Tujuan Indah Kerajinan Berbasis Media Campuran dalam Seni Jahitan dan Kerajinan DIY
Prinsip kerajinan campuran
Dalam melakukan inovasi perubahan pada kerajinan berbasis dia campuran, kita harus memiliki strategi tertentu agar membuatnya tampak lebih menarik. Strategi-strategi tersebut dapat kita memahami melalui prinsip kerajinan berbasis media campuran. Adapun strategi perubahan atau prinsip kerajinan berbasis media campuran adalah sebagai berikut.
Prinsip di atas menjadi patokan utama para artis dan seniman untuk menciptakn kerajinan berbasis campuran yang menarik dan estetik. Seperti halnya Undang-Undang dalam sistem pemerintahan, prinsip di atas juga berguna untuk menjaga agar kerajinan campuran tidak melenceng dari arah pembuatannya.
Tujuan dari Kerajinan Berbasis Media Campuran
Apa Tujuan dari Kerajinan Berbasis Media Campuran, Sumber Unsplash Esther TuttleMenurut buku Panduan Mudah Menyusun SOP, Indra Mahardika Putra (2020: 38), kerajinan adalah suatu keterampilan tenaga manusia untuk menciptakan suatu barang yang memiliki kualifikasi fungsional serta estetika.
Jadi,dalam pelajaran Prakarya, tujuan kerajiinan ini adalah untuk mengubah bentuk bahan-bahan dengan jenis yang berbeda. Hasil akhirnya adalah suatu produk yang terlihat lebih menarik.
Kerajinan ini dapat meningkatkan kualitas hasil produk . Bagaimanapun juga, fungsi dari produk tersebut tidak hilang atau terganti.
Berbagai media bisa digunakan dalam kerajinan ini. Namun perlu diketahui bahwa media-media tersebut haruslah cocok untuk saling dicampur. Selain itu, pencampuran ini juga tak boleh menimbulkan reaksi kimia yang berbahaya bagi manusia maupun lingkungannya.
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran
Kerajinan berbasis media campuran sangat beragam jenisnya, tergantung dari sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing.
Jenis bahan baku alam yang bisa digunakan antara lain adalah batu, kayu, logam, kulit, serat, keramik, dll. Sementara bahan buatan meliputi plastik, fiberglass, gips, dll.
Setiap bahan memiliki karakteristiknya masing-masing sehingga sebelum dibuat menjadi kerajinan harus benar-benar memahami karakter bahan tersebut. Sebagai contoh keramik yang terbuat dari tanah liat, sifatnya mudah pecah sehingga harus dipadukan secara hati-hati dengan bahan lain.
Berikut ini adalah beberapa contoh bahan baku dan bahan tambahan yang bisa dipadukan untuk menghasilkan kerajinan berbasis media campuran:
1. Batu
Batu bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti batu permata, batu akik, batu giok, kristal dll. Masing-masing batu memiliki nilai estetikanya sendiri dan bisa dibuat menjadi berbagai macam kerajinan yang bernilai jual tinggi.
Berbagai macam bentuk, tekstur dan warna pada batu bisa dipadukan dengan bahan lainnya untuk menghasilkan produk kerajinan yang lebih menarik.
Salah satunya dipadukan dengan logam sehingga menghasilkan produk berupa cincin, lampu hias kristal, dll.
Contoh kerajinan berbasis media campuran dari batu adalah:
- Perhiasan seperti kalung, cincin, gelang dan anting yang memadukan batu permata dengan logam emas atau perak.
- Ornamen berupa ukiran batu dengan kombinasi pigura kayu untuk hiasan dinding.
2. Logam
Logam memiliki banyak jenis dengan karakteristiknya masing-masing, seperti emas, perak, tembaga, besi, titanium, dll. Logam bisa dipadukan dengan bahan lainnya seperti batu permata, kayu, plastik, dll.
Cara membuat
Untuk bisa menciptakan karya seni campuran ini, Sedulur bisa melakukan beberapa metode yang sudah pernah dicoba oleh para seniman di dunia. Metode-metode ini tergolong cukup mudah dan bisa diterapkan pada banyak media. Berikut ini cara membuat kerajinan berbasis media campuran.
Teknik yang pertama adalah stilasi. Stilasi merupakan metode pembuatan kerajinan berbasis media campuran dengan penyederhanaan bentuk pada bahan baku aslinya. Penyederhanaan ini bisa dilakuakn dengan mengurangi bentuk yang dirasa berlebihan atau dengan menambah bentuk agar bisa lebih menarik.
Stilasi biasanya dilakukan secara sederhana dan tidak membuat bahan baku mengalami perubahan yang radikal atau terlalu besar.
Prinsip yang dapat dipertimbangkan dan diikuti dalam menyederhanakan bentuk dengan cara mengurangi atau menambah bentuk dalam stilasi adalah sebagai berikut.
Tags: kerajinan media tujuan