"Menentukan Ukuran Kapasitor untuk Mesin Jahit Anda"
Jenis Kapasitor Mesin Cuci
1. Kapasitor Mesin Cuci 2 Kabel
Kapasitor pada mesin cuci dengan hanya 2 kabel pada dasarnya memiliki fungsi yang serupa dengan kapasitor konvensional yang digunakan dalam rangkaian elektronik. Namun, perbedaannya terletak pada penggunaan kabel sebagai terminal, bukan kawat seperti yang sering ditemui pada kapasitor standar.
Bentuk fisik dari kapasitor mesin cuci dengan 2 kabel biasanya berupa kotak dengan masing-masing sisi memiliki dua kabel. Walaupun umumnya kabel-kabel ini memiliki warna yang berbeda, ada juga yang memiliki warna kabel yang sama.
Kapasitor mesin cuci, baik yang memiliki 2 kabel maupun 4 kabel, termasuk dalam kategori kapasitor non-polar. Hal ini memungkinkan pemasangan kabel tanpa risiko kesalahan polaritas.
Nilai kapasitansi kapasitor mesin cuci bervariasi tergantung pada fungsinya. Kapasitor yang digunakan untuk motor pencuci (washer) memiliki nilai kapasitansi berkisar antara 8uF hingga 14uF, sedangkan untuk motor pengering (dryer), nilai kapasitansi berkisar antara 2uF hingga 5uF.
2. Kapasitor Mesin Cuci 4 Kabel
Sebelum memahami cara mengukur kapasitor mesin cuci, penting untuk mengetahui jenis-jenisnya. Kapasitor mesin cuci dengan 4 kabel sebenarnya terdiri dari dua kapasitor yang saling terhubung, sehingga memiliki total 4 kabel atau terminal. Masing-masing kapasitor ini ditujukan untuk motor pengering dan motor pencuci, dengan nilai kapasitansi yang berbeda yang biasanya tertera pada label atau fisik kapasitor itu sendiri.
Biasanya, setiap kabel diberi warna yang berbeda untuk membedakan nilai kapasitansi pada masing-masing kapasitor. Sebagai contoh, pada gambar tertentu, kapasitor mesin cuci 4 kabel dapat menunjukkan nilai kapasitansi yang berbeda pada tiap kabelnya.
Misalnya, kabel berwarna abu-abu dan ungu mungkin menunjukkan nilai kapasitansi 3uF, yang digunakan untuk motor pengering. Sementara itu, kabel berwarna merah dan biru dengan nilai 11uF mungkin ditujukan untuk motor pencuci. Penting untuk dicatat bahwa nilai kapasitansi untuk motor pengering cenderung lebih rendah dibandingkan dengan motor pencuci karena persyaratan putaran yang berbeda.
Fungsi Kapasitor Mesin Cuci
Secara umum, terdapat dua jenis Fungsi Kapasitor Mesin Cuci. Fungsi pertama adalah sebagai start kapasitor yang hanya bekerja saat motor dinamo akan berputar. Sedangkan fungsi kedua adalah sebagai running kapasitor yang akan bekerja terus menerus selama dinamo hidup.
Secara teknis, fungsi kapasitor pada mesin cuci adalah untuk menggeser sudut fasa antara arus dan tegangan pada lilitan utama dan lilitan bantu. Pada jaringan listrik 1 fasa, tidak ada pergeseran sudut antara arus dan tegangan atau sudutnya adalah 0.
Nilai kapasitor pada mesin cuci bervariasi tergantung pada produsen dan jenis mesin cuci. Umumnya, kapasitor dengan nilai yang lebih kecil dipasang secara seri pada kumparan bantu, sedangkan kapasitor dengan nilai yang lebih besar dipasang pada motor bagian pencuci.
1. Kapasitor Motor Spin
Pada motor pengering atau spin terdapat 2 lilitan, yaitu lilitan utama dan lilitan bantu, dan kapasitor yang nilainya kecil di pasangkan ke motor spin atau pengering.
Kapasitor yang ukuran kecil ini dipasang dengan cara diseri pada kumparan bantu sehingga antara lilitan bantu dan lilitan utama terjadi pergeseran sudut fasa antara arus dan tegangan, inilah yang menyebabkan spin motor bisa berputar.
2. Kapasitor Mesin Wash
Untuk mesin pencuci atau wash, kapasitor dengan nilai besar digunakan. Mesin wash memiliki dua lilitan yaitu lilitan utama dan lilitan bantu, tetapi terdapat perbedaan pada jumlah dan diameter lilitannya. Pada mesin wash, jumlah dan diameter lilitannya sama.
Karena pergeseran sudut fasa antara arus dan tegangan tidak ada atau Nol, kapasitor diperlukan untuk menggeser sudut fasa antara arus dan tegangan pada mesin wash. Jumlah dan diameter lilitan yang sama pada mesin wash bertujuan agar mesin cuci bisa berputar bolak-balik mengikuti perintah dari timer dengan beban yang seimbang antara kedua kumparan tersebut.
Harga Kapasitor Mesin Cuci Sharp 2 Tabung
- Kapasitor mesin cuci Sharp 5 + 20 mf Unicon dijual sekitar 29 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 6 + 12 mf Unicon dijual sekitar 29 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 5 + 12 mf Unicon dijual sekitar 30 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 4 + 10 mf Unicon dijual sekitar 27 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 5 + 12 mf JP dijual sekitar 35 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 6 + 12 mf – 450 v JP dijual sekitar 28 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 5 + 12 mf – 450 v JP dijual sekitar 27 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 4 + 12 mf – 450 v JP dijual sekitar 26 ribuan.
- Kapasitor mesin cuci Sharp 5 + 10 mf – 450 v JP dijual sekitar 25 ribuan.
Saat memasang kapasitor mesin cuci, langkah pertama yang harus diperhatikan adalah mengecek nilai kapasitor yang dibutuhkan. Penting untuk diingat bahwa nilai kapasitor yang besar digunakan untuk motor pencuci atau wash motor, sementara nilai kapasitor yang kecil digunakan untuk motor pengering atau spin motor.
Ukuran Kapasitor Mesin Cuci Sharp 2 Tabung
Perlu diketahui bahwa kapasitor mesin cuci Sharp 2 tabung memiliki dua kabel yang dapat disambung tanpa perlu khawatir terbalik.
Saat melakukan penggantian kapasitor mesin cuci, perlu memperhatikan ukurannya serta tinggi dan rendahnya ukuran tersebut. Hal ini sangat berpengaruh terhadap ketahanan mesin cuci Sharp 2 tabung itu sendiri.
Secara umum, ukuran kapasitor diukur dalam satuan mikrofarad atau mf. Untuk tabung pencucinya, ukuran kapasitor mesin cuci Sharp 2 tabung adalah 8 mf, 10 mf, atau 12 mf.
Sedangkan untuk pengeringnya, ukuran kapasitor mesin cuci Sharp 2 tabung adalah 4 mf, 5 mf, atau 6 mf. Ukuran kapasitor mesin cuci Sharp 2 tabung bervariasi tergantung dari kapasitas unitnya. Harap diingat, semakin besar nilai mikrofaradnya maka semakin besar pula ukuran dari kapasitor tersebut.
Cara mengetahui kondisi kapasitor masih bagus atau tidak
Cara memeriksa kapasitor bisa dilakukan menggunakan alat multitester analog untuk mengukur hambatan. Atau multitester digital yang sudah dilengkapi untuk mengukur satuan microfarad (μF).
Cara memeriksa memakai multitester analog
- Pertama atur multitester untuk mengukur hambatan dengan satuan oHm ( Ω ).
- Tempel atau hubungkan pin socket atau kabel kapasitor dengan pin multitester.
- Jika jarum pada multitester bergerak naik sampai mentok kemudian langsung kembali, itu artinya kapasitor masih bagus, dan sebaliknya.
Cara cek kapasitor menggunakan multitester digital dengan satuan μF
- Atur range multitester ke satuan μF.
- Hubungkan pin multitester dengan kedua pin socket kapasitor.
- Jika nilai kapasitor yang di ukur 6 μF, namun pada multitester menunjukan kurang dari 6 μF, maka kapasitor tersebut lemah. Dan jika ternyata menunjukan angka NOL, berarti kapasitor sudah rusak karena tidak ada nilai sama sekali.
Tags: jahit mesin dinamo kapasitor