... 4 Hal yang Tidak Wajib Diperhatikan dalam Merancang Kerajinan Rajutan Sendiri

Tidak Termasuk dalam Persyaratan Perancangan Kerajinan adalah...

A. Pengertian Serat Alam

Menurut kamus bahasa indonesia, serat adalah suatu material yang perbandingan panjang dan lebarnya sangat besar dan molekul penyusunnya terorientasi, terutama ke arah panjang.

Serat kapas misalnya memiliki perbandingan panjang dan lebar mulai dari 500 (1 sampai dengan 1000).

Bahan serat adalah suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh.

Istilah serat sering dikaitkan dengan sayur-sayuran, buah-buahan, dan tekstil.

Serat sebagai bahan baku tekstil adalah serat-serat yang digunakan untuk aplikasi atau kerajinan tekstil, yakni bahan baku yang digunakan dalam pembuatan benang dan kain.

Bahan baku tekstil merupakan bahan pembuat pakaian dan kebutuhan lain.

Selain serat sutera, bahan serat alam lainnya berupa kapas.

Bahan serat alam dikenal orang sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Negara pertama kali mengolah bahan serat alam adalah Cina.

Untuk memproduksi bahan serat alam juga dibutuhkan iklim yang mendukung.

Kondisi musim kemarau ataupun musim penghujan dapat mempengaruhi produksi bahan serat alam.

Sifat bahan serat alam ada yang tahan akan iklim kemarau maupun kondisi musim penghujan.

Bahan serat adalah suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh yang sering dikaitkan dengan sayur-sayuran, buah-buahan, dan tekstil.

Syarat Utama

Sebelum memulai perancangan benda kerajinan, sangat penting untuk memahami kebutuhan dan tujuan dari pembuatan benda tersebut. Hal ini berguna sebagai acuan untuk dapat menentukan desain benda yang ingin dibuat. Kebutuhan dan tujuan juga akan mempengaruhi pilihan bahan, ukuran, warna, dan bentuk dari benda kerajinan. Misalnya, jika tujuannya untuk hadiah pernikahan, maka benda kerajinan tersebut harus dibuat dengan bahan yang baik dan memiliki model yang elegan.

Selain memahami kebutuhan dan tujuan pembuatan benda kerajinan, syarat utama lainnya adalah menjaga keseimbangan antara fungsi dan estetika. Setiap benda kerajinan memiliki fungsi utama yang harus dipertahankan meskipun sudah dibentuk dengan bentuk yang estetis. Benda kerajinan yang bagus haruslah tidak hanya indah dipandang mata, tetapi juga memiliki fungsi yang jelas. Misalnya, sebuah vas bunga yang indah dipandang mata, tetapi jika tidak dapat menampung air dengan baik, maka fungsinya sebagai tempat meletakkan bunga tidak terpenuhi.

Sementara itu, selain memiliki fungsi yang jelas, benda kerajinan juga harus memiliki nilai estetika yang tinggi. Estetika benda kerajinan bersifat subjektif, tetapi harus memiliki bentuk, warna, dan proporsi yang pas sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembuatan benda tersebut. Benda kerajinan yang baik harus mampu menghasilkan perasaan senang, nyaman, dan tenang saat dilihat dan digunakan.

Ragam Hias Kerajinan

Ragam hias Kerajinan Tekstil Tradisional dan Modern pada kerajinan tekstil, estetika atau keindahannya dimunculkan oleh bentuk kerajinan, tekstur material, warna serta yang paling menonjol adalah ragam hiasnya. Ragam hias dan warna pada tekstil tradisional umumnya memiliki simbol dan makna tertentu, sedangkan pada tekstil modern ragam hias cenderung berfungsi sebagai nilai tambah estetika atau keindahan.

  1. Ragam hias murni, ialah ragam hias yang hanya berfungsi untuk memberi nilai tambah estetika pada benda tersebut dan tidak berhubungan dengan nilai fungsi benda tersebut. contoh : ragam hias pada pakaian (bordir dan batik), benda-benda rumah tangga seperti ukiran pada pintu, lukisan dsb.
  2. Ragam hias simbolis, ialah ragam hias yang selain berfungsi memperindah juga memiliki makna tertentu yang bersumber dari adat istiadat, agama maupun sistem sosial, yang harus ditaati norma-normanya untuk menghindari salah pengertian bagi pengguna ragam hias tersebut. Contoh ragam hias ini di antaranya kaligrafi, ragam hias pohon hayat, ragam hias burung phoenix, ragam hias swastika, dan sebagainya.contoh : kaligrafi, motif burung garuda sebagai perlambang kekuatan, motif pohon hayat sebagai lambang kehidupan dll.

Unsur Ergonomis Karya Kerajinan

Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:

  1. Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
  2. Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan
    adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
  3. Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.

Tags: kerajinan yang adalah syarat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia