Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY
Jenis Kemasan Produk
ilustrasi Pengertian Kemasan Produk. source envato
Setidaknya ada tiga kategori dalam pengemasan produk, yaitu:
1. Berdasarkan Struktur Isi
Jenis kemasan berdasarkan struktur isi ini dibedakan menjadi tiga jenis utama, yaitu:
- Kemasan Primer: pengertian kemasan produk primer adalah bahan yang diolah menjadi wadah langsung untuk bahan makanan, seperti kaleng susu, botol minum, dll.
- Kemasan Sekunder: pengertian kemasan produk sekunder adalah suatu wadah yang memiliki fungsi dalam hal memberikan perlindungan pada kelompok kemasan lain, seperti kotak kardus, kotak peti kayu, dll.
- Kemasan Tersier: pengertian kemasan produk tersier adalah suatu kemasan yang bisa dimanfaatkan untuk melindungi produk selama proses pengiriman berlangsung.
2. Berdasarkan Frekuensi Pemakaian
Jenis kemasan produk berdasarkan frekuensi pemakaiannya pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Kemasan Disposable: kemasan yang hanya digunakan dalam satu kali pakai dan langsung dibuang, seperti kemasan plastik, kemasan daun pisang, dll.
- Kemasan Multi Trip: kemasan produk yang bisa digunakan berkali-kali oleh para konsumen dan bisa dikembalikan kembali pada agen penjual untuk bisa digunakan kembali, seperti galon air minum, botol kaca saus, dll.
- Kemasan Semi Disposable: pengertian kemasan produk semi disposable adalah kemasan yang tidak dibuang karena bisa digunakan lagi oleh konsumen, contoh sederhananya adalah kaleng biskuit atau botol kaca sirup.
3. Berdasarkan Tingkat Kesiapan Pakai
Berdasarkan tingkat kesiapan penggunaannya, maka kemasan produk terbagi menjadi dua, yaitu:
Teknik Pengemasan Produk Kerajinan
Teknik pengemasan adalah suatu metode tertentu yang digunakan dalam pengemasan suatu produk menggunakan bahan kemasan yang sesuai agar terlindungi dan terjaga kualitasnya dengan maksimal. Sedangkan, teknik pengemasan dalam produk kerajinan lebih fleksibel dan cenderung kreatif.
Produk kerajinan yang hendak dipasarkan maupun dijual tentunya harus mempunyai penampilan yang menarik. Pengemasan produk kerajinan yang menarik akan menambah nilai estetik, daya tahan dan daya jual yang tinggi. Teknik pengemasan produk kerajinan sebaiknya disesuaikan dengan bahan, bentuk dan ukurannya. Nah, berikut ini teknik pengemasan untuk beberapa produk kerajinan
Produk Kerajinan Berbahan Logam
Teknik pengemasan produk kerajinan berbahan logam biasanya berbentuk perhiasan seperti emas dan perak, dengan cara memasukkannya ke dalam wadah yang terbuat dari bahan kaca atau akrilik serta dapat dibuka dan ditutup sehingga menjadikan tampilan lebih mewah, menarik, praktis dan istimewa.
Produk Kerajinan Berbahan Batu
Teknik pengemasan produk kerajinan berbahan batu dengan berbagai ukuran dapat dilakukan secara khusus menggunakan wadah atau bahan kemasan tertentu yang sesuai seperti bubble wrap dan lainnya jika hendak disimpan maupun dikirim.
Sementara, ketika akan segera digunakan, tentu tanpa pengemasan pun tidak masalah karena produk kerajinan dari batu ini biasanya juga mudah dicuci dan dibersihkan.
Produk Kerajinan Berbahan Plastik
Produk kerajinan berbahan plastik ini biasanya berupa hiasan, cendera mata dan lainnya. Untuk teknik pengemasannya sendiri bisa menggunakan wadah khusus dari kardus atau bahan lainnya yang sesuai, tergantung kreativitas dari masing-masing brand/produsen. Nah, apabila akan disimpan ataupun dikirim lebih baik tambahkan plastik wrapping untuk mengemasnya agar lebih terjaga dan terlindungi kualitasnya.
Fungsi Kemasan Produk
Kemasan produk bukanlah hanya sekedar pembungkus produk, akan tetapi memiliki fungsi yang jauh lebih luas dari itu. Menurut Kotler (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 179) terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, fungsi-fungsi kemasan produk tersebut di antarnya adalah sebagai berikut.
- Self service.
Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dalam proses penjualan, di mana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk. - Consumer offluence.
Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise dari kemasan yang lebih baik. - Company and brand image.
Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk. - Inovational opportunity.
Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.
Sementara itu, menurut Simamora (2007, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 179) pengemasan produk mempunyai dua fungsi utama, yaitu sebagai berikut.
- Fungsi Protektif.
Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat. - Fungsi Promosional.
Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan sebagai sarana promosi. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.
Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:
Pengemasan Produk Kerajinan yang Menarik akan Menambah Nilai Estetik
Kita tentu pernah melihat produk kerajinan atau bahkan memilikinya di rumah, entah itu sebagai benda koleksi, barang siap pakai maupun hiasan yang mempercantik tampilan ruangan. Produk kerajinan adalah sebuah karya estetik dengan kandungan nilai-nilai seni yang dibuat dengan keterampilan tangan manusia.
Produk kerajinan juga merupakan peluang bisnis yang menjanjikan dengan produsen produk tersebut yang terus berkembang dan bertumbuh setiap waktunya, baik itu dalam produk kerajinan massal maupun tunggal. Dalam produk kerajinan, semakin tinggi keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat produk maka semakin tinggi pula nilai dan harga jualnya.
Produk kerajinan sangat menonjol akan nilai keindahannya, namun dalam pengemasannya seringkali kurang diperhatikan, sehingga produk kerajinan tersebut tampil kurang menarik dan bahkan tidak terlindungi dengan baik, padahal pengemasan produk kerajinan yang menarik akan menambah nilai estetik dan daya jual.
Nah, agar produk kerajinan terlindungi dengan baik sekaligus tampil lebih menarik dan meningkatkan daya jual. Anda perlu memahami akan berbagai hal yang terkait dengan pengemasan produk kerajinan yang akan diuraikan di bawah ini.
Kemasan Produk: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Dimensi, Merancang, dsb
Kemasan produk adalah wadah yang digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasar (Klimchuk & Krasovec, 2006, dalam Firmansyah, 2022, hlm. 176). Dahulu, kemasan produk hanya digunakan untuk sebatas untuk melindungi barang atau mempermudah barang untuk dibawa. Seiring dengan perkembangan zaman, barulah terjadi penambahan nilai fungsional dan peranan kemasan dalam pemasaran mulai diakui sebagai satu kekuatan utama dalam persaingan pasar.
Selanjutnya, Firmansyah (2022, hlm. 176) berpendapat bahwa pengertian kemasan produk adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Tidak hanya mengenai rancangan wadah atau tempat penyimpanannya saja, kini kemasan produk juga harus memperhatikan desain label, penamaan, tata huruf, dan elemen desain lainnya.
Sementara itu menurut World Trade Organization (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 177) pengemasan atau kemasan produk adalah suatu sistem terpadu untuk mengawetkan, melindungi, menyiapkan produk, hingga siap untuk didistribusikan ke konsumen dengan cara yang efektif, efisien, mudah, dan murah. Dalam skala makro atau manufaktur besar, tentunya kemasan produk ini juga tidak hanya harus baik kualitasnya, akan tetapi harus aplikatif dan tidak menyulitkan produksi serta distribusi produknya sendiri.
Sedangkan menurut Soroka (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 177) kemasan produk adalah suatu sistem yang terkoordinasi dengan baik meliputi perencanaan, transportasi, pendistribusian, penjualan dan pemasaran suatu produk. Kemasan juga berhubungan langsung dengan teknologi, seni dan kebutuhan bisnis. Kemasan didasari oleh fungsi asalnya, yaitu sebagai wadah, pelindung, kemudahan untuk konsumen, dan informasi produk.
Tags: kerajinan produk yaitu tujuan