Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY
Kotak Kayu
Kotak kayu adalah pilihan yang luar biasa untuk produk kerajinan kayu atau produk dengan elemen alam seperti lilin aromaterapi. Kotak kayu memberikan kesan keberlanjutan dan kesan tangan yang kuat pada produk Anda.
Jangan takut untuk berpikir di luar kotak! Bahan kemasan bisa sangat kreatif, seperti kemasan kertas daur ulang, kertas lipat, atau bahkan kemasan yang terbuat dari material bekas.
Pendekatan ini dapat menunjukkan kesadaran lingkungan Anda dan menarik pelanggan yang peduli dengan keberlanjutan.
Saat memilih bahan kemasan, pertimbangkanlah karakteristik produk Anda, nilai estetika, dan nilai fungsional.
Penting untuk menjaga keseimbangan antara melindungi produk dan menciptakan pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan.
Selain itu, pastikan bahan kemasan yang Anda pilih mencerminkan merek dan nilai-nilai perusahaan Anda.
READ Apa Saja yang Termasuk Karya Seni Rupa Murni? Ini 7 Jenis KaryanyaDengan demikian bahan kemasan yang cocok untuk pengemasan produk kerajinan, Anda dapat menciptakan kemasan yang tidak hanya melindungi produk Anda, tetapi juga meningkatkan daya tarik dan penjualan produk kerajinan Anda.
There is no ads to display, Please add some
Fungsi Pengemasan Produk Kerajinan
Pada dasarnya fungsi pengemasan adalah untuk melindungi dan menjaga kualitas produk dalam penyimpanan, pengiriman maupun pendistribusian produk. Namun, dalam beberapa pengemasan produk seperti jenis kerajinan, memiliki beragam fungsi khusus lainnya yaitu
1. Sebagai Identitas Brand/Produsen
Pengemasan pada produk kerajinan mempunyai fungsi sebagai identitas brand/produsen itu sendiri karena terdapat logo atau tulisan nama brand sekaligus terkandung warna, ukuran, bentuk dan jenis font pada label yang menjadikan brand Anda tampil berbeda dari brand lainnya.
Hal ini juga memudahkan para pelanggan dalam mengenali produk Anda. Untuk menampilkan identitas brand/merek ini cukup mudah dan terjangkau yakni dengan menggunakan lakban printing sebagai segel pengemasan.
2. Mengawetkan dan Melindungi Produk
Produk kerajinan umumnya tidak tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu dengan suhu atau cuaca yang dingin, lembap maupun panas. Untuk itulah dibutuhkan pengemasan yang baik agar mampu melindungi produk tersebut.
Sebagai gambaran, misalnya saja contoh pengemasan pada produk kerajinan dengan bahan kulit yang cukup rawan akan tumbuhnya jamur terutama pada kondisi lembap ataupun musim penghujan, maka cara pengemasannya bisa dengan menggunakan silica gel untuk menjaga kelembapan atau suhu agar tetap kering sehingga menjadikan produk kerajinan tersebut lebih awet dan terawat.
3. Mempermudah Pengiriman ataupun Pendistribusian
Produk kerajinan tentu tak lepas dari proses pengiriman maupun pendistribusian ke pihak konsumen maupun distributor, jika produk dikemas dengan baik tentunya sangat membantu dalam meningkatkan kecepatan pendistribusian dan keefisienan proses kerja, di mana pengemasan ini mempermudah ketika dibawa, diangkat, maupun diatur kembali saat berada di gudang atau tempat penyimpanan, proses pengririman hingga sampai ke konsumen.
Teknik Pengemasan Produk Kerajinan
Teknik pengemasan adalah suatu metode tertentu yang digunakan dalam pengemasan suatu produk menggunakan bahan kemasan yang sesuai agar terlindungi dan terjaga kualitasnya dengan maksimal. Sedangkan, teknik pengemasan dalam produk kerajinan lebih fleksibel dan cenderung kreatif.
