Keberhasilan Wirausahawan dalam Kerajinan Jahit dan DIY - Kisah Inspiratif
7. Achmad Zaky
Sesuai dengan namanya, Bukalapak berasal dari kata “membuka lapak” yang memiliki misi “fair economy for all” dan untuk mewujudkan misi tersebut, Achmad Zaky membuat beberapa inovasi yang dikhususkan untuk para UMKM.
Achmad Zaky memberikan tempat untuk para pelaku UMKM untuk mendapat akses yang sama terhadap modal, memanfaatkan teknologi, memanfaatkan infrastruktur, serta terhubung dengan konsumen melalui Bukalapak.
Strategi bisnis Achmad Zaky sukses membuat Bukalapak memiliki lebih dari 100 juta pengguna dan 15 juta mitra UMKM. Pada tahun 2017, Bukalapak berhasil menjadi perusahaan startup unicorn yang memiliki valuasi hingga USD 1,5 miliar atau Rp 21,9 triliun.
3. Dato’ Sri Tahir
Lahir dari keluarga yang memiliki ekonomi yang rendah, membuat Tahir hidup dalam kondisi yang serba kekurangan. Dengan kondisi yang dialaminya tersebut, memiliki nilai kejujuran, kerja keras, serta berbagi tanpa pamrih selalu tertanam di benak Tahir.
Keuntungan yang didapatkan di setiap bisnis Tahir cukup fantasti, seperti Bank Mayapada yang mencatatkan keuntungan sekitar Rp64,16 miliar dalam laporan keuangan tahun 2020.
Dengan bisnis yang dimilikinya, Tahir memiliki kekayaan sebesar USD 2.7 miliar atau setara dengan Rp 39,8 triliun. Tahir dikenal juga sebagai pengusaha sukses di Indonesia sekaligus menjadi filantropis dengan mendirikan Tahir Foundation.
5 Faktor Faktor Kegagalan Wirausaha yang Wajib Diwaspadai
Tidak hanya faktor keberhasilan wirausaha saja, ada juga faktor faktor kegagalan wirausaha yang wajib diwaspadai seperti:
1. Gagal Menyediakan Keinginan Pasar
Faktor faktor kegagalan wirausaha yang pertama adalah gagal menyediakan permintaan atau keinginan pasar (konsumen). Logika saja, Anda pasti tidak akan membeli produk yang tidak bisa memenuhi kebutuhan atau keinginan Anda sendiri, ‘kan?
Ketika memilih produk atau jasa untuk dijual, coba pikirkan lagi apa saja permasalahan yang dihadapi masyarakat. Usahakan supaya barang yang Anda tawarkan sungguh-sungguh bermanfaat untuk menarik minat belanja mereka.
2. Tidak Punya Visi Misi
Visi misi adalah “tujuan” Anda dalam berbisnis. Semisal bisnis Anda punya visi misi untuk turut menjaga kelestarian lingkungan dengan menjual produk-produk organik. Maka Anda akan lebih mudah mengembangkan usaha dengan prinsip tersebut.
Bisnis yang tidak punya visi misi cenderung bergerak berdasarkan trend saja. Semisal ketika dunia fashion sedang ngetrend, Anda ikut membuka toko busana. Namun saat trend berganti ke ranah lain, Anda langsung tak bersemangat lagi melanjutkan bisnis dan bangkrut.
3. Malas Berinovasi
Faktor faktor kegagalan wirausaha selanjutnya adalah tidak berinovasi. Inovasi adalah upaya memperbaharui bisnis Anda secara berkala, baik itu pada produk, pelayanan dan lain-lain.
Inovasi sangat penting dalam dunia bisnis karena akan membantu meningkatkan kualitas usaha Anda di mata konsumen. Bisnis yang inovatif selalu bergerak cepat menghadirkan pelayanan atau produk terbaik, sehingga semua perhatian masyarakat tertuju padanya.
4. Takut Resiko
Sekali lagi, tidak ada bisnis yang terlepas dari resiko. Mulai dari bisnis kecil sampai yang sudah besar dan berskala internasional pun semuanya punya resiko masing-masing.
Terkadang mengambil resiko adalah hal yang bagus dalam bisnis. Tak jarang beberapa pebisnis justru mendapat keuntungan besar saat memberanikan diri menghadapi resiko. Sedangkan pebisnis yang takut resiko pasti tidak akan pernah bergerak kemana-mana dan mendapat keuntungan segitu-segitu saja.
12 Wirausahawan Sukses di Indonesia dan Kisah Inspiratif Dibaliknya
Dengan etos kerja yang baik, selalu kerja keras, pantang menyerah, serta memiliki tekad yang kuat menjadi beberapa faktor yang membuat para pengusaha muda ini dapat mencapai kesuksesan yang diraihnya saat ini.
Para pengusaha muda tersebut menjalankan usaha di berbagai bidang yang beragam, mulai dari bisnis kuliner hingga membangun sebuah startup digital.
Pada saat ini terdapat banyak perusahaan startup yang bermunculan di Indonesia yang tentunya memiliki andil dalam membantu untuk memajukan perekonomian di Indonesia.
Perusahaan startup di Indonesia rata-rata didirikan dan dipimpin oleh para pengusaha muda yang merintis bisnisnya dari bawah. Bahkan, ada beberapa pengusaha muda yang berhasil membuat perusahaannya mendapatkan gelar unicorn di Indonesia.
Artikel ini akan memberikan penjelasan semua yang perlu diketahui terkait dengan bidang wirausahawan. Dimana akan dijelaskan pengusaha sukses yang ada di Indonesia. Selamat membaca!
Table of Contents
10 Tokoh Wirausahawan Sukses di Indonesia
Berikut adalah beberapa contoh pengusaha sukses di Indonesia yang berhasil membangun bisnis berskala nasional bahkan internasional. Siapa saja, ya?
1. Robert Budi Hartono
Nama Bisnis: Djarum
Bidang Bisnis: Tembakau
Robert Budi Hartono adalah wirausahawan sukses dibalik besarnya perusahaan rokok PT. Djarum Super.
Djarum sendiri awalnya merupakan perusahaan kecil bernama Djarum Gramophon. Pada 1951, Djarum Gramophon dibeli oleh ayah Budi Hartono dan rebranding dengan nama Djarum.
Namun, pabrik tembakau Djarum sempat mengalami kebakaran besar di tahun 1963 dan nyaris tak bersisa. Untuk bangkit kembali, Budi dan adiknya melakukan inovasi dengan menciptakan berbagai varian produk rokok terbaru.
Hingga pada 1972, Djarum dapat berkembang dan berekspansi. Misalnya, mulai menggunakan mesin produksi rokok, mengekspor produk ke luar negeri, dan lainnya.
Tak sampai disitu, Budi Hartono kini juga menjadi pemegang saham terbesar Bank Central Asia (BCA).
Tak heran, Robert Budi Hartono didapuk sebagai pebisnis sukses sekaligus orang terkaya nomor satu di Indonesia selama 11 tahun oleh Forbes. Total kekayaannya pun mencapai USD21.3 miliar atau setara dengan Rp303 triliun.
2. Anthony Salim
Anthony Salim merupakan pemimpin Salim Group, yang membawahi dua perusahaan besar yaitu Indofood dan Bogasari.
Tags: kerajinan yang usaha wirausahawan sukses