... 6 Tujuan Penting Pengemasan Produk Kerajinan Dalam Dunia Jahitan DIY

Keindahan dan Fungsi Elemen Pengemasan dalam Kerajinan Rajut dan DIY

Dimensi dan Indikator Kemasan Produk

Dalam perancangan atau bahkan penelitian suatu kemasan produk, dapat kita memperhatikan beberapa aspek dasar, komponen, atau dimensi kemasan produk itu sendiri yang di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Daya Tarik Kemasan,
    Daya tarik kemasan sangat penting guna tertangkapnya stimulusoleh konsumen yang di sampaikan ke produsen sehingga diharapkan konsumen tertarik pada produk tersebut. Menurut Wiryo (1999, dalam Firmansyah, 2019, hlm. 193) daya tarik visual kemasan dapat digolongkan menjadi dua yaitu: daya tarik visual dan daya tarik praktis.
  2. Daya Tarik Visual,
    Daya tarik visual mengacu pada penampilan kemasan atau label suatu produk mencakup warna, bentuk, merk/logo, ilustrasi, teks/tipografi, dan tata letak elemen visual.
  3. Merk/logo,
    Tanda-tanda identifikasi seperti merek dengan logo perusahaanadalah meningkatkan daya tarik konsumen. Merek atau logo ini berperan sebagai brandimage sehingga dipandang dapat menaikkan gengsi atau status seorang pembeli.
  4. Ilustrasi
    Merupakan alat komunikasi sebuah kemasan bahasa universalyang dapat menembus rintangan perbedaaan bahasa. Ilustrasi initermasuk fotografi dan gambargambar untuk menarik konsumen.
  5. Tipografi
    Tipografi adalah teks pada kemasan yang berupa pesanpesan kitauntuk menjelaskan produk yang di tawarkan sekaligus menyerahkan konsumen untuk bersikap dan bertindak sesuaidengan harapan produsen.
  6. Tata letak
    Tata letak adalah paduan semua unsur grafis meliputi warna, bentuk, merek, ilustrasi, topografi, yang menjadi suatu kesatuan baru yang disusun dan di tempatkan pada kemasan (Firmansyah, 2019, hlm. 192).

Jenis Kemasan Produk

ilustrasi Pengertian Kemasan Produk. source envato

Setidaknya ada tiga kategori dalam pengemasan produk, yaitu:

1. Berdasarkan Struktur Isi

Jenis kemasan berdasarkan struktur isi ini dibedakan menjadi tiga jenis utama, yaitu:

  • Kemasan Primer: pengertian kemasan produk primer adalah bahan yang diolah menjadi wadah langsung untuk bahan makanan, seperti kaleng susu, botol minum, dll.
  • Kemasan Sekunder: pengertian kemasan produk sekunder adalah suatu wadah yang memiliki fungsi dalam hal memberikan perlindungan pada kelompok kemasan lain, seperti kotak kardus, kotak peti kayu, dll.
  • Kemasan Tersier: pengertian kemasan produk tersier adalah suatu kemasan yang bisa dimanfaatkan untuk melindungi produk selama proses pengiriman berlangsung.

2. Berdasarkan Frekuensi Pemakaian

Jenis kemasan produk berdasarkan frekuensi pemakaiannya pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Kemasan Disposable: kemasan yang hanya digunakan dalam satu kali pakai dan langsung dibuang, seperti kemasan plastik, kemasan daun pisang, dll.
  • Kemasan Multi Trip: kemasan produk yang bisa digunakan berkali-kali oleh para konsumen dan bisa dikembalikan kembali pada agen penjual untuk bisa digunakan kembali, seperti galon air minum, botol kaca saus, dll.
  • Kemasan Semi Disposable: pengertian kemasan produk semi disposable adalah kemasan yang tidak dibuang karena bisa digunakan lagi oleh konsumen, contoh sederhananya adalah kaleng biskuit atau botol kaca sirup.

3. Berdasarkan Tingkat Kesiapan Pakai

Berdasarkan tingkat kesiapan penggunaannya, maka kemasan produk terbagi menjadi dua, yaitu:

Tips Membuat Kemasan yang Menarik

ilustrasi Pengertian Kemasan Produk. source envato

1. Membuat Desain Kemasan yang Unik

Salah satu hal terpenting dalam membentuk kemasan adalah Anda harus mendesain kemasan tersebut secara lebih unik, inovatif, dan juga berbeda dari produk lain.

Dengan membuat kemasan yang unik, maka minat masyarakat untuk membeli produk Anda akan meningkat.

Contoh sederhananya jika Anda berbelanja di supermarket dan melihat adanya deretan kemasan produk kotak dalam satu rak.

2. Desain Kemasan sesuai Target Market

Usahakanlah untuk mendesain kemasan produk sesuai dengan target pasarnya.

Jadi, jika target pasar Anda adalah mereka yang baru berusia 5-12 tahun, maka usahakanlah untuk membuat kemasan produk yang ditambahkan dengan tokoh kartun yang digemari oleh anak-anak.

Hal yang sama tentunya tidak bisa Anda lakukan jika target market Anda adalah mereka yang sudah berusia 30-50 tahun.

3. Membuat Kemasan dengan Beberapa Ukuran

Jika produk yang Anda jual adalah produk yang tergolong baru, maka usahakanlah untuk membuat kemasan produk dalam berbagai variasi ukuran, seperti small, medium atau large.

Masyarakat akan lebih cenderung untuk membeli kemasan yang lebih kecil dalam membeli produk baru.

4. Mencantumkan Informasi Produk Secara Lengkap

Usahakan juga untuk mencantumkan informasi produk di setiap kemasannya.

Seperti komposisi produk, jenis, cara konsumsi, hingga tanggal kadaluarsa. Buatlah informasi yang jelas, padat dan singkat.

Pengemasan Produk Kerajinan yang Menarik akan Menambah Nilai Estetik

Kita tentu pernah melihat produk kerajinan atau bahkan memilikinya di rumah, entah itu sebagai benda koleksi, barang siap pakai maupun hiasan yang mempercantik tampilan ruangan. Produk kerajinan adalah sebuah karya estetik dengan kandungan nilai-nilai seni yang dibuat dengan keterampilan tangan manusia.

Produk kerajinan juga merupakan peluang bisnis yang menjanjikan dengan produsen produk tersebut yang terus berkembang dan bertumbuh setiap waktunya, baik itu dalam produk kerajinan massal maupun tunggal. Dalam produk kerajinan, semakin tinggi keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat produk maka semakin tinggi pula nilai dan harga jualnya.

Produk kerajinan sangat menonjol akan nilai keindahannya, namun dalam pengemasannya seringkali kurang diperhatikan, sehingga produk kerajinan tersebut tampil kurang menarik dan bahkan tidak terlindungi dengan baik, padahal pengemasan produk kerajinan yang menarik akan menambah nilai estetik dan daya jual.

Nah, agar produk kerajinan terlindungi dengan baik sekaligus tampil lebih menarik dan meningkatkan daya jual. Anda perlu memahami akan berbagai hal yang terkait dengan pengemasan produk kerajinan yang akan diuraikan di bawah ini.

Tujuan Pengemasan Produk Kerajinan

Secara umum, tujuan pengemasan adalah untuk melindungi produk dari berbagai kemungkinan risiko kerusakan dan membantu mempertahankan kualitas. Dalam pengemasan produk kerajinan terdapat beberapa tujuan penting yang kiranya harus Anda ketahui, diantaranya ialah

Barrier Protection

Barrier Protection merujuk pada tujuan untuk melindungi produk kerajinan dari berbagai risiko hambatan berupa air, debu, uap, oksigen dan lainnya.

Containment of Agglomeration

Containment of Agglomeration merupakan tujuan yang bermaksud untuk mengelompokkan produk agar nantinya proses pengelolaan dan pendistribusian berjalan lebih efektif dan efisien.

Convenience

Convenience sendiri memiliki tujuan dalam meningkatkan kenyamanan, penggunaan, pengelolaan, pendistribusian, penjualan, tampilan dan masih banyak lagi lainnya.

Information Transmission

Information Transmission lebih kepada tujuan untuk memuat informasi tertentu yang memudahkan pengguna, seperti halnya tentang daur ulang, cara penggunaan transportasi atau cara membuang kemasan pada produk kerajinan yang dikemas.

Marketing

Marketing artinya bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan minat beli konsumen melalui pengemasan produk kerajinan yang menarik entah dari sisi desain maupun labelnya.

Physical Production

Physical production adalah suatu pengemasan produk kerajinan yang bertujuan untuk melindungi dari risiko gangguan atau kerusakan dari semacam getaran, goncangan, iklim maupun suhu, tekanan dan faktor lain sejenisnya.

Reducing Theft

Reducing Theft yang berarti bertujuan sebagai pencegah akan adanya aksi pencurian dengan perlindungan lebih pada kemasan produk kerajinan.


Tags: kerajinan produk yaitu tujuan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia