Teknik Jahit Feston - Kesenian Jarum Cantik dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Fungsi teknik menjahit jelujur adalah menyempurnakan segala bentuk jahitan. Tusuk jelujur juga merupakan dasar dari beragam jenis teknik menjahit yang berkembang
Pengertian tusuk jelujur adalah tusuk yang bergerak dengan pola dari kanan ke kiri. Tusuk ini punya tiga fungsi utama. Pertama menjahit sisi kain, lalu menutup sisi ujung suatu bentuk, dan ketiga memberikan kerutan pada kain. Namun fungsi utama tusuk jelujur adalah membuat jahitan terlihat lebih rapi dan sempurna.
Teknik jelujur sendiri terbagi menjadi tiga macam. Ada teknik jelujur biasa yang nggak memiliki jarak sama. Ada teknik jelujur tertentu yang menggunakan jarak secara konsisten dan terakhir ada teknik jelujur renggang yang menggunakan satu spasi setiap penjahitan.

Mengenal Teknik Feston Berfungsi Sebagai Finishing Pada Jahitan
Dalam dunia jahit menjahit, tusuk feston adalah istilah yang sangat familiar. Teknik feston berfungsi sebagai bagian untuk menyelesaikan tiras pada jahitan, sehingga jahitan akan terlihat rapi dan terkesan profesional. Selain itu, pola tusuk pada feston juga memiliki fungsi sebagai dekorasi yang menambah kesan elegan pada jahitan.
Pola tusuk feston sangat berpengaruh terhadap kesan hiasan pada jahitan. Bila dikombinasikan dengan warna benang dasar dan warna hias, pola tusuk feston akan membuat kesan keselarasan yang baik. Bentuk pada hiasan yang dapat dibuat dengan menggunakan pola feston adalah bentuk seperti bunga, yang membuat jahitan terlihat lebih indah dan menarik.
Pengertian Tusuk Feston

wikiHow Terkait

Jokowi Beberkan Alasan Upacara 17 Agustus Digelar di IKN dan Jakarta
Tusuk feston merupakan salah satu teknik dasar yang harus dikuasai oleh para pecinta jahit. Teknik tusuk feston merupakan teknik yang paling sering digunakan dalam menjahit berbagai jenis kerajinan yang berbahan dasar kain flanel. Kerajinan yang biasa dihasilkan dengan menggunakan teknik feston adalah hiasan pensil, boneka, gantungan kunci, tas kecil, dan lain sebagainya.
Teknik menjahit dengan menggunakan tusuk feston sangat mudah dan sederhana. Cara mengaplikasikan teknik ini bisa dilakukan dengan menggunakan tangan dan alat-alat yang banyak dijumpai. Selain itu, teknik feston juga bisa digunakan oleh siapa saja, baik pemula ataupun yang sudah berpengalaman dalam jahit menjahit.
Fungsi Tusuk Feston
Tusuk feston memegang peran penting dalam membantu menyelesaikan tugas-tugas menjahit. Teknik feston berfungsi sebagai finishing atau beberapa fungsi lain dalam proses menjahit, seperti.
Tusuk feston membantu merekatkan dua permukaan kain yang akan disatukan. Teknik ini memastikan bahwa kain tersebut akan terikat dengan kuat dan menghasilkan jahitan yang rapi dan kuat.

Tusuk Feston
Tusuk feston adalah salah satu teknik jahit yang digunakan untuk menjahit bagian tepi bahan yang berfungsi sebagai hiasan atau dekorasi. Misalnya untuk tepi taplak meja, selimut, baju bayi, ataupun kerajinan berbahan flanel/felt.
Cara membuat tusuk feston adalah sebagai berikut:
- Untuk mengawali, tusukkan benang dari bawah ke atas, lalu tusukkan lagi dari bawah ke atas pada lubang yang sama.
- Masukkan jarum pada jahitan dan tarik ke arah kanan.
- Tusukkan jarum dari atas ke bawah dengan jarak tertentu dari posisi jahitan awal, dan pastikan ujung jarum berada di atas benang sehingga benang akan terkait.
- Ulangi langkah ketiga hingga selesai

Tags: jahit teknik feston