... 5 Fakta Menarik tentang Tugu Tenun Klaten: Panduan DIY dan Inspirasi Kerajinan Tangan

Seni Tenun Klaten - Warisan Budaya dan Kreativitas DIY

Klaten Identik dengan Tenun Lurik. Klaten adalah Tenun Lurik

Usia tenun lurik di Indonesia, hampir setua sejarah berdirinya bangsa ini. Dari sejak jaman Majapahit, tenun lurik sudah dikenal masyarakat. Lurik juga muncul pada relief Candi Borobudur. Dimana pada reliefnya tergambar seseorang yang sedang menenun dengan alat tenun gendong. Prasasti Raja Erlangga Jawa Timur tahun 1033 ada juga menyebutkan tentang kain tuluh watu. Sementara tuluh watu itu adalah salah satu motif klasik tenun lurik.

Sekarang ini, Klaten merupakan daerah yang paling perhatian terhadap keberlangsungan hidup tenun lurik. Tak salah jika ada yang menyebut bahwa Kabupaten Klaten itu merupakan ibukota tenun lurik. Pasalnya, tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) lurik menjadi andalan kota ini. Ada banyak sekali desa yang menjadi sentra pengrajin lurik. Bahkan jika kita memasuki atau melewati kota Klaten, maka di pintu masuknya kita akan menemui monumen berupa patung seseorang yang sedang menenun dengan ATBM. Monumen yang dibangun pada tahun 2012 ini, berdiri di Jalan Raya Yogyakarta-Solo, atau tepatnya di perempatan Tegalyoso, Klaten.

Dulu, ketika kain tenun lurik masih berada di jaman keemasannya, hampir semua penduduk di Klaten melakukan pekerjaan menenun. Jumlahnya ribuan. Keberadaan sentra tenun lurik menyebar di beberapa kecamatan antara lain, Pedan, Cawas, Bayat, Juwiring, Karangdawa dan Delanggu yang terkenal dengan beras rojolele-nya. Namun seiring persaingan bisnis kain yang makin ketat, dimana pasar lebih memilih harga murah, maka keberadaan sentra tenun lurik semakin berkurang. Dan dari sedikit yang masih bertahan itu diantaranya adalah Desa Wisata Tenun Tlingsing dan Lurik Prasojo di Pedan.

Sentra Tenun Lurik Tlingsing

Sepanjang jalan menuju Tlingsing, tak satupun kendaraan roda empat yang saya temui. Motor pun hanya 1-2 saja yang lewat. Jadi, santai saja kalau datang ke sini. Karena meskipun lebar jalannya hanya muat satu mobil saja, namun tak ada mobil lain yang akan berpapasan dengan kita. Namun hati-hati, jangan sampai salah jalan. Putar baliknya agak PR yaaa… mengingat saking sempitnya jalan. Selain itu, lebih baik matikan GPS dari ponsel karena sinyal tak mau bersahabat dengan kita di lokasi ini. Mending gunakan GPS yang lain, yaitu ‘Gunakan Penduduk Setempat’.

Melewati jalan-jalan sempit di Tlingsing, di kanan-kiri jalan, kita akan disuguhi pemandangan area persawahan yang luas. Hanya sayang, waktu itu para petani tampaknya baru saja melakukan panen raya, sehingga saya tak menjumpai hamparan persawahan yang hijau selain batang-batang padi yang menguning habis dipotong. Tak terlihat juga para petani yang sibuk menjaga sawah, hanya saja terlihat 2-3 orang yang sedang membajak sawah dengan menggunakan hand tractor.

Baru beberapa langkah saja memasuki area perumahan warga di desa ini, saya sudah disambut dengan suara dag-dog-dag-dog yang berasal dari alat tenun ATBM. Suara itu terdengar sayup-sayup namun seolah bersahut-sahutan. Rupanya, jam-jam segini, merupakan jadwal menenun bagi warga desa ini. Padahal tadinya saya sempat berpikir, tak akan bisa menjumpai warga yang sedang menenun karena sudah terlalu siang sampai di sini. Tapi ternyata, banyak warga yang tengah bekerja dengan alat tenun ATBM-nya. Saya sempatkan diri untuk mengetuk pintu ke Pak RT (yang menemui Bu Widodo, istrinya). dan darinya saya mendapat informasi bahwa di wilayah inilah paling banyak jumlah penenunnya di banding desa lain di Klaten.

Alamat Alun-Alun Klaten

Alamat Alun-Alun Klaten di Jl. MH. Thamrin, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Rute menuju Alun-Alun Klaten sangat mudah untuk dituju, baik itu oleh kendaraan roda dua, roda empat, angkutan kota, hingga ojeg online. Mau menggunakan aplikasi google maps juga bisa.

Dari Patung Tenun Lurik Klaten jarak ke Alun-Alun Klaten kurang dari 3 km saja, dan dapat ditempuh dengan estimasi waktu sekitar 7 menit. Sebelum tiba di Alun-Alun kamu akan melewati Gedung DPRD dan Kantor Bupati Klaten terlebih dahulu.

Di pertigaan jalan yang ada Tugu Adipura beloklah ke kiri, terus saja lurus hingga tiba di perempatan jalan kemudian belok ke kanan agar tetap berada di Jl. Pemuda.

Perjalananmu kali ini akan melewati Terminal Bis IR. Soekarno dan Graha Bung Karno. Terus saja lurus agar tiba di Jl. Diponegoro, di lampu merah Masjid Agung Al Aqsha belok ke kiri.

Sebelum tiba di Alun-Alun Klaten kamu akan melewati Monumen Juang 45, Taman Lampion, Pusat Perbelanjaan di Klaten, dan Masjid Raya Klaten. Lokasi Alun-Alun Klaten berada tepat di samping masjid raya.

Keunggulan Bersaing Sebagai Mediator Antara Digital Marketing dan Kinerja Pemasaran (Survei Pada UKM Tenun Lurik di Desa Mlese, Cawas, Klaten)

The Covid-19 pandemic impacts sales of lurik cloth in Mlese Village, Cawas, Klaten, which continues to decline due to people isolating themselves at home. This study aims to analyze the influence of digital marketing on marketing performance through competitive advantage. This research is survey research. The research population was 160 Lurik Weaving UKM artisans in Mlese Village, Cawas, Klaten. Collecting data using a questionnaire. Sampling technique with purposive sampling method, namely Lurik Weaving UKM who know online marketing and run their business for more than 5 years. The sample is 62 respondents. Validity testing uses Confirmatory Factor Analysis (CFA), and Cronbach's Alpha for reliability testing. Data analysis using Structural Equation Model (SEM) with Partial Least Squares (PLS). This study indicates that digital marketing affects competitive advantage, digital marketing has an effect on marketing performance, competitive advantage has no impact on marketing performance, and digital marketing does not mediate marketing performance on competitive advantage. The practical implication of this research is that it can contribute ideas for the artisans of Lurik Weaving SMEs in Mlese Village, Cawas, Klaten to continuously improve marketing performance by using digital marketing to achieve a competitive advantage in the market share.

Keywords                   : Digital Marketing, Marketing Performance, Competitive Advantage Â

ABSTRAK

Kata Kunci                 : Digital Marketing, Kinerja Pemasaran, Keunggulan Bersaing

5 Kerajinan Khas yang Harus Kamu Beli Saat Liburan ke Klaten

instagram.com/kun_tama11

Terletak di antara kota Solo dan Yogyakarta membuat Klaten memiliki keunikannya tersendiri. Banyaknya orang yang melintasi Klaten untuk bolak-balik Solo-Yogyakarta menjadikan Klaten sebagai salah satu kota dengan berbagai hal menarik.

Tak hanya Umbul Ponggok saja yang melegenda, tapi Klaten punya berbagai makanan khas dan kerajinan yang sebaiknya kamu coba saat sedang liburan ke sini. Inilah lima kerajinan unik yang hanya khas Klaten yang hanya ada di #WonderfulIndonesia.


Tags: tenun

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia