Tenun Toraja - Karya Seni Rajutan Tradisional yang Membuat Anda Terinspirasi
Sejarah Kain Tenun Aceh
Tenun Aceh merupakan tenun tua yang sudah ada berabad-abad lalu. Tak hanya sekedar kerajinan tangan, motif-motif itu diciptakan untuk menjelaskan falsafah hidup masyarakat Aceh.
Perkembangan tenun aceh atau songket aceh berasal dari masyarakat yang mendiami daerah Aceh Besar, Aceh Selatan, Pidie dan Aceh Barat. Ke empat wilayah tersebut merupakan sebuah bandar yang ramai dan sering menjadi tempat persinggahan para saudagar kaya dari mancanegara seperti Cina, India, Arab, Persia, Turki dan Siam.
Menurut beberapa infomasi, Siem adalah wilayah pertama yang mengembangkan kerajinan Tenun Aceh. Hasil proses menenun yang dikerjakan oleh para penenun yang dapat kita jumpai di Siem, Aceh Besar.
Salah satu sosok yang berjasa dalam perkembangan tenun aceh adalah Nyak Mu, Nyak Mu adalah seorang insan yang melegenda yang memperkenalkan kerajinan tenun ini keseluruh pelosok Indonesia. Nyak Mu adalah sosok pemberani dan gigih dalam melestasikan tenun aceh.
Motif Kain Songket dan Maknanya
Songket umumnya tidak untuk dikenakan sehari-hari, ini menandakan bahwa kain songket tidak untuk dipakai sembarangan, karena selain “terlalu mewah” jika dikenakan sehari-hari, Songket juga mengandung makna-makna tertentu. Makna yang merupakan perlambang dari si pemakainya.
Sebagai contoh, songket yang dikenakan untuk upacara perkawinan berbeda dengan Songket yang digunakan dalam upacara adat lainnya.
Berikut adalah beberapa motif songket beserta maknanya :
- Misalnya Songket dengan motif bunga tanjung yang melambangkan keramah-tamahan, dipakai untuk menyambut tamu, khususnya dipakai tua rumah sebagai ungkapan dari selamat datang.
- Songket dengan motif bunga melati melambangkan keanggunan, kesucian, dan sopan santun. Kain songket dengan motif bunga melati biasanya dikenakan oleh perempuan yang belum menikah.
- Songket dengan motif pucuk rebung melambangkan sebuah harapan, sebuah doa dan kebaikan. Motif pucuk rebung selalu mengambil tempatnya dalam setiap perayaan adat, Motif tersebut hadir sebagai kepala kain atau tumpal. Mengenakan motif pucuk rebung dimaksudkan agar si pemakai diberkati dengan keberuntungan dan kemudahan dalam setiap langkah hidupnya.
Motif Kain Tenun Endek Wajik Ukir
Selain motif Encak Saji, kain endek juga memiliki motif kain tenun Endek Bali lain yang sangat menarik, yaitu motif Wajik Ukir. Corak yang digunakan pada kain endek motif Wajik ukir ini menyerupai pola lupis yang disusun secara berjejer. Di setiap bentuk lupisnya terdapat motif bunga yang sangat menarik.
Setiap baris lupis dibuat dengan warna berbeda sehingga kain endek motif Wajik Ukir ini terlihat sangat menarik. Apa lagi pada umumnya warna latar kain yang digunakan cenderung berwarna gelap.
Tampilan motif dari kain endek motif Wajik Ukir ini terlihat sangat elegan. Biasanya kain yang satu ini digunakan oleh para pengrajin saat menenun kain.
Endek Wajik Ukir Bali
Tags: dari tenun toraja