Pengolahan Material Plastik yang Bukan Termasuk dalam Proses Pembuatan Kerajinan
Pengertian Seni Keramik
Seni keramik adalah cabang seni rupa yang mengolah material keramik yang diubah menjadi karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer.
Seni keramik sendiri termasuk kedalam salah satu jenis Seni Kriya, istilah seni kriya berasal dari bahasa Sansekerta dari kata k rya yang berarti mengerjakan.
Jika disimpulkan arti krya ialah mengerjakan sesuatu hal untuk menghasilkan sebuah benda atau objek. Namun, semakin berkembang disebutlah seni kriya.
Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) kriya diartikan sebagai pekerjaan (kerajinan tangan).
Dalam bahasa Inggris disebut craft yang bermakna energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam mengerjakan atau membuat sesuatu.
Tembikar/ keramik di Zaman Neolitikum menjadi sebuah hiasan sebagai lambang atau simbol kehidupan spritual.
Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk, dan corak hiasannya hingga saat ini.
Plastik: Pengertian, Sejarah, Jenis, Proses Pembuatan, dan Bahan Baku
Berbagai macam barang mulai dari botol air mineral, kantong kresek pembungkus, alat makan, alat rumah tangga, bahkan sampai pembungkus sampah (trash bag) dan berbagai barang lainnya memerlukan suatu bahan baku yang praktis dalam pembuatannya.
Penggunaan benda ini terus meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat dan berkembangnya industri yang semakin mengembangkan produk berbahan dasar sama.
Produk yang sangat dibutuhkan ini ternyata memiliki dampak yang tidak baik untuk lingkungan. Benda ini sangat berpotensi mencemari lingkungan karena pada umumnya sulit untuk diuraikan oleh mikro organisme.
Klasifikasi Keramik
Perlu diketahui bahwa keramik pada prinsipnya dibedakan menjadi 2 yakni, keramik tradisional dan keramik halus. Adapun penjelasan dari masing-masing keramik adalah sebagai berikut.
1. Keramik Tradisional
Keramik tradisional adalah keramik yang komposisi utamanya berasal bahan alam, seperti, kuarsa, kaolin, dsb. Contoh dari keramik tradisional yaitu, industri (refractory), barang pecah belah (dinnerware), dan keperluan rumah tangga (tile, bricks).
2. Keramik Halus
Keramik halus atau bahasa inggris disebut fine ceramics adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam, seperti, AI2O3, ZrO2, MgO, dsb.
Penggunaan elemen tersebut digunakan untuk pemanas, semikonduktor, komponen turbin dan juga sangat berguna dalam bidang medis.
Sifat Keramik
Sifat yang umum dan mudah sekali dilihat pada kebanyakan jenis keramik ialah mudah rapuh dan gampang pecah.
Hal ini dapat kita temukan pada jenis keramik tradisional seperti barang pecah belah yang meliputi gerabah, kendi, gelas dan lain sebagainya.
Namun sifat yang rapuh ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama pada jenis keramik hasil sintering dan campuran sintering antara keramik dengan logam.
Contoh Kerajinan Limbah Plastik & Cara Membuatnya: Dompet
Salah satu contoh kerajinan dari limbah plastik yang bisa dibuat dengan mudah di rumah adalah dompet. Berikut ini perincian tentang bahan, alat, dan cara membuat karya kerajinan dompet dari bahan limbah plastik.
1. Bahan kerajinan dompet dari plastik
Bahan lain yang dibutuhkan, yaitu benang brisbane dan resleting.
2. Alat untuk membuat kerajinan dompet dari plastik:
- Gunting
- Meteran
- Lem tembak
- Mesin jahit
- Jarum jahit tangan
- Bahan pelapis
3. Langkah-langkah membuat kerajinan dompet dari plastik:
- Membuat pola dengan ukuran 20x50cm
- Jahit pinggir dengan pelapis dan resleting
- Jahit sisi kanan kiri dengan ujung membentuk segitiga
- Jahit dibalik hingga terbentuk dompet sederhana.
Proses Pembuatan dan Bahan Baku
Plastik yang sering kita gunakan melalui beberapa proses pembuatan terlebih dahulu sebelum bisa kita gunakan.
Karena jenisnya yang berbeda-beda maka cara pembuatannya juga berbeda-beda, tapi secara umum pembuatan benda ini meliputi injection molding, ekstrusi, thermoforming, dan blow molding.
4.1 Injection Molding
Injection molding adalah plastik yang masih berupa biji plastik atau pellet dimasukkan ke dalam tabung panas yang kemudian akan meleleh dan lelehan ini dibawa ke dalam cetakan.
4.2 Ekstrusi
Tahap selanjutnya ekstrusi, yaitu lelehan biji plastik ini ditekan secara terus menerus sehingga bisa lebih lebur dan halus.
4.3 Thermoforming
4.4 Blow Molding
Proses blow molding merupakan proses terakhir dalam pembuatan plastik secara umum. Tahapan pada proses ini adalah:
- Biji plastik (pellet) dilelehkan pada sekrup di dalam tabung berpemanas secara terus menerus
- Plastik panas membentuk pipa (parison)
- Plastik panas ditiup dalam cetakan
- Dibuat menjadi barang yang diinginkan
Bahan baku pembuatan benda ini adalah biji plastik. Biji plastik biasanya berupa butiran berwarna bening dan berbahan dasar bahan kimia yang bernama styrin monomer.
Biji plastik yang asli terbuat dari styrin monomer biasanya mahal dan masih import dari luar negeri.
Ada juga yang terbuat dari biji plastik daur ulang. Biji plastik daur ulang merupakan hasil daur ulang sampah-sampah plastik yang dicacah sesuai dengan jenisnya.
Tags: kerajinan yang adalah plastik proses