Produk kerajinan yang hendak dipasarkan maupun dijual tentunya harus mempunyai penampilan yang menarik. Pengemasan produk kerajinan yang menarik akan menambah nilai estetik, daya tahan dan daya jual yang tinggi. Teknik pengemasan produk kerajinan sebaiknya disesuaikan dengan bahan, bentuk dan ukurannya. Nah, berikut ini teknik pengemasan untuk beberapa produk kerajinan
Produk Kerajinan Berbahan Logam
Teknik pengemasan produk kerajinan berbahan logam biasanya berbentuk perhiasan seperti emas dan perak, dengan cara memasukkannya ke dalam wadah yang terbuat dari bahan kaca atau akrilik serta dapat dibuka dan ditutup sehingga menjadikan tampilan lebih mewah, menarik, praktis dan istimewa.
Produk Kerajinan Berbahan Batu
Teknik pengemasan produk kerajinan berbahan batu dengan berbagai ukuran dapat dilakukan secara khusus menggunakan wadah atau bahan kemasan tertentu yang sesuai seperti bubble wrap dan lainnya jika hendak disimpan maupun dikirim.
Sementara, ketika akan segera digunakan, tentu tanpa pengemasan pun tidak masalah karena produk kerajinan dari batu ini biasanya juga mudah dicuci dan dibersihkan.
Produk Kerajinan Berbahan Plastik
Produk kerajinan berbahan plastik ini biasanya berupa hiasan, cendera mata dan lainnya. Untuk teknik pengemasannya sendiri bisa menggunakan wadah khusus dari kardus atau bahan lainnya yang sesuai, tergantung kreativitas dari masing-masing brand/produsen. Nah, apabila akan disimpan ataupun dikirim lebih baik tambahkan plastik wrapping untuk mengemasnya agar lebih terjaga dan terlindungi kualitasnya.
Penutup
Well, teman teman yang saat ini hendak memulai bisnis menjual produk, sangat penting sekali untuk mengenai bahwa kemasan atau packaging adalah sesuatu yang krusial. Tampilan dalam produk, sangat mempengaruhi daya minat pembeli.
Dengan kemasan yang bagus, mereka akan tersugesti dalam membeli produk mu yang berdampak positif terhadap penjualan nantinya.
Demikian beberapa pembahasan kita mengenai beberapa alasan Pentingnya Pengemasan dalam Produk dari kosngosan.com.
Jangan lupa untuk share atau bagikan postingan ini melalui account sosial media kalian masing masing ya. Dan pada akhirnya kami mengucapkan terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa bookmart halaman blog ini untuk web browser mu!
Reza Harahap Reza Harahap adalah owner kosngosan. Suka belajar bisnis, finansial, ekonomi, pendidikan dan pekerjaan. Sembari membagikan ide usaha untuk entrepreneur. Blog ini berisi rencana bisnis, strategi investasi, persiapan keuangan dan lainnya
Tujuan Kemasan Produk
Menurut Louw & Kimber (2007, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 181) kemasan produk dan pelabelan kemasan mempunyai beberapa tujuan sebagai berikut.
- Physical Production.
Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya. - Barrier Protection.
Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan sebagainya. - Containment or Agglomeration.
Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan. - Information Transmission.
Informasi tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label. - Reducing Theft.
Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai perangkat anti pencurian. - Convenience.
Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali. - Marketing.
Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.
Selanjutnya, menurut Firmansyah (2019, hlm. 177) ada beberapa alasan dilakukannya pengemasan sebuah produk. Beberapa tujuan kemasan produk tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.
- Kemasan untuk keamanan produk yang dipasarkan.
Kemasan dapat melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen. Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca. - Kemasan untuk membedakan dengan produk pesaing.
Melalui kemasan, identifikasi produk menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing dan membedakan produknya. - Kemasan untuk meningkatkan penjualan.
Kemasan harus dibuat menarik dan unik, dengan demikian diharapkan dapat memikat perhatian konsumen, sehingga penjualan meningkat.
Tags: kerajinan produk yaitu tujuan