Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY
Fungsi Pengemasan Produk Kerajinan
Pada dasarnya fungsi pengemasan adalah untuk melindungi dan menjaga kualitas produk dalam penyimpanan, pengiriman maupun pendistribusian produk. Namun, dalam beberapa pengemasan produk seperti jenis kerajinan, memiliki beragam fungsi khusus lainnya yaitu
1. Sebagai Identitas Brand/Produsen
Pengemasan pada produk kerajinan mempunyai fungsi sebagai identitas brand/produsen itu sendiri karena terdapat logo atau tulisan nama brand sekaligus terkandung warna, ukuran, bentuk dan jenis font pada label yang menjadikan brand Anda tampil berbeda dari brand lainnya.
Hal ini juga memudahkan para pelanggan dalam mengenali produk Anda. Untuk menampilkan identitas brand/merek ini cukup mudah dan terjangkau yakni dengan menggunakan lakban printing sebagai segel pengemasan.
2. Mengawetkan dan Melindungi Produk
Produk kerajinan umumnya tidak tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu dengan suhu atau cuaca yang dingin, lembap maupun panas. Untuk itulah dibutuhkan pengemasan yang baik agar mampu melindungi produk tersebut.
Sebagai gambaran, misalnya saja contoh pengemasan pada produk kerajinan dengan bahan kulit yang cukup rawan akan tumbuhnya jamur terutama pada kondisi lembap ataupun musim penghujan, maka cara pengemasannya bisa dengan menggunakan silica gel untuk menjaga kelembapan atau suhu agar tetap kering sehingga menjadikan produk kerajinan tersebut lebih awet dan terawat.
3. Mempermudah Pengiriman ataupun Pendistribusian
Produk kerajinan tentu tak lepas dari proses pengiriman maupun pendistribusian ke pihak konsumen maupun distributor, jika produk dikemas dengan baik tentunya sangat membantu dalam meningkatkan kecepatan pendistribusian dan keefisienan proses kerja, di mana pengemasan ini mempermudah ketika dibawa, diangkat, maupun diatur kembali saat berada di gudang atau tempat penyimpanan, proses pengririman hingga sampai ke konsumen.
Tujuan Pengemasan Produk Kerajinan
Secara umum, tujuan pengemasan adalah untuk melindungi produk dari berbagai kemungkinan risiko kerusakan dan membantu mempertahankan kualitas. Dalam pengemasan produk kerajinan terdapat beberapa tujuan penting yang kiranya harus Anda ketahui, diantaranya ialah
Barrier Protection
Barrier Protection merujuk pada tujuan untuk melindungi produk kerajinan dari berbagai risiko hambatan berupa air, debu, uap, oksigen dan lainnya.
Containment of Agglomeration
Containment of Agglomeration merupakan tujuan yang bermaksud untuk mengelompokkan produk agar nantinya proses pengelolaan dan pendistribusian berjalan lebih efektif dan efisien.
Convenience
Convenience sendiri memiliki tujuan dalam meningkatkan kenyamanan, penggunaan, pengelolaan, pendistribusian, penjualan, tampilan dan masih banyak lagi lainnya.
Information Transmission
Information Transmission lebih kepada tujuan untuk memuat informasi tertentu yang memudahkan pengguna, seperti halnya tentang daur ulang, cara penggunaan transportasi atau cara membuang kemasan pada produk kerajinan yang dikemas.
Marketing
Marketing artinya bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan minat beli konsumen melalui pengemasan produk kerajinan yang menarik entah dari sisi desain maupun labelnya.
Physical Production
Physical production adalah suatu pengemasan produk kerajinan yang bertujuan untuk melindungi dari risiko gangguan atau kerusakan dari semacam getaran, goncangan, iklim maupun suhu, tekanan dan faktor lain sejenisnya.
Reducing Theft
Reducing Theft yang berarti bertujuan sebagai pencegah akan adanya aksi pencurian dengan perlindungan lebih pada kemasan produk kerajinan.
Tips Membuat Kemasan yang Menarik
ilustrasi Pengertian Kemasan Produk. source envato
1. Membuat Desain Kemasan yang Unik
Salah satu hal terpenting dalam membentuk kemasan adalah Anda harus mendesain kemasan tersebut secara lebih unik, inovatif, dan juga berbeda dari produk lain.
Dengan membuat kemasan yang unik, maka minat masyarakat untuk membeli produk Anda akan meningkat.
Contoh sederhananya jika Anda berbelanja di supermarket dan melihat adanya deretan kemasan produk kotak dalam satu rak.
2. Desain Kemasan sesuai Target Market
Usahakanlah untuk mendesain kemasan produk sesuai dengan target pasarnya.
Jadi, jika target pasar Anda adalah mereka yang baru berusia 5-12 tahun, maka usahakanlah untuk membuat kemasan produk yang ditambahkan dengan tokoh kartun yang digemari oleh anak-anak.
Hal yang sama tentunya tidak bisa Anda lakukan jika target market Anda adalah mereka yang sudah berusia 30-50 tahun.
3. Membuat Kemasan dengan Beberapa Ukuran
Jika produk yang Anda jual adalah produk yang tergolong baru, maka usahakanlah untuk membuat kemasan produk dalam berbagai variasi ukuran, seperti small, medium atau large.
Masyarakat akan lebih cenderung untuk membeli kemasan yang lebih kecil dalam membeli produk baru.
4. Mencantumkan Informasi Produk Secara Lengkap
Usahakan juga untuk mencantumkan informasi produk di setiap kemasannya.
Seperti komposisi produk, jenis, cara konsumsi, hingga tanggal kadaluarsa. Buatlah informasi yang jelas, padat dan singkat.
Penutup
Well, teman teman yang saat ini hendak memulai bisnis menjual produk, sangat penting sekali untuk mengenai bahwa kemasan atau packaging adalah sesuatu yang krusial. Tampilan dalam produk, sangat mempengaruhi daya minat pembeli.
Dengan kemasan yang bagus, mereka akan tersugesti dalam membeli produk mu yang berdampak positif terhadap penjualan nantinya.
Demikian beberapa pembahasan kita mengenai beberapa alasan Pentingnya Pengemasan dalam Produk dari kosngosan.com.
Jangan lupa untuk share atau bagikan postingan ini melalui account sosial media kalian masing masing ya. Dan pada akhirnya kami mengucapkan terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa bookmart halaman blog ini untuk web browser mu!
Reza Harahap Reza Harahap adalah owner kosngosan. Suka belajar bisnis, finansial, ekonomi, pendidikan dan pekerjaan. Sembari membagikan ide usaha untuk entrepreneur. Blog ini berisi rencana bisnis, strategi investasi, persiapan keuangan dan lainnya
Kemasan Produk: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Dimensi, Merancang, dsb
Kemasan produk adalah wadah yang digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasar (Klimchuk & Krasovec, 2006, dalam Firmansyah, 2022, hlm. 176). Dahulu, kemasan produk hanya digunakan untuk sebatas untuk melindungi barang atau mempermudah barang untuk dibawa. Seiring dengan perkembangan zaman, barulah terjadi penambahan nilai fungsional dan peranan kemasan dalam pemasaran mulai diakui sebagai satu kekuatan utama dalam persaingan pasar.
Selanjutnya, Firmansyah (2022, hlm. 176) berpendapat bahwa pengertian kemasan produk adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Tidak hanya mengenai rancangan wadah atau tempat penyimpanannya saja, kini kemasan produk juga harus memperhatikan desain label, penamaan, tata huruf, dan elemen desain lainnya.
Sementara itu menurut World Trade Organization (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 177) pengemasan atau kemasan produk adalah suatu sistem terpadu untuk mengawetkan, melindungi, menyiapkan produk, hingga siap untuk didistribusikan ke konsumen dengan cara yang efektif, efisien, mudah, dan murah. Dalam skala makro atau manufaktur besar, tentunya kemasan produk ini juga tidak hanya harus baik kualitasnya, akan tetapi harus aplikatif dan tidak menyulitkan produksi serta distribusi produknya sendiri.
Sedangkan menurut Soroka (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 177) kemasan produk adalah suatu sistem yang terkoordinasi dengan baik meliputi perencanaan, transportasi, pendistribusian, penjualan dan pemasaran suatu produk. Kemasan juga berhubungan langsung dengan teknologi, seni dan kebutuhan bisnis. Kemasan didasari oleh fungsi asalnya, yaitu sebagai wadah, pelindung, kemudahan untuk konsumen, dan informasi produk.
Tags: kerajinan produk yaitu tujuan