... 5 Tujuan Kewirausahaan Kerajinan dalam Dunia Sulam dan DIY

"Tujuan Kewirausahaan Kerajinan - Menginspirasi Inovasi dan Kreativitas"

Jenis-Jenis Kerajinan dan Contohnya

Ada banyak jenis kerajinan yang dapat kita temui di sekitar atau di pameran dan museum seni. Semakin kreatif seseorang, semakin mampu ia untuk membuat jenis kerajinan yang baru dan otentik. Beberapa jenis yang paling umum adalah:

1. Kerajinan Dari Tanah Liat

Selain mudah ditemukan, alasan utama mengapa tanah liat menjadi bahan favorit bagi banyak perajin adalah karena mudah dibentuk. Dengan teknik yang benar, Anda akan mendapatkan kerajinan yang tahan lama dan berkualitas baik dengan bahan dasar tanah liat.

Contoh kerajinan yang menggunakan bahan dasar tanah liat yaitu gerabah dan keramik. Kedua barang ini sangat bermanfaat dalam rumah tangga. Contohnya adalah teko, pot dan vas bunga, serta tempat penyimpanan lainnya.

2. Kerajinan Dari Kayu dan Bambu

Kayu dan bambu adalah dua material utama yang paling banyak digunakan sebagai bahan utama kerajinan. Contohnya adalah perabot, hiasan lampu, patung, dll. Jenis kayu yang dipakai adalah kayu jati, mahoni, pinus, dll. Semakin bagus dan kokoh konstruksinya, harganya akan lebih mahal.

Dalam membuat kerajinan berbahan dasar kayu, ada beberapa peralatan khas yang akan sangat membantu Anda. Pulpen ukir, cat kayu, vernis, lem kayu, serta amplas.

Cat kayu dan vernis pada dasarnya digunakan untuk melapisi kayu agar terlihat menarik, atraktif, sekaligus terhindar dari rayap maupun serangga yang berpotensi membuatnya lapuk.

Perbedaan utama antara cat kayu dan cat biasa adalah cat kayu dirancang khusus agar tahan air dengan daya rekat yang lebih kuat. Sedangkan pemakaian vernis berguna untuk mempertahankan warna dan tekstur asli kayu namun membuatnya menjadi lebih mengilap dan bercahaya

3. Kerajinan Dari Serat Alam

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan sumber daya alam. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan yang unik berbahan dasar alam. Apabila kayu dan bambu terdengar sangat mmebosankan, Anda dapat memanfaatkan serat alam lain.

Pengertian Kewirausahaan serta Manfaat, Karakteristik, & Dimensinya

Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan? Berikut ini pengertian kewirausahaan, tujuan kewirausahaan, manfaat kewirausahaan, dan dimensinya.

Aktivitas perekonomian yang semakin kompleks, ditambah dengan perkembangan ilmu ekonomi modern, lantas melahirkan konsep kewirausahaan yang biasa juga disebut entrepreneurship. Konsep kewirausahaan pertama kali dirumuskan oleh Richard Cantillon, ekonom Abad 17 kelahiran Irlandia yang menghabiskan hidupnya di Prancis.

Cantillon dikenal sebagai pebisnis yang menyusun salah satu teks ilmu ekonomi modern paling awal. Salah satu karya Cantillon yang paling kesohor, Essai sur la nature du commerce en général, turut memengaruhi pemikiran Adam Smith hingga Thomas Malthus, demikian mengutip laman Britannica.

Menurut Cantillon, sebagaimana dilansir situsLibrary of Economics and Liberty, istilah kewirausahaan merujuk ke aktivitas pelaku ekonomi yang mengorganisir dan menanggung risiko bisnis, dengan imbalan meraih keuntungan. Sederhananya, Cantillon menganggap wirausahawan adalah orang yang berani mengambil risiko bisnis (kerugian).

Seorang wirausahawan, berdasar pandangan Cantillon, mencari keuntungan dengan cara memastikan ada suplai produk maupun layanan dari produsen (pekerja) buat dijual kembali kepada konsumen dengan harga lebih tinggi. Aktivitas itu bisa membuat para pekerja menerima kepastian pendapatan, sedangkan wirausahawan (pengusaha) akan mendapat keuntungan dengan menghadapi risiko adanya fluktuasi harga di pasar.

Di sisi lain, salah satu ekonomi paling berpengaruh di Abad 20, Joseph A. Schumpeter (1883-1950) menggunakan pendekatan berbeda dalam memaknai kewirausahaan. Dia menitikberatkan perhatian pada faktor inovasi.

Pengertian Kewirausahaan Menurut para Ahli

Secara umum, dalam pemaknaan kontemporer, kewirausahaan adalah cara "meng-uangkan" sesuatu dengan sifat kreatif dan inovatif yang diproses melalui usaha. Hasil akhir kewirausahaan berupa penciptaan usaha baru yang dibentuk dalam kondisi penuh risiko atau ketidakpastian.

Mengutip Modul Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X (2020) terbitan Kemdikbud, ada sejumlah rumusan definisi kewirausahaan yang dilontarkan para ahli bidang ini. Berikut ini pengertian kewirausahaan menurut para ahli.

John J mengartikan kewirausahaan sebagai usaha menciptakan nilai melalui pengenalan kesempatan bisnis, manajemen pengambilan risiko yang tepat, dan melalui keterampilan komunikasi. Tujuannya yaitu memobilisasi seseorang, manusia, uang dan bahan-bahan baku atau sumber daya lain yang dibutuhkan dalam menciptakan proyek agar bisa berjalan dengan baik.

2. Thomas W. Zimmerer Zimmerer (1996)

Zimmerer (1996) mengungkapkan, kewirausahaan adalah proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam upaya mencari solusi persoalan dan menemukan peluang dalam memperbaiki kehidupan. Dengan beberapa pengertian ini, maka dalam kewirausahaan setidaknya memiliki unsur tentang sesuatu yang baru (kreatif) dan sesuatu yang berbeda (inovatif), serta memberikan manfaat dan nilai lebih.

3. Robert D. Hisrich (2005)

Menurut Hisrich, pengertian kewirausahaan adalah suatu proses dinamis atau penciptaan tambahan kekayaan oleh individu, yang berani mengambil resiko besar, dengan syarat adanya kewajaran, waktu, dan komitmen karier, atau pemberian nilai pada barang/jasa yang bersifat baru dan unik ataupun tidak, yang semua itu dapat terwujud jika ada dukungan dari pemintaan dan penawaran (di pasar), keterampilan, serta sumber daya.

4. Intruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 1995

Dalam Inpres RI Nomor 4 Tahun 1995, definisi kewirausahaan adalah semangat, sikap, prilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha, atau kegiatan yang mengarah ke upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru, dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Ciri-Ciri Wirausaha

Seorang wirausaha pada hakekatnya memiliki berbagai ciri, sifat serta watak yang membedakannya dengan orang-orang biasa. Berdasarkan pendapat Mayasari, dkk (2019, hlm. 2) seorang wirausaha setidaknya memiliki 6 ciri atau hakekat wirausaha yang di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Wirausaha adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.
  2. Wirausaha adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang bari dan berbeda.
  3. Wirausaha adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan.
  4. Wirausaha adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha dan perkembangan usaha.
  5. Wirausaha adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru, dan sesuatu yang berbeda yang bermanfaat dan memberi nilai lebih.
  6. Wirausaha adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan bara atau jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan konsumen.

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha (Kasmir, dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2). Kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha diberi awalan ke- dan akhiran -an yang membuat kata benda wirausaha mempunyai pengertian abstrak, yaitu hal-hal yang bersangkutan dengan wirausaha (Muis, dkk, dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2). Dengan demikian dapat dikatakan pula bahwa wirausaha adalah orangnya, sementara kewirausahaan adalah bidang yang ditekuninya atau malah dapat diartikan sama pula.

Sementara itu, menurut Sadikin, dkk (2020, hlm. 132) kewirausahaan adalah usaha mengambil risiko dengan cara menjalankan usaha sendiri serta mempergunakan peluang-peluang yang ada sehingga tercipta usaha baru atau dengan melakukan pendekatan yang sifatnya inovatif sehingga usaha yang dikelola berpotensi untuk maju dan berkembang secara mandiri sanggup menghadapi tantangan-tantangan persaingan.

Selanjutnya, Suryana (dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2) mendefinisikan enterpreneurship atau kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Dari definisi tersebut inti dari kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda maupun baru melalui pemikiran-pemikiran kreatif dengan tindakan inovatif demi terciptanya sebuah peluang (Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2).


Tags: kerajinan adalah usaha tujuan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia