... 5 Sikap yang Harus Dikembangkan dalam Mengerjakan Karya Kerajinan: Tips DIY dan Sulam

Sikap Kreatif yang Mendalam dalam Menghasilkan Karya Kerajinan Menyulam dan DIY

Senang belajar hal baru dari berbagai sumber

Editor’s picks

ilustrasi dua orang sedang berdiskusi mengenai pekerjaan (unsplash.com/Kenny Eliason)

Kemampuan adaptasi sangat berharga di dunia kerja. Untuk mencapai kemampuan tersebut, karyawan harus siap mempelajari hal baru, baik dari perusahaan itu sendiri, dari atasan, maupun dari rekan kerja. Sikap senang belajar mencerminkan kemauan untuk terus berkembang dalam memperbaiki diri.

Tidak hanya penting bagi perkembangan diri sendiri, sikap satu ini memungkinkan seseorang mendapat respect lebih besar dari rekan-rekan di tempat kerja. Hindari sikap paling bisa dan paling tahu sendiri. Bersikaplah terbuka untuk belajar dari mereka yang sudah lebih lama berada di perusahaan.

Bersikap profesional saat bekerja

ilustrasi orang sedang bekerja (unsplash.com/Tim van der Kuip)

Profesionalisme merupakan sikap paling penting di dunia kerja. Sikap satu ini mencakup aspek-aspek kuat dalam membangun kualitas diri karyawan, seperti dedikasi terhadap pekerjaan, menghargai waktu, menepati janji, mematuhi aturan, hingga menjaga integritas.

Seseorang dikatakan profesional saat mampu memfokuskan diri pada pekerjaan yang sedang dilakoni. Terlepas dari tekanan yang mungkin terjadi, dia punya rasa tanggung jawab besar untuk menyelesaikan pekerjaannya sebaik mungkin. Sikap profesional dapat memudahkan rekan kerja untuk bekerja sama.

Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Keras

Dalam proses pembuatan sebaiknya menggunakan berbagai jenis pahat ukir agar hasil ukiran maksimal. Kemudian tetap memperhatikan keselamatan kerja sehingga tercipta produk yang unggul dan berkualitas.

Teknik Kerja Bangku

Teknik Kerja Bangku adalah teknik dasar yang harus dikuasai oleh seseorang dalam mengerjakan produk kriya kayu. Pekerjaan kerjabangku penekanan pada pembuatan benda kontruksi dengan alattangan,dan dilakukan di bangku kerja. pekerjaan kerja bangku meliputi berbagai jenis kontruksi geometris, membuat geometris secara terukur,membuat sambungan, dan merakit beberapa komponen dengan bahan papan maupun balok kayu.

Persyaratan kualitas terletak kepada pemahaman seseorang dalam praktek kerja bangku dan pelaksanaannya di tempat kerja yang meliputi : tingkat ketrampilan dasar penguasaaan alat tangan , tingkat kesulitan produk yang dibuat, tingkat keapresisian hasil karya.

Untuk memperoleh hasil yang presisi pekerjaan kerja bangku biasanya dibantu dengan menggunakan alat-alat semi masinal,disamping untuk mempercepat proses kerja. Tingkat kejelasan gambar yang dipergunakan, kualitas peralatan baik alat potong, serut, pahat alat penghalus sangat menentukan hasil produk.

Teknik Bubut

Dalam pekerjaan membubut diperlukan alat pemotong yang berfungsi untuk mengiris, menyayat/menggaruk dan membentuk benda. Proses Kerja Teknik Bubut:

  1. Potonglah kayu sesuai dengan ukuran pada gambar kerja ditambah 2 cm pada setiap ujungnya.
  2. Buatlah garis diagonal pada setiap ujung kayu dengan menggunakan penggaris dan pensil untuk menentukan titik senter. Tandailah titik senter dengan menggunakan drip atau palu besi.
  3. Ketamlah sudut-sudut kayu menjadi segi delapan dengan menggunakan ketam baja.
  4. Pasanglah benda kerja pada senter mesin bubut . Kemudian aturlah ketinggian penyangga pahat sesuai dengan senter mesin bubut 6 Mulailah pembubutan dari bentuk segi delapan menjadi silinder dengan menggunakan pahat kuku besar.
  5. Ratakan bentuk silinder dengan menggunakan pahat lurus atau pahat miring/sero.

Unsur Ergonomis Karya Kerajinan

Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:

  1. Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
  2. Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan
    adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
  3. Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.

5 Sikap yang Perlu Diterapkan di Dunia Kerja, Rekan Jadi Respect!

ilustrasi mengobrol dengan rekan kerja di kantor (pexels.com/Thirdman)

Tidak dapat dibantah, persaingan di dunia kerja sekarang ini makin ketat. Perebutan posisi, misalnya, merupakan hal yang lumrah di lingkungan perusahaan. Tak jarang persaingan itu menimbulkan perselisihan antarkaryawan. Akibatnya, lingkungan kerja menjadi tidak nyaman.

Namun, jika persaingan dilakukan dengan cara yang sehat, sesama rekan kerja bisa saling mendukung dan membantu satu sama lain. Sikap tiap individu menjadi faktor penting dalam membangun lingkungan kerja yang positif. Hal itu juga akan berpengaruh besar pada produktivitas dan kerja sama tim.

Tiap perusahaan tentu punya aturan dan budaya kerjanya masing-masing. Demi mencapai lingkungan yang sehat, perlu dukungan dari semua karyawan dengan beretika dan bersikap baik. Nah, mulai menerapkan lima sikap baik berikut ini di dunia kerja, yuk!


Tags: kerajinan yang adalah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia