... 3 Unsur Pendukung Kewirausahaan Kerajinan dari Bahan Limbah | Panduan DIY dan Seni Jahit

Tiga Kreatifitas Kewirausahaan dalam Kerajinan dari Limbah - Solusi DIY Jarum dan Benang

Pengertian wirausaha kerajinan bahan limbah

Wirausaha atau yang bisa disebut dengan wiraswasta adalah orang yang pandai atau berbakat dalam mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Kerajinan adalah barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan. Sedangkan, limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang sudah tidak memiliki nilai lagi. Maka, wirausaha kerajinan bahan limbah merupakan kegiatan usaha dalam menciptakan produk baru melalui keterampilan tangan dengan menggunakan bahan yang sudah tidak memiliki nilai.

Selain itu, wirausaha kerajinan bahan limbah adalah kegiatan usaha yang memanfaatkan limbah sebagai bahan baku pembuat kerajinan. Limbah yang dimaksud dapat berupa limbah industri baru maupun limbah industri. Bahan limbah tersebut dibuat menjadi suatu produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Baca juga: 3 Prinsip Kerajinan Bahan Limbah Keras beserta Contohnya

Contoh-Contoh Inspirasi Kerajinan Bahan Limbah

Bagi Anda yang coba memulai bisnis kerajinan limbah, terdapat beberapa ide menarik untuk kreasi produk layak dikembangkan. Ini dia rekomendasi ide kerajinan dengan beragam macam jenis bahan dasar limbah.

1. Kerajinan Produk Limbah Kain Perca

Salah satu inspirasi wirausahawan kerajinan bahan limbah adalah dengan memakai kain perca. Banyak sebenarnya manfaat kain perca, usaha konveksi merupakan sumber dari limbah kain ini. Kain perca memiliki banyak sekali motif, bentuknya juga tidak beraturan.

Bentuk kain perca memang tidak beraturan karena merupakan kain sisa produksi celana, baju, dan sebagainya. Agar bisa mengkreasikan kain perca menjadi produk yang lebih berguna, perlu kreativitas saat mengolahnya.

Terdapat banyak produk yang dapat dihasilkan dengan memakai kain perca. Produk-produk seperti keset, ikat rambut, taplak meja, sarung bantal, tas, bahkan boneka bisa dibuat dengan kain perca. Produk kain ini mudah dipasarkan jika dibandingkan jenis limbah lainnya.

Banyak orang mudah tertarik dan bahkan membutuhkan produk dari kain perca.

2. Kerajinan Produk Limbah Botol Plastik

Selanjutnya, ide wirausahawan kerajinan bahan limbah adalah dengan memakai botol plastik sebagai bahan dasarnya. Dengan bahan dasar sederhana, mudah berkreasi untuk menghasilkan produk yang cukup kuat. Sederhananya, botol ini bisa dimanfaatkan dalam membuat vas bunga, pot bunga, bahkan replika bunga.

Selain beberapa produk tersebut, botol plastik bisa dijadikan tempat pensil juga atau barang-barang lainnya. Mungkin saja produk-produk dengan bahan botol plastik tersebut menjadi trend ke depannya.

Agar menjadikan kerajinan ini mempunyai nilai jual tinggi, perlu perhatikan bentuknya, kualitas dan detail produk tersebut. Dengan begitu, maka orang-orang akan lebih tertarik membeli. Pastikan produk olahan Anda layak dijual dengan memastikan kualitasnya.

3. Kerajinan Produk Limbah Kaleng

Ada lagi bahan limbah lain yang dapat Anda jadikan kerajinan yaitu kaleng bekas. Bahan dasar kaleng dapat menjadi bahan dekorasi yang menarik. Berbagai peralatan sehari-hari bisa dibuat dengan memakai kaleng.

Perencanaan Administrasi Usaha Kerajinan

Beberapa aspek penting dalam perencanaan administrasi usaha yaitu sebagai berikut:

Mengurus Izin Usaha

Izin usaha adalah alat untuk membina, mengarahkan, mengawasi dan melindungi pengelolaan usaha. Surat Izin Usaha, antara lain adalah Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Izin HO (Lingkungan) SITU/HO umumnya dikeluarkan oleh Pemda Tingkat 1 dan Tingkat 2 sepanjang ketentuan-ketentuan undang-undang gangguan (HO) mewajibkannya. Prosedur pengurusan surat izin tempat usaha atau izin HO, antara lain :

Penetapan Besarnya Retribusi

Ketentuan tata cara perhitungan retribusi SITU, adalah Luas ruang usaha X angka indeks lokasi X angka indeks gangguan X tarif

  1. Tarif luas ruang usaha
  2. Indeks lokasi
  3. Klasifikasi indeks gangguan
  4. Ketentuan tata cara perhitungan retribusi heregistrasi.

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP adalah surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan usaha dibidang perdagangan dan jasa.

Beberapa keuntungan dengan memiliki SIUP adalah:

  1. Mendapat jaminan perlindungan hukum untuk kelangsungan dan kepastian usaha
  2. Mempermudah dalam proses pengajuan kredit kepada perbankan/lembaga keuangan
  3. Bukti memiliki dan menjalankan usaha bila akan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga
  4. Mendapat prioritas pembinaan dari instansi pemerintah yang menangani pembinaan usaha kecil.

Tata cara memperoleh SIUP adalah :

  1. Datang ke Bagian Urusan Perizinan, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Tingkat 1 atau Tingkat 2
  2. Mengisi dan mengajukan Surat Pengajuan Izin (SPI) dengan melampirkan syarat :
    • Fotokopi akta notaris tentang pendirian usaha
    • Fotokopi dari pemilik perusahaan
    • Pas poto dari pemilik perusahaan 4 lembar, ukuran 3 x 4 cm
    • Menyerakan kembali formulir dan persyaratan lainnya kepada petugas bagian perizinan.

    Perencanaan Pemasaran Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah

    Secara ekonomi produk kerajinan dapat menjanjikan dan memiliki peluang pasar yang menggembirakan apalagi ditunjang dengan melimpahnya bahan baku, tenaga kerja yang relatif murah dibanding negara lain, sehingga dapat menekan biaya produksi.

    Penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.

    Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar semakin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga.

    Zaman dahulu ketika negara sedang tumbuh, promosi mungkin tidak terlalu penting karena masyarakat memang mencari dan menumbuhkan suatu barang. Seiring dengan perkembangan ekonomi dan munculnya persaingan-persaingan di pasar, seorang wirausahawan harus memikirkan strategi promosi dan penjualan agar bisnisnya tetap berjalan dengan baik.

    Strategi Promosi Usaha Kerajinan

    Ada tiga elemen penting dari sasaran atau target sebuah promosi, yaitu:

    1. Pembentukan merek (branding)
    2. Layanan kepada konsumen yang berupa komunikasi dan pemberian informasi
    3. Menciptakan kesetiaan pelanggan.

    Ada enam kegiatan dan rencana pemasaran yang bisa dilakukan untuk mengomunikasikan produk dan merk usaha, yaitu sebagai berikut:

    Penjualan personal adalah bentuk komunikasi yang menggunakan media individu. Sistem komunikasi antara perusahaan dan konsumen dilakukan oleh tenaga penjual atau wiraniaga. Sistem komunikasi dengan cara penjualan personal banyak dilakukan untuk produk-produk jasa, distribusi, perdagangan, dan lain-lain. Penjualan personal digunakan jika anggaran promosi tidak terlalu besar.

    Promosi digunakan untuk memasarkan dan mengomunikasikan pesan produk anda kepada calon konsumen. Promosi penjualan terdiri dari beragam alat promosi yang dirancang untuk mengetahui kecepatan dan kekuatan rangsangan dan respon pasar terhadap produk.

    Klasifikasi Limbah Berdasarkan Prinsipnya

    Pada prinsipnya limbah dapat dibagi berdasarkan tiga bagian, yaitu:

    1. Pertama, berdasarkan wujudnya terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu limbah gas, limbah cair, dan limbah padat. Contoh limbah gas adalah karbon dioksida yang dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap pembakaran sampah. Sedangkan contoh limbah cair adalah air sabun bekas cucian, minyak goreng buangan. Sedangkan contoh limbah padat adalah plastik, botol, kertas.
    2. Kedua, berdasarkan sumbernya, terbagi menjadi 4 (empat) jenis, yaitu limbah pertanian, limbah industri, limbah pertambangan, dan limbah domestik.
    3. Ketiga, berdasarkan senyawanya, terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu limbah organik dan limbah anorganik. Limbah organik merupakan limbah yang mengandung unsur karbon sehingga bisa dengan mudah diuraikan atau bisa membusuk secara mudah. Sebagai contoh dari jenis limbah organik misalnya adalah kulit buah-buahan dan sayuran serta kotoran hewan dan manusia. Sementara itu limbah anorganik merupakan limbah yang tidak mengandung unsur karbon sehingga sangat sulit atau bahkan tidak bisa diuraikan. Oleh sebab itu, limbah anorganik dapat pula diartikan sebagai limbah yang tidak bisa membusuk. Sebagai contoh dari jenis limbah anorganik misalnya adalah plastik, botol beling bekas, pecahan kaca.

    Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

    Salah satu pemanfaatan limbah anorganik adalah dengan cara proses daur ulang (recycle). Daur ulang merupakan upaya untuk mengolah barang atau benda yang sudah tidak dipakai agar dapat dipakai kembali. Beberapa limbah anorganik yang dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang, misalnya plastik, gelas, logam, dan kertas.


    Tags: kerajinan dari bahan adalah limbah usaha pendukung

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia