Tiga Kreatifitas Kewirausahaan dalam Kerajinan dari Limbah - Solusi DIY Jarum dan Benang
Ide dan Peluang Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah
Menganalisis peluang usaha bertujuan untuk mencari dan melaksanakan kegiatan usaha yang menguntungkan. Rencana dalam berwirausaha perlu dianalisis untuk mengenali kelemahan-kelemahan yang dapat mengakibatkan kesulitan-kesulitan keberlangsungan usaha.
Analisis usaha ini juga dapat digunakan untuk mencari strategi alternatif dalam bidang penjualan, bauran produk, investasi, pengembangan staf, pengendalian usaha, pengendalian biaya dan lain-lain.
Faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangannya adalah sebagai berikut:
Cara pembuatan produk kerajinan perlu dikuasai atau dipelajari dengan baik oleh para karyawan/pengrajin.
Bahan baku merupakan faktor penting yang ikut menentukan tingkat harga pokok dan kelancaran proses produk usaha kerajinan.
Pada faktor tenaga kerja ini yang perludipertimbangkanadalahtersedianya tenaga kerja yang murah dan kemungkinan untuk memenuhinya baik jumlah, keahlian maupun jasa.
Perlu dipertimbangkan kesesuaian antara modal yang disediakan dan kebutuhan jenis usaha kerajinan yang dibutuhkan.
Tingkat risiko yang akan ditanggung perlu dipertimbangkan dengan besarnya keuntungan yang akan diperoleh.
Perludipelajarisituasiyang akanterjadidandisesuaikandengankemampuan menghadapinya dalam hal modal maupun pemasarannya.
Fasilitas yang dibutuhkan untuk operasi usaha kerajinan dan kemudahan penyediaannya menjadi pertimbangan. Kemudahan yang mungkin dapat diperoleh dari pemerintah seperti pajak, dan lain-lain.
Pertimbangan penting lainnya adalah produk pengelolaannya yang paling sesuai dan bagaimana kemampuan pengusaha untuk mengelolanya. Hal ini sering diabaikan dalam mendirikan perusahaan kecil. Faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah peraturan pemerintah, perizinan, pertimbangan etis, lingkungan, dan sebagainya.
Jika wirausaha sudah menetapkan jenis usaha kerajinan sesuai dengan yang diinginkan dan sudah melalui berbagai macam pertimbangan, tugas yang perlu diperhatikan oleh seorang wirausaha adalah mempertimbangkan hal-hal berikut:
Faktor-Faktor Sumber Daya yang Dibutuhkan
Faktor-faktor sumber daya yang pendukung keberhasilan usaha produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang adalah sebagai berikut :
Faktor Manusia
Faktor manusia merupakan faktor yang utama dalam pencapaian keberhasilan usaha karena manusia yang mempunyai ide dan rencana usaha, manusia juga yang akan mewujudkannya. Disini diperlukan manusia yang beretos kerja tinggi, rajin, optimis dan pantang menyerah.
Faktor Keuangan
Faktor Organisasi
Dengan adanya faktor organisasi maka sumber daya akan masuk pada suatu pola, sehingga orang-orang akan dapat bekerja dengan efektif dan efisien sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing untuk mencapai tujuan organisasi.
Dengan adanya organisasi berarti seorang wirausaha dapat:
- Mempertegas hubungan dengan para karyawan.
- Menciptakan hubungan antarkaryawan.
- Mengetahui tugas yang akan dijalankan.
- Mengetahui kepada siapa karyawan harus bertanggung jawab.
Faktor Perencanaan
Perencanaan usaha dapat digunakan sebagai alat pengawas dan pengendalian usaha. Oleh karena itu, perencanaan harus dibuat oleh wirausaha sejak usaha didirikan, yaitu dimulai dari:
- Merencanakan produk apa yang akan dibuat
- Memperhitungkan jumlah dana yang diperlukan
- Merencanakan jumlah produk yang akan dibuat
- Merencanakan tempat pemasaran produk.
Faktor Mengatur Usaha
Dalam kaitannya dengan kegiatan mengatur usaha, yang perlu dilakukan wirausahawan adalah sebagai berikut:
- Menyusun uraian tugas pokok untuk menjalankan usahanya
- Menyusun struktur organisasi usaha
- Memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan
- Menetapkan balas jasa dan insentif
- Membuat jadwal usaha
- Pengaturan mesin-mesin produksi
- Pengaturan tata laksana usaha
- Penataan barang-barang
- Penataan administrasi usaha
- Pengawasan usaha dan pengendaliannya.
Perencanaan Administrasi Usaha Kerajinan
Beberapa aspek penting dalam perencanaan administrasi usaha yaitu sebagai berikut:
Mengurus Izin Usaha
Izin usaha adalah alat untuk membina, mengarahkan, mengawasi dan melindungi pengelolaan usaha. Surat Izin Usaha, antara lain adalah Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Izin HO (Lingkungan) SITU/HO umumnya dikeluarkan oleh Pemda Tingkat 1 dan Tingkat 2 sepanjang ketentuan-ketentuan undang-undang gangguan (HO) mewajibkannya. Prosedur pengurusan surat izin tempat usaha atau izin HO, antara lain :
Penetapan Besarnya Retribusi
Ketentuan tata cara perhitungan retribusi SITU, adalah Luas ruang usaha X angka indeks lokasi X angka indeks gangguan X tarif
- Tarif luas ruang usaha
- Indeks lokasi
- Klasifikasi indeks gangguan
- Ketentuan tata cara perhitungan retribusi heregistrasi.
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
SIUP adalah surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan usaha dibidang perdagangan dan jasa.
Beberapa keuntungan dengan memiliki SIUP adalah:
- Mendapat jaminan perlindungan hukum untuk kelangsungan dan kepastian usaha
- Mempermudah dalam proses pengajuan kredit kepada perbankan/lembaga keuangan
- Bukti memiliki dan menjalankan usaha bila akan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga
- Mendapat prioritas pembinaan dari instansi pemerintah yang menangani pembinaan usaha kecil.
Tata cara memperoleh SIUP adalah :
- Datang ke Bagian Urusan Perizinan, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Tingkat 1 atau Tingkat 2
- Mengisi dan mengajukan Surat Pengajuan Izin (SPI) dengan melampirkan syarat :
- Fotokopi akta notaris tentang pendirian usaha
- Fotokopi dari pemilik perusahaan
- Pas poto dari pemilik perusahaan 4 lembar, ukuran 3 x 4 cm
- Menyerakan kembali formulir dan persyaratan lainnya kepada petugas bagian perizinan.
Contoh-Contoh Inspirasi Kerajinan Bahan Limbah
Bagi Anda yang coba memulai bisnis kerajinan limbah, terdapat beberapa ide menarik untuk kreasi produk layak dikembangkan. Ini dia rekomendasi ide kerajinan dengan beragam macam jenis bahan dasar limbah.
1. Kerajinan Produk Limbah Kain Perca
Salah satu inspirasi wirausahawan kerajinan bahan limbah adalah dengan memakai kain perca. Banyak sebenarnya manfaat kain perca, usaha konveksi merupakan sumber dari limbah kain ini. Kain perca memiliki banyak sekali motif, bentuknya juga tidak beraturan.
Bentuk kain perca memang tidak beraturan karena merupakan kain sisa produksi celana, baju, dan sebagainya. Agar bisa mengkreasikan kain perca menjadi produk yang lebih berguna, perlu kreativitas saat mengolahnya.
Terdapat banyak produk yang dapat dihasilkan dengan memakai kain perca. Produk-produk seperti keset, ikat rambut, taplak meja, sarung bantal, tas, bahkan boneka bisa dibuat dengan kain perca. Produk kain ini mudah dipasarkan jika dibandingkan jenis limbah lainnya.
Banyak orang mudah tertarik dan bahkan membutuhkan produk dari kain perca.
2. Kerajinan Produk Limbah Botol Plastik
Selanjutnya, ide wirausahawan kerajinan bahan limbah adalah dengan memakai botol plastik sebagai bahan dasarnya. Dengan bahan dasar sederhana, mudah berkreasi untuk menghasilkan produk yang cukup kuat. Sederhananya, botol ini bisa dimanfaatkan dalam membuat vas bunga, pot bunga, bahkan replika bunga.
Selain beberapa produk tersebut, botol plastik bisa dijadikan tempat pensil juga atau barang-barang lainnya. Mungkin saja produk-produk dengan bahan botol plastik tersebut menjadi trend ke depannya.
Agar menjadikan kerajinan ini mempunyai nilai jual tinggi, perlu perhatikan bentuknya, kualitas dan detail produk tersebut. Dengan begitu, maka orang-orang akan lebih tertarik membeli. Pastikan produk olahan Anda layak dijual dengan memastikan kualitasnya.
3. Kerajinan Produk Limbah Kaleng
Ada lagi bahan limbah lain yang dapat Anda jadikan kerajinan yaitu kaleng bekas. Bahan dasar kaleng dapat menjadi bahan dekorasi yang menarik. Berbagai peralatan sehari-hari bisa dibuat dengan memakai kaleng.
Tags: kerajinan dari bahan adalah limbah usaha pendukung