... 8 Ide Produk Kerajinan Lukis Kaca yang Mudah Dicoba di Rumah - Panduan DIY

Seni Kaca - Keindahan dalam Produk Kerajinan Lukis

Sejarah Lukisan Kaca & Seni Kaca Lukis

Tentang lukisan kaca di indonesia

Berbicara tentang lukisan kaca di indonesia. Tentu saja membicarakan kota cirebon sebagai pengrajin lukisan kaca yang sudah sangat terkenal di indonesia. Awal mula sejarah lukisan kaca dimulai pada abad ke-14 ketika ditemukannya lempengan kaca. Pada saat yang kurang lebih bersamaan, di wilayah Italia pun ditemukan cara pembuatan cat. Kemudian seni lukis pun dieksplorasi atua dikembangkan sehingga menjadi seni lukis kaca. Sehingga dari sinilah seni lukis kaca lahir ke dunia. Namun banyak faktor yang menyebabkan seni lukis kaca dapat masuk ke indonesia yang mana pada abad ke-17. Kaca menyebar ke benua Asia lewat Iran, India, China, Jepang dan kemudian Indonesia. Kerajinan lukisan kaca hias ini juga diperkirakan pertama kali memasuki Indonesia melalui pedagang China. Yang berniaga ke daerah Kota Cirebon.

Mengapa kota cirebon di pilih sebagai salah satu kota yang di istimewakan sebagai seni lukis kaca. Karena kota Cirebon memiliki nilai khusus karena merupakan wilayah yang memiliki pelabuhan di bagian Utara Jawa. Sehingga banyak Pedagang dari Arab dan juga pedagang China banyak singgah di sana.

Sehingga tempat tersebut memiliki terpaan terhadap budaya luar yang tinggi karya seni lukisan kaca sendiri diperkirakan masuk ke indonesia atau lebih tepatnya di Cirebon pada saat masa pemerintahan Panembahan Ratu.

Belum terbukti sejak kapan dan pada abad ke berapa yang memastikan bahwa lukisan kaca cirebon masuk ke cirebon. Pada saat dahulu pelukis kaca Cirebon pada zaman dahulu enggan menorehkan nama dan tahun pembuatan lukisannya. Sehingga membuat peneliti kesulitan untuk mengetahui tahun pasti asal lukisan kaca Cirebon.

Daya Tarik Seni Kaca Patri

Salah satu seorang peneliti yang berasal dari perancis dengan nama Jerome Samuel menuturkan bahwa hasul penelitian terakhirnya pada tahun 2017 yang menyatakan bahwa lukisan kaca sebagai seni dekoratif dan menjadi populer di kalangan masyarakar Jawa pada abad ke 18 dan abad ke 19 yang berbeda dnegan pernyataan di atas tadi bahwa seni lukis kaca masuk ke cirebon pada abad ke 17. Tidak ada yang salah mengenai pernyataan seni kaca lukis karena tidak ada bukti fisik atau tertulis pada awal masuk di indonesia.

B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras

1. Bahan Keras Alam

Bahan keras alam adalah bahan kerajinan yang dipereloh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan.

Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk.

Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya.

Contoh bahan keras alam yang sering ditemui yaitu: kayu, bambu, rotan.

Ciri-ciri Bahan Keras Alam
a. Kayu
  • Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya, mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
  • Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
  • Memiliki lingkaran tahun.
  • Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
  • Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
  • Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.
b. Bambu
  • Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
  • Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm. Sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
  • Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan.
  • Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
  • Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.

Teknik Pembuatan Kerajinan dari Kaca

Tentunya untuk membuat berbagai macam kerajinan di atas, pengrajin juga menggunakan teknik-teknik khusus dalam pengerjaannya, lalu apa saja teknik yang ada dalam proses pembuatan kerajinan dari kaca itu? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Teknik Cold Working

Teknik cold working merupakan teknik yang dilakukan dengan menggunakan bahan kaca yang mempunyai suhu dingin, atau proses pengerjaannya dalam kondisi suhu yang dingin yakni dengan temperatur dibawah rekristalisasi.

Teknik Flame Working

Teknik flame working merupakan teknik yang dilakukan dengan cara melelehkan bahan kaca dengan suhu panas yang sangat tinggi. Pelelehan tersebut tentunya bertujuan untuk membentuk sebuah kerajinan tertentu.

Teknik Fusing

Teknik fusing merupakan teknik yang dilakukan dengan cara merekatkan serpihan kaca dengan menggunakan media tambahan seperti pelapis, hal ini bertujuan agar kerajinan yang dihasilkan bisa lebih kuat dan tahan lama.

Teknik Hot Sculpting

Teknik hot sculpting termasuk kedalam jenis teknik 3D, dimana teknik ini berguna untuk membuat seni patung. Pada umumnya teknik ini juga digunakan dengan kombinasi teknik lainnya, baik itu pencetakan, pengelasan, penembakan dan juga pembuangan.

Teknik Klin Casting

Teknik klin casting merupakan teknik pengecoran, dimana pada umumnya, teknik ini bisa membutuhkan waktu yang cukup lama pada saat proses pembuatan kerajinannya, hal ini tentunya sesuai dengan hasil yang diberikan.

Teknik Meniup

Teknik meniup merupakan teknik yang terdiri dari dua macam jenis, yakni teknik meniup lamp working, yaitu dengan menggunakan obor las dengan bahan bakar oksigen. Teknik kedua adalah off hand, yakni teknik yang menggunakan pipa logam dengan cara memanipulasi kaca air.

Jenis Kaca yang Digunakan

Bagi orang-orang yang kreatif, tidak akan sulit untuk membuat sesuatu yang unik dari pelbagai jenis bahan. Termasuk diantaranya bila ingin membuat kerajinan dari kaca, tentunya tidak akan sulit untuk menemukan bahan kaca yang tepat agar dibuat kerajinan tersebut. Dengan demikian, jenis kaca yang digunakan untuk membuat kerajinan tersebut bisa menggunakan semua jenis kaca.

Terlebih jika ingin memanfaatkan barang-barang bekas untuk dibuat kerajinan, tentunya semua jenis kaca yang sudah tidak digunakan lagi bisa dimanfaatkan. Seperti halnya, kaca pada botol bekas, kaca pada lampu bekas, semua jenis kristal kaca dapat digunakan untuk membuat kerajinan dari kaca tersebut. Tentunya akan menghasilkan barang baru yang lebih bermanfaat.

Bahkan botol kaca yang sudah tidak layak pakai pun bisa lebih bermanfaat kembali bila dibuat menjadi kerajinan tangan. Baik sebagai souvenir sebagai penghias rumah, maupun dimanfaatkan menjadi tempat lainnya. Dengan demikian, semua jenis kaca bisa dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan, bahkan bisa menambah nilai manfaatnya.

Pada beberapa bahan kerajinan yang terbuat dari kaca tersebut memerlukan bahan tambahan lain. Misalnya cairan kimia resin yang dapat membantu melunakan kaca sehingga mudah untuk dibentuk apapun jenis kaca yang digunakan untuk membuat kerajinan tersebut. Cairan tersebut mudah untuk ditemukan di toko kimia.


Tags: kerajinan produk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia