... 5 Fakta Menarik tentang Tugu Tenun Klaten: Panduan DIY dan Inspirasi Kerajinan Tangan

Seni Tenun Klaten - Warisan Budaya dan Kreativitas DIY

Daya Tarik Alun-Alun Klaten

1. Tempat Nyantuy Yang Asyik

Alun-Alun sering dijadikan lokasi untuk bersantai, karena tempatnya yang berada di tengah kota membuatnya dapat dijangkau dari mana saja.

Pepohonan rindang di sekitar Alun-Alun Klaten membuat adem dan nggak begitu panas jika berkunjung di siang hari. Biasanya tempat wisata gratis di Klaten yang satu ini ramainya di pagi dan malam hari.

Untuk kamu yang sedang mencari tempat wisata malam di Klaten, Alun-Alun Klaten dapat menjadi salah satu rujukannya. Bisa juga dijadikan lokasi untuk hunting kuliner, atau hanya sekedar menikmati suasana malam di Kota Seribu Candi.

2. Wahana Bermain Anak

Di Alun-Alun Klaten juga terdapat wahana bermain anak-anak yang bisa pengunjung gunakan secara gratis, jadi pengunjung bisa menikmati kebersamaan bersama keluarga dengan keuangan yang ramah di kantong.

Selain tempat bersantai dan bermain bersama keluarga tercinta, Alun-Alun Klaten ternyata juga bisa digunakan sebagai lokasi untuk berolahraga. Baik itu lari hingga bermain basket.

3. Spot Foto Yang Instagrammable

Wajah baru Alun-Alun Klaten terletak pada beberapa spot foto instagramable yang diletakkan di beberapa titik, yang menjadi incaran pengunjung ialah berfoto bersama air mancur dan landmark dari Alun-Alun Klaten itu sendiri.

Suasana di malam hari jelas akan sangat berbeda, dimana Alun-Alun Klaten akan dihiasi oleh beberapa lampu taman.

Artikel lainnya
  • Hutan Kota Gergunung Klaten, Ruang Terbuka Hijau Yang Cocok Untuk Ngadem
  • Rowo Jombor Klaten, Wisata Keluarga Tempat Rekreasi Sambil Menikmati Pesona Alam
  • Taman Lampion, Wisata Klaten Yang Asri Di Pagi Hari dan Cantik Di Malam Hari
  • Bukit Sidoguro, Wisata Terbaru Klaten Yang Recommended
  • Wahana Soko Alas, Mahakarya Cantik Di Desa Ponggok Klaten
  • Umbul Nilo Klaten, Terbaru Lengkap Dengan Area Waterboom
Motif Tumbar Pecah

Motif Tumbar Pecah diibaratkan orang memecah ketumbar dan seharum aroma ketumbar. Motif ini digunakan untuk upacara tingkeban atau mitoni dengan maksud agar kelahiran berjalan dengan lancar semudah orang memecah ketumbar, ibu dan anak dalam keadaan selamat serta anak menjadi anak yang berguna dan harum namanya.

Motif Udan Liris artinya hujan gerimis. Di Jawa, ada suatu keyakinan bahwa hujan mengandung konootasi mendatangkan kesuburan. Tak heran jika kemudian motif ini melambangkan kesuburan dan kesejahteraan.

Motif udan liris merupakan salah satu corak yang dipakai penguasa dengan harapan si pemakai diberkati oleh Yang Maha Kuasa dan membawa kesejahteraan bagi para pengikutnya.

Kain Tenun Lurik Zaman NOW

Sekarang ini pasar tidak lagi peduli tentang warna, jenis, motif, dan makna filosofis di balik sehelai kain tenun lurik yang selama ini dikembangkan oleh para leluhur. Sekarang ini banyak bermunculan jenis, corak dan warna dasarnya yang diambil dari lurik tradisi dengan sentuhan masa kini yang lebih bervariasi mengikuti tren dunia fashion.

Jika kondisi ini dibiarkan terus berlangsung, saya kira bukan gak mungkin tenun lurik semakin termarjinalkan dan lama-kelamaan akan hilang dari peredaran. Dan jika memang itu yang terjadi, berarti memang kita tidak bisa menjadi ahli waris yang dapat menjaga dan mengembangkan warisan adiluhung nenek moyang kita.

Dan barangkali benar, kita tak perlu membawa-bawa masa lampau ke era sekarang. Sekarang sudah era revolusi 4.0 dimana yang mahal dan ribet tak lagi laku, karena yang dibutuhkan serba instant dan yang penting murah.

Rahmad dan Sejarah Tenun Lurik Pedan

Pedan masyhur sebagai kawasan penghasil kain tenun lurik. Sejatinya, di kawasan ini tidak hanya lurik yang hidup di atas pegiatnya. Kawasan ini ibarat kota sejarah yang terlupakan. Berdiri di sana sebuah pabrik gula peninggalan Belanda dengan cerobong asap yang menjulang tinggi. Bau ampas tebu menjadi aroma yang khas kala menyeberangi rel kereta.

Sebagai tengara Kecamatan Pedan, dibangun beberapa patung orang menenun yang akan mengarahkan saya menuju salah satu pabrik tenun yang sudah lama berdiri. Saya tersesat ke tempat lurik pabrikan. Saya pun sempat meniliknya sebentar.

Saya mengintip di antara lubang-lubang kaca yang tak banyak aktivitas manusianya. Namun, saya tak tertarik untuk menyaksikan secara intim cara mesin-mesin mahal ini bekerja.

“Pak, kalau lurik yang bukan mesin di sebelah mana ya? Yang buatnya masih pakai tangan?” tanya saya.

“Oh di sana, Mas. Dekat kelurahan. Ini keluar belok kiri. Nanti ada patung dua kembar”, jawab seorang juru parkir yang tak sempat saya tanya namanya.

Alamat Alun-Alun Klaten

Alamat Alun-Alun Klaten di Jl. MH. Thamrin, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Rute menuju Alun-Alun Klaten sangat mudah untuk dituju, baik itu oleh kendaraan roda dua, roda empat, angkutan kota, hingga ojeg online. Mau menggunakan aplikasi google maps juga bisa.

Dari Patung Tenun Lurik Klaten jarak ke Alun-Alun Klaten kurang dari 3 km saja, dan dapat ditempuh dengan estimasi waktu sekitar 7 menit. Sebelum tiba di Alun-Alun kamu akan melewati Gedung DPRD dan Kantor Bupati Klaten terlebih dahulu.

Di pertigaan jalan yang ada Tugu Adipura beloklah ke kiri, terus saja lurus hingga tiba di perempatan jalan kemudian belok ke kanan agar tetap berada di Jl. Pemuda.

Perjalananmu kali ini akan melewati Terminal Bis IR. Soekarno dan Graha Bung Karno. Terus saja lurus agar tiba di Jl. Diponegoro, di lampu merah Masjid Agung Al Aqsha belok ke kiri.

Sebelum tiba di Alun-Alun Klaten kamu akan melewati Monumen Juang 45, Taman Lampion, Pusat Perbelanjaan di Klaten, dan Masjid Raya Klaten. Lokasi Alun-Alun Klaten berada tepat di samping masjid raya.


Tags: tenun

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia