... 5 Sikap yang Harus Dikembangkan dalam Mengerjakan Karya Kerajinan: Tips DIY dan Sulam

Sikap Kreatif yang Mendalam dalam Menghasilkan Karya Kerajinan Menyulam dan DIY

Seni Kriya Berdasarkan Teknik Pembuatannya

a. Seni Kriya Ukir atau Seni Kriya Pahat
Jenis, bahan, bentuk dan teknik dalam seni pahat sangatlah beragam, mulai dari jenis patung, ukiran
dan aneka kerajinan lainnya. Selain menggunakan kayu, seni pahat juga menggunakan aneka logam, batu, serta tulang dan kulit hewan sebagai bahan dasarnya. Bali merupakan salah satu daerah yang paling banyak menghasilkan seni pahat yang berupa patung, ukiran hingga berbagai macam barang kerajinan lainnya, salah sat hasil pahat dari bali adalah patung arca dengan bahan baku batu andesit.

b. Seni Kriya Batik
Proses pembuatan kain batik bisa dilakukan dengan berbagai macam tekhnik diantaranya adalah teknik cap, tulis, ikat celup dan teknik lukis. Teknik batik tulis adalah salah satu teknik membantik yang paling banyak digunakan di Indonesia. Selain di pulau jawa, batik juga terdapat di pulau Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Bali. Corak kain batik dari setiap daerah juga beraneka ragam. Corak batik jawa umumnya bergaya naturalis dengan sentuhan warna yang beragam.

c. Seni Kriya Tenun
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kain tenun terbesar di dunia terutama dalam hal keragaman corak hiasannya. Tenun terdiri dari dua jenis yaitu tenun songket, dan tenun ikat. Perbedaannya ada pada teknik pembuatan dan bahan yang digunakan. Tenun songket berupa benang perak, emas atau benang sutra. Daerah-daerah di Indonesia terkenal dengan penghasil tenun ikat adalah aceh, sulawesi tengah, bali, sumatra utara, toraja (sulawesi selatan), NTT, kalimantan timur, flores, dan kalimantan bvarat. Sedangkan daerah penghasil tenun songket adalah sumatra barat, aceh, riau, sumatra utara, lombok, palembang, sumatra barat, nusa tenggara dan maluku.

d. Seni Kriya Anyaman
Seni kriya anyaman adalah tehnik membuat dengan mengatur bahan-bahan dasarnya dalam bentuk yang tindih- menindih, silang-menyilang, dan lipat-melipat pakat dan lungsen dengan pola tertentu. Bahan-bahan yang digunakan dalam seni kriya anyaman adalah rotan, bambu, pandan, lontar, mendong, enceng gondok, kertas, plastik, dan tali. Pusat kerajinan anyaman yaitu di Bali, Sulawesi, Tasikmalaya, Kalimantan dan Papua.

Ide Kerajinan dari Bahan Limbah Jadi Peluang Usaha

Untuk Anda yang ingin memulai menjadi wirausaha kerajinan bahan limbah ada beberapa ide kreasi yang bisa dicoba dan dikembangkan. Berikut rekomendasi dan penjelasan ide kerajinan berdasarkan dari bahan dasarnya:

1. Kerajinan Limbah dari Botol Plastik

Ide kerajinan pertama adalah kerajinan dari bahan dasar botol plastik. Dengan tabung dan bahan dasar yang mudah dikreasikan dan tidak mudah hancur botol plastik menjadi bahan dasar yang paling sering dikreasikan.

Sederhananya, Anda bisa memanfaatkannya menjadi vas bunga, tempat pensil, pot bunga, hingga replika bunga dan masih banyak lagi yang bisa Anda coba dan mungkin saja akan menjadi trend di masa depan.

Untuk menjadikan kerajinan limbah memiliki nilai jual yang tinggi, Anda perlu memperhatikan bentuk produk, kualitas dan bagaimana detailnya hingga orang merasa ingin membeli produk yang Anda kreasikan, karena memang produk yang Anda produksi layak untuk dijual.

2. Kerajinan Limbah dari Kaleng

Bahan dasar limbah lainnya yang bisa dijadikan sebagai kerajinan limbah ada kaleng bekas, kaleng ini bisa dijadikan menjadi dekorasi menarik atau peralatan tambahan yang bisa membantu kehidupan sehari-hari.

Jika Anda mengelolanya dengan praktis dan efisien maka Anda bisa menjadikan limbah kaleng ini menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis.

Benda yang bisa dikreasikan dari limbah kaleng ini diantaranya: Hiasan lampu tidur, celengan, empat alat tulis, pot tanaman hingga miniatur dan masih banyak lagi.

3. Kerajinan Limbah dari Kayu

Jenis kerajinan ini sangat cocok untuk Anda yang berada di lingkungan para pengrajin kayu atau daerah yang memiliki banyak kayu dan tidak ada yang memanfaatkannya.

Peluang limbah kayu ini bisa menjadi ide bisnis dengan dikreasikan menjadi banyak benda bermanfaat, tidak ada benda khusus yang ditetapkan karena limbah kayu bisa dimanfaatkan menjadi puluhan hingga ratusan benda bermanfaat.

Motif Ragam Hias

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora, fauna,figuratif, dan bentuk geometris. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.

Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang. Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur, dan memiliki keseimbangan. Pola ragam hias geometris dapat ditandai dari bentuknya seperti persegi empat, zigzag, garis silang, segitiga, dan lingkaran.

Pola bidang tersebut merupakan pola geometris yang bentuknya teratur. Bentuk lain dari pola geometris adalah dengan mengubah susunan pola ragam hias tak beraturan dan tetap memperhatikan segi keindahan.

Ragam hias di Indonesia, berdasarkan pada pola dan bentuk visualnya, dibagi dalam klasifikasi sebagai berikut.

  1. Ragam hias geometris adalah ragam hias yang mengulang suatu bentuk baku tertentu dengan ukuran tertentu dalam komposisi yang seimbang pada seluruh sisinya.
  2. Ragam hias Tumbuh-tumbuhan adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari tumbuh- tumbuhan pada wilayah tertentu untuk dimodifikasi menjadi ragam hias yang mencerminkan ciri khas wilayah tersebut.
  3. Ragam hias makhluk hidup adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari makhluk hidup di darat, laut, dan udara pada wilayah tertentu dan dimodifikasi menjadi ragam hias khas wilayah tersebut. Ragam hias ini biasanya dimasukkan dalam kelompok ragam hias untuk menggambarkan dunia tengah.
  4. Ragam hias Dekoratif adalah ragam hias yang bersifat artifisual dan biasanya merupakan penggabungan dari beberapa inspirasi ragam hias pada kelompok yang ada sebelumnya yang dimodifikasi sehingga menjadi sebuah bentuk ragam hias yang baru dan memiliki nilai estetika tersendiri.

Senang belajar hal baru dari berbagai sumber

Editor’s picks

ilustrasi dua orang sedang berdiskusi mengenai pekerjaan (unsplash.com/Kenny Eliason)

Kemampuan adaptasi sangat berharga di dunia kerja. Untuk mencapai kemampuan tersebut, karyawan harus siap mempelajari hal baru, baik dari perusahaan itu sendiri, dari atasan, maupun dari rekan kerja. Sikap senang belajar mencerminkan kemauan untuk terus berkembang dalam memperbaiki diri.

Tidak hanya penting bagi perkembangan diri sendiri, sikap satu ini memungkinkan seseorang mendapat respect lebih besar dari rekan-rekan di tempat kerja. Hindari sikap paling bisa dan paling tahu sendiri. Bersikaplah terbuka untuk belajar dari mereka yang sudah lebih lama berada di perusahaan.


Tags: kerajinan yang adalah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia