... 10 Ide Produk Kerajinan Keramik DIY yang Mudah Dibuat Sendiri

"Keajaiban Kerajinan Keramik - Memperindah Rumah Anda dengan Karya Seni Terbaik!"

Mengenal Teknik Pembuatan Keramik

Semua kerajinan keramik dibuat menggunakan bahan alami yang diekstraksi dari bumi, kemudian dibentuk menjadi ubin keramik yang umum dijumpai.

Secara umum, ada beberapa teknik membuat keramik yang digunakan pengrajin. Beberapa di antaranya seperti:

1. Teknik Lempeng

Teknik lempengan ini juga dikenal dengan nama slabing. Pengrajin akan membuat lempengan tanah liat yang digilas dengan roller kayu.

Cara pembuatannya adalah tanah liat ditaruh di atas meja putar. Kemudian mejanya diputar secara perlahan sambil tangan menekan tanah liat sampai menjadi bentuk keramik yang diinginkan.

2. Teknik Pijat (Pinching)

Sesuai namanya, pada teknik ini, pengrajin akan langsung menggunakan tangannya untuk memijat keramik hingga mendapatkan bentuk yang diinginkan.

Hasilnya berupa kerajinan tanah liat yang padat dan tidak mudah mengelupas, membuatnya bisa bertahan sangat lama.

3. Teknik Pilin

Teknik juga langsung menggunakan kedua tangan pengrajin. Tanah liat akan dipilin seperti tali. Hasil pilinan bisa dibentuk menjadi lingkaran atau bentuk lainnya.

4. Teknik Putar

Teknik akan memanfaatkan subak pelarik atau alat putar. Ambil segumpal tanah liat, letakan di atas meja putar. Selama tanah liat diputar, pengrajin akan menekannya serta membentuknya hingga mendapatkan bentuk silindris atau bentuk yang diinginkan.

5. Teknik Cetak (Press)

Pada teknik ini, proses pembentukan keramik menggunakan cetakan. Hal ini menjadikan bentuk tanah liat sesuai dengan cetakan yang digunakan.

Adapun bentuk cetakannya bisa memiliki beragam bentuk. Jika tanah liat sudah masuk ke dalam cetakan, maka bahan ini siap menuju proses selanjutnya.

Upaya Pemerintah

Pemerintah lewat Kementerin Perdagangan melakukan serangkaian seminar web untuk meningkatkan peluang ekspor ke berbagai negara di dunia. Salah satu seminar webnya mengambil tema Mendorong Ekspor Produk Kerajinan Tangan ke Pasar Jepang” yang digelar secara virtual pada Rabu, 30 Juni 2021. Pada kesempatan ini diundang pembicara yang merupakan importir produk-produk kerajinan Asia ke Jepang yang sekaligus Direktur Utama dari PT Kasana Internasional Kreatif, Yoshio Yokobor.

Seminar web tersebut menyampaikan mengenai berbagai informasi yang diharapkan membuat para pelaku usaha kerajinan bisa menangkap informasi mengenai tren yang berkembang di masyarakat Jepang, referensi konsumen di Jepang, regulasi yang berlaku, serta standar produk agar dapat dijual di negara bersangkutan. Sehingga, akhirnya para pelaku usaha dapat mengembangkan strategi untuk bisa memasuki pasar internasional khususnya negara Jepang itu sendiri.

Dalam seminar web tersebut, terungkap banyak peluang produk ekspor ke Jepang seperti fesyen. Indonesia rutin mengekspor topi renda dan penutup kepala lainnya, wig sintetis (synthetic wigs dan wigs), janggut palsu (false beards), alis dan bulumata palsu dari rambut manusia (eyebrows and eyelashes of human hair).

Business matching melibatkan lima pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor untuk produk fesyen dan tujuh pelaku UKM berorientasi ekspor untuk produk kerajinan tangan binaan BBPPEI dan BHMTC.

Distribusi logistic pun tergaggu akibat adanya pembatasan dan control yang ketat. Program Indonesian SEA dicanangkan oleh pemerintah sebagai penjawab permasalahan-permasalahan tersebut. Pemerintah akan berupaya mendata keberadaan muatan apa saja yang akan diekspor, terkhusu muatan yang berasal dari para pengusaha UKM. Akan diklasifikasikan juga muatannya seperti apa, berapa banyak container yang akan digunakan, Pelabuhan tujuan ekspornya ke Pelabuhan mana.

Nantinya terdapat juga sebuah media komunikasi untuk memperlancar kegiatan tersebut yaitu Shipping Enterprises Alliance Communication Media (SEACOMM). Media komunikasi tersebut akan digunakan sebagai jembatan antara pengusaha pelayaran dan produsesn terkait ketersediaan ruang muat di atas kapal.

Produk Kerajinan Ekspor

Produk-produk kerajinan yang dapat diekspor sangat banyak jenisnya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Kerajinan Kain Batik

Kain ini merupakan warsan dari leluhur Indonesia. Sejak ratusan tahun lalu nenek moyang bangsa Indonesia melakukan tradisi ini. Batik menggabungkan seni dan teknologi. Berbagai motif, corak, dan warna dihasilkan oleh berbagai daerah di Indonesia.

Motif-motif batik ini dipengaruhi oleh beberbagai hal. Misalnya geografi, daerah pesisir akan memiliki motif-motif yang cenderung berhubungan dengan biota laut atau pesona laut. Ada juga motif yang terinspirasi dari kepercayaan dan tumbuhan. Karena keunikannya ini, kain batik dari Indonesia cukup diminati oleh berbagai orang di belahan dunia.

2. Kerajinan Kayu Ukir

Seni ukir adalah sebuah hiasan yang bersifat kruwikan, buledan, sambung-menyambung, dan merupakan sebuah lukisan yang cantik. Ukir atau mengukir sendiri adalah sebuah kegiatan memahat aksara atau gambar pada kayu, akhirnya menghasilkan bentuk timbul dan cekung atau datar sesuai dengan rencana.

3. Kerajinan Wayang

Wayang adalah sejenis boneka khas Indonesia. Wayang sendiri biasanya terbuat dari kulit sapi dan kerbau. Wayang digunakan sebagai pemeran dalam pagelaran wayang. Wayang meceritakan cerita zaman dahulu sebagai mediumnya. Bentuknya unik dan sangat khas Indonesia. Mulai dari wajah, perlengkapan, pakaian, dan bagian tubuh tersebut. Kerajinan ini dapat dijadikan sebagai pajangan di rumah.

4. Ayaman

Anyaman adalah proses membuat sebuah benda yang indah dan menarik dengan melakukan tindih-mendindih dan silang-menyilang pada bahan yang digunakan. Biasanya ayaman terbuat dari rotan maupun bambu.

Contoh Kerajinan dari Bahan Alam

Kerajinan dari bahan alam mencerminkan kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Inilah beberapa contoh kerajinan menakjubkan yang diciptakan dari berbagai bahan alam:

Bahan Lunak Alam

1. Kerajinan dari Tanah Liat

Kerajinan dari tanah liat adalah bagian integral dari kekayaan seni dan kerajinan Indonesia. Tanah liat, dengan sifat-sifatnya yang elastis dan plastis, memungkinkan pembuatan berbagai jenis kerajinan seperti gerabah, genteng, keramik, dan banyak lagi, baik sebagai hiasan maupun perabotan rumah tangga. Proses pembuatan kerajinan ini masih mengandalkan keterampilan tangan manusia dan sering mengikuti metode tradisional.

Tahapan Pembuatan Kerajinan dari Tanah Liat:

Contoh Kerajinan Dari Tanah Liat:

A. Kerajinan Keramik
Kerajinan keramik adalah seni mengolah tanah liat menjadi produk dengan berbagai proses. Teknik yang digunakan mencakup pijit, butsir, pili, pembakaran, dan glasir. Hasilnya adalah produk kerajinan yang indah dan sering digunakan sebagai barang hias.
Keramik modern dengan desain inovatif, seperti piring, mangkok, dan vas, diproduksi dengan menggunakan teknik kerajinan tanah liat.

B. Kerajinan Gerabah

Gerabah, meskipun memiliki kualitas bahan yang mirip dengan keramik, memiliki karakteristik yang berbeda. Gerabah umumnya digunakan untuk pembuatan periuk, belanga, tempat air, dan lain-lain. Produk gerabah memiliki permukaan yang lebih kasar dibandingkan dengan keramik.
Gerabah tradisional Indonesia, seperti gerabah Kasongan di Yogyakarta, terkenal dengan bentuk dan coraknya yang khas.


Tags: kerajinan produk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia