... 5 Tujuan Kewirausahaan Kerajinan dalam Dunia Sulam dan DIY

"Tujuan Kewirausahaan Kerajinan - Menginspirasi Inovasi dan Kreativitas"

Bahan Pembuat Kerajinan

Dalam kategori kerajinan berbahan keras, dibagi lagi menjadi dua material utama, yaitu keras alami dank eras buatan. Material keras alami adalah material yang dapat ditemukan di area lingkungan sekitar. Ciri utamanya adalah bentuknya keras dan kokoh. Contohnya bambu, kayu, dan rotan.

Ada pula barang kerajinan yang dibuat menggunakan bahan yang lunak. Tak jauh berbeda dengan bahan keras, material yang lunak pun dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu lunak alami dan buatan.

Contoh bahan lunak yang pasti sudah tak asing di mata Anda adalah serat alam, tanah liat, dan kulit hewan. Ini adalah contoh-contoh bahan lunak alami. Sedangkan untuk bahan buatan yang lunak dapat kita jumpai pada barang berbahan lilin, sabun, spons, maupun bubur kertas.

Tahapan Pembuatan Kerajinan

Meskipun setiap material memiliki cara penanganannya masing-masing, namun secara umum cara yang diperlukan dalam membuat barang kerajinan dapat dijabarkan menjadi beberapa tahapan.

Pertama, Anda perlu untuk membuat rancangan terlebih dahulu. Pada tahap pertama ini, Anda perlu menuangkan ide yang ada di pikiran ke dalam rancang bangun yang kongkret. Anda bisa menggambar detailnya menggunakan pensil dan kertas, atau bisa juga dibuat secara digital menggunakan komputer.

Terakhir namun juga tak kalah penting adalah tahap penyelesaian. Rapikan kerajinan Anda dan bersihkan dari residu yang mungkin muncul selama proses pembuatan. Apabila memungkinkan, Anda juga dapat menambah dekorasi atau mempercantiknya dengan cat.

Pengertian Kewirausahaan serta Manfaat, Karakteristik, & Dimensinya

Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan? Berikut ini pengertian kewirausahaan, tujuan kewirausahaan, manfaat kewirausahaan, dan dimensinya.

Aktivitas perekonomian yang semakin kompleks, ditambah dengan perkembangan ilmu ekonomi modern, lantas melahirkan konsep kewirausahaan yang biasa juga disebut entrepreneurship. Konsep kewirausahaan pertama kali dirumuskan oleh Richard Cantillon, ekonom Abad 17 kelahiran Irlandia yang menghabiskan hidupnya di Prancis.

Cantillon dikenal sebagai pebisnis yang menyusun salah satu teks ilmu ekonomi modern paling awal. Salah satu karya Cantillon yang paling kesohor, Essai sur la nature du commerce en général, turut memengaruhi pemikiran Adam Smith hingga Thomas Malthus, demikian mengutip laman Britannica.

Menurut Cantillon, sebagaimana dilansir situsLibrary of Economics and Liberty, istilah kewirausahaan merujuk ke aktivitas pelaku ekonomi yang mengorganisir dan menanggung risiko bisnis, dengan imbalan meraih keuntungan. Sederhananya, Cantillon menganggap wirausahawan adalah orang yang berani mengambil risiko bisnis (kerugian).

Seorang wirausahawan, berdasar pandangan Cantillon, mencari keuntungan dengan cara memastikan ada suplai produk maupun layanan dari produsen (pekerja) buat dijual kembali kepada konsumen dengan harga lebih tinggi. Aktivitas itu bisa membuat para pekerja menerima kepastian pendapatan, sedangkan wirausahawan (pengusaha) akan mendapat keuntungan dengan menghadapi risiko adanya fluktuasi harga di pasar.

Di sisi lain, salah satu ekonomi paling berpengaruh di Abad 20, Joseph A. Schumpeter (1883-1950) menggunakan pendekatan berbeda dalam memaknai kewirausahaan. Dia menitikberatkan perhatian pada faktor inovasi.

Ciri-Ciri Wirausaha

Seorang wirausaha pada hakekatnya memiliki berbagai ciri, sifat serta watak yang membedakannya dengan orang-orang biasa. Berdasarkan pendapat Mayasari, dkk (2019, hlm. 2) seorang wirausaha setidaknya memiliki 6 ciri atau hakekat wirausaha yang di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Wirausaha adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.
  2. Wirausaha adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang bari dan berbeda.
  3. Wirausaha adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan.
  4. Wirausaha adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha dan perkembangan usaha.
  5. Wirausaha adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru, dan sesuatu yang berbeda yang bermanfaat dan memberi nilai lebih.
  6. Wirausaha adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan bara atau jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan konsumen.

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha (Kasmir, dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2). Kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha diberi awalan ke- dan akhiran -an yang membuat kata benda wirausaha mempunyai pengertian abstrak, yaitu hal-hal yang bersangkutan dengan wirausaha (Muis, dkk, dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2). Dengan demikian dapat dikatakan pula bahwa wirausaha adalah orangnya, sementara kewirausahaan adalah bidang yang ditekuninya atau malah dapat diartikan sama pula.

Sementara itu, menurut Sadikin, dkk (2020, hlm. 132) kewirausahaan adalah usaha mengambil risiko dengan cara menjalankan usaha sendiri serta mempergunakan peluang-peluang yang ada sehingga tercipta usaha baru atau dengan melakukan pendekatan yang sifatnya inovatif sehingga usaha yang dikelola berpotensi untuk maju dan berkembang secara mandiri sanggup menghadapi tantangan-tantangan persaingan.

Selanjutnya, Suryana (dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2) mendefinisikan enterpreneurship atau kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Dari definisi tersebut inti dari kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda maupun baru melalui pemikiran-pemikiran kreatif dengan tindakan inovatif demi terciptanya sebuah peluang (Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2).


Tags: kerajinan adalah usaha tujuan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia