... Wirausahawan Sukses di Indonesia: Inspirasi dari Dunia Kerajinan Tangan dan DIY

Kisah Inspiratif Wirausahawan Sukses di Dunia Kerajinan Tangan

Eni Aryani, Pebisnis Kaleng Bekas yang Merambah Pasar Australia

Wirausaha sukses di bidang kerajinan lainnya adalah Eni Aryani. Wanita kelahiran Yogyakarta tahun 1979 ini sukses mengolah sampah kaleng hingga menjadi barang unik dan bermanfaat seperti tempat kue, ember, vas bunga, dan lainnya. Setiap barang yang diproduksi oleh Eni memiliki kualitas baik dan oleh karena itu, satu item kerajinan tangan Eni mampu menembus harga hingga 1,2 juta rupiah.

Kisah wirausaha sukses lain datang dari Bali yakni dari Kioski Gallery. Galeri seni kayu ini dimiliki oleh Made Sutamaya. Uniknya, Made membuat karya seni desain interior senilai jutaan rupiah dari sampah kayu yang ia kumpulkan sendiri.

Made hanyalah seorang lulusan SMA, namun ia mendapatkan skill mengolah kayu berkat pengalamannya selama 23 tahun bekerja sebagai pegawai mebel. Bisnisnya dimulai ketika Made melihat ada banyak sampah kayu berserakan di tepi pantai. Ia pun terpikir untuk mengolahnya menjadi kerajinan. Berbekal paku, gergaji dan lem kayu, Made merintis bisnisnya.

Bisnis Made tidak langsung berjalan dengan lancar. Pada awalnya, galeri Made sangat sepi pembeli. Setiap hari Made menunggu pembeli yang tak kunjung datang. Namun ia tidak cepat putus asa. Akhirnya ia memutuskan mengikuti pameran kesenian dan memperkenalkan produknya di sana.

Artikel terkait Intrapreneurship Adalah: Arti, Contoh & Cara Implementasinya

3. Dato’ Sri Tahir

Lahir dari keluarga yang memiliki ekonomi yang rendah, membuat Tahir hidup dalam kondisi yang serba kekurangan. Dengan kondisi yang dialaminya tersebut, memiliki nilai kejujuran, kerja keras, serta berbagi tanpa pamrih selalu tertanam di benak Tahir.

Keuntungan yang didapatkan di setiap bisnis Tahir cukup fantasti, seperti Bank Mayapada yang mencatatkan keuntungan sekitar Rp64,16 miliar dalam laporan keuangan tahun 2020.

Dengan bisnis yang dimilikinya, Tahir memiliki kekayaan sebesar USD 2.7 miliar atau setara dengan Rp 39,8 triliun. Tahir dikenal juga sebagai pengusaha sukses di Indonesia sekaligus menjadi filantropis dengan mendirikan Tahir Foundation.

Naomi Setiono, Menemukan Sukses Lewat Batik

Di usianya yang hampir kepala lima, Naomi adalah wirausaha kerajinan batik yang luar biasa sukses. Bisnisnya didasarkan pada semangat tinggi Naomi untuk melestarikan sekaligus mengembangkan Batik Lasem. Naomi adalah keturunan orang terpandang, namun jalan hidupnya dipenuhi lika-liku kesulitan. Di masa gadisnya, Naomi pernah bekerja sebagai tukang cuci, pemotong batang rokok, hingga kernet bus. Pekerjaan kasar yang ia ambil pun menuai banyak cemooh dari keluarga ningratnya.

Akan tetapi, Naomi tetap mempertahankan sikap baik terhadap keluarganya. Di tengah masa-masa sulitnya, Naomi belajar cara membuat Batik Lasem dari awal. Hingga di tahun 1990, Naomi berkesempatan untuk meneruskan bisnis batik keluarganya.

Ketika memegang bisnis tersebut, Naomi melakukan banyak perubahan sistem, salah satunya adalah memperlakukan para pengrajin batik dengan setara alias rekan kerja. Kala itu Naomi memilih menekuni bisnis Batik Lasem sebab jenis batik tersebut belum terlalu dikenal. Jadilah ia semakin menguatkan tekad untuk memperkenalkan jenis batik tersebut.

Diah Rahmalita, Sukses Meraih Jutaan Rupiah Berkat Piring Bekas

Di awal bisnisnya, Diah hanya menggunakan modal seadanya yakni cat, kertas tisu, dan barang-barang bekas. Sempat ada keraguan dan ketakutan dalam benak Diah, terlebih karena ia merasa tak memiliki bakat seni lukis. Namun ia tetap nekat menjalankan usaha. Jatuh bangun ia jalani, termasuk saat-saat mengalami kebingungan mencari pasar.

Akan tetapi bisnisnya masih berkembang sampai sekarang dan di luar perkiraannya. Karya seninya dilirik oleh pemerintah dan Diah kerap mengikuti pameran seni. Sekarang, Diah Rahmalita sanggup meraih omzet penjualan sebesar 10 sampai 20 juta per bulannya.

Artikel terkait Apa Itu SOP? Pengertian dan Manfaatnya Untuk Perusahaan!
Tags: kerajinan usaha wirausahawan sukses

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia