Misalnya, membuat pakaian membutuhkan kain, benang, jarum, dll,
  • Biaya tenaga kerja. Seluruh tenaga kerja yang terlibat, termasuk upah untuk lembur jika diperlukan,
  • Biaya peralatan produksi. Seperti oli mesin produksi, listrik, air, dll,
  • Komisi atau insentif. Biasanya diperuntukan bagi salesman agar lebih meningkatkan penjualan.

Contoh:

Bayangkan jika Anda menjual kopi kekinian dalam kemasan botol. Mari kita hitung biaya variabelnya.

Biaya VariabelDetailNominal
Bahan bakuKopi, air, gula, dll.Rp10.000
Waktu produksi3 menit per botol.Rp1.000
Kemasan Botol plastik, kantong belanja, sedotan, dll.Rp3.000
Materi promosiCetak stiker atau gambar di kemasan, dll.Rp1.000
Biaya peralatanListrik, sparepart, oli mesin, dll.Rp5.000
Total Rp20.000

Faktor yang Mempengaruhi Harga Jual

Saat melakukan perhitungan harga jual, kamu juga harus memperhatikan faktor-faktor berikut ini:

1. Faktor Biaya

Faktor yang satu ini merupakan dasar perhitungan dalam menentukan harga jual produk atau jasa.

2. Faktor Bukan Biaya

Faktor ini berasal dari eksternal perusahaan, sehingga lebih sulit untuk dikendalikan. Kamu bisa lihat faktor-faktor non biaya berikut ini:

  • Keadaan ekonomi suatu negara. Contohnya inflasi dan deflasi negara.
  • Permintaan dan penawaran pasar. Ketika jumlah barang yang ada di pasaran meningkat seiring dengan permintaan atau keinginan pembeli, maka akan terjadi keseimbangan di dalamnya. Namun, ketika permintaan dan penawaran tersebut tidak seimbang, maka akan berpengaruh terhadap harga jual produk atau jasa.
  • Elastisitas permintaan. Ini merupakan kepekaan perubahan permintaan terhadap perubahan biaya.
  • Tipe pasar. Hal ini juga berpengaruh terhadap harga jual. Ada tipe pasar sempurna, dimana terdapat banyak pembeli dan penjual dalam satu pasar. Pasar oligopoli, dimana dalam suatu pasar terdapat beberapa penjual yang dominan. Monopoli, di dalam suatu pasar hanya ada satu penjual. Dan, monopolistik, di dalam satu pasar terdapat banyak penjual dengan corak yang berbeda. Maka, harga jual di masing-masing tipe pasar tersebut tentu akan berbeda juga.
  • Citra masyarakat terhadap produk. Coba kamu bedakan antara barang dengan brand/merk terkenal dengan yang tanpa brand. Meskipun bahan dan bentuk produknya sama, tapi kedua harga jual produk tersebut berbeda, kan ?
  • Campur tangan dan pengawasan pemerintah. Adanya pengawasan pemerintah, bisa membuat harga jual berubah.
  • Tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan begitu, harga jual biasanya akan lebih rendah.

Tags: kerajinan untuk produk jual

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia