... 4 Hal yang Tidak Wajib Diperhatikan dalam Merancang Kerajinan Rajutan Sendiri

Tidak Termasuk dalam Persyaratan Perancangan Kerajinan adalah...

Mengapa Design Thinking itu Penting?

Design thinking menjadi penting karena memungkinkan keterlibatan antara kreativitas, empati, dan analisis dalam menciptakan solusi inovatif.

Seperti yang sudah disebutkan di awal, pendekatan ini tidak hanya fokus pada estetika, tetapi juga memprioritaskan pemahaman mendalam terhadap user serta tantangan yang dihadapinya.

Dengan menggabungkan beberapa perspektif, design thinking dapat menghadirkan solusi yang lebih relevan dan mampu memberikan dampak yang positif.

Kemampuannya untuk merespons perubahan dan mengatasi hal-hal kompleks menjadikan design thinking “alat” yang efektif dalam mencapai tujuan bisnis dan memecahkan permasalahan di masyarakat.

Design thinking bukan hanya sekadar metode, tetapi juga filosofi yang mendorong inovasi berkelanjutan dan transformasi ke arah yang lebih positif.

Syarat Utama

Sebelum memulai perancangan benda kerajinan, sangat penting untuk memahami kebutuhan dan tujuan dari pembuatan benda tersebut. Hal ini berguna sebagai acuan untuk dapat menentukan desain benda yang ingin dibuat. Kebutuhan dan tujuan juga akan mempengaruhi pilihan bahan, ukuran, warna, dan bentuk dari benda kerajinan. Misalnya, jika tujuannya untuk hadiah pernikahan, maka benda kerajinan tersebut harus dibuat dengan bahan yang baik dan memiliki model yang elegan.

Selain memahami kebutuhan dan tujuan pembuatan benda kerajinan, syarat utama lainnya adalah menjaga keseimbangan antara fungsi dan estetika. Setiap benda kerajinan memiliki fungsi utama yang harus dipertahankan meskipun sudah dibentuk dengan bentuk yang estetis. Benda kerajinan yang bagus haruslah tidak hanya indah dipandang mata, tetapi juga memiliki fungsi yang jelas. Misalnya, sebuah vas bunga yang indah dipandang mata, tetapi jika tidak dapat menampung air dengan baik, maka fungsinya sebagai tempat meletakkan bunga tidak terpenuhi.

Sementara itu, selain memiliki fungsi yang jelas, benda kerajinan juga harus memiliki nilai estetika yang tinggi. Estetika benda kerajinan bersifat subjektif, tetapi harus memiliki bentuk, warna, dan proporsi yang pas sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembuatan benda tersebut. Benda kerajinan yang baik harus mampu menghasilkan perasaan senang, nyaman, dan tenang saat dilihat dan digunakan.

Motif Ragam Hias

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora, fauna,figuratif, dan bentuk geometris. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.

Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang. Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur, dan memiliki keseimbangan. Pola ragam hias geometris dapat ditandai dari bentuknya seperti persegi empat, zigzag, garis silang, segitiga, dan lingkaran.

Pola bidang tersebut merupakan pola geometris yang bentuknya teratur. Bentuk lain dari pola geometris adalah dengan mengubah susunan pola ragam hias tak beraturan dan tetap memperhatikan segi keindahan.

Ragam hias di Indonesia, berdasarkan pada pola dan bentuk visualnya, dibagi dalam klasifikasi sebagai berikut.

  1. Ragam hias geometris adalah ragam hias yang mengulang suatu bentuk baku tertentu dengan ukuran tertentu dalam komposisi yang seimbang pada seluruh sisinya.
  2. Ragam hias Tumbuh-tumbuhan adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari tumbuh- tumbuhan pada wilayah tertentu untuk dimodifikasi menjadi ragam hias yang mencerminkan ciri khas wilayah tersebut.
  3. Ragam hias makhluk hidup adalah ragam hias yang mengambil inspirasi dari makhluk hidup di darat, laut, dan udara pada wilayah tertentu dan dimodifikasi menjadi ragam hias khas wilayah tersebut. Ragam hias ini biasanya dimasukkan dalam kelompok ragam hias untuk menggambarkan dunia tengah.
  4. Ragam hias Dekoratif adalah ragam hias yang bersifat artifisual dan biasanya merupakan penggabungan dari beberapa inspirasi ragam hias pada kelompok yang ada sebelumnya yang dimodifikasi sehingga menjadi sebuah bentuk ragam hias yang baru dan memiliki nilai estetika tersendiri.

Unsur Ergonomis Karya Kerajinan

Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:

  1. Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
  2. Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan
    adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
  3. Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.

Tags: kerajinan yang adalah syarat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia