Bahan Alam yang Cantik untuk Kerajinan Rajut dan DIY
Pengertian Bahan Alam
Bahan alam merujuk kepada sumber daya atau materi yang berasal langsung dari alam dan tidak dibuat atau dimodifikasi secara signifikan oleh manusia. Bahan alam ini mencakup berbagai jenis materi organik dan anorganik yang ditemukan di Bumi, dan seringkali digunakan oleh manusia untuk berbagai keperluan.
Berdasarkan teksturnya, bahan alam dapat dibagi menjadi dua, yaitu bahan alam keras dan bahan alam lunak. Bahan alam keras biasanya lebih tahan lama dan kuat, contohnya adalah kayu, batu, rotan, dan daun pandan. Kayu dan batu sering digunakan dalam konstruksi dan seni, sementara rotan dan daun pandan biasanya digunakan dalam kerajinan tangan dan pembuatan barang-barang rumah tangga.
Sementara itu, bahan alam lunak lebih mudah dibentuk dan diproses, dan biasanya lebih mudah ditemukan. Contohnya adalah tanah liat, yang digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari pembuatan keramik dan genteng, hingga dalam seni dan kerajinan.
Penggunaan bahan alam ini penting karena mereka adalah sumber daya yang dapat diperbarui, dan seringkali lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan buatan manusia. Namun, penggunaan bahan alam juga perlu dilakukan dengan bijak dan berkelanjutan, untuk mencegah kerusakan lingkungan dan memastikan ketersediaannya untuk generasi mendatang.
Lukisan kapal dari pelepah pisang
pinhome.id
Contoh kerajinan pertama ini adalah kerajinan serat alam. Di mana karya ini memanfaatkan bahan baku dari serat pelepah pisang, serat yang dihasilkan melalui pohon pisang yang dijemur dan diambil seratnya.
Inilah yang kemudian menggerakkan kreativitas para pengrajin serat pohon pisang untuk membentuk suatu karya seni seperti salah satunya lukisan kapal ini.
Jika Mama dan anak ingin mencobanya di rumah caranya sangat mudah, lho. Cukup sediakan bahan baku serat pelepah pisang yang sudah kering, triplek yang akan digunakan sebagai alas, frame, cat bening, gunting, dan lem.
10 Contoh Kerajinan Bahan Buatan dan Cara Membuatnya
Membuat kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan. Misalnya saja bahan alami atau bahan buatan. Apabila bahan alami berasal dari alam, bahan buatan justru dibuat oleh manusia, baik dengan cara yang manual atau memakai mesin. Kerajinan bahan buatan memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah dari bahan alami.
Ada banyak contoh bahan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan dengan menggunakan teknik tertentu. Supaya lebih paham mengenai jenis teknik pembuatan produk, berikut sudah ada penjelasannya sekaligus dengan 10 contoh kerajinan bahan buatan. Yuk simak selengkapnya!
- 1 Jenis Teknik Pembuatan Produk Kerajinan Bahan Buatan
- 1.1 Teknik Pembuatan Produk Kerajinan Bahan Lunak
- 2.1 1. Kerajinan Sabun Batangan
- 2.2 2. Kerajinan Gips atau Gypsum
- 2.3 3. Kerajinan Lilin
- 2.4 4. Kerajinan Plastik
- 2.5 5. Kerajinan Clay
- 2.6 6. Kerajinan Kain
- 2.7 7. Kerajinan Kaca
- 2.8 8. Kerajinan Fiberglass
- 2.9 9. Kerajinan Kulit Sintetis
- 2.10 10. Kerajinan Bubur Kertas
Kerajinan Bahan Lunak, Jenis, Teknik, Bahan, Alat dan Proses Pembuatan
Sahabat ilmucerdasku.com dimanapun berada. Kerajinan tangan dari bahan lunak dapat dibuat dari berbagai macam bahan, termasuk tanah liat, kulit, dan adonan tepung. Setiap bahan memiliki karakteristik dan teknik pembuatan yang berbeda-beda.
Tahap pertama dalam proses produksi kerajinan tangan adalah menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan.
Bahan yang dibutuhkan akan berbeda-beda tergantung pada jenis kerajinan tangan yang akan dibuat. Alat yang dibutuhkan juga akan berbeda-beda, tetapi beberapa alat yang umum digunakan adalah:
6. Pembuatan pola
Jika membuat pola dengan tangan, maka dapat menggunakan kertas atau kain sebagai medianya. Jika membuat pola dengan komputer, maka dapat menggunakan software desain grafis.
7. Pembentukan
Tahap selanjutnya adalah pembentukan. Pembentukan adalah proses mengubah bahan lunak menjadi bentuk yang diinginkan. Cara pembentukan akan berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang digunakan.
Misalnya, tanah liat dapat dibentuk dengan tangan, kulit dapat dibentuk dengan gunting, dan adonan tepung dapat dibentuk dengan rolling pin.
8. Pengeringan
9. Peng finishingan
Tahap terakhir adalah peng finishingan. Peng finishingan adalah proses memberikan sentuhan akhir pada kerajinan tangan agar terlihat lebih menarik. Cara peng finishingan akan berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang digunakan.
Misalnya, tanah liat dapat diwarnai dengan cat, kulit dapat dilapisi vernis, dan adonan tepung dapat dihias dengan permen.
Proses produksi kerajinan tangan dari bahan lunak dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Selain dapat menghasilkan produk yang indah, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan.
Sumber: KEMDIKBUD-RI.2017
Tags: kerajinan bahan yang membuat untuk sebutkan digunakan