Keindahan dalam Karya Seni - Inspirasi dan Panduan untuk Produk Kerajinan dari Adonan Tepung
Jenis-Jenis Tepung dan Karakteristiknya
1. Jenis-Jenis Tepung Beras
Beras bisa diolah menjadi tepung yang kerap dimanfaatkan sebagai bahan kue dan makanan. Jenis-jenis tepung dan karakteristiknya ini wajib diketahui. Tepung beras terbuat dari beras yang ditumbuk, sehingga memiliki tekstur yang halus dan berwarna putih.
Macam tepung beras, terutama tepung beras merah kaya protein dan serat, yang keduanya dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan mengurangi berat badan. Tepung beras digunakan untuk membuat kue tradisional seperti kue talam, kue serabi, nagasari, kue mangkok dan juga bisa digunakan untuk membuat bihun.
2. Jenis-Jenis Tepung Terigu
Tepung terigu adalah macam tepung yang terbuat dari biji gandum yang dihaluskan. Tepung ini memiliki tekstur yang halus dan warna putih. Jenis-jenis tepung dan karakteristiknya ini wajib diketahui. Tepung terigu ini terbagi menjadi 3 jenis, yaitu tepung terigu protein rendah, tepung terigu protein sedang dan tepung terigu protein tinggi.
Tepung terigu dengan protein rendah biasanya digunakan untuk membuat kue yang renyah, seperti cookies, pie crust, gorengan dan makanan renyah lainnya.
Tepung terigu dengan protein sedang atau yang biasa disebut tepung serbaguna, bisa digunakan untuk membuat banyak masakan, mulai dari gorengan, kue tradisional dan aneka kue yang lainnya.
Sementara itu, tepung terigu dengan protein tinggi, bisa membuat kue terasa menjadi empuk dan teksturnya halus. Tepung terigu protein tinggi umumnya digunakan untuk membuat donat, pasta, mi, roti dan semacamnya.
3. Jenis-Jenis Tepung Terigu Protein Tinggi
10 Jenis Tepung dan Kegunaannya yang Perlu Kamu Tahu
Tepung memiliki banyak jenis dengan kegunaan yang tentu saja berbeda-beda. Agar tidak salah beli dan menggunakannya, kamu perlu tahu jenis tepung dan kegunaannya berikut ini.
Tepung terigu umumnya dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu tepung terigu protein tinggi, sedang dan rendah. protein tinggi adalah tepung terigu dengan kandungan protein sebesar 12 - 14 persen. Untuk tepung terigu protein tinggi sendiri umumnya berfungsi atau banyak digunakan untuk membuat roti, mie, kulit martabak, kulit lumpia atau kulit pangsit. Tepung terigu protein tinggi digunakan untuk makanan-makanan tersebut karena bisa menghasilkan terkstur yang lebih kenyal dan lebih elastis.
Tepung terigu protein sedang biasanya mengandung protein sebanyak 11 - 13 persen . Biasa disebut juga sebagai tepung terigu serba guna karena memang bisa digunakan untuk berbagai jenis makanana. Baik itu untuk cake, pastry, muffin, brownies, pasta, hingga untuk membuat berbagai kulit makanan.
Sedangkan tepung terigu protein rendah biasanya mengandung protein kurang dari 11 persen, daya serap airnya sangat rendah jadi cenderung kering dan sangat cocok untuk membuat makanan yang renyah atau light dan airy. Misalnya saja goreng-gorengan, biskuit, kue kering, chiffon cake, black forest, sponge cake, waffle, pancake, crepes, hingga kerupuk.
Jenis-jenis bahan lunak
Bahan lunak terbagi ke dalam dua jenis yakni bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak, beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan, yaitu seperti berikut:
1. Jenis Bahan lunak alami
Kerajinan Bahan Lunak Tanah Liat
Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat disebut juga sebagai tanah lempung. Tanah liat dapat kita ketahui dan dapat kita temukan dengan warna hitam keabu- abuan. Diberi nama tanah liat karena melihat dari teksturnya yang liat, sehingga mudah sekali dibentuk- bentuk.
Tanah liat memiliki karakteristik:
- Sulit menyerap air sehingga tidak cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian.
- Tekstur tanah cenderung lengket
- Dalam keadaan kering, butiran tanahnya terpecah-pecah secara halus.
- Merupakan salah satu bahan baku untuk membuat tembikar dan kerajinan tangan lainnya yang dalam pembuatannya harus dibakar dengan suhu di atas 10000C.
Jenis tanah liat:
- Tanah liat primer, dihasilkan dari pelapukan batuan karena tenaga endogen namun tidak berpindah dari batuan induknya, sehingga sifatnya lebih murni daripada tanah liat sekunder. Tanah liat yang memiliki warna putih atau putih kusam. Termasuk tanah liat jenis ini adalah kaolin, bentonite, feldspatik, kwarsa dan dolomite.
Ciri-ciri tanah liat primer adalah: