... 7 Ide DIY Kerajinan Plastik yang Tidak Melibatkan Proses Pembuatan: Kerajinan Tangan Kreatif Tanpa Daur Ulang

Pengolahan Material Plastik yang Bukan Termasuk dalam Proses Pembuatan Kerajinan

Klasifikasi Keramik

Perlu diketahui bahwa keramik pada prinsipnya dibedakan menjadi 2 yakni, keramik tradisional dan keramik halus. Adapun penjelasan dari masing-masing keramik adalah sebagai berikut.

1. Keramik Tradisional

Keramik tradisional adalah keramik yang komposisi utamanya berasal bahan alam, seperti, kuarsa, kaolin, dsb. Contoh dari keramik tradisional yaitu, industri (refractory), barang pecah belah (dinnerware), dan keperluan rumah tangga (tile, bricks).

2. Keramik Halus

Keramik halus atau bahasa inggris disebut fine ceramics adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam, seperti, AI2O3, ZrO2, MgO, dsb.

Penggunaan elemen tersebut digunakan untuk pemanas, semikonduktor, komponen turbin dan juga sangat berguna dalam bidang medis.

Sifat Keramik

Sifat yang umum dan mudah sekali dilihat pada kebanyakan jenis keramik ialah mudah rapuh dan gampang pecah.

Hal ini dapat kita temukan pada jenis keramik tradisional seperti barang pecah belah yang meliputi gerabah, kendi, gelas dan lain sebagainya.

Namun sifat yang rapuh ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama pada jenis keramik hasil sintering dan campuran sintering antara keramik dengan logam.

Pengertian

Definisi plastik adalah jenis makromolekul yang dibentuk dengan proses polimerisasi.

Polimerisasi adalah proses penggabungan beberapa molekul sederhana (monomer) melalui proses kimia menjadi molekul besar (polimer atau makromolekul).

Pengertian plastik menurut Surono (2013) merupakan senyawa polimer yang unsur penyusun utamanya adalah Karbon dan Hidrogen.

Apabila tepapar panas dan tekanan, bahan yang terbentuk dari bahan polimer ini mampu dibentuk ke berbagai bentuk sesuai kebutuhan.

Berbagai bentuk seperti batangan, balok, dan silinder yang kemudian dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan seperti botol, kresek, dan lain-lain.

Benda ini juga merupakan bahan yang mudah terbakar sehingga meningkatkan risiko kebakaran.

Asap hasil pembakaran produk berbahan dasar produk ini sangat berbahaya karena mengandung gas-gas beracun seperti karbon monoksida (CO) dan hidrogen sianida (HCN).

Hal ini juga yang dapat menyebabkan pencemaran udara.

Benda yang sulit diurai oleh mikroorganisme ini ketika dibuang ke tanah akan membuat penurunan populasi fauna tanah karena disebabkan menurunnya mineral, baik organik maupun anorganik di dalam tanah.

Fauna tanah juga sulit mendapatkan oksigen O₂ karena benda ini di dalam tanah yang tidak dapat diurai menghalangi lubang udara.

Cara Membuat Tote Bag dari Plastik, Sederhana & Bermanfaat!

Kemasan plastik yang masih bersih bisa dimanfaatkan atau didaur ulang menjadi barang-barang unik, salah satunya adalah tote bag. Mengetahui cara membuat tote bag dari plastik dapat membantu Anda memulai kebiasaan baik untuk lingkungan.

Selain tote bag atau tas jinjing, banyak produk daur ulang dari plastik yang kerap kali menjadi perwujudan kreativitas. Di antara produk plastik yang banyak dijadikan bahan utama daur ulang adalah botol plastik. Kerajinan dari botol plastik mudah dibuat karena bentuknya yang silinder sehingga cocok dijadikan sebagai wadah untuk berbagai kebutuhan.

Lantas, seperti apa kerajinan berupa tote bag dari kemasan plastik daur ulang? Untuk mendapatkan hasil yang sesuai harapan, simak dulu cara membuat tote bag dari plastik berikut ini.

Proses Pembuatan Keramik

Dalam proses pembuatan keramik ada 5 tahapan yang harus dilalui, yaitu sebagai berikut.

1. Pengolahan Bahan

Dalam tahapan ini para pengrajin akan mencampurkan bahan tanah liat dengan material yang lain termasuk air.

Didalam pengolahan bahan ini ada proses-proses tertentu yang harus dilakukan, antara lain:

2. Pembentukan

Dalam proses pembentukan ini ada 3 teknik yang kerap digunakan diantaranya adalah:

Teknik pijit tekan (pinching) merupakan teknik yang paling populer dikalangan para pengarajin keramik. Pada teknik ini pembentukan badan keramik dilakukan secara manual.

Cara menggunakan teknik yaitu, tanah liat cukup dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan.

Teknik pilin (coiling) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual. Cara menggunakan teknik ini tanah liat digulung hingga terbentuk pilinan tanah.

Teknik lempengan (slabbing) adalah pembentukan badan keramik dengan cara membentuk lempengan rol. Lempengan kerap digunakan untuk membuat sebuah keramik yang berbentuk persegi/ silinder.

Teknik putar atau disebut juga teknik pilin merupakan proses pembentukan badan keramik menggunakan alat putar kaki (kickwheel).

Keramik yang dibuat menggunakan teknik putar biasanya menghasilkan bentuk yang simetris.

Pembuatan keramik menggunakan teknik ini mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dibanding teknik lain.

Oleh karena itu diperlukan waktu yang tidak sebentar dalam melatih jari-jari agar terebntuk feeling dalam waktu membuat keramik.

Dalam teknik ini keramik tidak dibentuk secara langsung dengan tangan. Melainkan menggunakan bantuan cetakan yang dibuat dari gipsum.

Dampak Lingkungan

Bahan yang sulit diuraikan tentu membuat sampah plastik memberikan dampak yang negatif bagi lingkungan.

Tanah akan tercemar, air tanah, serta fauna tanah pun demikian karena sampah jenis ini yang dibuang ke tanah akan menyebarkan bahan kimia yang berbahaya bagi hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing dan juga dapat mengontaminasi dari air tanah.

Plastik yang tidak dapat terurai akan termakan oleh binatang maupun tanaman sehingga akan mengganggu susunan rantai makanan dan juga dapat mengurangi kesuburan tanah karena benda ini akan menghalangi jalannya sirkulasi udara sehingga mengurangi ruang gerak dari biota tanah yang bertugas menyuburkan tanah.

Bahan yang memiliki umur panjang ini tidak hanya akan mencemari tanah, tetapi laut sekalipun akan tercemari karena limbah benda ini yang banyak dibuang ke sungai sehingga bermuara ke laut dan mengancam ekosistem di laut.

Sedotan, kemasan makanan siap saji, bungkus deterjen, dan sampah plastik lainnya mengintai hewan-hewan yang berada di laut.

Banyak dari mereka yang mengira ini makanan sehingga memakannya begitu saja padahal ini bahan berbahaya yang tidak dapat diurai oleh tubuh hewan.

Mikroplastik

Mikroplastik adalah potongan kecil-kecil dari sampah yang juga mencemari lingkungan. Potongan kecil ini adalah potongan dari plastik yang besar atau oalahan produk yang sama lainnya.

Memiliki sifat tidak mudah diurai plastik hanya berubah bentuk menjadi ukuran kecil yang tak kasat mata dan dapat mencemari berbagai barang yang dikonsumsi oleh makhluk hidup dan dapat merusak berbagai makhluk hidup sesuai dengan mekanisme rantai makanan.

Tersebar dan diproduksi di mana-mana membuat semakin besar kemungkinan benda ini untuk mencemari dan dapat mengganggu ekologi.


Tags: kerajinan yang adalah plastik proses

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia