Seni Kerajinan dengan Clay Polimer - Panduan Lengkap untuk Karya Jarum dan DIY
Jenis Bahan Lunak Buatan dan Contoh Kerajinannya
Bahan lunak buatan diolah dari bahan kimia, bukan dari alam. Tujuan dibuatnya bahan lunak buatan untuk mendapatkan efek duplikasi dari bahan lunak alam yang ada. Berikut penjelasan jenis bahan lunak buatan lengkap dengan contoh kerajinannya :
Polymer Clay adalah tanah liat buatan yang lunak dan lentur. Tanah liat buatan ini merupakan senyawa polivinil klorida yang dicampur dengan plasticizer yang bersifat fleksibel yang disediakan dengan berbagai tekstur dan warna.
Polymer Clay bisa dipanaskan atau dipanggang dan bisa keras secara permanen. Pemanggangan Polymer Clay dapat dilakukan dalam oven rumahan biasa. Bahan lunak buatan ini sangat cocok untuk digunakan oleh anak-anak dengan pengawasan orang dewasa.
Sedangkan plastisin adalah lilin mainan yang terbuat dari bahan kimia. Plastisin biasanya memiliki warna cerah yang beragam. Bahan lunak buatan ini aman untuk dimainkan anak-anak. Plastisin bisa untuk membuat miniatur benda yang beragam.
Contoh produk kerajinan yang terbuat dari polymer clay dan plastisin antara lain anting-anting, gantungan kunci, manik-manik, miniatur benda, dan lain-lain.
Teknik dalam pembuatan produk kerajinan bahan lunak
ilustrasi mengukir kayu (Pexels.com/Bryan Catota)
Meskipun material utamanya tidak keras, butuh keterampilan khusus dalam mengubah bahan-bahan lunak menjadi kerajinan yang cantik. Ada beberapa teknik yang sering dilakukan dalam proses pengerjaan kerajinan bahan lunak, antara lain
- Mengukir, merupakan teknik yang dilakukan dengan cara memahat atau menggores untuk membuat sebuah bentuk atau motif.
- Membentuk, bisa dilakukan dengan cara melilit, memutar, mencetak, dan bahkan membordir bahan.
- Menenun, merupakan teknik yang sering diterapkan ketika membuat pakaian dengan cara memasukkan dua set benang dan saling memasukkan keduanya secara melintang.
- Menganyam, merupakan teknik yang biasanya berkutat dengan bilah dauh dengan cara menyusunnya saling menindih dan menyilang.
Parafin
ilustrasi lilin yang terbuat dari parafin (pexels.com/anete-lusina)
Parafin merupakan bahan lunak yang berasal dari hasil olahan minyak bumi. Bentuk umunnya adalah lempengan, tetapi ada juga yang berbentuk butiran.
Jenis kerajinan yang diolah menggunakan bahan ini adalah lilin hias. Selain itu, parafin juga diolah menjadi lilin untuk pengobatan.
Studi di Pakistan Journal of Medical Science menjelaskan, terapi persendian lebih efektif dengan cara mandi menggunakan lilin parafin. Jadi, selain untuk hiasan, parafin juga bisa digunakan untuk pengobatan, lho!
Jenis-jenis Clay
Ilustrasi proses pembuatan polymer clay. Sumber foto: Pixabay.comClay adalah sejenis bahan adonan yang teksturnya mirip lilin, yakni lembut dan mudah dibentuk. Bahan ini dapat mengeras atau mengering dengan sendirinya. Selain polymer clay, clay memiliki berbagai jenis lain di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Clay asli
Clay ini adalah clay yang terbuat dari bahan dasar asli yaitu tanah liat yang diberi sedikit campuran air. Teksturnya sedikit agak keras, sehingga membutuhkan beberapa tahapan khusus agar teksturnya berubah sedikit melunak.
Kerajinan tangan yang dibuat dengan clay asli akan melewati proses pengeringan, yaitu dengan cara diangin-anginkan kemudian dibakar di dalam tungku yang bersuhu tinggi.
2. Paper Clay
Jenis selanjutnya yaitu paper clay. Clay ini sesuai dengan namanya yang terbuat dari rendaman kertas yang teksturnya mirip seperti bubur. Clay jenis ini dicampur dengan lem supaya merekat satu sama lain.
Tags: kerajinan produk clay