Seni Kerajinan dengan Clay Polimer - Panduan Lengkap untuk Karya Jarum dan DIY
Jenis Kerajinan Bahan Lunak Lengkap dengan Contoh Produk
Kerajinan Bahan Lunak Jenis Dan Contoh Cara Membuat – Terdapat berbagai jenis bahan dan material yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan tangan, mulai dari barang bekas/limbah hingga bahan yang tersedia di pasaran dengan berbagai jenis bahan kerajinan yang tersedia. Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa jenis bahan kerajinan memiliki sifat-sifat tertentu yang dapat mempengaruhi hasil karya yang dibuat dari material tersebut.
Secara umum, kerajinan dari bahan lunak dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu kerajinan dari bahan alami dan kerajinan dari bahan buatan. Masing-masing kategori bahan memiliki keunggulan dan kelemahan yang perlu diperhatikan dalam memilih bahan untuk membuat kerajinan.
Bahan kerajinan alami, seperti kayu, bambu, rotan, dan tanah liat, biasanya mudah ditemukan di sekitar lingkungan sehari-hari. Keunggulan bahan kerajinan alami adalah bahan ini memiliki tekstur dan karakter yang unik, sehingga hasil karya dari bahan ini akan memiliki kesan alami dan organik. Namun, bahan kerajinan alami juga memiliki kelemahan, seperti rentan terhadap kerusakan karena faktor lingkungan seperti cuaca atau serangan hama.
Sementara itu, bahan kerajinan buatan, seperti kain flanel, foam, atau kertas karton, tersedia di pasaran dan dapat dibeli dengan berbagai macam jenis dan warna. Keunggulan bahan kerajinan buatan adalah bahan ini mudah ditemukan, memiliki berbagai pilihan warna dan motif, serta mudah dibentuk dan dipotong sesuai dengan kebutuhan. Namun, kelemahan bahan kerajinan buatan adalah kurang memiliki karakter dan kesan alami yang unik seperti bahan kerajinan alami.
Dalam memilih bahan untuk membuat kerajinan tangan, penting untuk mempertimbangkan sifat-sifat dan keunggulan serta kelemahan dari masing-masing jenis bahan. Dengan memilih bahan yang tepat, hasil karya kerajinan tangan yang dihasilkan akan lebih rapih, indah, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
Fungsi Kerajinan Bahan Lunak
Fungsi produk kerajinan bahan lunak ini dibedakan menjadi dua, yaitu berfungsi sebagai benda pakai dan sebagai benda hias:
1. Fungsi pakai
Benda atau barang dari bahan lunak yang memiliki fungsi pakai biasanya digunakan sebagai alat, wadah, ataupun pelengkap busana. Sebagai benda pakai, tentu tujuan pembuatannya lebih mengutamakan fungsinya, sementara unsur keindahan atau estetik hanya sebagai pendukung.
Fungsi pakai dibedakan lagi menjadi fungsi bahan bangunan, wadah, pembersih, dan fungsi hiburan. Fungsi sebagai bahan bangunan bisa berupa gips dan batako, fungsi sebagai wadah bisa berupa kotak tisu, fungsi hiburan seperti wayang kulit, dan sebagai pembersih bisa berupa keset.
Kerajinan sebagai benda hias dibuat untuk dipajang sebagai hiasan atau elemen estetis yang lebih mengutamakan aspek keindahan dibandingkan kegunaan. Contoh dari kerajinan bahan lunak yang memiliki fungsi hias yaitu patung, guci, dan lain sebagainya.
Kerajinan dari flour clay
ilustrasi flour clay (Pexels.com/Jennifer Murray)
Last but not least, ada flour clay. Seperti namanya, clay yang satu ini terbuat dari tepung. Jenis tepung yang menjadi bahan bakunya bisa berupa tepung terigu, tepung tapioka, ataupun tepung beras. Tepung tersebut lantas dicampur dengan lem putih dan pewarna makanan sehingga terciptalah flour clay yang warna-warni.
Sama seperti clay pada umumnya, bahan lunak buatan ini juga mudah dibentuk. Contoh kerajinan flour clay antara lain miniatur hewan, miniatur buah-buahan, hingga gantungan kunci. Namun, perlu diperhatikan bahwa flour clay tidak tahan air sehingga mudah rusak.
Jenis-jenis Clay
Ilustrasi proses pembuatan polymer clay. Sumber foto: Pixabay.comClay adalah sejenis bahan adonan yang teksturnya mirip lilin, yakni lembut dan mudah dibentuk. Bahan ini dapat mengeras atau mengering dengan sendirinya. Selain polymer clay, clay memiliki berbagai jenis lain di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Clay asli
Clay ini adalah clay yang terbuat dari bahan dasar asli yaitu tanah liat yang diberi sedikit campuran air. Teksturnya sedikit agak keras, sehingga membutuhkan beberapa tahapan khusus agar teksturnya berubah sedikit melunak.
Kerajinan tangan yang dibuat dengan clay asli akan melewati proses pengeringan, yaitu dengan cara diangin-anginkan kemudian dibakar di dalam tungku yang bersuhu tinggi.
2. Paper Clay
Jenis selanjutnya yaitu paper clay. Clay ini sesuai dengan namanya yang terbuat dari rendaman kertas yang teksturnya mirip seperti bubur. Clay jenis ini dicampur dengan lem supaya merekat satu sama lain.
Tags: kerajinan produk clay