"Kreativitas Kerajinan Serat dalam Soal Prakarya Kelas 7 Semester 1"
BUKU SERUPA
Buku serupa lainnya
Basa Sunda
Tatang Sumarsono, Ahmad Hadi, Ano Karsana
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Bahasa Inggris
Siti Wachidah, Asep Gunawan, Diyantari, Yuli Rulani Khatimah
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Matematika
Abdur Rahman As'ari, Dr, H, M.Pd, M.A, Erik Valentino, S.Pd., M.Pd., Ibnu Taufiq, Mohammad Tohir
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Seni Budaya
Eko Purnomo, Deden Haerudin S.Sn.,M.Sn, Julius Juih, Buyung Rohmanto
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Lukman Surya Saputra, M.Pd., Aa Nurdiaman, S.Pd.
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Muhammad Ahsan, S.Ag, M.Kom., Sumiyati,S.Ag, Mustahdi, M.Ag
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Ilmu Pengetahuan Alam
Wahono Widodo, Dr, M.si, Siti Nurul Hidayati, S.Pd.,M.Pd., Fida Rachmadiarti, Dr, M.Kes.
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Basa Sunda
Tatang Sumarsono, Ahmad Hadi, Ano Karsana
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Langkah-Langkah Pembuatan Miniatur Rumah
1. Gambarlah desain rumah yang akan dibuat terlebih dahulu bisa dengan sketsa atau melalui komputer
2. Gambar sketsa rumah yang akan dibuat pada Styrofoam
4. Tempelkan satu persatu potongan sesuai bentuk rumah yang akan dibuat
5. Warnai potongan styrofoam sesuai dengan bentuk desain yang diinginkan
6. Percantik rumah dengan tanaman, manik-manik, jalan, dan tanaman.
Melakukan Penyelesaian Akhir (Finishing) Pembuatan Miniatur Rumah Penyelesaian akhir (finishing) diperlukan untuk mempercantik miniatur rumah. Kegiatan finishing ini dapat dilakukan dengan menambah warna, hiasan-hiasan di sekitar rumah, menambah halaman atau menambah hal-hal lainnya yang dapat membuat miniatur rumah menjadi semakin bagus
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
"1. Prosedur yang dilakukan pada tahap awal pembuatan miniatur rumah adalah"
A. Memotong styrofoam sesuai pola.
B. Mewarnai potongan Styrofoam
C. Menempel satu persatu bagianrumah
D. Membuat sketsa rumah
"2. Berikut ini yang bukan merupakan pertanyaan yang bisa diajukan ketika ingin merancang bentuk dan sketsa miniatur rumah adalah. "
A. Apakah konsep rumah yang akan kamu buat ?
B. Bagaimana bentuk rumah tersebut ?
C. Bagaimana bentuk atap yang mau digunakan ?
D. Siapakah yang akan menghunirumah tersebut ?
"3. Anto ingin membuat miniatur rumah, dia ingin menyambung bagian dari miniatur rumah tersebut, sambungan yang diinginkan bersifat tidak dapat lepas selamanya. Jenis sambungan yang dilakukan oleh Anto adalah. "
A. Sambungan tetap
B. Sambungan semi permanen
C. Sambungan tidak tetap
D. Sambungan setengah
Contoh Tes Tertulis Bentuk Pilihan Ganda Aspek Rekayasa
a. Kompetensi dasar
3.4 Memahami sistem, jenis, serta karakteristik persambungan dan penguatan pada konstruksi
b. Level proses kognitif: Level 3
c. Indikator Pencapaian Kompetensi
- Merancang sistem sambungan konstruksi .
- Merancang maket rumah
d. Tema
e. Sub Tema
Cara membuat miniatur rumah minimalis dari styrofoam
f. Tingkat kesulitan: sulit
g. Bentuk soal : Pilihan Ganda
Cara membuat miniatur rumah minimalis dari styrofoam. miniatur rumah sering di sebut maket dengan tampilan yang mirip dengan aslinya. Pembuatan miniatur rumah dapat dilakukan dengan bahan dasar styrofoam yang biasanya memiliki ukuran 60 cm x 395 cm. Langkah langkah membuat rumah rumahan dari bahan sangat diperlukan sebuah kreativitas yang tinggi untuk membuat dan menciptakan hasil miniatur yang mengesankan
Alat dan Bahan dalam Proses Pembuatan Konstruksi Miniatur Rumah
1. Lem dan double tape, sebagai perekat.
2. Penggaris, gunting , dan cutter sebagai alat bantu kerja.
3. Styrofoam dan kertas karton untuk membangun rumah pohon.
4. Kuas dan cat warna untuk mewarnai rumah.
Proses Produksi Kerajinan Bahan Serat
Kerajinan tekstil adalah seni yang menggunakan bahan-bahan yang terbuat dari serat, benang, atau kain. Ada berbagai macam teknik dasar yang digunakan untuk mengolah bahan tekstil menjadi produk kerajinan yang menarik dan bermakna. Teknik dasar tersebut disesuaikan dengan jenis kerajinan yang ingin dibuat.
Salah satu contoh kerajinan tekstil adalah ikat celup, makrame, dan tapestri. Ketiga kerajinan ini memiliki ciri khas dan cara pembuatan yang berbeda-beda. Berikut adalah penjelasan singkat tentang teknik dasar pembuatan ketiga kerajinan tersebut.
1. Menenun
Menenun adalah teknik menghubungkan benang-benang secara melintang dan memanjang untuk membentuk kain atau permukaan. Menenun dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu seperti spanram atau bingkai yang berfungsi untuk merentangkan benang lungsi (benang memanjang) sebagai jalur untuk benang pakan (benang melintang). Salah satu produk kerajinan yang menggunakan teknik menenun adalah tapestri, yaitu kain hias yang biasanya bergambar atau bertulisan.
2. Menjahit
Menjahit adalah teknik menyambung kain atau bahan lain yang dapat dilewati oleh jarum dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan atau dengan mesin jahit. Teknik menjahit diperlukan dalam pembuatan kain ikat celup, yaitu kain yang memiliki pola warna yang dihasilkan dari proses pengikatan dan pencelupan. Teknik menjahit digunakan untuk merintang warna, yaitu mencegah warna menyebar ke bagian kain yang tidak diinginkan.
3. Mengikat
Mengikat adalah teknik menyatukan dua benang atau lebih dengan membentuk ikatan tertentu. Mengikat juga dapat diartikan sebagai menyatukan helai-helai kain dengan menggunakan alat pengikat untuk membentuk pola tertentu. Ikatan ini dapat berupa simpul atau pola warna. Salah satu produk kerajinan yang menggunakan teknik mengikat adalah makrame, yaitu kerajinan dari simpul-simpul benang yang membentuk pola geometris atau organik.
Tags: kerajinan semester