Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY
Dimensi dan Indikator Kemasan Produk
Dalam perancangan atau bahkan penelitian suatu kemasan produk, dapat kita memperhatikan beberapa aspek dasar, komponen, atau dimensi kemasan produk itu sendiri yang di antaranya adalah sebagai berikut.
- Daya Tarik Kemasan,
Daya tarik kemasan sangat penting guna tertangkapnya stimulusoleh konsumen yang di sampaikan ke produsen sehingga diharapkan konsumen tertarik pada produk tersebut. Menurut Wiryo (1999, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 193) daya tarik visual kemasan dapat digolongkan menjadi dua yaitu: daya tarik visual dan daya tarik praktis. - Daya Tarik Visual,
Daya tarik visual mengacu pada penampilan kemasan atau label suatu produk mencakup warna, bentuk, merk/logo, ilustrasi, teks/tipografi, dan tata letak elemen visual. - Merk/logo,
Tanda-tanda identifikasi seperti merek dengan logo perusahaanadalah meningkatkan daya tarik konsumen. Merek atau logo ini berperan sebagai brandimage sehingga dipandang dapat menaikkan gengsi atau status seorang pembeli. - Ilustrasi
Merupakan alat komunikasi sebuah kemasan bahasa universalyang dapat menembus rintangan perbedaaan bahasa. Ilustrasi initermasuk fotografi dan gambargambar untuk menarik konsumen. - Tipografi
Tipografi adalah teks pada kemasan yang berupa pesanpesan kitauntuk menjelaskan produk yang di tawarkan sekaligus menyerahkan konsumen untuk bersikap dan bertindak sesuaidengan harapan produsen. - Tata letak
Tata letak adalah paduan semua unsur grafis meliputi warna, bentuk, merek, ilustrasi, topografi, yang menjadi suatu kesatuan baru yang disusun dan di tempatkan pada kemasan (Firmansyah, 2019, hlm. 192).
Kotak Kayu
Kotak kayu adalah pilihan yang luar biasa untuk produk kerajinan kayu atau produk dengan elemen alam seperti lilin aromaterapi. Kotak kayu memberikan kesan keberlanjutan dan kesan tangan yang kuat pada produk Anda.
Jangan takut untuk berpikir di luar kotak! Bahan kemasan bisa sangat kreatif, seperti kemasan kertas daur ulang, kertas lipat, atau bahkan kemasan yang terbuat dari material bekas.
Pendekatan ini dapat menunjukkan kesadaran lingkungan Anda dan menarik pelanggan yang peduli dengan keberlanjutan.
Saat memilih bahan kemasan, pertimbangkanlah karakteristik produk Anda, nilai estetika, dan nilai fungsional.
Penting untuk menjaga keseimbangan antara melindungi produk dan menciptakan pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan.
Selain itu, pastikan bahan kemasan yang Anda pilih mencerminkan merek dan nilai-nilai perusahaan Anda.
READ Apa Saja yang Termasuk Karya Seni Rupa Murni? Ini 7 Jenis KaryanyaDengan demikian bahan kemasan yang cocok untuk pengemasan produk kerajinan, Anda dapat menciptakan kemasan yang tidak hanya melindungi produk Anda, tetapi juga meningkatkan daya tarik dan penjualan produk kerajinan Anda.
There is no ads to display, Please add some
Tujuan Kemasan Produk
Menurut Louw & Kimber (2007, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 181) kemasan produk dan pelabelan kemasan mempunyai beberapa tujuan sebagai berikut.
- Physical Production.
Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya. - Barrier Protection.
Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan sebagainya. - Containment or Agglomeration.
Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan. - Information Transmission.
Informasi tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label. - Reducing Theft.
Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai perangkat anti pencurian. - Convenience.
Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali. - Marketing.
Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.
Selanjutnya, menurut Firmansyah (2019, hlm. 177) ada beberapa alasan dilakukannya pengemasan sebuah produk. Beberapa tujuan kemasan produk tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.
- Kemasan untuk keamanan produk yang dipasarkan.
Kemasan dapat melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen. Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca. - Kemasan untuk membedakan dengan produk pesaing.
Melalui kemasan, identifikasi produk menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing dan membedakan produknya. - Kemasan untuk meningkatkan penjualan.
Kemasan harus dibuat menarik dan unik, dengan demikian diharapkan dapat memikat perhatian konsumen, sehingga penjualan meningkat.
Jenis-Jenis Kemasan Produk Kerajinan
Jenis kemasan dalam produk kerajinan diklasifikasikan dalam beberapa bentuk, antara lain
Kemasan Kayu
Kemasan kayu seperti palet, peti ataupun tong kayu sangat berperan penting dalam melindungi produk kerajinan seperti keramik dan lainnya dari risiko pecah ataupun kerusakan lainnya dalam suatu pengiriman maupun pendistribusian.
Kemasan Kertas
Banyak keunggulan dari kemasan kertas ini seperti penggunaan yang fleksibel, harga yang cenderung murah dan cara mendapatkannya pun mudah. Kemasan kertas juga merupakan bentuk kemasan fleksibel yang mempelopori ditemukannya plastik dan aluminium foil serta masih banyak digunakan hingga saat ini yang mampu bersaing dengan kemasan lainnya seperti stretch film, logam dan banyak lagi lainnya.
Kemasan Plastik
Akrilik merupakan salah satu jenis kemasan plastik yang paling sering dijumpai dan digunakan dalam pengemasan produk kerajinan, dengan kelebihannya yang bersifat kaku dan transparan, penopang yang baik akan oksigen dan cahaya serta titk leburnya yang rendah.
Bahan Pengemasan
Bahan pengemasan adalah bahan yang digunakan dalam berbagai macam pengemasan sesuai dengan kebutuhan produk. Bahan pengemasan ini terdiri dari banyak jenis dan fungsi khusus masing-masing sesuai dengan karakteristik produk.
Bahan Pengemasan Produk Kerajinan
Bahan pengemasan produk kerajinan adalah bahan-bahan dasar yang kerap digunakan dalam pengemasan produk kerajinan untuk melindungi sekaligus mempercantik tampilan produk kerajinan. Bahan-bahan ini juga berperan penting dalam melindungi produk ketika dalam pengiriman dan pendistribusian. Ada 3 bahan utama dalam pengemasan produk kerajinan, diantaranya adalah
Bahan Kayu
Bahan kayu ini tentunya terdiri dari bahan dasar kayu seperti pallet kayu, papan kayu dan sejenisnya yang dibuat sesuai dengan ukuran dan bentuk produk, digunakan untuk pengemasan produk kerajinan yang rawan pecah seperti keramik, guci, barang-barang antik dan lainnya.
Bahan Kertas
Bahan kertas biasanya dibentuk menjadi tas kertas (paper bag) atau kardus dengan kelebihannya yang tahan banting dan fleksibel, digunakan untuk pengemasan produk kerajinan kulit dan serat alam.
Bahan Plastik
Bahan plastik yang digunakan dalam produk kerajinan ialah jenis polietilen, polipropilen, poliester, nilon, dan vinil film. Biasa digunakan sebagai pelapis produk kerajinan berbahan keras.
Tags: kerajinan produk yaitu tujuan