... 7 Teknik Kerajinan Bahan Keras untuk DIY dan Sulaman Jarum

Seni dan Teknik Melibatkan Bahan Keras dalam Kerajinan Jarum dan Kerajinan Sendiri

Karakteristik Kerajinan Bahan Keras

Jenis kerajinan ini memiliki karakteristik tersendiri. Ada yang karakteristiknya halus, berat, ringan, kasar, mudah patah, dan seterusnya.

Karakteristik tersebut perlu diperhatikan agar dapat memilih produk kerajinan yang sesuai. Biasanya karakteristik sebuah produk kerajinan bergantung pada bahan dasar pembuatannya.

1. Kerajinan Bahan Keras Alami

Kerajinan bahan keras alami dibuat menggunakan bahan dasar berjenis organik yang sumbernya didapatkan dari alam. Bahan dasar alami bisa langsung dipakai untuk membuat suatu produk kerajinan.

Kerajinan berbahan alami biasanya mengandalkan bahan sejenis rotan, kayu, batu, tempurung, bambu, biji-bijian, pasir dan semacamnya untuk dibuat menjadi produk kerajinan yang menarik dan memiliki nilai seni.

Contoh produk kerajinan bahan keras alami adalah patung, guci, hingga hiasan kolam yang terbuat dari batu. Kemudian ada pula meja, kursi, peralatan makan, sampai peralatan dapur yang terbuat dari kayu ataupun rotan.

Sedangkan kerajinan dari bahan bambu contohnya seperti lampu hias, alat musik daerah, lonceng angin, hingga kotak pensil.

baca juga: Seni Kriya

2. Kerajinan Bahan Keras Buatan

Berbeda dengan kerajinan yang dibuat dari bahan alami, kerajinan dari bahan buatan menggunakan bahan dasar yang sengaja dibuat dan diolah terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Dalam proses pembuatannya, bahan tersebut harus melewati pengolahan terlebih dahulu untuk bisa dibentuk menjadi sebuah produk kerajinan. Contoh bahan buatan adalah kaca, logam, besi, tembaga, kaleng, timah, keramik, dan masih banyak lagi.

Meski begitu, bahan buatan ini umumnya digunakan untuk menjadi campuran bagi bahan alami yang digunakan saat membuat kerajinan.

Beberapa contoh produk kerajinan dari bahan buatan adalah seperti miniatur kendaraan, simbal drum, dan patung yang terbuat dari bahan logam.

Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan ini terdiri atas dua jenis, yaitu bahan keras alam dan buatan.

1. Bahan Keras Alam

Bahan keras alam adalah bahan untuk karya yang diperoleh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan di alam, misalnya kayu, bambu, batu, rotan dan sebagainya yang berada di bentang alam Indonesia.

Kebanyakan orang memilih benda keras untuk produk fungsional yang membutuhkan penggunaan dalam waktu jangka panjang. Hal ini dikarenakan benda-benda tersebut terbuat dari benda keras dan memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama, bahkan bertahun-tahun lamanya. Selain itu, bahan keras alam memiliki daya tarik tersendiri karena keaslian dan keistimewaan bahan asli yang natural dari alam.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

Berikut adalah beberapa contoh bahan yang termasuk bahan keras buatan dan dapat digunakan untuk membuat kerajinan adalah kayu, bambu, dan rotan yang akan dijelaskan karakteristiknya di bawah ini.

a. Kayu

Banyak pohon yang kayunya dapat dimanfaatkan untuk bahan keras alami. Beberapa macam jenis kayu tersebut di antaranya adalah, albasia, pinus, mahoni, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dsb.

Masing-masing kayu memiliki karakteristik dan ciri yang berbeda. Namun, selain keras kayu juga secara umum memiliki serat atau urat kayu, dan lingkaran tahun yang indah. Kayu bersifat tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir. Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati. Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.

b. Bambu

Bambu memiliki batang yang kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air secara terus menerus. Berbeda dengan kayu yang utuh, bamboo memiliki rongga kopling di dalamnya, dengan ukuran diameter 1 hingga 20 cm. Sehingga bahan ini dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan. Bambu juga memiliki ruas batang yang unik. Terkadang dalam pembuatannya, bentuk alami bambu sangat ditonjolkan. Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas. Bambu dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuh.


Tags: kerajinan bahan keras teknik

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia