Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY
Tujuan Kemasan Produk Kerajinan
Baiklah, langsung saja, mimin kosngosan akan membahas mengenai beberapa alasan yang membuat seorang enterpreneur dalam melakukan pengemasan produk mereka. Kamu juga perlu baca cara menghitung modal akhir usahadisini
Berikut tujuan utama pengemasan produk kerajinan tangan adalah :
Memberikan Identitas pada Produk
Pentingnya pengemasan pada suatu produk adalah karena kemasan tersebut dapat mencerminkan kualitas dari produk tersebut. Jika kemasan seadanya dan tidak tertata rapi maka orang-orang pun akan berpikir, jika kemasannya saja tidak dijaga, bagaimana isi dalamnya?
Itulah pentingnya mengemas produk dengan baik dan bagus. Karena dengan mengemas dengan baik maka akan terjalin hubungan baik dan kelancaran bisnis antar konsumen dan produsen. Selain itu pengemasan juga memberikan kesan bagus bagi perusahaan yang memproduksi produk tersebut.
Dengan mengetahui nama produk dan nama perusahaan akan memudahkan calon pembeli untuk membandingkan produk yang satu dan lainnya.
Nama brand dari produk yang tercantum di kemasan sangat mempengaruhi untuk semua calon pembeli. Sehingga nama ini akan memudahkan untuk mengingat produk ini di lain waktu jika terjadi ketidak puasan atau tertarik untuk membeli lagi.
Memberikan Kesan Positif
Dengan mengemas produk dengan baik dan rapi maka jika produk anda memiliki kualitas yang baik dan orang-orang atau pembeli akan mengingat bentuk kemasan, warna kemasan dan tulisan dari kemasan produk yang dibuat.
Hal ini memungkinkan para pembeli melakukan pembelian yang lain lagi atau berkelanjutan. Atau mungkin saja calon pembeli akan mencari produk dengan nama yang sama, jika menyukainya. Kemasan yang bagus juga akan memberika kesan yang baik bagi pembeli
Fungsi Kemasan Produk
Kemasan produk bukanlah hanya sekedar pembungkus produk, akan tetapi memiliki fungsi yang jauh lebih luas dari itu. Menurut Kotler (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 179) terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, fungsi-fungsi kemasan produk tersebut di antarnya adalah sebagai berikut.
- Self service.
Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dalam proses penjualan, di mana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk. - Consumer offluence.
Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise dari kemasan yang lebih baik. - Company and brand image.
Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk. - Inovational opportunity.
Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.
Sementara itu, menurut Simamora (2007, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 179) pengemasan produk mempunyai dua fungsi utama, yaitu sebagai berikut.
- Fungsi Protektif.
Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat. - Fungsi Promosional.
Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan sebagai sarana promosi. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.
Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:
Tags: kerajinan produk yaitu tujuan