Seni Kreatif - Mengungkap Proses Produksi Kerajinan Bahan Keras dalam Karya Rajut dan DIY
Rekomendasi Buku & Artikel Terkait
Buku Terkait Kerajinan
- Buku Belajar Menulis
- Buku Kreativitas Anak
- Buku Menggambar
- Buku Mewarnai
- Buku Origami
- Buku Pola Dasar Menjahit
Artikel Terkait Kerajinan
- Contoh Seni Rupa dari Indonesia
- Kerajinan dari Tanah Liat
- Kerajinan dari Kerang
- Kerajinan Kayu
- Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas
- Kerajinan Tangan dari Bahan Kertas
- Kreasi dari Limbah Kain
- Kreasi dari Sampah
- Resin
- Recycle
- Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah
- Produk dengan nilai fungsional.
- Produk dengan nilai informatif.
- Produk dengan nilai simbolik.
- Produk dengan nilai prestise (wibawa).
Memperhatikan dan mempertimbangkan seperti apa muatan yang dibawa oleh produk akan menentukan kualitasnya pula. Jika kita ingin membuat produk yang memiliki fungsional, maka salah kaprah jika kita malah sibuk dengan nilai simboliknya, begitu pun sebaliknya.
Namun, tentunya pernyataan kesalahan di atas hanyalah patokan kasar semata. Bisa jadi suatu produk dapat diciptakan melalui perpaduan beberapa nilai. Perlu menjadi catatan bahwa biasanya produk kerajinan yang berhasil biasanya hanya memiliki jenis nilai minim namun benar-benar mengena (sederhana namun apa yang ingin disampaikan jelas).
3. Aspek Rancangan dalam Produk Kerajinan Bahan Keras
Proses pembuatan sebuah produk kerajinan tidak terlepas dari salah satu unsur penting yaitu bagaimana melakukan pertimbangan saat membuat rancangan yang dapat melibatkan berbagai aspek teknologi serta mengandung tanggung jawab terhadap budaya bangsa Indonesia. Produk kerajinan mengandung banyak faktor yang perlu menjadi bahan acuan dan pertimbangan.
Adapun faktor-faktor permasalahan objektif yang diperlukan untuk diketahui sebelum perancangan adalah sebagai berikut:
Prinsip Kerajinan Limbah Keras
Limbah keras diketahui dapat difungsikan sebagai salah satu bahan kerajinan. Pengolahannya juga harus mempertimbangkan prinsip kerajinan bahan keras untuk limbah. Ada tiga macam prinsip yang berkaitan dengan pengolahan limbah ini yaitu reduce , reuse , dan recycle . Ketiga prinsip ini sering kali disebut dengan prinsip 3R.
1. Reduce (Mengurangi)
Prinsip ini berarti kita harus mengurangi atau meminimalisir penggunaan barang atau material tertentu. Tujuannya tentu saja untuk mengurangi limbah keras yang tidak lagi terpakai.
2. Reuse (Menggunakan Kembali)
Selain mengurangi limbah dengan prinsip reduce , prinsip reuse (menggunakan kembali) juga dapat diterapkan. Kamu bisa memilih mana saja barang atau material yang sekiranya bisa dimanfaatkan kembali sebagai bahan kerajinan.
3. Recycle (Mendaur Ulang)
Prinsip dengan mendaur ulang menjadi bagian terpenting. Prinsip ini mencoba untuk mendaur ulang barang atau material yang tidak lagi dipakai.
Proses daur ulang ini nantinya akan berguna dalam mengubah fungsi barang yang terpakai menjadi barang yang bisa difungsikan kembali. Salah satunya dengan mengubahnya menjadi kerajinan yang bisa bernilai jual maupun sekadar untuk hiasan.
Buka/Unduh
1. Limbah Keras Organik
Limbah keras organik adalah limbah yang berasal dari alam (tumbuhan dan hewan) bersifat keras, padat, dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terurai dalam tanah.
Limbah keras organik terdiri atas kandungan bahan yang pejal, solid, kuat dan tidak mudah berubah bentuk, berasal dari sumber daya alam daratan dan lautan.
Contoh limbah keras organik:
- cangkang kerang laut,
- sisik ikan keras,
- tulang ikan,
- tulang hewan berkaki empat (sapi, kerbau, kambing),
- tempurung kelapa,
- potongan kayu.
Diperlukan peralatan yang cukup kuat untuk membantu dalam pengerjaan produk kerajinan.
2. Limbah Keras Anorganik
Limbah keras anorganik adalah jenis limbah yang berwujud keras, padat, sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk diuraikan atau tidak bisa membusuk.
Limbah keras anorganik terdiri atas kandungan bahan yang kuat dan tidak mudah dihancurkan dengan alat biasa, melainkan harus menggunakan teknologi tertentu seperti pemanasan, pembakaran, dan penghancuran.
Contoh limbah keras anorganik:
- pelat-pelat dari logam,
- pecah-pecahan keramik,
- pecahan kaca,
- wadah/botol plastik,
- kaleng.
Contoh Kerajinan Limbah Tempurung Kelapa dan Proses Pembuatannya
Pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa membutuhkan keterampilan khusus supaya menghasilkan kerajinan yang bernilai seni tinggi.
tirto.id - Salah satu contoh wirausaha kerajinan limbah adalah pemanfaatan tempurung kelapa untuk bahan pembuatan sejumlah jenis produk. Kerajinan limbah tempurung kelapa bisa menghasilkan berbagai jenis produk berguna, seperti mangkuk, piring, sendok, asbak, gayung, dan lain sebagainya.
Kini limbah tempurung kelapa dapat disulap menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Tempurung kelapa dapat dijadikan banyak benda yang unik, menarik dan juga fungsional.
Selain bahan yang mudah dicari, kerajinan dari limbah tempurung kelapa juga tampak indah dan cocok untuk dijadikan hiasan dalam ruangan, sehingga akan menambah nilai estetik alami karena warna coklatnya menyatu dengan alam.
Pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa membutuhkan keterampilan khusus dan kemauan tinggi supaya menghasilkan kerajinan yang bernilai seni tinggi.
Proses Pembuatan Kerajinan dari Limbah Tempurung Kelapa
Seperti dikutip dari buku Prakaryakelas VIII (2017), pembuatan kerajinan dari tempurung kelapa perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:
- Pilihlah tempurung kelapa yang tua, bertekstur keras, dan kering, dengan ciri pada bagian potongannya berwarna kehitaman.
- Bersihkan serabut-serabut kasar yang ada di permukaan tempurung kelapa menggunakan pecahan kaca atau pisau. Lakukan dengan berhati-hati.
- Bersihkan sisa-sisa serabut halus di permukaan tempurung kelapa dengan menggunakan amplas kasar. Kemudian, bersihkan kembali dengan menggunakan amplas halus untuk menghaluskan permukaan tempurung secara merata.
- Supaya permukaan tempurung mengkilap, gosok permukaan tempurung kelapa dengan menggunakan daun kering secara berulang hingga terlihat mengkilap. Cara lain yang dapat dilakukan yaitu dengan mengecatnya menggunakan cat pernis.
- Potong tempurung kelapa sesuai dengan pola atau konsep kerajinan yang akan dibuat menggunakan gergaji besi.
- Bentuk batok kelapa sesuai bentuk yang diinginkan. Kemudian rangkai dan susun bentuk-bentuk tersebut menjadi sebuah produk kerajinan yang unik seperti gantungan kunci, bunga, dan lainnya.
Tags: kerajinan bahan produk keras proses