Tari Tenun Songket - Karya Seni Jarum yang Memukau dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Sejarah Tari Tenun
Pementasan Tari Tenun. Foto: flickr.com
Pada zaman dulu, masyarakat Bali, terutama kaum perempuan masih aktif mengerjakan kerajinan tenun.
Akan tetapi, di beberapa daerah seperti Karangasem, Klungkung, dan Sidamen, masih banyak pengrajin tenun yang aktif bekerja sampai saat ini.
Para pengrajin tenun umumnya didominasi oleh kaum perempuan.
Lalu Gerakan yang mereka lakukan saat menenun memang sangat menarik untuk disaksikan. Hal inilah yang menginspirasi tercipatnya tari tenun.
Dari Tari Tenun pula, tergambar bahwa Bali merupakan daerah provinsi yang memiliki kebudayaan yang berorientasi pada masyarakat.
Sejarah dan Asal-Usul Tari Tenun
Tari Tenun – Bali, selain memiliki banyak keunggulan wisata, ternyata juga mempuyai salah satu kesenian unggulan, yaitu tari tenun. Tari tenun sudah ada sejak lama dan hingga kini tetap dipentaskan pada acara tertentu.
Salah satu ajang atau even yang digunakan untuk mementaskan tari tenun adalah Festival Petitenget.
Dalam festival ini, para penari yang dilibatkan mencapai ribuan penari.
Biasanya Ada ribuan penari Tari tenun yang ikut serta memeriahkan dan memperagakan tarian adat bali yang satu ini.
Festival Tari Tenun Massal di Festival Petitenget. Foto: balikami.com
Sesuai namanya, Tari Tenun memang berhubungan dengan kegiatan menenun yang sering dilakukan oleh masyarakat Bali.
Banyak wisatawan asing yang merasa terpesona dengan keindahan gerakan dari tari tenun.
Dibalik keindahan dan keunikan gerakannya, tari tenuh ini juga memiliki sejarah dan asal-usul tersendiri.
Berikut ini akan kami ulas mengenai sejarah, asal-usul, serta gerakan yang ditarikan pada tari tenun.
Semoga membantu kalian yang sedang membutuhkan refrensi yah.
Mengenal Kain Songket: Sejarah, Jenis Motif dan Maknanya
Kain songket adalah – Indonesia memiliki banyak warisan dari leluhur dan tersebar di seluruh wilayah nusantara. Contohnya seperti Sumatera Barat yang terkenal dengan rumah gadang serta masakan khasnya berupa rendang dan kain bernama songket.
Kain songket adalah kain yang memiliki motif serta tekstur mewah dan salah satu komponen yang tidak boleh dilewatkan ketika mengenakan pakaian adat khas Sumatera Barat atau Minangkabau.
Sebab, biasanya kain songket dikenakan dalam upacara adat tingkat tinggi yang penting. Baik itu upacara pengangkatan pemimpin adat atau disebut Batagak Pangulu atau rangkaian proses upacara pernikahan dengan adat Sumatera Barat. Kain songket tidak hanya terkenal di Indonesia saja, kain ini juga cukup populer di luar negeri karena kekhasan dan tentunya ragam motifnya.
Setting Panggung
Setting panggung pada tarian Tenun Songket sangat bergantung dari jumlah penarinya. Umumnya tarian ini dibawakan oleh lima orang penari. Akan tetapi, jumlah ini bisa dikurangi ataupun ditambahkan sesuai dengan luas tempat pementasan.
Dengan gerakan yang paling banyak dilakukan adalah gerakan tangan yang penggambarkan proses menenun kain. Sehingga, setting panggung yang terlalu luas tidak diperlukan. Setting panggung yang dipentingkan adalah panggung yang cukup untuk menampung para penari.
Dari penjelasan di atas enam unsur ruang dari tari Tenun Songket tentunya saling memiliki pengaruh satu dengan yang lainnya. Sebagai unsur utama yang harus ada dalam suatu tarian, maka pemilihan dari tiap unsur yang mendukungnya tidak boleh ada yang terlewat.
Dengan adanya unsur-unsur di atas yang saling melengkapi harapannya pementasan tari Tenun Songket dapat menyampaikan makna dari tariannya.
Tags: tenun