... Panduan Membuat Baju Tenun Lombok untuk Pria: Tips DIY dan Kerajinan Jarum yang Mudah!

Membuat Kemeja Tenun Lombok Pria - Panduan Praktis untuk Kerajinan Sulam Sendiri

Desa Penghasil Kain Tenun Lombok

Foto: Datu Lombok Tour

Saat jalan-jalan ke Lombok banyak orang mengincar untuk mendatangi pulau Gili untuk menyelam atau naik ke Gunung Rinjani. Lombok memang memiliki banyak destinasi alam yang luar biasa.

Tapi satu lagi yang tidak boleh Anda lewatkan adalah mampir ke Desa Sade dan Desa Sukarara, dua desa terbaik penghasil kain tenun Lombok. Kedua desa ini juga disebut sebagai rumah bagi Suku Sasak, suku asli pulau Lombok. Jarak Desa Sade sendiri hanya 5 kilometer dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, nih, Bunda.

3. Pakaian Adat Rimpu

Pakaian adat rimpu merupakan pakaian adat yang berasal dari dari suku Mbojo yang mendiami daerah Bima. Pakaian ini sangat kental dengan nuansa Islam, terutama yang dikenakan oleh kaum wanitanya. Pakaian rimpu sendiri memiliki dua jenis yaitu rimpu mpida dan juga rimpu colo.

Rimpu adalah busana yang menggunakan sarung sebagai bahan pakaiannya. Rimpu colo biasanya digunakan oleh orang yang sudah menikah. Sedangkan rimpu mpida digunakan oleh wanita yang masih lajang, dengan bagian depannya menyerupai cadar dengan hanya menyisakan untuk mata saja.

Saat ini pemakaian rimpu hanya digunakan dalam upacara kebudayaan, tak lagi digunakan dalam kehidupan keseharian. Saat ini sudah terdapat kerudung yang dapat mereka gunakan sehari-hari. Sarung yang biasa digunakan merupakan sarung dengan motif kotak-kotak dengan warna mencolok.

Perlengkapan Adat Suku Sasak

Perlengkapan adat Sasak terdiri dari 6 bagian, baik untuk pakaian Wanita maupun pakaian Pria, meliputi:

1. Pakaian Adat Wanita (Pakaian Lambung)

Pangkak, merupakan mahkota emas berbentuk bunga cempaka dan mawar yang diselipkan di sela konde/sanggul. Tangkong, merupakan baju yang terbuat dari bahan beludru atau brokat berwarna gelap. Tongkak, merupakan kain sabuk panjang yang dililitkan pada pinggang dengan bagian ujung rumbai berada di sebelah kiri.

Lempot, merupakan kain tenun panjang dengan corak khas Lombok yang disampirkan di pundak sebelah kiri. Kereng, merupakan kain tenun songket khas Lombok yang dililitkan pada pinggang hingga sebatas mata kaki. Aksesoris, merupakan perlengkapan pendukung atau pelengkap seperti rantai perak ikat pinggang, giwang, kalung, dan sebagainya.

2. Pakaian Adat Pria (Pakaian Pegon)

Cappuq atau Sapuk, merupakan mahkota yang ditaruh di atas kepala. Pegon, merupakan baju yang mendapat pengaruh adat Jawa dan mengadopsi model jas Eropa. Leang atau Dodot, merupakan kain songket yang berfungsi untuk menyelipkan keris. Kain ini digunakan dengan cara melilitkannya di sekeliling pinggang, sehingga terlihat seperti ikat pinggang.

Kain dengan Wiro, merupakan kain yang digunakan sebagai penutup tubuh bagian bawah yang dililitkan dari pinggang hingga sebatas mata kaki dengan ujung tengah lurus menjuntai ke bawah. Keris, merupakan merupakan perlengkapan pendukung atau pelengkap. Selendang Umbak, merupakan sabuk yang khusus diperuntukkan bagi para pemangku adat atau pengayom masyarakat yang dibuat dengan ritual khusus dalam keluarga sasak. Jenis kain yang digunakan umumnya berwarna merah dan hitam dengan panjang berkisar empat meter yang dihiasi dengan kepeng bolong.


Tags: tenun baju pria lombok

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia