"Kreativitas Kerajinan Serat dalam Soal Prakarya Kelas 7 Semester 1"
BUKU SERUPA
Buku serupa lainnya
Basa Sunda
Tatang Sumarsono, Ahmad Hadi, Ano Karsana
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Bahasa Inggris
Siti Wachidah, Asep Gunawan, Diyantari, Yuli Rulani Khatimah
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Matematika
Abdur Rahman As'ari, Dr, H, M.Pd, M.A, Erik Valentino, S.Pd., M.Pd., Ibnu Taufiq, Mohammad Tohir
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Seni Budaya
Eko Purnomo, Deden Haerudin S.Sn.,M.Sn, Julius Juih, Buyung Rohmanto
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Lukman Surya Saputra, M.Pd., Aa Nurdiaman, S.Pd.
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Muhammad Ahsan, S.Ag, M.Kom., Sumiyati,S.Ag, Mustahdi, M.Ag
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Ilmu Pengetahuan Alam
Wahono Widodo, Dr, M.si, Siti Nurul Hidayati, S.Pd.,M.Pd., Fida Rachmadiarti, Dr, M.Kes.
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Basa Sunda
Tatang Sumarsono, Ahmad Hadi, Ano Karsana
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Gratis
Produk Kerajinan Serat Hewan
Serat hewan adalah salah satu bahan alami yang dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan yang menarik dan berkualitas. Serat hewan berasal dari bulu, rambut, atau kulit hewan tertentu yang memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri. Beberapa contoh serat hewan yang sering dimanfaatkan adalah:
– **Serat wol** dari bulu domba, yang memiliki sifat hangat, lembut, dan elastis. Serat wol dapat dijadikan bahan kain wol yang digunakan untuk membuat pakaian hangat, syal, topi, sepatu, tas, dan lain-lain. Serat wol juga dapat dibuat menjadi sarung bantal kursi atau taplak meja yang nyaman dan indah.
– **Serat sutra** dari kepompong ulat sutera, yang memiliki sifat halus, berkilau, dan kuat. Serat sutra dapat dijadikan bahan kain sutra yang digunakan untuk membuat pakaian formal, batik, kain ikat celup, syal, dan lain-lain. Serat sutra juga dapat dibuat menjadi hiasan bunga atau gantungan kunci yang cantik dan elegan.
– **Serat alpaca** dari bulu alpaca, yang memiliki sifat ringan, hangat, dan tahan air. Serat alpaca dapat dijadikan bahan selimut, pakaian rajut, kaos kaki, sarung tangan, dan lain-lain. Serat alpaca juga dapat dibuat menjadi boneka atau mainan yang lucu dan menggemaskan.
Untuk mengolah serat hewan menjadi produk kerajinan, diperlukan beberapa alat produksi yang sesuai dengan jenis dan bentuk seratnya. Beberapa alat produksi kerajinan serat hewan adalah:
– **Gunting**, untuk memotong serat hewan sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
– **Alat pencukur bulu**, untuk merapikan bulu hewan yang panjang atau tidak rata.
– **Baskom**, untuk mencuci serat hewan agar bersih dan bebas dari kotoran atau bakteri.
– **Jarum jahit**, untuk menyambung atau menjahit serat hewan menjadi bentuk tertentu.
Selain alat produksi manual, ada juga mesin produksi kerajinan serat hewan yang dapat mempercepat dan mempermudah proses pengolahan seratnya. Beberapa mesin produksi kerajinan serat hewan adalah:
Ikhtisar
Harapan penulis buku ini dapat memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah praktis dengan memanfaatkan potensi sumber daya dan memunculkan keunggulan yang ada di daerah masingmasing. Penulis juga berharap buku ini dapat memberikan sumbangsih dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik serta turut melestarikan kerajinan, budaya, dan teknologi bangsa Indonesia.
Mata pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar. Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan pelbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung memengaruhi kehidupan kita seharihari.
Buku Prakarya ini, pada setiap pembahasan disertai dengan gambar dan penugasan yang membantu peserta didik memahami materi dengan mengajak aktif bereksplorasi dengan lingkungannya maupun media belajar lainnya. Harapan penulis buku ini dapat memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah praktis dengan memanfaatkan potensi sumber daya dan memunculkan keunggulan yang ada di daerah masingmasing.
Penulis juga berharap buku ini dapat memberikan sumbangsih dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik serta turut melestarikan kerajinan, budaya, dan teknologi bangsa Indonesia. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam upaya penyusunan buku ini. Untuk itu segala saran dan kritik demi perbaikan buku ini sangat penulis nantikan.
Jakarta, Januari 2016
Tags: kerajinan semester