Tidak Termasuk dalam Persyaratan Perancangan Kerajinan adalah...
Apa itu Design Thinking?
Pengertian design thinking adalah suatu mindset (pola pikir) dan pendekatan terhadap problem-solving (pemecahan masalah) dan inovasi desain yang berorientasi pada manusia.
Meskipun metode ini sudah ada sejak lama, namun design thinking ini tetap memiliki daya tarik di dunia bisnis modern.
Design thinking berbeda dari proses inovasi dan ide-ide lainnya, karena pemikiran ini berbasis pada solusi dan berorientasi pada user, bukan berbasis masalah.
Artinya, fokusnya adalah pada penyelesaian suatu masalah, bukan pada masalah itu sendiri.
Jika tim Anda merasa kesulitan saat menjalani pekerjaan remote (jarak jauh), maka metodologi design thinking ini bisa teman-teman gunakan untuk mencari bagaimana cara meningkatkan produktivitas mereka.
Di sini Anda akan lebih fokus terhadap solusinya daripada fokus pada masalahnya, yaitu produktivitas yang menurun.
Inti dari design thinking adalah berorientasi atau terfokus pada manusia dan user, tentang apa masalah dan solusinya.
Seperti pertanyaan “Siapa yang akan menggunakan produk ini?” dan “Apa manfaat yang akan dirasakan oleh orang-orang jika produk/sistem ini ada?”
Desain Ragam Hias
Desain ragam hias yang terdapat di wilayah Indonesia ini beberapa di antaranya sudah merupakan pola baku ragam hias wilayah tertentu. Desain ragam hias dapat dikelompokkan dalam jenis pola sebagai berikut.
- Jenis pola tunggal (pattern), yaitu bentuk pola yang disusun dengan ukuran yang berdiri sendiri tanpa diberi bentuk yang lain.
- Jenis pola ulang himpunan (assemblage), yaitu bentuk pola yang tiap bagian merupakan suatu kelompok dan kumpulan dari beberapa bentuk atau unsur yang masih bersifat satu-kesatuan.
- Jenis pola ulang menyeluruh, yaitu ragam hias dengan kombinasi-kombinasi ulangan disertai dengan membubuhkan bentuk lain yang tidak tercakup dalam kelompok tanpa merusak bentuk pokok dari ragam hias tersebut.
Pola pada ragam hias biasanya terdiri atas ragam hias pokok, ragam hias pendukung, dan ragam hias isian atau pelengkap. Proses penataan ragam hias secara garis besar dapat dikelompokkan dalam proses sebagai berikut:
- Proses pengulangan sejajar, baik secara vertikal maupun horizontal, disusun dalam posisi yang sama, jarak dan ukuran yang sama. Proses tersebut sangat mudah dijumpai dalam ragam hias geometris sebagai desain tepi maupun dalam susunan diagonal dan sudut.
- Proses pengulangan berpotongan, yaitu pada proses pembuatan motif saling bertumpangan dan berpotongan terhadap bidang gambar. Ragam hias pada tekstil tradisional pada umumnya menggunakan proses pengulangan yang disusun simetris. Pada tekstil modern, proses pengulangan ragam hias, baik yang sejajar maupun yang berpotongan, selain disusun secara simetris sering pula digunakan secara asimetris, bahkan bersifat acak.
Syarat-Syarat Perancangan Benda Kerajinan
Untuk merancang sebuah benda kerajinan yang baik dan fungsional, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Berikut adalah penjelasan mengenai syarat-syarat perancangan benda kerajinan:
1. Fungsi dan kegunaan benda
Benda yang dirancang harus memiliki fungsi dan kegunaan yang jelas. Hal ini dapat memudahkan pengguna dalam memanfaatkan benda tersebut.
Benda kerajinan harus dirancang dengan memperhatikan aspek ergonomi, yaitu kenyamanan pengguna dalam menggunakan benda tersebut. Desain benda harus disesuaikan dengan bentuk dan ukuran tangan, posisi duduk, serta gerakan tubuh manusia.
Selain fungsional, benda kerajinan juga harus memiliki nilai estetis yang baik. Desain benda harus menarik dan memiliki keindahan tersendiri, sehingga dapat menarik minat konsumen.
4. Material dan teknologi
Pemilihan material yang tepat sangat penting dalam perancangan benda kerajinan. Bahan yang digunakan harus aman, tahan lama, mudah didapat, serta sesuai dengan harga jual yang ditentukan. Selain itu, teknologi yang digunakan dalam pembuatan benda juga harus diperhatikan agar proses produksi dapat berjalan efisien dan menghasilkan produk yang berkualitas.
Benda kerajinan harus memperhatikan aspek keamanan dalam penggunaannya. Desain benda harus meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan atau bahaya bagi pengguna.
Dengan memperhatikan syarat-syarat perancangan benda kerajinan di atas, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya jual produk kerajinan yang dihasilkan.
Maaf, sebagai AI saya hanya bisa menulis dalam Bahasa Inggris. Apakah ada yang bisa saya bantu untuk ditranslasikan ke dalam Bahasa Inggris?
Pendahuluan
Bagaikan suatu proses kreatif, perancangan sebuah benda kerajinan membutuhkan pandangan serta pikiran yang matang. Proses perancangan tersebutlah yang akan menjadi dasar penentuan hasil akhir dari benda kerajinan tersebut. Namun, sebelum memulai proses perancangan, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar hasil perancangan benda kerajinan dapat memenuhi standar keindahan serta fungsi yang diharapkan. Berikut merupakan syarat-syarat perancangan benda kerajinan yang perlu diketahui.
Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Keras
Dalam proses pembuatan sebaiknya menggunakan berbagai jenis pahat ukir agar hasil ukiran maksimal. Kemudian tetap memperhatikan keselamatan kerja sehingga tercipta produk yang unggul dan berkualitas.
Teknik Kerja Bangku
Teknik Kerja Bangku adalah teknik dasar yang harus dikuasai oleh seseorang dalam mengerjakan produk kriya kayu. Pekerjaan kerjabangku penekanan pada pembuatan benda kontruksi dengan alattangan,dan dilakukan di bangku kerja. pekerjaan kerja bangku meliputi berbagai jenis kontruksi geometris, membuat geometris secara terukur,membuat sambungan, dan merakit beberapa komponen dengan bahan papan maupun balok kayu.
Persyaratan kualitas terletak kepada pemahaman seseorang dalam praktek kerja bangku dan pelaksanaannya di tempat kerja yang meliputi : tingkat ketrampilan dasar penguasaaan alat tangan , tingkat kesulitan produk yang dibuat, tingkat keapresisian hasil karya.
Untuk memperoleh hasil yang presisi pekerjaan kerja bangku biasanya dibantu dengan menggunakan alat-alat semi masinal,disamping untuk mempercepat proses kerja. Tingkat kejelasan gambar yang dipergunakan, kualitas peralatan baik alat potong, serut, pahat alat penghalus sangat menentukan hasil produk.
Teknik Bubut
Dalam pekerjaan membubut diperlukan alat pemotong yang berfungsi untuk mengiris, menyayat/menggaruk dan membentuk benda. Proses Kerja Teknik Bubut:
- Potonglah kayu sesuai dengan ukuran pada gambar kerja ditambah 2 cm pada setiap ujungnya.
- Buatlah garis diagonal pada setiap ujung kayu dengan menggunakan penggaris dan pensil untuk menentukan titik senter. Tandailah titik senter dengan menggunakan drip atau palu besi.
- Ketamlah sudut-sudut kayu menjadi segi delapan dengan menggunakan ketam baja.
- Pasanglah benda kerja pada senter mesin bubut . Kemudian aturlah ketinggian penyangga pahat sesuai dengan senter mesin bubut 6 Mulailah pembubutan dari bentuk segi delapan menjadi silinder dengan menggunakan pahat kuku besar.
- Ratakan bentuk silinder dengan menggunakan pahat lurus atau pahat miring/sero.
Unsur Ergonomis Karya Kerajinan
Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:
- Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
- Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan
adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi. - Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.
Tags: kerajinan yang adalah syarat