... 6 Tujuan Penting Pengemasan Produk Kerajinan Dalam Dunia Jahitan DIY

Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY

Jenis-Jenis Kemasan Produk Kerajinan

Jenis kemasan dalam produk kerajinan diklasifikasikan dalam beberapa bentuk, antara lain

Kemasan Kayu

Kemasan kayu seperti palet, peti ataupun tong kayu sangat berperan penting dalam melindungi produk kerajinan seperti keramik dan lainnya dari risiko pecah ataupun kerusakan lainnya dalam suatu pengiriman maupun pendistribusian.

Kemasan Kertas

Banyak keunggulan dari kemasan kertas ini seperti penggunaan yang fleksibel, harga yang cenderung murah dan cara mendapatkannya pun mudah. Kemasan kertas juga merupakan bentuk kemasan fleksibel yang mempelopori ditemukannya plastik dan aluminium foil serta masih banyak digunakan hingga saat ini yang mampu bersaing dengan kemasan lainnya seperti stretch film, logam dan banyak lagi lainnya.

Kemasan Plastik

Akrilik merupakan salah satu jenis kemasan plastik yang paling sering dijumpai dan digunakan dalam pengemasan produk kerajinan, dengan kelebihannya yang bersifat kaku dan transparan, penopang yang baik akan oksigen dan cahaya serta titk leburnya yang rendah.

Jenis Kemasan Produk

ilustrasi Pengertian Kemasan Produk. source envato

Setidaknya ada tiga kategori dalam pengemasan produk, yaitu:

1. Berdasarkan Struktur Isi

Jenis kemasan berdasarkan struktur isi ini dibedakan menjadi tiga jenis utama, yaitu:

  • Kemasan Primer: pengertian kemasan produk primer adalah bahan yang diolah menjadi wadah langsung untuk bahan makanan, seperti kaleng susu, botol minum, dll.
  • Kemasan Sekunder: pengertian kemasan produk sekunder adalah suatu wadah yang memiliki fungsi dalam hal memberikan perlindungan pada kelompok kemasan lain, seperti kotak kardus, kotak peti kayu, dll.
  • Kemasan Tersier: pengertian kemasan produk tersier adalah suatu kemasan yang bisa dimanfaatkan untuk melindungi produk selama proses pengiriman berlangsung.

2. Berdasarkan Frekuensi Pemakaian

Jenis kemasan produk berdasarkan frekuensi pemakaiannya pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Kemasan Disposable: kemasan yang hanya digunakan dalam satu kali pakai dan langsung dibuang, seperti kemasan plastik, kemasan daun pisang, dll.
  • Kemasan Multi Trip: kemasan produk yang bisa digunakan berkali-kali oleh para konsumen dan bisa dikembalikan kembali pada agen penjual untuk bisa digunakan kembali, seperti galon air minum, botol kaca saus, dll.
  • Kemasan Semi Disposable: pengertian kemasan produk semi disposable adalah kemasan yang tidak dibuang karena bisa digunakan lagi oleh konsumen, contoh sederhananya adalah kaleng biskuit atau botol kaca sirup.

3. Berdasarkan Tingkat Kesiapan Pakai

Berdasarkan tingkat kesiapan penggunaannya, maka kemasan produk terbagi menjadi dua, yaitu:

Related Posts

15 Warna Baju yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang dan Gemuk Berikut adalah 15 warna baju yang cocok untuk kulit sawo matang dan gemuk, beserta nuansa…

9 Bahan yang Bisa Digunakan untuk Membuat Karya Seni Kolase Buat kamu yang tengah mencari apa saja jenis bahan yang bisa digunakan untuk membuat karya…

3 Faktor Penting dalam Desain Produk Pendahuluan yang Harus Dicantumkan Dalam artikel ini, Sekolah Desain akan menjelaskan tiga faktor penting dalam desain produk pendahuluan, yang…

6 Fungsi Kemasan yang Jarang Diketahui Orang, Bukan Hanya Buat Estetika Semata Inilah beberapa fungsi kemasan yang jarang diketahui oleh orang-orang. Apakah kamu termasuk?

12 Warna Jilbab yang Cocok untuk Biru Denim Dalam artikel ini, kami akan menguraikan beberapa pilihan warna jilbab yang cocok untuk biru denim

Fungsi Kemasan Produk

Kemasan produk bukanlah hanya sekedar pembungkus produk, akan tetapi memiliki fungsi yang jauh lebih luas dari itu. Menurut Kotler (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 179) terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, fungsi-fungsi kemasan produk tersebut di antarnya adalah sebagai berikut.

  1. Self service.
    Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dalam proses penjualan, di mana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk.
  2. Consumer offluence.
    Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise dari kemasan yang lebih baik.
  3. Company and brand image.
    Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk.
  4. Inovational opportunity.
    Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.

Sementara itu, menurut Simamora (2007, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 179) pengemasan produk mempunyai dua fungsi utama, yaitu sebagai berikut.

  1. Fungsi Protektif.
    Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.
  2. Fungsi Promosional.
    Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan sebagai sarana promosi. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.

Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:

Kemasan Produk: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Dimensi, Merancang, dsb

Kemasan produk adalah wadah yang digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasar (Klimchuk & Krasovec, 2006, dalam Firmansyah, 2022, hlm. 176). Dahulu, kemasan produk hanya digunakan untuk sebatas untuk melindungi barang atau mempermudah barang untuk dibawa. Seiring dengan perkembangan zaman, barulah terjadi penambahan nilai fungsional dan peranan kemasan dalam pemasaran mulai diakui sebagai satu kekuatan utama dalam persaingan pasar.

Selanjutnya, Firmansyah (2022, hlm. 176) berpendapat bahwa pengertian kemasan produk adalah desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Tidak hanya mengenai rancangan wadah atau tempat penyimpanannya saja, kini kemasan produk juga harus memperhatikan desain label, penamaan, tata huruf, dan elemen desain lainnya.

Sementara itu menurut World Trade Organization (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 177) pengemasan atau kemasan produk adalah suatu sistem terpadu untuk mengawetkan, melindungi, menyiapkan produk, hingga siap untuk didistribusikan ke konsumen dengan cara yang efektif, efisien, mudah, dan murah. Dalam skala makro atau manufaktur besar, tentunya kemasan produk ini juga tidak hanya harus baik kualitasnya, akan tetapi harus aplikatif dan tidak menyulitkan produksi serta distribusi produknya sendiri.

Sedangkan menurut Soroka (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 177) kemasan produk adalah suatu sistem yang terkoordinasi dengan baik meliputi perencanaan, transportasi, pendistribusian, penjualan dan pemasaran suatu produk. Kemasan juga berhubungan langsung dengan teknologi, seni dan kebutuhan bisnis. Kemasan didasari oleh fungsi asalnya, yaitu sebagai wadah, pelindung, kemudahan untuk konsumen, dan informasi produk.


Tags: kerajinan produk yaitu tujuan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia