"Posisi Jarum di Mesin Jahit Juki - Tips dan Trik Terbaik"
HZL 29Z
JUKI HZL 29Z adalah salah satu mesin yang dibandrol dengan harga murah di pasaran, yaitu sekitar Rp. 2.090.000. Harganya yang cukup murah ini karena ukuran mesinnya yang lebih kecil dibandingkan mesin yang sebelumnya. Fitur yang ada juga tidak kalah dengan mesin yang lain, yaitu fungsi jahitan sebanyak 22 jenis ditambah dengan 1 fungsi untuk lobang kancing.
Tidak hanya itu saja, teknologi auto needle threader juga ada pada mesin ini. Teknologi tersebut nantinya dapat memudahkan para penjahit untuk memasukkan benang ke dalam jarum. Untuk konsumsi listrik dari mesin ini hanya sebesar 60 watt. Sehingga mesin ini sangat hemat daya dan juga bisa dipindah kemana-mana.
Baca Juga Daftar Harga Mesin Jahit Semua Jenis Terbaru 2019
Posisi jarum pada mesin jahit juki
Mesin jahit dengan tipe ini merupakan mesin jahit yang dapat menghasilkan jahitan yang sempurna dengan menggabungkan dua teknologi. Yaitu teknologi mesin jahit industrial dengan teknologi household sehingga dapat membuat mesin ini bisa digunakan siapa saja. Baik itu para penjahit pemula maupun para penjahit yang sudah profesional.
Dengan harga sekitar Rp. 12.850.000, fitur-fitur pada mesin jahit ini lebih lengkap dibandingkan dengan mesin jahit industrial lain. Area jahitnya juga sangat luas bahkan mencapai 59 centimeter. Mesin jahit ini selain digunakan untuk menjahit juga mampu untuk melakukan quilting dengan sempurna. Sehingga mesin ini wajib dimiliki bagi para pengusaha garmen baik kecil maupun besar.
Bagian 2: Mempersiapkan Mesin Jahit
Letakkan mesin di meja, lemari, atau alas lain yang kokoh di depan Anda. Duduklah di kursi yang tingginya sesuai dengan tinggi meja. Atur mesin agar jarumnya di sebelah kiri Anda dan badan mesin di sebelah kanan. Anda harus memeriksa beberapa hal terlebih dahulu dan mengenali mesin sedikit, jadi jangan pasang steker terlebih dahulu.
Pasang jarum dengan hati-hati. Jarum memiliki sisi yang datar, jadi hanya bisa dipasang dengan satu cara, biasanya dengan sisi datar ke arah belakang. Ada lubang di salah satu sisi jarum, biasanya berlawanan dengan sisi datar tangkai – lubang ini harus mengarah ke arah masuknya benang saat memasang jarum (benang akan terpasang pada jarum saat keluar masuk kain.) Masukkan jarum sepenuhnya ke dalam tempatnya dan kencangkan sekrup.
- Saat bobbin sudah tergulung, letakkan di bobbin cage di bawah jarum dan pada bagian bawah mesin jahit. Tinggalkan sedikit benang di bagian luar untuk dimasukkan ke jarum.
- Kunjungi tautan di atas untuk petunjuk lebih rinci mengenai melilit dan memasukkan bobbin.
- Anda juga bisa mengikuti petunjuk yang dicetak pada mesin.
- Biasanya, benang dipasang mengikuti pola standar: "kiri, bawah, atas, bawah, masuk ke sekoci, melewati jarum." Cara lain untuk mengetahui cara memasang benang ke mesin jahit adalah: "tiang benang, tension, take up lever, jarum, mengikuti jalur benang di antaranya."
- Benang bisa dipasang ke jarum dari kiri, kanan, atau depan ke belakang. Jika benang sudah terpasang, Anda bisa mengikutinya. Namun, jika benang belum terpasang, bagian terakhir yang dilewati benang sebelum jarum terletak searah dengan arah pemasangan benang.
6 Cara Memperbaiki Mesin Jahit Benang Loncat
Menjahit dapat menjadi kegiatan yang amat memuaskan. Selain sebagai kegemaran pribadi, kemampuan menjahit juga bisa diarahkan sebagai suatu profesi, mengingat semakin banyak orang yang kini merancang pakaian mereka sendiri dengan desain yang eksklusif dan berbeda dari yang umum. Meskipun demikian, penggunaan mesin jahit tidak selalu bebas dari tantangan.
Pengoperasian mesin jahit sering kali menimbulkan beberapa kesulitan, mengakibatkan hasil jahitan pakaian menjadi kurang rapi.
Satu dari masalah yang sering muncul saat menggunakan mesin jahit adalah kejadian benang melompat. Kesulitan ini dapat diatasi dengan mudah sesuai dengan penyebabnya, yang dapat diidentifikasi melalui tinjauan yang diuraikan di bawah ini.
Jangan sepelekan jahitan loncat, kenali sebabnya dan lakukan cara memperbaiki mesin jahit benang loncat segera. Jangan sampai hal ini mempengaruhi kualitas akhir dari jahitan Anda.
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya jahitan yang loncat. Mulai dari hal-hal yang berhubungan dengan mesin hingga jarum.
Pada kesempatan ini, kami akan memberikan beberapa penjelasan mengenai cara mengatasi loncatnya benang pada saat menjahit berdasarkan penyebabnya. Simak ulasannya sampai selesai.
Berbagai Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya
Ada banyak jenis kerusakan yang dapat terjadi pada mesin jahit, baik dari mesin jahit itu sendiri maupun yang berhubungan dengan jarum dan benang. Seperti penjelasan berikut:
1. Mesin Berisik
Biasanya hal ini terjadi mesin menjadi kotor akibat debu yang bertumpuk dan menyangkut di mesin. Termasuk juga sisa benang yang dipakai yang bisa membuat gigi mesin terganggu. Apalagi jika penggunaan minyak pelumas yang kurang berkualitas. Gesekan seperti ini bisa menimbulkan bunyi.
Cara mengatasinya cukup mudah namun memang harus dilakukan secara rutin, yaitu dengan membersihkan mesin dari bekas benang atau serat kain. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil yang halus agar bisa mengangkat semua serpihan serat dan debu yang bersarang.
Gunakan minyak pelumas yang bermutu baik yang memang disesuaikan untuk mesin jahit. Jangan memberikan pelumas secara berlebihan agar tidak memberikan noda minyak pada kain.
2. Mesin Tidak Mau Menjahit
Jika masalah ini terjadi, solusinya adalah dengan memperhatikan “needle hook” yaitu tempat di mana jarum bekerja. Bukalah sekoci dan perhatikan apakah ada benang yang kusut. Karena biasanya masalah ini disebabkan oleh benang kusut yang menghalangi hook bekerja.
3. Pergerakan Kain Tidak Lancar
Meskipun bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, namun umumnya masalah ini diakibatkan oleh tumpukan serat kain pada gigi penyuap. Hal lain adalah akibat gigi penyuap tidak sesuai tinggi rendahnya.
Tags: jahit mesin pada jarum juki