... 6 Tujuan Penting Pengemasan Produk Kerajinan Dalam Dunia Jahitan DIY

Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY

Related Posts

15 Warna Baju yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang dan Gemuk Berikut adalah 15 warna baju yang cocok untuk kulit sawo matang dan gemuk, beserta nuansa…

9 Bahan yang Bisa Digunakan untuk Membuat Karya Seni Kolase Buat kamu yang tengah mencari apa saja jenis bahan yang bisa digunakan untuk membuat karya…

3 Faktor Penting dalam Desain Produk Pendahuluan yang Harus Dicantumkan Dalam artikel ini, Sekolah Desain akan menjelaskan tiga faktor penting dalam desain produk pendahuluan, yang…

6 Fungsi Kemasan yang Jarang Diketahui Orang, Bukan Hanya Buat Estetika Semata Inilah beberapa fungsi kemasan yang jarang diketahui oleh orang-orang. Apakah kamu termasuk?

12 Warna Jilbab yang Cocok untuk Biru Denim Dalam artikel ini, kami akan menguraikan beberapa pilihan warna jilbab yang cocok untuk biru denim

Tips Membuat Kemasan yang Menarik

ilustrasi Pengertian Kemasan Produk. source envato

1. Membuat Desain Kemasan yang Unik

Salah satu hal terpenting dalam membentuk kemasan adalah Anda harus mendesain kemasan tersebut secara lebih unik, inovatif, dan juga berbeda dari produk lain.

Dengan membuat kemasan yang unik, maka minat masyarakat untuk membeli produk Anda akan meningkat.

Contoh sederhananya jika Anda berbelanja di supermarket dan melihat adanya deretan kemasan produk kotak dalam satu rak.

2. Desain Kemasan sesuai Target Market

Usahakanlah untuk mendesain kemasan produk sesuai dengan target pasarnya.

Jadi, jika target pasar Anda adalah mereka yang baru berusia 5-12 tahun, maka usahakanlah untuk membuat kemasan produk yang ditambahkan dengan tokoh kartun yang digemari oleh anak-anak.

Hal yang sama tentunya tidak bisa Anda lakukan jika target market Anda adalah mereka yang sudah berusia 30-50 tahun.

3. Membuat Kemasan dengan Beberapa Ukuran

Jika produk yang Anda jual adalah produk yang tergolong baru, maka usahakanlah untuk membuat kemasan produk dalam berbagai variasi ukuran, seperti small, medium atau large.

Masyarakat akan lebih cenderung untuk membeli kemasan yang lebih kecil dalam membeli produk baru.

4. Mencantumkan Informasi Produk Secara Lengkap

Usahakan juga untuk mencantumkan informasi produk di setiap kemasannya.

Seperti komposisi produk, jenis, cara konsumsi, hingga tanggal kadaluarsa. Buatlah informasi yang jelas, padat dan singkat.

Fungsi Kemasan Produk

Kemasan produk bukanlah hanya sekedar pembungkus produk, akan tetapi memiliki fungsi yang jauh lebih luas dari itu. Menurut Kotler (dalam Firmansyah, 2022, hlm. 179) terdapat empat fungsi kemasan sebagai satu alat pemasaran, fungsi-fungsi kemasan produk tersebut di antarnya adalah sebagai berikut.

  1. Self service.
    Kemasan semakin berfungsi lebih banyak lagi dalam proses penjualan, di mana kemasan harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk.
  2. Consumer offluence.
    Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan prestise dari kemasan yang lebih baik.
  3. Company and brand image.
    Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk.
  4. Inovational opportunity.
    Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.

Sementara itu, menurut Simamora (2007, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 179) pengemasan produk mempunyai dua fungsi utama, yaitu sebagai berikut.

  1. Fungsi Protektif.
    Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.
  2. Fungsi Promosional.
    Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun kemasan juga digunakan sebagai sarana promosi. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.

Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:

Teknik Pengemasan Produk Kerajinan

Teknik pengemasan adalah suatu metode tertentu yang digunakan dalam pengemasan suatu produk menggunakan bahan kemasan yang sesuai agar terlindungi dan terjaga kualitasnya dengan maksimal. Sedangkan, teknik pengemasan dalam produk kerajinan lebih fleksibel dan cenderung kreatif.

Produk kerajinan yang hendak dipasarkan maupun dijual tentunya harus mempunyai penampilan yang menarik. Pengemasan produk kerajinan yang menarik akan menambah nilai estetik, daya tahan dan daya jual yang tinggi. Teknik pengemasan produk kerajinan sebaiknya disesuaikan dengan bahan, bentuk dan ukurannya. Nah, berikut ini teknik pengemasan untuk beberapa produk kerajinan

Produk Kerajinan Berbahan Logam

Teknik pengemasan produk kerajinan berbahan logam biasanya berbentuk perhiasan seperti emas dan perak, dengan cara memasukkannya ke dalam wadah yang terbuat dari bahan kaca atau akrilik serta dapat dibuka dan ditutup sehingga menjadikan tampilan lebih mewah, menarik, praktis dan istimewa.

Produk Kerajinan Berbahan Batu

Teknik pengemasan produk kerajinan berbahan batu dengan berbagai ukuran dapat dilakukan secara khusus menggunakan wadah atau bahan kemasan tertentu yang sesuai seperti bubble wrap dan lainnya jika hendak disimpan maupun dikirim.

Sementara, ketika akan segera digunakan, tentu tanpa pengemasan pun tidak masalah karena produk kerajinan dari batu ini biasanya juga mudah dicuci dan dibersihkan.

Produk Kerajinan Berbahan Plastik

Produk kerajinan berbahan plastik ini biasanya berupa hiasan, cendera mata dan lainnya. Untuk teknik pengemasannya sendiri bisa menggunakan wadah khusus dari kardus atau bahan lainnya yang sesuai, tergantung kreativitas dari masing-masing brand/produsen. Nah, apabila akan disimpan ataupun dikirim lebih baik tambahkan plastik wrapping untuk mengemasnya agar lebih terjaga dan terlindungi kualitasnya.

Tujuan Pengemasan Produk Kerajinan

Secara umum, tujuan pengemasan adalah untuk melindungi produk dari berbagai kemungkinan risiko kerusakan dan membantu mempertahankan kualitas. Dalam pengemasan produk kerajinan terdapat beberapa tujuan penting yang kiranya harus Anda ketahui, diantaranya ialah

Barrier Protection

Barrier Protection merujuk pada tujuan untuk melindungi produk kerajinan dari berbagai risiko hambatan berupa air, debu, uap, oksigen dan lainnya.

Containment of Agglomeration

Containment of Agglomeration merupakan tujuan yang bermaksud untuk mengelompokkan produk agar nantinya proses pengelolaan dan pendistribusian berjalan lebih efektif dan efisien.

Convenience

Convenience sendiri memiliki tujuan dalam meningkatkan kenyamanan, penggunaan, pengelolaan, pendistribusian, penjualan, tampilan dan masih banyak lagi lainnya.

Information Transmission

Information Transmission lebih kepada tujuan untuk memuat informasi tertentu yang memudahkan pengguna, seperti halnya tentang daur ulang, cara penggunaan transportasi atau cara membuang kemasan pada produk kerajinan yang dikemas.

Marketing

Marketing artinya bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan minat beli konsumen melalui pengemasan produk kerajinan yang menarik entah dari sisi desain maupun labelnya.

Physical Production

Physical production adalah suatu pengemasan produk kerajinan yang bertujuan untuk melindungi dari risiko gangguan atau kerusakan dari semacam getaran, goncangan, iklim maupun suhu, tekanan dan faktor lain sejenisnya.

Reducing Theft

Reducing Theft yang berarti bertujuan sebagai pencegah akan adanya aksi pencurian dengan perlindungan lebih pada kemasan produk kerajinan.


Tags: kerajinan produk yaitu tujuan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia