... Ragam Kerajinan Kayu DIY dari Daerah Penghasil di Jawa Tengah

Kekayaan Kerajinan Kayu di Jawa Tengah - Eksplorasi Seni Jahitan dan Kerajinan DIY

Sejarah Kayu Jati Indonesia

Kayu Jati (bahasa ilmiah Tectona Grandis) merupakan kayu yang dihasilkan dari pohon jati yang merupakan salah satu pohon dengan kualitas terbaik yang dimiliki Indonesia. Dengan batangnya yang besar, lurus, dan memiliki daun yang lebar, pohon jati mampu tumbuh hingga ketinggian 30-40 meter.

Kayu jati di daerah jawa sudah dimanfaatkan sejak zaman Kerajaan Majapaihit untuk membangun rumah dan alat pertanian.

Masyarakat setempat menggunakan kayu jati sebagai bahan baku utama pembuatan rumah sampai akhir masa Perang Duni Ke-2. Sejak saat itu, masyarakat baru menggunakan ‘kayu tahunan’ untuk membuat rumah, yakni kayu yang hanya bisa digunakan beberapa tahun saja untuk membuat rumah.

VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie, Kompeni Hindia Timur Belanda) sangat tertarik dengan “emas hijau” ini, sampai-sampai mendirikan loji pertama mereka di Indonesia, tepatnya di daerah Jepara, Jawa Tengah pada tahun 1651.

VOC juga mengusahakan izin berdagang jati di daerah Jepara, Semarang, dan Surabaya. Ini semua mereka lakukan karena mereka menganggap bahwa perdagangan kayu jati akan lebih menguntungkan jika dibanding berdagang rempah-rempah yang pada waktu itu sedang naik daun.

Pada pertengahan abad ke-18, VOC sudah bisa menebang pohon jati dengan lebih modern. Sebagai imbalannya, VOC memberikan bantuan militer kepada Kerajaan Mataram pada awal abad ke-19, VOC juga diberi kewenangan untuk menebang hutan jati yang lebih luas.

VOC kemudian mewajibkan kepada para pejabat-pejabat daerah (pribumi) untuk menyerahkan seluruh kayu jati hasil tebangan kepada VOC dalam jumlah yang cukup besar. Dengan sistem blandong, para pejabat membebankan penebangan kepada rakyat yang tinggal di sekitar hutan. Sebagai imbalannya, warga dibebaskan membayar pajak apapun. Jadi, sistem blandong merupakan sistem kerja paksa kepada rakyat kecil.

Bondowoso

Kopi Robusta Bondowoso. (instagram.com/tastyboga_id)

Kopi Robusta. (instagram.com/belokkiri.coffe)

Lumajang memiliki dataran tinggi yang subur ditanami berbagai hasil bumi. Tak heran jika kopi juga tumbuh baik di sini. Perkebunan kopi di Lumajang tersebar di 8 kecamatan yang berbeda. Tepatnya di Kecamatan Tempursari, Pronojiwo, Pasirian, Randuagung, Ranuyoso, Senduro, Pasrujambe, dan Gucialit.

Lumajang rupanya menghasilkan 3 jenis kopi dengan keunikannya masing-masing. Di antaranya kopi arabika, robusta dan excelsa. Kopi yang berasal dari Lumajang ini terkenal dengan aroma harumnya yang sangat khas. Dilansir BPS Provinsi Jawa Timur, Lumajang selalu menghasilkan kurang lebih 2000-3000 ton kopi setiap tahunnya.

Daerah Penghasil Kayu Jati Terbesar di Indonesia

Daerah penghasil kayu jati – Sejak zaman dahulu, kayu jati memang banyak mendapat perhatian dikancah nasional dan Internasional. Bahkan, Belanda yang kala itu menjajah Indonesia, sampai-sampai membentuk loji pertama mereka di Jepara, Jawa Tengah. Loji ini mereka bentuk untuk mengangkut kayu-kayu jati dari Indonesia ke negara mereka, yang pada akhirnya mereka (Belanda) menjadi negara produsen kapal berkelas dunia.

Sebelum kita membahan daerah-daerah penghasil kayu jati, ada baiknya Anda tahu terlebih dahulu sejarah kayu jati di Indonesia, supaya kita sebagai putra bangsa bisa memaksimalkan potensi “emas hijau” yang kita miliki dan mensejahterakan masyarakat Indonesia.

Jual Kerajinan kayu Jati

Kami menjual kerajinan kayu jati yang unik dan cantik. Berbagai macam kerajinan kayu jati seperti tempat aqua gelas, tempat buah, vas bunga, kaligrafi, miniatur motor-mobil bisa Anda order.

Anda juga bisa memesan besain karakter sesuai dengan keinginan Anda.


Tags: kerajinan adalah kayu hasil jawa

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia